
Shen Long berpikir sejenak karena Long Zhenhua tidak bisa menyembunyikan perutnya yang nantinya semakin membesar.
" Kenapa belum kembali ke kediamanmu?" Tanya Long Zhenhua, karena Shen Long masih berdiri di depannya.
" Guru... Apa aku boleh bertanya sesuatu?" Tanya Shen Long.
Long Zhenhua tidak menjawab apapun, langsung menatap ke arah Shen Long, penuh selidik.
Tentu Long Zhenhua sudah merasakan tanda-tanda kehidupan di dalam perutnya, sehingga dapat dipastikan bahwa Shen Long juga mengetahui hal itu, karena pemuda itu adalah ayah dari kandungannya.
" Duduklah!" Long Zhenhua mempersilahkan kepada Shen Long untuk duduk di sebuah kursi di teras rumahnya.
Shen Long mengangguk pelan lalu duduk di sebuah kursi, dengan penuh kehati-hatian agar Long Zhenhua tidak memarahinya.
" Apa kamu menyukai kakakku?" Tanya Long Zhenhua, sambil menatap ke arah Shen Long.
" Deeeg." Detak jantung Shen Long berhenti sejenak, karena wanita itu menanyakan sesuatu yang tidak masuk akal.
Namun Shen Long berusaha memanfaatkan situasi tersebut untuk menyampaikan sesuatu kepada Long Zhenhua.
" Jika aku memilih, aku lebih menyukai guruku sendiri. Karena tanpa bantuan guru, aku tidak bisa sekuat ini sekarang." Jawab Shen Long, sambil menatap ke arah Long Zhenhua.
Kali ini Long Zhenhua tidak bisa memarahi Shen Long, karena itu akan memperburuk hubungan antara Shen Long dan Long Yuanzhi.
" Kakakku tidak kalah cantik dan berbakat dariku. Meskipun kakakku terlihat dingin, tapi aku yakin dia juga menyukaimu." Ucap Long Zhenhua, yang kini tidak memiliki kemarahan apapun kepada Shen Long.
Shen Long terdiam sejenak sambil menarik napas dalam-dalam, karena wanita itu tidak menghajarnya seperti dulu, sehingga membuat Shen Long semakin berani.
" Tekadku sudah bulat. Jika aku menambah Istri, maka gurulah orang yang tepat. Terlebih di kandungan itu...."
Ucapan Shen Long terhenti, saat Long Zhenhua bangkit berdiri sambil menatap tajam ke arahnya.
" Sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan calon bayi ini kepada bocah ini." Pikir Long Zhenhua, karena bagaimanapun Shen Long adalah ayah dari kandungannya.
__ADS_1
Long Zhenhua menarik napas dalam-dalam, karena dia tidak ingin mengkhianati kakaknya sendiri, karena dia sudah berjanji untuk menjadikan Long Yuanzhi sebagai Istri Long Yutian.
" Dari mana kamu mengetahui bahwa aku sedang hamil?" Tanya Long Zhenhua yang berusaha menahan amarah.
" Karena aku adalah ayah dari kandungan itu." Jawab Shen Long yang penuh percaya diri, lalu merubah wajahnya menjadi wujud aslinya.
Long Zhenhua tidak memasang ekspresi apapun, karena dia sudah mengetahui bahwa Shen Long bisa menyamar sebagai orang lain.
" Kamu terlalu percaya diri. Anak di dalam kandunganku bukan anakmu. Aku mengandung anak dari orang lain yaitu Long Wufang, yaitu putra Tetua Naga Tunggal." Long Zhenhua dengan terpaksa harus berbohong, karena dia tidak ingin merebut kebahagiaan kakaknya sendiri.
" Kamu jangan terlalu berharap, karena kejadian itu sangat singkat. Sedangkan aku dan Long Wufang sudah lama menjalin hubungan dan berencana untuk menikah, ketika dia keluar dari latihan tertutup." Long Zhenhua melanjutkan ucapannya, dengan tangannya sedikit bergetar.
Mendengar penjelasan dari Long Zhenhua, Shen Long terdiam sejenak sambil memikirkan apa yang dikatakan wanita itu.
" Jadi calon bayi yang ada di kandungan Long Zhenhua bukan anakku?" Gumam Shen Long yang merasa kecewa atas keterangan dari Long Zhenhua.
Melihat Shen Long yang terlihat kecewa, Long Zhenhua kembali berkata bahwa dia sudah lama berhubungan dengan Long Wufang, sehingga menganggap bahwa ketika dia berhubungan dengan Long Yutian adalah sesuatu yang tidak disengaja.
" Ternyata aku sudah salah menilai guru." Shen Long merasa kecewa, lalu meninggalkan tempat itu, kembali ke kediamannya.
Namun jika Long Zhenhua berkata jujur, maka dia sudah melanggar janjinya sendiri kepada Long Yuanzhi.
" Kenapa bisa seperti ini?" Long Zhenhua merasa bersalah, karena sudah membohongi Shen Long.
Di sisi lain, Shen Long memasang wajah murung, karena apa yang dia pikirkan tentang sesuai kenyataan.
" Jika saja bukan karena bayi yang ada di kandungan itu, aku juga tidak akan bertanggung jawab." Gumam Shen Long, karena tujuannya hanya demi mempertanggung jawabkan perbuatannya kepada Long Zhenhua.
Jika bukan karena kejadian sebelumnya, dia sendiri tidak akan mengutamakan tujuannya kepada Long Zhenhua, karena masih banyak hati yang harus dia jaga.
Terlebih untuk Ming Yueliang yang sudah lama menantikan kedatangannya, juga Xiao Aiqing, Cang Liyuan, dan Yan Roulie yang sudah resmi menjadi Istrinya.
" Salam kakak seperguruan." Saat Shen Long membuka pintu rumahnya, kini terlihat sosok wanita yang menyapanya dari ruang tamu.
__ADS_1
" Siapa kamu? Kenapa kamu bisa masuk ke kediamanku?" Tanya Shen Long sambil menunjuk ke arah gadis itu.
Long Fengxia berusaha untuk tersenyum, lalu memperkenalkan diri sebagai murid Long Zhenhua yang baru.
" Ohhh... Seharusnya kamu latihan, kenapa masih ada disini?" Shen Long merasa heran karena tidak seperti biasanya Long Zhenhua mengajar muridnya dengan santai.
" Aku baru saja menyelesaikan latihan yang diberikan oleh guru. Jadi selama satu hari, aku dibolehkan untuk beristirahat."
" Besok pagi aku akan menerima latihan yang lain dari guru." Long Fengxia menjelaskan kepada Shen Long.
Mendengar penjelasan dari Long Fengxia, Shen Long mengangguk pelan lalu masuk ke kamarnya.
Melihat Shen Long yang tidak terlalu peduli kepada adik seperguruannya, Long Fengxia tersenyum pahit, lalu melanjutkan untuk membaca Kitab miliknya.
" Sepertinya aku harus membiasakan diri terlebih dulu di tempat ini." Long Fengxia tersenyum penuh makna, sambil membaca Kitab yang berada di tangannya.
*******
Pada keesokan harinya, Shen Long keluar dari kamarnya karena mendengar suara ketukan pintu.
" Guru Suci... Gawat! Patriak sedang sekarat." Ucap Tetua yang berdiri di depan pintu, yang terlihat sangat khawatir.
" Apa yang terjadi pada Patriak?" Tanya Shen Long, sambil memeriksa keadaan sekitar.
Shen Long bernafas lega karena Long Fengxia sudah tidak ada lagi, yang kemungkinan sudah berlatih dengan gurunya.
Tentu itupun meminta kepada Shen Long untuk mengikutinya menuju ke kediaman Patriak Klan Long yang berada di Lembah Naga.
Tidak lama kemudian, Shen Long sudah sampai di kediaman Patriak Klan Long, dimana para Tetua yang lain langsung mempersilahkan kepada Shen Long untuk masuk ke kamar Patriak.
" Guru Suci... Kami butuh bantuanmu! Sepertinya Patriak gagal menerobos Pendekar Kaisar tingkat 9, sehingga pembuluh darahnya banyak yang hancur." Salah satu Tetua menjelaskan tentang kondisi Patriak Klan Long.
Tetua itu menjelaskan bahwa hidup Patriak Klan Long tidak bisa bertahan lama lagi, karena jika seorang Kultivator gagal menerobos, maka energi kehidupannya akan menghilang, meskipun sudah menggunakan Pil Jiwa Abadi.
__ADS_1
" Baiklah, aku akan mencoba memeriksa keadaan Patriak." Jawab Shen Long, lalu menyentuh denyut nadi Patriak Klan Long.
Sesaat Shen Long terdiam sejenak, karena kondisi Patriak Klan Long benar-benar dalam keadaan kritis.