
Ratu Rubah Giok yang terlihat geram karena Shen Long mampu melukainya, langsung menciptakan Ilusi terkuatnya.
" Ilusi Keputusasaan."
Ting!
Saat Ilusi tercipta, suasana di wilayah tersebut menjadi gelap diikuti terpaan angin yang menghembus ke arah Shen Long.
" Deeeg." Jantung Shen Long seakan terhenti dengan sebilah pedang di tangannya seakan tidak bisa dia kuasai.
" Sialan, teknik apa ini." Gumam Shen Long yang kini berkeringat dingin karena tangannya tidak mampu dikontrol, sehingga dia melawan gerakan tangannya sendiri yang ingin menusuk jantungnya sendiri.
" Long'er, apa yang terjadi?" Guang Louzhy terlihat heran karena Shen Long seperti ingin bunuh diri dengan keringat bercucuran di tubuhnya.
Tanpa menjawab apapun, Shen Long berusaha untuk mengontrol tangannya sendiri.
Memahami situasi yang dialami Shen Long, Guang Louzhy yang tidak terlihat langsung melesat dan masuk ke tubuh Ratu Rubah Giok.
" Penghancur Jiwa."
Guang Louzhy yang berada di tubuh Ratu Rubah Giok langsung menciptakan teknik untuk merusak konsentrasi Ratu Rubah Giok.
" Sialan... Siapa yang ingin mengganggu konsentrasi ku?" Ratu Rubah Giok yang merasakan keanehan pada tubuhnya, mencoba tetap fokus untuk menggunakan serangan ilusi kepada Shen Long.
' Long'er, cepat bunuh Ratu Rubah Giok ini, sebelum tenagaku habis.' Guang Louzhy mengirim pesan jiwa kepada Shen Long.
" Oh... Ternyata ada roh yang mencoba menyerangku dari dalam." Ratu Rubah Giok yang menyadari kehadiran Guang Louzhy di dalam tubuhnya, langsung menggunakan kekuatan spiritual miliknya untuk menekan roh wanita tersebut.
" Kakak." Shen Long yang terlihat khawatir dengan keadaan Guang Louzhy, kini berusaha untuk mematahkan ilusi tersebut.
Di sisi lain Guang Louzhy yang berada di tubuh Ratu Rubah Giok merasakan tubuhnya seperti ditusuk ribuan jarum panas.
Aaarrrggghhhh!
Guang Louzhy yang tidak ingin menyerah, berusaha untuk merusak konsentrasi Ratu Rubah Giok meskipun tubuhnya merasakan sakit yang luar biasa.
Begitupun dengan Shen Long, kini ujung Pedang Kesunyian sudah menggores bagian dadanya sendiri juga berusaha keras untuk menahan ilusi tersebut.
" Tidak... Aku tidak boleh seperti ini." Shen Long memusatkan fikirannya hingga secara perlahan ujung Pedang Kesunyian mulai menjauhi dadanya.
" Tidak... Itu tidak mungkin." Ratu Rubah Giok yang melihat Shen Long mulai menguasai tubuhnya, kini kembali memperkuat ilusi miliknya.
__ADS_1
Aaarrrggghhhh!
Konsentrasi Ratu Rubah Giok terganggu karena Guang Louzhy tanpa menyerah terus menghancurkan jiwanya.
Akibat serangan dari dua arah, kini Ratu Rubah Giok terlihat panik, Jika dia mematahkan serangan Guang Louzhy, maka Shen Long akan bergerak kapan saja untuk membunuhnya.
Namun jika Ratu Rubah Giok memperkuat Ilusi miliknya, maka Guang Louzhy akan menghancurkan jiwanya.
" Sialan... Kenapa bisa menghadapi situasi seperti ini." Ratu Rubah Giok terlihat panik karena di dihadapkan dengan dua kemungkinan yang sama-sama merugikan dirinya sendiri.
Ratu Rubah Giok tidak menyangka bahwa ada sosok yang tidak terlihat berada di tempat itu, sehingga dia mengutuk dirinya sendiri karena sebelumnya tidak berhati-hati saat menciptakan ilusi.
Kini Shen Long, Guang Louzhy dan Ratu Rubah Giok sama-sama berteriak keras untuk mempertahankan diri masing-masing.
Tap! Tap! Tap!
Dengan sekuat tenaga, Shen Long melawan ilusi tersebut sambil melangkahkan kakinya ke arah Ratu Rubah Giok.
Hal itu membuat Ratu Rubah Giok semakin panik karena dirinya sendiri tidak mampu bergerak untuk mengendalikan Ilusi miliknya, juga menahan serangan dari Guang Louzhy.
Tap! Tap!
Aaarrrggghhhh!
Baaam!
Sebuah tendangan keras bertumpu pada Ratu Rubah Giok, membuatnya terpental dan membentur pohon yang berada di tempat itu.
Kraaack!
Tubuh Ratu Rubah Giok yang seakan remuk saat membentur pohon, bersamaan dengan Shen Long yang terlepas dari ilusi.
Wuush!
Shen Long langsung melesat cepat ke arah Ratu Rubah Giok sambil mengarahkan pedangnya kedepan
Craaakk!
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
__ADS_1
Ketika Pedang Kesunyian menusuk jantung Ratu Rubah Giok, terdengar dua suara teriakan dari tubuh Ratu Rubah Giok.
" Kakak." Shen Long terlihat panik karena dibalik raungan Ratu Rubah Giok, dia juga mendengar teriakan dari Guang Louzhy.
Dengan cepat Shen Long menarik pedangnya, karena mendapatkan firasat buruk akan terjadi pada Guang Louzhy.
Kini dua suara teriakan dari tubuh Ratu Rubah Giok terus menggema di udara, hingga membutuhkan waktu yang lama suara tersebut secara perlahan mulai mereda.
Bersamaan dengan itu, tubuh Ratu Rubah Giok secara perlahan mulai mengecil hingga seukuran seekor kucing.
Deeeg! Deeeg! Deeeg!
Jantung Shen Long tidak karuan karena tanpa sadar telah membunuh Guang Louzhy yang berada di tubuh Ratu Rubah Giok.
Dengan penuh penyesalan, Shen Long menatap ke arah Ratu Rubah Giok dengan penuh kebencian sambil memegang erat Pedang Kesunyian di tangannya untuk memutilasi Ratu Rubah Giok.
" Ah... Apa aku masih hidup?" Terdengar suara lembut dari Ratu Rubah Giok namun dengan suara yang berbeda.
" Kakak." Shen Long sontak kaget karena suara tersebut sangat familiar untuknya.
Sementara itu Ratu Rubah Giok yang sedang terbaring, langsung menoleh ke arah sumber suara dengan sekuat tenaga.
" Long'er... Apa yang terjadi padamu? Kenapa tubuhmu sangat besar? Dan...." Suara dari Guang Louzhy yang berada di tubuh Ratu Rubah Giok hingga Guang Louzhy tersadar dengan apa yang dia alami.
Melihat Guang Louzhy yang menyatu dengan tubuh Ratu Rubah Giok, kini kemarahan Shen Long mulai mereda.
Di sisi lain Guang Louzhy yang tidak bisa keluar dari tubuh Ratu Rubah Giok hanya bisa terdiam karena tidak bisa menerima kenyataan tersebut.
" Kakak, syukurlah kamu masih hidup." Shen Long terlihat senang sambil mengembalikan Pedang Kesunyian, lalu menggendong tubuh Ratu Rubah Giok yang merupakan wadah baru untuk Guang Louzhy.
Di sisi lain, Guang Louzhy ingin sekali menangis sekerasnya. Namun karena kondisinya sedang terluka, sehingga dia hanya bisa menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.
" Kakak, kamu jangan terlalu banyak bergerak. Nanti aku akan menyembuhkan lukamu." Shen Long menatap rubah mungil tersebut dimana bagian mata kanan seperti mata manusia biasa.
Sedangkan mata kiri rubah tersebut seperti layaknya mata hewan buas, yaitu Rubah Giok.
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung bergegas menuju ke sebuah goa yang merupakan tempat tinggal Ratu Rubah Giok sebelumnya dan berharap bisa menemukan sesuatu yang bisa mengobati luka Guang Louzhy.
" Kakak.. Kamu jangan bersedih! Aku akan berjanji akan mencari cara agar kamu kembali seperti manusia. Tapi dengan wujud seperti ini, kakak terlihat lucu." Shen Long berusaha menghibur Guang Louzhy yang tidak bisa menerima hal tersebut.
Melihat adiknya yang sedang berusaha untuk menghiburnya, kini mata Guang Louzhy berbinar merasa kagum kepada Shen Long yang tidak merasa jijik dengan penampilannya.
__ADS_1