
Melihat seorang tawanan yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat satu mati dalam sekejap, para petinggi Istana menelan ludah kasar karena Shen Long yang masih mencapai Pendekar Kaisar tingkat delapan seakan tidak mengalami kendala apapun.
" Tingkat Kultivasi pemuda ini benar-benar menentang Surga." Bisik beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Tentu serangan dari Petir Surgawi, disetarakan dengan tingkat Kultivasi dan garis darah, sehingga Shen Long tidak mengalami kendala sedikitpun.
Terlebih Shen Long yang memiliki Petir Naga Surgawi, sehingga serangan dari Petir Surgawi tidak memiliki dampak buruk kepadanya, karena keduanya memiliki satu kesamaan.
Ditambah lagi dengan Qi milik Shen Long yang selalu terisi penuh oleh energi yang berada di tanah terlarang, sehingga Zirah Kura-kura bisa menahan amukan Petir Surgawi.
Membutuhkan waktu selama delapan jam, kini Shen Long keluar dari tanah terlarang dengan sebuah senyuman puas dari wajahnya karena berkat Petir Surgawi, Shen Long bisa menerobos Pendekar Kaisar tingkat sembilan.
" Selamat atas pencapaian saudara." Ucap Pangeran kesebelas sambil berjalan mendekati Shen Long.
" Itu semua berkat pangeran." Ucap Shen Long, meskipun sekedar basa-basi, karena dia mengetahui bahwa para selir lah yang membantunya.
Pangeran kesebelas mengangguk kecil, lalu membawa Shen Long menuju ke dalam Istana.
Sambil berjalan, pangeran kesebelas juga memberikan sebuah Lencana Emas dari kota pangeran pertama kepada Shen Long.
" Lencana Emas itu berfungsi untuk memasuki kota pangeran pertama, jika kamu sudah berada di daratan murni emas." Pangeran kesebelas menjelaskan beberapa hal lain, fungsi dari Lencana Emas.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long terlihat senang karena dengan Lencana miliknya, dia bisa mengakses beberapa tempat untuk mencari keberuntungan.
Saat berada di ruang kerja Istana, Shen Long memohon diri untuk kembali ke kediaman keluarga Klan Wu, untuk membawa anggota Klan Wu.
Sedangkan para selir hanya melihat dari kejauhan, karena mereka tidak diizinkan untuk memasuki ruangan utama Istana.
*******
( Kediaman Klan Wu )
__ADS_1
Long Yuanzhi yang tinggal di kediaman Ketua Klan Wu, kini terus berlatih untuk mempelajari Kitab yang diberikan Wu Chuilan.
" Kenapa Shen Long masih belum pulang kesini?" Long Yuanzhi terlihat khawatir, dia masih belum bertemu dengan Shen Long saat kepulangannya saat menjalankan misi.
Itupun Long Yuanzhi hanya mendengar dari Wu Chuilan, bahwa Shen Long langsung pergi ke Istana pangeran kesebelas.
" Sebaiknya aku kembali mempelajari Kitab Roh ini untuk mencari tau sesuatu yang aneh di tubuhku." Bersamaan dengan ucapannya, Long Yuanzhi memejamkan mata.
Buussshh!
Saat Long Yuanzhi memejamkan mata, saat itu juga jiwanya telah berpindah tempat di sebuah tempat yang sangat asing.
" Tempat apa ini?" Gumam Long Yuanzhi, sambil menatap ke arah sebuah pohon yang tumbuh di tengah danau di depannya.
" Akhirnya kamu bisa menemui ku." Terdengar suara dari balik pohon yang tumbuh di tengah danau.
Mendengar adanya suara dari arah pohon, Long Yuanzhi menyipitkan matanya, sambil meningkatkan kewaspadaan.
Sesaat terlihat sosok wanita yang mirip dengannya keluar dari pohon besar, lalu terbang ke arah Long Yuanzhi.
" Aku adalah kamu dan juga adikmu yang telah mati itu. Saat aku masih hidup, orang-orang memanggilku dengan sebutan dewi Feniks Kecapi." Wanita itu menjelaskan tentang dirinya.
Dewi Feniks Kecapi menjelaskan bahwa dia adalah salah satu wanita tercantik di Rumah Bordil yang berada di kota Kerajaan Xing dan menjadi selir kesayangan Xing Fujin.
Namun akibat kecemburuan dari Istri Xing Fujin, dewi Feniks Kecapi harus kehilangan nyawa karena diracuni oleh salah satu pelayannya.
Karena perasaan cintanya kepada Xing Fujin, dewi Feniks Kecapi menggunakan kekuatan spiritualnya agar bisa bereinkarnasi.
" Namun proses reinkarnasi itu tidak bekerja dengan sempurna, hingga jiwaku terbagi menjadi dua bagian, yaitu berada dalam dirimu dan adikmu itu yang membentuk dua raga."
" Beruntung saat kamu memainkan kecapi itu, jiwa asliku mulai terbangun dan membentuk jiwa baru seperti yang kamu lihat sekarang." Ucap Dewi Feniks Kecapi, sambil merentangkan kedua tangannya.
__ADS_1
Terlihat kesedihan yang mendalam dari raut wajah dewi Feniks Kecapi, karena kematiannya membuatnya begitu merindukan suaminya, yaitu Xing Fujin.
Meskipun dewi Feniks Kecapi tinggal di Rumah Bordil, namun tidak sembarangan memberikan tubuhnya kepada seseorang, karena harus memenuhi syarat tertentu dan tentu hanya melayani para bangsawan.
Berkat kepiawaiannya dalam menari dan bernyanyi hingga memainkan kecapi, hati Xing Fujin terhibur hingga mengangkatnya menjadi selir.
" Ada baiknya jika adikmu meninggal dunia, karena kamu bisa memanggil jiwanya." Ucap dewi Feniks Kecapi, lalu menyentuh kening Long Yuanzhi untuk memberikan sebuah informasi, agar Long Yuanzhi bisa menarik jiwa Long Zhenhua.
" Saat jiwanya datang kesini, kita bisa bersatu kembali dan bisa bertemu kembali dengan Yang Mulia Raja." Dewi Feniks Kecapi mengutarakan tujuannya untuk kembali bersama pujaan hatinya, meskipun dia sudah berbeda generasi dari Xing Fujin.
Meskipun usia Xing Fujin sudah ratusan tahun, namun tidak menyurutkan keinginan dewi Feniks Kecapi untuk kembali bersamanya.
Di sisi lain, Long Yuanzhi yang mendapatkan informasi untuk membangkitkan jiwa adiknya, kini terlihat senang.
Namun setelah mendengar bahwa dewi Feniks Kecapi ingin kembali bersama Xing Fujin, Long Yuanzhi seakan tidak terima.
" Saat jiwa kita menyatu, maka aku akan mengambil kendali raga baru kita. Dengan demikian, kita bisa tinggal di Istana Kerajaan Xing yang sangat megah." Dewi Feniks Kecapi sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Xing Fujin yang menjadi lelakinya.
Di sisi lain, Long Yuanzhi terlihat khawatir. Jika jiwa mereka menyatu, maka selamanya dia tidak bisa menjadi Istri Shen Long.
" Ini tidak boleh terjadi! Aku harus mencari cara agar wanita ini tidak bisa mengendalikan tubuhku." Pikir Long Yuanzhi, karena wanita di depannya terlalu kuat.
Meskipun dewi Feniks Kecapi tidak mengatakan hal lebih rinci, namun Long Yuanzhi dapat memperkirakan jika jiwa dewi Feniks Kecapi tinggal lebih lama di dalam tubuhnya, maka dia tidak pernah menjadi Long Yuanzhi yang dulu lagi.
Sementara itu, dewi Feniks Kecapi sebenarnya bisa bangkit dengan sempurna tanpa harus meminta bantuan kepada Long Yuanzhi, jika sedikit bersabar.
Namun karena dewi Feniks Kecapi tidak sabar ingin bertemu dengan Xing Fujin, dia harus menggunakan cara pintas agar dia bisa bangkit seutuhnya.
" Baiklah, aku akan mencobanya." Jawab Long Yuanzhi, sambil memikirkan cara agar tubuhnya tidak dikendalikan oleh dewi Feniks Kecapi.
Dewi Feniks Kecapi mengangguk kecil, lalu mengibaskan tangannya agar Long Yuanzhi kembali ke tubuh kasarnya.
__ADS_1
Long Yuanzhi yang sudah kembali ke tubuh kasarnya, kini mengurungkan niatnya untuk melatih seni kecapi, karena itu akan membuat dewi Feniks Kecapi menguasai tubuhnya.
Long Yuanzhi beranjak dari kamarnya untuk menemui Wu Chuilan, sekaligus menunggu kedatangan Shen Long.