
Tentu Hao Tian memahami situasi tersebut, karena banyak sekali Sekte atau Klan besar akan tertarik pada Shen Long.
Jika tidak bisa merekrut Shen Long, maka Sekte bahkan Klan besar akan menganggap Shen Long merupakan ancaman.
Di sisi lain Shen Long yang sedang melakukan latihan, tanpa sengaja menggabungkan teknik yang diajarkan Ming Yue Liang dan teknik yang diajarkan Hao Tian karena kedua teknik tersebut hampir mirip.
" Apa ada kesalahan?" Shen Long bergumam sambil menatap ke arah batu besar, sesaat pandangannya menjadi kabur karena terlalu banyak mengeluarkan Qi.
" Brruuk." Shen Long terjatuh karena teknik tersebut menguras Qi miliknya.
" Long'er." Hao Tian yang melihat kejadian itu langsung berlari untuk memeriksa keadaan Shen Long.
Dengan perasaan cemas, Hao Tian membopong tubuh Shen Long, lalu membawanya ke pinggir lapangan.
" Haaahh, syukurlah... Ternyata dia hanya terlalu banyak mengeluarkan Qi." Hao Tian bernafas lega saat memeriksa keadaan Shen Long.
Hao Tian memahami situasi tersebut dimana Shen Long masih belum bisa mengontrol jumlah Qi yang dia keluarkan.
Hal itu memang wajar karena Shen Long berlatih hanya dalam waktu singkat, sedangkan untuk mengontrol jumlah Qi yang dikeluarkan memang membutuhkan waktu yang sangat lama.
Setelah menunggu beberapa saat, kini Shen Long tersadar dari pingsan sambil menatap sekelilingnya.
" Paman, apa yang terjadi?" Tanya Shen Long sambil memegang kepalanya.
" Long'er, tadi kamu terlalu banyak mengeluarkan Qi, karena itulah kamu pingsan." Hao Tian menggelengkan kepala.
" Maafkan aku paman, sepertinya teknik itu sangat sulit untuk dipelajari." Shen Long merasa malu karena saat berlatih saja dia bisa pingsan.
" Long'er, kamu sudah luar biasa. Yang kamu butuhkan sekarang hanya mengendalikan Qi yang kamu keluarkan." Hao Tian tidak menyangka bahwa Shen Long bisa melakukan hal yang tidak terduga.
Meskipun Hao Tian sudah mengetahui bakat Shen Long, yang ditunjukkan pemuda itu selalu membuatnya terkagum.
" Sekarang kamu istirahat saja untuk hari ini untuk memulihkan Qi milikmu. Besok pagi kita bisa lanjutkan." Hao Tian merasa pembelajaran hari ini sudah cukup, karena untuk tahap selanjutnya lebih banyak membutuhkan Qi.
__ADS_1
" Baik paman, kalau begitu aku pamit dulu." Shen Long juga merasa bahwa dia harus memulihkan kondisinya.
Dengan sebuah anggukan, Hao Tian menatap kepergian Shen Long dengan sebuah senyuman puas dari wajahnya.
" Saudaraku, sepertinya putramu akan melampaui dirimu." Hao Tian bergumam lalu meninggalkan tempat tersebut.
Di tempat lain, Shen Long yang sudah berada di kediaman mereka, kini disebut Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang juga sedang berlatih.
Melihat kedatangan suami mereka, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menghentikan latihan mereka lalu berjalan mendekati Shen Long.
" Suamiku, sepertinya latihanmu hari ini sangat cepat." Ucap Yan Rou Lie yang sudah berada di depan Shen Long.
Sementara Cang Li Yuan tidak berkata apa-apa, karena dia langsung mengarahkan hidungnya di bahu Shen Long untuk menghirup aroma keringat suaminya.
Melihat tingkah Cang Li Yuan, Yan Rou Lie hanya menggelengkan kepala karena wanita itu begitu menikmati aroma keringat Shen Long.
" Ya... Paman memintaku untuk memulihkan Qi terlebih dulu." Ucap Shen Long sambil melirik ke arah Cang Li Yuan.
" Baiklah, kita makan dulu. Kami sudah menyiapkan makanan untuk kita." Yan Rou Lie langsung masuk ke rumah mereka yang diikuti Shen Long.
" Biarin... Suamiku, bawa aku kedalam." Cang Li Yuan terlihat manja meminta kepada Shen Long untuk menggendongnya.
" Tubuhmu sangat berat karena itu." Shen Long memonyongkan bibirnya ke arah gunung kembar Cang Li Yuan, namun tetap mengikuti keinginan istrinya itu dan menggendongnya masuk ke dalam rumah.
" Tapi suamiku sangat menikmatinya." Cang Li Yuan tersenyum manja sambil mengalungkan tangannya di leher Shen Long.
" Tapi tetap saja membuatku kesulitan bernapas." Ucap Shen Long sambil melangkahkan kakinya.
Saat berada di dalam rumah, Shen Long melepaskan genggamannya pada Cang Li Yuan lalu berjalan mendekati meja makan yang telah disediakan oleh Yan Rou Lie.
" Aku mandi dulu! badanku banyak keringat." Ucap Shen Long yang bergegas menuju kamar mandi.
Mendengar perkataan dari Shen Long, Cang Li Yuan langsung menghentikan langkahnya lalu melepaskan pakaian Shen Long karena tidak ingin aroma keringat suaminya hilang begitu saja.
__ADS_1
Kini Shen Long yang telanjang dada, hanya bisa diam, karena Cang Li Yuan langsung menggantung pakaian tersebut di kamar mereka.
Sesuai apa yang dipikirkan Yan Rou Lie, bahwa Cang Li Yuan menjadikan pakaian bekas yang dipakai Shen Long sebelumnya sebagai pewangi ruangan kamar mereka.
" Haaahh... Ada-ada saja." Yan Rou Lie menggelengkan kepala karena kebiasaan aneh wanita tersebut.
Tidak lama kemudian Shen Long telah keluar dari kamar mandi yang diikuti Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga membersihkan diri.
Setelah semua selesai mandi, mereka langsung menikmati hidangan yang telah disediakan sambil berbincang kecil.
Setelah selesai, Shen Long langsung mengambil tempat duduk untuk memulihkan Qi.
*******
Pada keesokan pagi, Shen Long kembali berlatih bersama Hao Tian, dimana Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga berada di tempat itu.
Untuk pertama kalinya bagi Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie berdiam lebih lama di kediaman Hao Tian karena kekasih Hao Mingzi dan Hao Xiang ingin mengajak mereka berjalan dan membeli berbagai kebutuhan mereka.
Di sisi lain Shen Long selalu fokus berlatih dimana keringatnya bercucuran.
" Waaah... Suami kalian berdua memang hebat." Ucap salah satu wanita yang merupakan kekasih dari Hao Mingzi.
" Tidak salah dia bisa memiliki dua istri sekaligus." Wanita yang merupakan kekasih Hao Xiang juga sangat kagum dengan bakat Shen Long.
" Tidak hanya berbakat, tapi juga sangat tampan." Yan Rou Lie sangat senang dengan pujian dari kedua wanita itu, lalu melirik ke arah Cang Li Yuan.
Rou Lie mengetahui apa yang dipikirkan oleh Cang Li Yuan karena dapat dilihat dari sorot matanya.
Tentu Cang Li Yuan begitu tertarik dengan keringat yang bercucuran pada Shen Long, sehingga dia membayangkan jika seluruh kamar mereka dihiasi dengan pakaian yang melekat di tubuh suaminya digantung.
" Tidak lama lagi hidungku dimanjakan dengan aroma keringat suamiku." Cang Li Yuan bergumam dengan mata berbinar binar.
Meskipun suara Cang Li Yuan masih pelan, namun bisa didengar oleh Yan Rou Lie dan kedua wanita tersebut membuat mereka membulatkan mata dengan rahang terbuka.
__ADS_1
" Saudari Li Yuan, sebaiknya kamu periksa hidungmu!" Yan Rou Lie menggelengkan kepala, namun tidak keberatan jika seluruh kamar mereka dipenuhi aroma keringat Shen Long.