Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Turnamen


__ADS_3

Begitupun dengan Lin Kun dan yang lain, mereka juga ingin bertanya kepada Shen Long tentang mimpi yang dia alami yang membuat Pemuda tersebut seperti kehilangan kesadaran.


Namun karena Shen Long tidak menceritakan tentang apa yang baru dia alami, mereka hanya menghela napas dan berharap Pemuda tersebut tidak mendapatkan sesuatu yang buruk.


" Sebaiknya kita pergi ke tempat seleksi." Jin Song membawa mereka menuju ke sebuah arena yang telah disediakan.


Mereka pun menuju arena yang kini terlihat beberapa Sekte kecil, menengah dan besar yang ada di wilayah Kota Dahyan mulai berdatangan.


Para penonton pun juga menempati tempat duduk yang telah disediakan, baik dari murid Sekte Pedang Suci maupun tamu undangan.


" Para hadirin semuanya, perkenalkan namaku Cang Mu yang dipercayakan sebagai juri dalam turnamen ini." Cang Mu tiba-tiba muncul di tengah arena dengan suara lantang.


" Dalam turnamen ini, kami bagi menjadi tiga tahap. Untuk sekarang kepada seluruh peserta turnamen diharapkan maju kedepan untuk mengambil lencana kompetisi." Cang Mu mempersilahkan kepada mereka untuk maju.


Kini para peserta turnamen mulai berdatangan mendekati arena dimana terdapat beberapa petugas yang berjaga di tempat itu.


Kini di dalam arena terdapat ratusan para peserta baik dari Sekte, Klan, ataupun Kultivator bebas.


Mereka pun satu-persatu mengambil lencana turnamen yang berbentuk giok hitam.


" Lencana yang ada di tangan kalian adalah tempat penghitungan point dan masih banyak lagi kegunaannya. Sekarang teteskan darah kalian ke lencana itu." Cang Mu menjelaskan kepada seluruh peserta turnamen.


Satu-persatu para peserta meneteskan darah mereka pada lencana yang ada di tangan mereka masing-masing.


" Sebelum kita memulai acara, Saya akan menyampaikan kepada kalian semua agar kalian lebih bersemangat untuk mengikuti turnamen."


" Untuk juara pertama akan mendapatkan hadiah Senjata Roh tingkat Alam dan kitab beladiri tingkat alam. Juara kedua akan mendapatkan hadiah Pil pengumpul Qi tingkat 7 sebanyak dua buah. Untuk juara tiga akan mendapatkan hadiah Pil Kultivasi tingkat 5 sebanyak dua buah." Ucap Cang Mu sambil menatap para peserta.

__ADS_1


Mendengar hadiah yang diberikan sangat fantastis, para peserta begitu antusias untuk mendapatkan hadiah tersebut.


Meskipun ada beberapa sosok dari kalangan bangsawan yang tidak tertarik dengan hadiah tersebut, melainkan yang mereka butuhkan hanyalah pengakuan. Karena dengan harta yang mereka miliki, tentu akan lebih mudah untuk membeli senjata, Kitab dan Pil seperti itu.


Disisi lain, Shen juga tidak tertarik dengan Senjata Roh tingkat alam, namun dia lebih memilih untuk mendapatkan hadiah Pil pengumpul Qi tingkat 7 saja.


" Sekarang untuk sesi pertama yaitu seluruh peserta harus membawa batu besar yang ada di depan kalian. Semakin jauh kalian membawa batu besar itu, maka semakin besar poin yang kalian dapatkan." Cang Mu memperlihatkan puluhan batu besar yang memiliki beban sebesar satu ton di depan mereka.


" Waaahhh... Jika begini, sangat lebih mudah." Ucap beberapa peserta saat melihat batu besar di depan mereka.


Mendengar ucapan tersebut Cang Mu hanya tersenyum, meskipun batu besar tersebut hanya seberat satu ton, namun hanya bisa diangkat dengan kekuatan fisik.


Jika ada peserta yang menggunakan Qi untuk mengangkat batu besar tersebut, maka Qi yang dia miliki akan habis terkuras.


" Sekarang kita akan mulai dari peserta dengan nomor urut 1 sampai 20. Disusul nomor 21 sampai nomor 40, dan seterusnya." Ucu Cang Mu seraya mempersilahkan kepada para peserta untuk maju kedepan.


" Sialan... Mengapa bisa seberat ini." Ucap beberapa peserta yang berusaha untuk mengangkat batu besar tersebut.


Di sisi lain para penonton merasa heran karena dari 20 peserta yang mengangkat batu besar tersebut hanya ada dua peserta yang mampu mengangkatnya.


Sedangkan 18 peserta yang lain hanya mampu menggeser sampai jarak maksimal satu meter dari tempat semula, bahkan ada yang hanya beberapa sentimeter.


" Bukankah wanita itu berasal dari Sekte Seribu Pedang? Tanya Tetua Sekte Gunung Persik sambil menunjuk ke arah Yan Rou Lie yang sedang mengangkat batu besar.


" Waaahhh... Tidak menyangka Sekte Seribu Pedang memiliki murid yang jenius. Wanita itu sangat cocok dijadikan menantu keluarga Klan Wang." Ucap Tetua Klan Wang saat melihat kecantikan Yan Rou Lie bahkan kemampuannya mampu mengalahkan puluhan peserta pria.


" Wanita itu lebih cocok menjadi menantu keluarga Klan Yang. Asal kalian tau, anggota Klan Yang lebih kuat di wilayah Kerajaan Ling. Bahkan salah satu Tetua Klan Yang sudah menjadi Patriak di Sekte Naga Langit." Ucap salah satu Tetua cabang Klan Yang yang berada di wilayah Kerajaan Qing.

__ADS_1


Mendengar nama Sekte Naga Langit, semua langsung terdiam karena tidak ada yang berani menyinggung Sekte tersebut yang terkenal nomor satu di Kerajaan Ling.


' Sekte Naga Langit? Bukankah dulu bahwa Shen Wu adalah Patriak Sekte Naga Langit. Apa yang terjadi pada Senior Wu? Apa Patriak mereka telah diganti oleh keluarga Klan Yang?' Batin Patriak Sekte Harimau Putih yang yang pernah bertemu dengan Shen Wu saat dia hampir terbunuh oleh kelompok misterius yang menyerangnya saat melakukan perjalanan ke Ibukota Kekaisaran Wei.


Di sisi lain Jun Lixing yang mendengar percakapan tersebut sedikit mengerutkan kening karena dia sendiri pernah bersinggungan dengan anggota Klan Yang sebelum anggota Klan Jun dihancurkan oleh Sekte Kalajengking Hitam.


' Ternyata Anggota Klan Yang secara diam-diam melebarkan sayap ke berbagai tempat. Bahkan salah satu dari mereka telah berhasil menjadi Patriak Sekte Naga Langit.' Batin Jun Lixing, meskipun tidak mengetahui secara jelas latar belakang Sekte Naga Langit, namun dia berfikir bahwa Anggota Klan Yang pasti memiliki rencana lain.


Untuk Sekte Pedang Suci sendiri memiliki tiga orang yang berasal dari Klan Yang, dimana mereka semua sudah menjabat sebagai Tetua Sekte.


' Sepertinya aku harus berhati-hati dengan anggota Klan Yang.' Jun Lixing membatin sambil menatap ke arah peserta turnamen.


Kini di arena, hanya ada dua orang saja yang lolos dari seleksi pertama, Yaitu Yan Rou Lie dan peserta dari Kultivator bebas.


" Sekarang nomor urut berikutnya." Ucap Cang Mu sambil memberi isyarat.


Kini 20 peserta turnamen mulai maju kedepan untuk mengangkat batu besar tersebut yang terlihat hanya tiga sosok yang mampu mengangkat batu tersebut yaitu semua berasal dari Sekte Bambu Kuning.


Hal itu membuat Tetua Sekte Bambu Kuning sangat senang dengan pencapaian ketiga muridnya itu.


" Sekte Bambu Kuning memang sangat luar biasa. Bahkan setiap turnamen, merekalah yang paling banyak mengeluarkan Kultivator Muda yang paling jenius." Ucap Tetua Klan Wang yang terlihat basa-basi untuk menyenangkan hati Sekte Bambu Kuning.


" Penatua Wang memang sangat cerdas. Seperti yang kalian lihat sendiri, Sekte Bambu Kuning tidak pernah merekrut calon Murid yang menyusahkan saja." Ucap Tetua Sekte Bambu Kuning sambil melirik ke arah Jin Song dan Lin Kun yang sejak awal selalu diam.


*******


Mohon maaf sebelumnya karena Penulis tidak update selama dua hari ini, berhubung lagi sakit.

__ADS_1


Untuk sekarang Penulis sudah agak mendingan, semoga saja cepat pulih total agar bisa update seperti biasa.


__ADS_2