
" Jika kamu ingin membawa anggota Klan Wu ke kediaman Klan Long, maka ada tiga syarat yang harus kamu penuhi." Pangeran kesebelas menjelaskan bahwa ada satu perwakilan dari Klan Wu yang harus mengikuti ujian langit.
Ujian langit diadakan di tanah terlarang Kerajaan Xing, yang memiliki dimensi tersendiri.
Mendengar ucapan dari pangeran kesebelas, para petinggi Istana pangeran memasang wajah serius, karena ujian langit hanya diperuntukkan bagi keturunan Kerajaan Xing.
" Maaf pangeran... Bukankah itu terlalu berlebihan." Penasehat hukum merasa tidak enak, karena prajurit perunggu Klan Wu sudah banyak membantu pihak Istana pangeran.
Jika salah satu anggota Klan Wu harus mengikuti ujian langit, maka itu sama saja bunuh diri, karena hanya keturunan Kerajaan Xing saja yang bisa memasuki tanah terlarang.
" Tidak ada pilihan lain, salah satu anggota Klan Wu harus mengikuti ujian langit itu. Jika dia berhasil melewati satu ujian langit, maka aku akan mengangkatnya menjadi saudaraku." Ucap pangeran kesebelas, karena dia ingin menguji kemampuan Shen Long.
Terlebih jika orang luar telah memasuki wilayah Istana, maka untuk keluar kembali, harus menghadapi tantangan.
" Aturan Istana memang sangat rumit, untuk masuk ke Istana sangat mudah, namun tidak ada jalan keluar lagi, kecuali mengikuti ujian langit." Pangeran kesebelas kembali mengingatkan kepada Shen Long, untuk memikirkan kembali keputusannya.
Jika Shen Long gagal melewati ujian langit, maka selamanya anggota Klan Wu akan terikat dengan Istana Kerajaan Xing.
" Keputusanku sudah bulat. Biar aku sendiri yang mewakili anggota Klan Wu." Shen Long sama sekali tidak peduli dengan tantangan yang dia hadapi, asalkan Klan Wu bisa keluar.
" Baiklah, jika itu keputusanmu, maka besok pagi aku akan mengantarmu ke tanah terlarang Kerajaan Xing." Ucap pangeran kesebelas, lalu memberi perintah kepada beberapa pelayan untuk melayani Shen Long.
Sedangkan untuk Wu Baihu dan para prajurit dipulangkan kembali ke kediaman mereka,. karena hanya Shen Long sendiri yang mewakili mereka.
Mendengar penjelasan dari para prajurit Istana, Wu Baihu dan para prajurit memasang wajah murung, karena mereka tidak bisa membawa Shen Long kembali, sebelum menjalani ujian langit.
Beruntung Wu Baihu dan para prajurit tidak mengetahui apa yang dimaksud ujian langit. Jika tidak, maka mereka akan meminta kepada Shen Long untuk mengurungkan niatnya.
Di sisi lain, Shen Long yang sudah dibawa kedalam Istana, kini sedikit mengerutkan kening, karena Istana pangeran kesebelas sangatlah luas.
" Jika tidak ada pelayan ini, mungkin aku bisa tersesat di Istana ini." Pikir Shen Long, sambil berjalan di koridor Istana yang sangat luas.
__ADS_1
Selama dalam perjalanan di Istana, Shen Long memperhatikan beberapa bangunan yang berjejer di samping koridor yang sangat panjang dan luas.
" Untung saja aku tidak tinggal di Istana." Gumam Shen Long, karena saking luasnya Istana, membuatnya merasa pusing.
Mendengar Shen Long sedang bergumam, kedua pelayan yang mengantarnya hanya tersenyum, karena sangat wajar bagi orang yang bukan berasal dari kalangan bangsawan akan kesulitan untuk menelusuri Istana.
Setelah berjalan cukup lama, kedua pelayan itupun menghentikan langkahnya di depan salah satu bangunan yang masih menyatu dengan Istana.
" Tuan muda silahkan tinggal disini. Jika membutuhkan bantuan, silahkan bunyikan lonceng di depan ini." Ucap salah satu pelayan, sambil menjelaskan kepada Shen Long.
Pelayan itupun menjelaskan agar Shen Long tidak berjalan melewati koridor yang dia lewati sebelumnya, karena di dalam Istana memiliki aturan tersendiri.
Setelah menjelaskan beberapa aturan di Istana, kedua pelayan itupun meninggalkan tempat itu, agar Shen Long bisa beristirahat.
" Haaah... Aturan Istana sangat rumit." Shen Long menghela nafas berat, lalu masuk ke kamar yang disediakan.
Pada saat sore hari, Shen Long yang merasa bosan karena tidak ada aktivitas lain, langsung keluar dari kediamannya untuk mencari pelayan karena sudah merasa lapar.
Namun karena koridor Istana banyak persimpangan, Shen Long tidak ingat lagi, sehingga dia benar-benar tersesat.
" Istana macam apa ini?" Shen Long mengumpat dalam hati, karena untuk pulang ke kediamannya saja sudah lupa.
Sesaat tatapan mata Shen Long tertuju pada satu pelayan yang sedang berjalan ke arahnya.
" Pelayan... Aku ingin kembali ke kediamanku, apa kamu bisa menunjukkan jalan?" Tanya Shen Long, meskipun merasa malu karena kecerobohannya.
" Apa anda prajurit baru" Tanya pelayan, karena dia tidak mengenal sosok yang berada di depannya.
Apalagi Shen Long menggunakan pakaian prajurit, sehingga pelayan itu berpikir bahwa Shen Long adalah prajurit Istana.
" Benar! Saya adalah prajurit, namun diundang sebagai tamu." Jawab Shen Long, tidak berpikir panjang.
__ADS_1
Mendengar perkataan dari Shen Long, pelayan itupun berpikir bahwa Shen Long adalah prajurit dari Kerajaan Xing yang sedang berkunjung ke Istana pangeran.
" Maaf atas kelancanganku tuan." Pelayan itupun dengan buru-buru memperbaiki sikapnya, lalu membawa Shen Long ke koridor yang lain.
Merasa ada yang salah, Shen Long memasang wajah jelek, karena untuk bertanya lagi sudah merasa malu.
" Sialan... Kemana kedua pelayan sebelumnya?" Shen Long mengumpat dalam hati, karena pelayan itu membawanya ke bangunan yang terlihat megah.
Karena tidak berhasil menemukan kediaman Shen Long sebelumnya, pelayan itupun mulai menyerah, karena sudah banyak bangunan yang mereka lewati, namun Shen Long belum menunjukkan kediamannya.
Sesaat pelayan itu berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan prajurit di depannya.
Pelayan itupun berinisiatif membawa Shen Long ke sebuah taman yang berada di belakang Istana.
" Karena tuan belum menunjukkan kediaman tuan sebelumnya, tuan silahkan tunggu disini! Nanti aku akan bertanya kepada pelayan yang lain." Pelayan yang sudah kelelahan, berinisiatif untuk meninggalkan Shen Long untuk sementara waktu.
" Terimakasih pelayan." Shen Long yang merasa sudah menyerah, kini bersikap pasrah dan berharap agar kedua pelayan sebelumnya bisa menemukan dirinya.
Pelayan itupun mengangguk kecil, lalu meninggalkan Shen Long yang duduk di sebuah gazebo.
Hari sudah gelap, Shen Long masih menunggu kedatangan para pelayan, membuatnya merasa bosan.
" Aku harus mencari seseorang untuk membantuku." Shen Long yang sudah tidak memiliki pilihan lain, langsung berjalan melewati koridor Istana.
Tidak lama kemudian di beberapa bangunan yang dia lewati, Shen Long mendengar suara d3sahan wanita yang berada di beberapa bangunan.
Kini muncul di pikiran Shen Long untuk memeriksa beberapa kamar yang mengeluarkan suara yang khas dengan teknik kamuflase.
Namun saat melihat apa yang di depannya, Shen Long membuka matanya lebar-lebar, karena yang mengeluarkan suara d3sahan semuanya adalah wanita yang sedang berhubungan sesama jenis.
Dari pengamatan Shen beberapa bangunan yang dia masuki, terdapat puluhan para wanita yang tidak berbusana sedang bersentuhan dengan wanita lainnya.
__ADS_1
Merasakan ada sesuatu yang tidak beres, Shen Long dengan buru-buru meninggalkan tempat tersebut, kembali ke taman sebelumnya.