Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 368. Naga Yang Sesungguhnya


__ADS_3

Tentu para penonton sudah mengetahui bahwa Long Yutian tidak bisa berlatih, sehingga dia dicap sebagai pemuda sampah.


" Besar sekali nyali Long Yutian. Apa dia sudah bosan hidup?"


" Mungkin saja dia ingin bunuh diri, karena dia sudah bercerai dengan Yunuan."


" Malang sekali nasib pemuda itu. Beruntung Patriak masih mau menampungnya."


Terdengar sebuah diskusi dari para penonton yang menganggap bahwa kali ini mereka tidak mendapatkan hiburan, karena Long Yutian bukanlah tandingan Long Feyu.


Para penonton merasa kecewa karena peserta yang lain memilih untuk mengundurkan diri sebelum bertanding.


" Jangan terlalu percaya diri." Ucap Shen Long, sambil mengalirkan Qi pada kedua tangannya, karena dia ingin menggunakan teknik cakar untuk bertarung.


Meskipun demikian, Shen Long tidak menurunkan kewaspadaan, karena kekuatan Long Feyu sudah berada di atasnya.


Hanya saja perbedaan mereka adalah pengalaman bertarung, sehingga bisa menambah peluang untuk Shen Long memenangkan pertandingan.


" Bersiaplah menerima tinjuku." Ucap Long Feyu, lalu melesat ke arah Shen Long sambil mengarahkan serangan tinjunya.


Merasakan serangan tinju tersebut sangat berbahaya, Shen Long dengan gesit menangkis serangan dari pihak lawan.


Baaang! Baaang! Baaang!


Setiap serangan tinju dari Long Feyu, dapat ditangkis oleh Shen Long, karena pemuda itu kalah dalam kecepatan.


Craaash! Craaash! Craaash!


Selain menangkis serangan dari Long Feyu, Shen Long juga menciptakan serangan cakaran ke tubuh lawannya, membuat pakaian yang melekat di tubuh Long Feyu mendapatkan robekan.


Melihat ketangkasan Shen Long dalam memainkan seni cakaran, beberapa dari penonton langsung bangkit berdiri.


Di sisi lain Tetua Cakar Naga membusungkan dadanya, karena telah berhasil mengajarkan kepada Shen Long tentang teknik cakar.


" Bukankah itu teknik milik Tetua Cakar Naga? Tidak menyangka Long Yutian bisa mempelajarinya dengan sempurna." Ucap beberapa penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut.


Hanya satu sosok yang memasang wajah masam, yaitu Tetua Tapak Naga. Tentu Tetua Tapak Naga juga menginginkan Shen Long menunjukkan teknik tapak yang dia ajarkan.


Long Feyu yang melihat kecepatan serangan cakaran dari Shen Long, kini memasang wajah serius, karena setiap serangan tinju miliknya bisa ditangkis dengan mudah.


Kurang dari lima menit, kini seluruh tubuh Long Feyu dipenuhi dengan luka cakaran, hingga pakaian yang melekat di tubuhnya sudah tidak berbentuk lagi.

__ADS_1


Jika saja Long Feyu tidak menggunakan tetesan darah Banteng Emas, maka dapat dipastikan sejak awal dia sudah tumbang.


" Sialan... Mengapa Yutian memiliki kecepatan serangan yang hampir tidak terbaca." Long Feyu terlihat frustasi karena setiap serangannya tidak ada yang mengenai tubuh Shen Long.


Di sisi lain Long Qianxue yang awalnya tidak tertarik pada pertandingan tersebut, kini memasang wajah serius, karena tidak menyangka bahwa Long Yutian bisa menguasai teknik yang dimiliki kakeknya dengan sempurna.


' Pantas saja kakek membelanya. Jadi selama ini Yutian telah menyembunyikan kemampuannya.' Long Qianxue membatin sambil menatap ke arah pertarungan.


" Hei, Yutian... Apa kamu tidak mau menunjukkan teknik yang aku ajarkan?" Tetua Tapak Naga yang sudah tidak sabar ingin menunjukkan hasil yang dia ajarkan kepada Shen Long, langsung melesat ke pinggir arena.


Merasakan bahwa Tetua Tapak Naga terlihat marah kepadanya, Shen Long menghentikan serangan cakaran, lalu memberi ruang untuk menggunakan teknik tapak.


Melihat Shen Long yang menghentikan serangannya, Long Feyu dengan buru-buru mengalirkan Qi dalam jumlah besar untuk melindungi tubuhnya.


" Kamu telah membuat kesalahan yang fatal." Long Feyu seringai lebar sambil mengayunkan kepalan tangannya untuk menyerang Shen Long dengan kekuatan penuh.


Shen Long yang sudah menggunakan teknik tapak, kini kembali menangkis serangan tinju dari Long Feyu, lalu mengayunkan tangannya kirinya untuk melakukan serangan tapak.


Baaang! Baaang! Baaang!


Serangan tapak dari Shen Long, bersarang pada pergelangan tangan, siku, hingga dada Long Feyu dengan kecepatan tinggi.


Aarrgggh!


Bboooom!


Bboooom!


" Tenaga pemuda ini boleh juga. Sayangnya pengalaman bertarung kita terlalu jauh." Gumam Shen Long, sambil melakukan serangan tapak ke beberapa titik di tubuh Long Feyu.


" Bagus muridku." Tetua Tapak Naga tersenyum puas karena Shen Long menunjukkan teknik yang dia ajarkan dengan baik.


Karena Long Feyu sama sekali tidak mendapatkan kesempatan untuk menyerang balik kepada Shen Long, kini pemuda itu semakin frustasi.


Sesaat Shen Long melirik ke arah Tetua Tapak Naga yang terlihat memasang wajah serius.


" Apa yang terjadi?" Shen Long sedikit heran, karena wajah Tetua Tapak Naga tiba-tiba berubah.


Meskipun tidak merasakan adanya bahaya, namun dari raut wajah Long Yaohan dan para Tetua Klan, Shen Long memperkirakan bahwa sedang terjadi sesuatu.


Dengan buru-buru Shen Long mengalirkan Qi dalam jumlah besar pada telapak kakinya, lalu melakukan tendangan keras pada tubuh Long Feyu.

__ADS_1


Bboooom!


Sebuah tendangan dari Shen Long, membuat tubuh Long Feyu keluar dari arena.


Wuush!


Shen Long berlari keluar arena, menuju ke arah tribun penonton, yang diikuti para Tetua yang lain.


Bboooom!


Sebelum Shen Long mencapai tribun penonton, terdengar sebuah ledakan dari pintu masuk tribun.


" Serang!"


" Bunuh Pemuda yang berdiri disana." Salah satu sosok menunjuk ke arah Long Feyu yang sudah berdiri di samping arena.


Seketika lautan manusia masuk ke dalam tribun penonton dan sebagian menuju ke arah arena untuk menyerang Long Feyu.


Shen Long yang masih berdiri di tengah Tribun dan arena, kini kelompok tersebut melewatinya, seakan tidak menganggap keberadaan Shen Long.


Long Feyu yang melihat kelompok tersebut menuju ke arahnya, kini terlihat pucat membuat beberapa Tetua Klan Long berbelok untuk membantu Long Feyu.


" Ternyata di pihak musuh sekalipun, keberadaanku juga tidak dianggap." Shen Long tersenyum pahit, sambil mengeluarkan Pedang Kesunyian dari sarungnya.


Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen Long melesat cepat ke arah keluarga Long Yaohan yang berada di tribun penonton.


Tentu kelompok tersebut menyerang jenius muda Klan Long terlebih dulu, sebelum membersihkan yang lain, sehingga keberadaan Shen Long mereka anggap sebagai pelayan, meskipun pedang berada di punggungnya.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Shen Long yang terlihat kesal karena dirinya tidak dianggap, kini membunuh semua kelompok penyerang yang dia lewati.


Setelah lebih dari sepuluh kelompok penyerang mati di tangan Shen Long, kini kelompok tersebut mulai menyadari betapa berbahayanya sosok yang mereka abaikan sebelumnya.


" Bunuh pelayan itu!" Patriak Klan Shi memberi perintah sambil menunjuk ke arah Shen Long.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long semakin marah, karena dirinya dianggap sebagai pelayan.


Sesaat puluhan sosok melesat ke arah Shen Long, dimana Shen Long juga membunuh mereka satu-persatu dengan bantuan Aura Naga Ilahi miliknya.


" Kalian ingin melihat naga yang sesungguhnya." Gumam Shen Long, sambil membunuh setiap pihak musuh yang dia lewati.

__ADS_1


Dalam sekejap pakaian yang melekat di tubuh Shen Long sudah bersimbah darah, dimana setiap korbannya mati dalam kondisi tubuh tidak lengkap.


__ADS_2