
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk kasih Like, Koment dan Rate 🌟 5 ]
*******
Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di samping Pendekar Pisau Terbang, langsung bergerak cepat sambil mengayunkan pedangnya.
" Tarian Seribu Naga Pedang."
Ggooooaaarr!
Bersamaan dengan gerakan pedang di tangan Shen Long, bayangan Naga Emas juga mengikuti setiap ayunan pedang dengan mengeluarkan cakarannya.
Pendekar Pisau Terbang yang baru saja mematahkan serangan dari Shen Long sebelumnya dengan puluhan pisau terbang, kini memutar bola matanya ke arah samping dimana Shen Long berada.
" Bagaimana mungkin?" Pendekar Pisau Terbang dengan buru-buru mengendalikan pisau terbang untuk menghindari serangan dari Shen Long.
Craaash! Craaash Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Tebasan Pedang Kesunyian dan cakaran dari Naga Emas membuat luka sayatan di sekujur tubuh pihak lawan, sehingga dia menjerit kesakitan.
Karena konsentrasinya sudah terganggu, pisau terbang yang mengarah kepada Shen Long, kini langsung terjatuh di lantai arena.
Setiap tebasan dan cakaran dari Shen Long dan bayangan Naga Emas, kini pakaian Pendekar Pisau Terbang sudah compang camping diikuti luka sayatan di sekujur tubuhnya.
Bruuuuk!
Tubuh Pendekar Pisau Terbang terjatuh di lantai arena, karena sudah tidak mampu lagi untuk bertahan.
Sebuah penyesalan dari Pendekar Pisau Terbang karena terlalu meremehkan Shen Long, sehingga lupa akan pertahanannya sendiri.
Pria tersebut menatap ke arah Shen Long penuh dengan kebencian, namun kondisi tubuhnya sudah tidak mampu untuk melawan.
Wuush!
__ADS_1
Tetua yang bertugas, langsung melesat ke atas arena diikuti beberapa pihak medis yang langsung mengangkat tubuh Pendekar Pisau Terbang yang sudah tergeletak.
" Pemenangnya adalah junior Louzhy." Tetua tersebut mengangkat tangan Shen Long, lalu memberi isyarat agar Shen Long memulihkan diri.
Di kursi penonton, kini terlihat Pendekar Pedang Kembar berkeringat dingin karena tidak menyangka bahwa Shen Long bisa mengalahkan Pendekar Pisau Terbang.
' Pemuda itu benar-benar mengerikan.' Pendekar Pedang Kembar membayangkan jika dia berada di posisi tersebut.
Meskipun Pendekar Pedang Kembar sudah banyak melakukan pertarungan, namun dia merasa tidak yakin bisa mengalahkan Shen Long.
" Kenapa ada Kultivator yang memiliki kekuatan monster seperti itu." Pendekar Pedang Kembar tidak ingin nasibnya seperti Pendekar Pisau Terbang yang kini dalam kondisi menggenaskan.
Secara diam-diam, pria tersebut keluar dari kursi penonton. Tidak peduli dirinya disebut pengecut, dari pada harus terluka parah yang tentu membutuhkan Sumberdaya yang sangat besar untuk memulihkan diri.
" Cciiihhhh, dasar pengecut." Sosok wanita yang menyadari hal itu, sedikit kesal karena tidak menunjukkan sebagai seorang Kultivator bergelar.
Tidak lama kemudian, Shen Long telah membuka mata sambil menatap keadaan sekitar, hingga tertuju pada Tetua yang bertugas.
" Sekarang kita lanjutkan. Penantang baru akan melawan....." Ucapan Tetua tersebut terhenti saat melihat kursi tempat Pendekar Pedang Kembar sudah kosong.
" Eh, dimana dia?"
" Aku tidak menyangka bahwa seorang Kultivator bergelar juga bisa takut."
" Itu wajar saja saudara. Kau lihat sendiri bagaimana kemampuan pemuda itu."
" Ya... Pemuda itu benar-benar berbakat."
" Aku yakin pemuda itu bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah, sekalipun di Istana Kekaisaran Wei."
" Kemungkinan besar dia akan diangkat menjadi seorang Jenderal."
Sebuah diskusi dadakan dari para penonton, terdengar dari berbagai arah, dimana para Tetua juga seakan mengangguk setuju.
Sementara para penonton wanita juga seakan terhipnotis dengan penampilan Shen Long.
__ADS_1
Disamping sangat berbakat, tapi juga sangat tampan, sehingga mereka berpikir mencari cara untuk mendekati Shen Long.
Hal yang sangat logis, dimana di dalam dunia Kultivator, hanya kekuatan lah yang berbicara. Jika bisa menjadi kekasih Shen Long, maka tidak ada yang berani mengusik mereka.
" Hua'er... Apa yang kamu pikirkan tentang pemuda itu?" Tanya Ling Mudan sambil menunjuk ke arah Shen Long yang berada di atas arena.
" Kakak... Bantu aku mendapatkan pemuda itu! Jika dia menjadi suamiku, maka Kerajaan Ling akan semakin kuat." Ucap Ling Yi Hua dengan tatapan tertarik.
" Tentu saja aku akan membantumu. Dengan adanya pemuda itu di pihak kita, maka kita bisa membalas penghinaan dari Sekte Naga Langit yang telah mempermainkan mu." Ling Mudan mengepal kedua tangannya, karena masih mengingat jelas bagaimana tunangan pertama Ling Yi Hua adalah seorang sampah di Sekte Naga Langit.
Sedangkan tunangan yang kedua adalah Yang Kiang juga dantiannya telah dilumpuhkan oleh Hao Tian, sehingga dia juga cacat dan tidak bisa Berkultivasi lagi.
" Tapi aku pernah mendengar bahwa pemuda sampah yang bernama Shen Long pernah masuk ke Akademi Pagoda Suci saat diadakan turnamen."
" Aku dengar dia sudah bisa Berkultivasi, bahkan bisa mengalahkan 20 peserta turnamen sekaligus. Aku khawatir jika pemuda sampah itu menuntut balas kepadaku karena pernah menghinanya." Ling Yi Hua merasa khawatir jika suatu ketika Shen Long akan muncul untuk membalaskan dendam.
" Tapi pemuda sampah itu sudah meninggal saat terjadinya penyerangan terhadap Sekte Seribu Pedang. Jadi, kamu tidak perlu takut." Ling Mudan menghibur adiknya yang terlihat khawatir.
" Tapi kak... Aku pernah bermimpi pemuda sampah itu menunggangi seekor Naga Emas, lalu menghancurkan Istana Kerajaan Ling." Ling Yi Hua berkeringat dingin saat mengingat mimpinya itu.
Tidak hanya mimpi satu kali, melainkan Ling Yi Hua sudah berkali-kali memimpikan kejadian yang serupa, dimana Shen Long datang ke Istana Kerajaan Ling dengan menunggangi seekor Naga Emas.
" Naga Emas itu sama persis dengan Naga Emas ciptaan saudara Guang Louzhy." Ucap Ling Yi Hua sambil menunjuk ke arah Shen Long yang berada di atas arena.
Mendengar ucapan tersebut, Ling Mudan sedikit mengerutkan kening sambil menatap ke arah Shen Long, lalu menoleh ke arah Ling Yi Hua.
Begitu banyak pertanyaan di benak Ling Mudan, apakah Shen Long masih hidup? Apakah Guang Louzhy dan Shen Long adalah orang yang sama? Atau Guang Louzhy dan Shen Long memiliki guru yang sama?
Dari kesekian pertanyaan tersebut, Ling Mudan berspekulasi bahwa Shen Long masih hidup dan memiliki guru yang sama dengan Guang Louzhy.
Dengan demikian Ling Mudan harus mencari cara agar Guang Louzhy bisa menjadi kekasih Ling Yi Hua, agar bisa mengalahkan Shen Long jika pemuda itu muncul.
Terlebih Ling Yi Hua adalah wanita yang sangat cantik dan menawan, bukan tidak mungkin dia bisa meluluhkan hati Guang Louzhy.
" Hua'er... Kamu tenang saja! Aku tidak akan membiarkan pemuda sampah itu menghancurkan Istana Kerajaan Ling. Apalagi dengan adanya Guang Louzhy di pihak kita, dia pasti akan membantu kita." Ling Mudan meyakinkan adiknya.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, Ling Yi Hua bernafas lega lalu menatap ke arah Shen Long penuh dengan ketertarikan.
Disamping pemuda itu sangat kuat, tapi juga sangat tampan dan berwibawa, sehingga dapat dipastikan bahwa ayahnya Ling Minghao akan menyetujuinya jika menjadi menantu Kerajaan Ling.