
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk memberikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Sementara di kursi yang lain, Pendekar Dewi Roh langsung melesat ke atas arena untuk melakukan latih tanding kepada Shen Long.
Di sisi lain Shen Long yang melihat kedatangan wanita itu, sedikit menaikkan alisnya tidak menyangka bahwa sosok yang berada di posisi pertama adalah seorang wanita.
Pendekar Dewi Roh adalah wanita yang sangat cantik, memiliki mata yang indah dengan bulu mata lentik berwarna hitam.
Dengan kulit putih bersih seperti salju dan halus seperti giok, memiliki tubuh langsing dimana dada dan bokong begitu padat berisi.
Namun tatapan matanya layaknya mata elang yang menatap mangsanya, sehingga siapapun tidak berani menatapnya secara langsung.
Bahkan Shen Long sendiri tidak berani menatapnya secara langsung, karena tatapan matanya mengandung intimidasi yang sangat kuat.
" Siapa wanita ini? Kenapa bulu kudukku merasa merinding." Insting Shen Long mengatakan bahwa wanita itu sangat berbahaya, dan Kultivasinya bukan Pendekar Bumi tingkat 9, melainkan seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Langit keatas.
Insting Shen Long tidak salah, karena Pendekar Dewi Roh memiliki Artefak khusus untuk menekan tingkat Kultivasinya sehingga turun menjadi Pendekar Bumi tingkat 9.
Tidak ada yang mengetahui kenapa Pendekar Dewi Roh atau Niu Meily selalu tinggal sebagai murid Kelas Emas, dimana seharusnya dia sudah menjadi murid Kelas Berlian.
" Saudara Louzhy... Aku sangat kagum dengan kemampuanmu. Bukan karena Tingkat Kultivasimu dan Teknik yang kamu miliki. Tetapi karena kamu berlatih dan Berkultivasi hanya dalam waktu kurang dari dua tahun." Terdengar suara lembut dari Niu Meily, sambil menatap ke arah Shen Long.
" Deeeg." Jantung Shen Long seakan terhenti, karena sosok tersebut bisa mengetahui kurun waktu Shen Long mengembangkan dirinya.
Beruntung ucapan Niu Meily hanya tertuju pada Shen Long, sehingga tidak bisa didengar oleh Tetua yang bertugas.
' Siapa wanita ini? Kenapa dia bisa mengetahuinya.' Shen Long membatin sambil meningkatkan kewaspadaan.
" Jawabannya sangat mudah, karena akar spiritual layaknya seperti bibit tanaman. Akan nampak sekali mana bibit tanaman yang sudah ditanam sejak lama atau baru saja ditanam, meskipun akar spiritual milikmu sangat berbeda dari yang lain." Ucap Niu Meily yang hanya bisa didengar oleh Shen Long.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menghela nafas berat. Sedangkan Tetua yang bertugas sedikit heran karena tidak mengetahui apa yang mereka bicarakan.
Namun Tetua tersebut tidak ingin terlalu lama, langsung memberi isyarat kepada mereka untuk melakukan pertarungan.
" Keluarkan semua kemampuanmu saudara Louzhy." Niu Meily mengeluarkan pedangnya, lalu mengarahkan pada Shen Long.
__ADS_1
" Mohon bimbingannya senior." Shen Long tidak ingin berpikir terlalu banyak, lalu mengeluarkan Pedang Kesunyian miliknya.
Wuush!
Niu Meily melesat cepat ke arah Shen Long sambil mengayunkan pedangnya untuk melakukan serangan tebasan.
Melihat hal itu, Shen Long juga tidak tinggal diam langsung mengayunkan pedangnya untuk menangkis tebasan dari pihak lawan.
Traaang! Traaang! Traaang!
Pertukaran serangan dari kedua belah pihak menciptakan gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.
Permainan seni pedang dari Shen Long dan Niu Meily terlihat sangat indah, dimana seakan menari dengan pedangnya sendiri.
Meskipun demikian, dibalik keindahan seni pedang mereka, tentu sangat berbahaya jika terkena serangan tebasan tersebut.
" Caramu bermain pedang sangat bagus. Tapi untuk mencapai niat pedang dan mata pedang itu sendiri, kamu harus menggenggam pedang sepertiku."
Traaang!
" Senior... Mengapa kamu memberitahukannya kepadaku?" Tanya Shen Long yang sedikit heran.
" Jika kamu sudah melampauiku, maka suatu saat aku akan meminta bantuanmu." Ucap Niu Meily yang masih terlihat santai.
Meskipun tidak tau apa yang dikatakan, Shen Long langsung memperbaiki caranya untuk menggenggam pedangnya.
" Bagus." Niu Meily terlihat senang, lalu melesat ke arah Shen Long sambil mengayunkan pedangnya.
Traaang! Traaang! Traaang!
Benturan pedang dari kedua belah pihak kembali menggema di udara hingga Shen Long merasakan ayunan pedangnya sangat ringan dan lincah dari sebelumnya.
" Terimakasih senior." Shen Long berkata dengan tulus di sela pertarungannya.
" Jangan terburu-buru mengucapkan terimakasih, karena aku mengajarkanmu tidak gratis. Suatu saat aku akan meminta imbalanku." Niu Meily tersenyum lebar sambil mengayunkan pedangnya untuk mengimbangi seni pedang dari Shen Long.
Para Tetua dan penonton yang menyaksikan kejadian tersebut, kini semakin terpana melihat seni pedang dari Shen Long yang kini jauh lebih cepat dan akurat dari sebelumnya.
__ADS_1
" Permainan pedang pemuda itu lebih baik dari sebelumnya. Apa sebelumnya dia menyembunyikan seni pedang miliknya?" Bisik beberapa Tetua yang berada di tempat itu.
" Mungkin saja dia mengeluarkan seni pedang itu karena sosok yang menjadi lawannya adalah Kultivator Bergelar yang ada di posisi pertama." Tetua yang lain berasumsi bahwa Shen Long menyembunyikan teknik pedangnya untuk melawan Pendekar Dewi Roh.
Di sisi lain Niu Meily berdecak kagum melihat gerakan seni pedang dari Shen Long. Meskipun memberi arahan sedikit, namun Shen Long mengalami peningkatan yang signifikan dalam seni pedang.
' Pemuda ini benar-benar berbakat. Tidak salah aku meminta bantuannya di kemudian hari.' Niu Meily sedikit terdesak dengan keterampilan seni pedang Shen Long yang sekarang.
' Apa sebenarnya yang diinginkan wanita ini? Mengapa dia memberikan pemahaman baru untukku?' Shen Long membatin sambil memainkan pedangnya.
Meskipun Shen Long sangat senang dengan pemahaman baru tersebut, namun dia juga harus waspada terhadap Niu Meily, karena wanita itu pasti memiliki rencana lain untuknya.
Wuush!
Niu Meily mendorong tubuhnya ke belakang, lalu membuat sebuah gerakan yang sangat rumit.
" Kegelapan Roh."
Duuung!
Seketika gerakan Shen Long terhenti, dimana jiwanya seakan berada di tempat yang lain tepat di Sekte Naga Langit.
" Ini." Shen Long membulatkan mata, karena dia telah dibawa ke masa lalu.
Di tubuh kasar Shen Long, kini darahnya telah bercampur darah darah Kultivator Iblis, Naga Ilahi dan Kera Salju yang menyatu dengan sempurna.
Jiwa Shen Long yang ditarik ke masa lalu, kini melihat kemalangan demi kemalangan yang pernah dia alami saat berada di Sekte Naga Langit.
Saat itu juga kemarahan Shen Long meluap-luap membuat tubuh kasarnya mengeluarkan uap berwarna merah darah bercampur hitam pekat.
Niu Meily yang mengambil kesempatan untuk melakukan serangan, kini langkahnya terhenti lalu berjalan mendekati Shen Long.
" Apa yang terjadi pada pemuda ini? Apa ada yang salah dengan teknik yang aku gunakan?" Niu Meily tanpa sadar telah membangkitkan sisi lain dari Shen Long yang membuatnya mengeluarkan aura kematian yang sangat kuat.
Para penonton yang menyaksikan kejadian tersebut merasa heran karena Shen Long tidak melakukan pergerakan apapun.
Di sisi lain Niu Meily terlihat khawatir karena teknik yang dia gunakan bisa merusak pikiran Shen Long, namun dia tidak bisa membatalkan teknik tersebut sampai waktu tertentu.
__ADS_1