Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Mimpi Masa Lalu


__ADS_3

( Di tempat yang lain )


Mulai dari siang hingga malam hari, kini Shen Long masih dalam posisi duduk bersila untuk menghilangkan Aura Pembunuh yang dia miliki.


Kini di seluruh tubuhnya dikelilingi pisau kecil yang semakin bertambah banyak dari sebelumnya, namun Aura Pembunuh tersebut masih tersisa meskipun hanya sedikit.


Merasa sudah cukup, Shen Long langsung masuk ke Alam Jiwa untuk menghilangkan Aura kematian dari Pedang Bayangan Malam.


Dengan posisi duduk bersila, Shen Long memegang Pedang Bayangan Malam, lalu memusatkan fikirannya.


Hal itu kembali terjadi seperti sebelumnya, dimana Shen Long langsung mendapatkan serangan mental yang sangat kuat.


Namun karena tekad yang kuat untuk memiliki Pedang Bayangan Malam, Shen Long harus menahan serangan tersebut yang berusaha untuk mengendalikan pikirannya.


Teriakkan demi teriakan kini terdengar dari mulut Shen Long sehingga Jiwa Guang Louzhy mengutuk keras atas tindakan Pemuda tersebut yang terlalu berani mengambil resiko.


Tiga jam telah berlalu dimana Shen Long mengalami penyiksaan tersebut, kini dia menghentikan aksinya karena energinya telah habis terkuras.


Bahkan jiwanya sedikit terganggu akibat serangan mental dari Pedang Bayangan Malam yang tidak pernah berhenti mengganggu pikirannya.


" Haaahh... Ini benar-benar merepotkan." Shen Long dengan napas terputus-putus senyum pahit karena keinginannya untuk memiliki Pedang Bayangan Malam belum tercapai.


Shen Long pun keluar dari Alam Jiwa lalu membaringkan diri untuk beristirahat, hingga dalam beberapa saat Shen Long langsung tertidur pulas karena sudah kelelahan.


*******


( Alam Mimpi )


Shen Long yang sudah tertidur pulas, kini langsung masuk ke alam mimpi dimana dia kembali ke masa lalu.


Seorang anak kecil berusia 7 tahun sedang berlari dari tempat latihan ke arah kedua orang tuanya yang dikabarkan sudah kehilangan nyawa.


" Ayah, Ibu... " Shen Long kecil menatap beberapa sosok yang sedang mengantar mayat kedua orang tuanya di kediaman mereka.


Melihat kedua sosok tersebut yang sudah terbujur kaku, Shen Long kecil mereka seperti disambar petir di siang bolong.


Kini menangis sejadinya sambil menggoyangkan kedua sosok itu dengan air mata yang mengalir deras.


Semua yang berada di tempat itu merasa iba saat melihat Shen Long kecil menangis sejadinya.


Hanya ada satu sosok Pria paruh baya yang tersenyum lebar menyaksikan kejadian tersebut, dia adalah Yang Gang yang merupakan orang kepercayaan orang tua Shen Long.

__ADS_1


Yang Gang adalah orang yang licik dan bisa mengambil hati siapapun, sehingga dia mudah dipercaya oleh anggota Sekte Naga Langit.


" Sudahlah Long'er... Kami disini semua adalah keluargamu." Ucap Yang Gang sambil mengusap punggung Shen Long.


" Terimakasih Paman." Shen Long memeluk Pria tersebut dengan penuh haru.


" Long'gege." Seorang gadis kecil datang dari kerumunan mendekati Shen Long.


" Yin'er." Shen Long menatap gadis tersebut. Dia adalah Hu Meiyin yang merupakan teman sebaya Shen Long.


Meskipun masih kecil, gadis tersebut memberi perhatian lebih pada Shen Long, sehingga beban berat di pundak Shen Long sedikit ringan.


Dari kecil Hu Meiyin sudah menunjukkan paras cantiknya, sehingga beberapa orang ingin menjodohkan Putranya kepada Hu Meiyin ketika sudah dewasa.


Namun mereka mengurungkan niatnya, karena Hu Meiyin sangat dekat dengan Shen Long yang merupakan Putra dari Patriak Sekte Naga Langit.


Satu minggu telah berlalu, dan kedua orang tua Shen Long sudah dikubur dengan layak. Kini Shen Long mendengar kabar bahwa Yang Gang telah diangkat menjadi Patriak Sekte Naga Langit.


Shen Long merasa senang karena menurutnya Yang Gang adalah orang yang baik.


( Di sebuah ruangan )


" Tetua... Apa kamu sudah mendapatkan racun itu?" Tanya Yang Gang.


" Kerja yang bagus. Sekarang kita hanya menunggu reaksinya." Ucap Yang Gang tersenyum lebar.


( Kediaman Shen Long kecil )


Shen Long kecil yang baru saja selesai makan, kini merasakan keanehan dari tubuhnya hingga merasa panas seperti terbakar.


" Aaarrrggghhhh." Shen Long kecil berteriak keras karena Dantian miliknya merasakan sakit yang luar biasa.


Beberapa murid yang kebetulan tidak jauh dari tempat tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Guru mereka.


Sosok itupun dengan cepat mengangkat tubuh Shen Long kecil, lalu membawanya ke ruang obat.


" Tetua... Apa yang terjadi pada Long'er?" Tanya Hao Tian yang merasa khawatir.


" Maaf Tetua Agung... Sepertinya Dantian milik Shen Long sudah rusak." Tetua obat menggelengkan kepala karena tidak mampu menyembuhkan Racun yang bersarang di tubuh Shen Long kecil.


Kini tatapan Hao Tian terlihat sedih, karena sosok jenius di Sekte Naga Langit telah mendapatkan kemalangan.

__ADS_1


Tiga tahun telah berlalu kini Shen Long kecil selalu mengalami penurunan Kultivasi akibat Racun yang bersarang di tubuhnya.


Sebuah harapan yang membuat Shen Long kecil selalu bersemangat adalah sosok gadis yang selalu bersamanya yaitu Hu Meiyin.


" Long'gege... Kamu bersabarlah. Aku akan selalu mendukungmu." Ucap Hu Meiyin yang berada di samping Shen Long kecil.


" Yin'er... Kamu tau sendiri kondisiku sekarang? Apa kamu tidak malu denganku karena aku dianggap sebagai sampah di Sekte." Ucap Shen Long kecil.


" Long'gege... Aku akan berjanji akan selalu bersamamu, apapun yang terjadi nantinya." Ucap Hu Meiyin sambil menunjukkan jari kelingking.


" Terimakasih Yin'er." Shen Long juga berjanji dengan menyatukan jari kelingking mereka.


" Bukankah itu sampah Sekte kita?" Terdengar suara dari belakang mereka berdua.


" Long'gege... Cepat lari dari sini." Seru Hu Meiyin karena dia takut beberapa sosok tersebut akan melukai Shen Long kecil.


Dengan sebuah anggukan, Shen Long kecil berlari sekuat tenaga untuk menghindari perkelahian.


Karena setiap Shen Long melaksanakan perlawanan, maka para Tetua bahkan Patriak Yang Gang akan memberi hukuman kepadanya.


Hal itu membuat Shen Long merasa kecewa karena sosok yang dia anggap baik, kini menunjukkan sifat aslinya.


Bahkan beberapa pengurus Sekte Naga Langit yang awalnya sangat peduli kepada Shen Long kecil, kini semakin merasa jijik saat mendengar kata * Shen Long* yang merupakan sampah Sekte.


Tanpa sepengetahuan Hao Tian, Patriak Yang Gang dan beberapa Tetua berusaha untuk menyingkirkan Shen Long kecil agar keluar dari Sekte Naga Langit.


Hal itu karena Hao Tian bersumpah jika Shen Long dikeluarkan dari Sekte, maka dia juga akan keluar dari Sekte Naga Langit.


Hal itu merupakan suatu kerugian bagi Sekte Naga Langit, karena Hao Tian merupakan sosok yang paling disegani oleh kalangan Kultivator.


Jika Hao Tian pergi dari Sekte Naga Langit, maka Sekte tersebut akan melemah dan tentu saja tidak menutup kemungkinan Sekte yang lain akan melakukan serangan kepada Sekte Naga Langit.


Bertahun-tahun Shen Long berada di Sekte Naga Langit seperti berada di alam liar, dimana dia seperti bahan mainan oleh murid Sekte Naga Langit.


Bahkan Hu Meiyin yang setia kepadanya, kini telah berpaling dari Shen Long karena dia berpikir tidak mungkin memiliki Suami seorang sampah.


Rangkaian kejadian masa lalu Shen Long terus berada di alam mimpinya sehingga di alam mimpi Shen Long berlari untuk meninggalkan Sekte Naga Langit.


Tiba-tiba sekeliling Shen Long berubah menjadi lautan darah dimana dia telah berdiri di tengah lautan tersebut.


Saat itu juga Shen Long melihat sosok Pria yang terlihat perkasa dengan sebilah pedang di tangannya.

__ADS_1


Pria itupun tidak memakai pakaian bagian atas, sehingga memperlihatkan bagian dadanya yang kekar dan berotot.


Meskipun Pria itu tersenyum ramah kepada Shen Long, namun sorot matanya berwarna merah darah dengan kedua tanduk hitam di kepalanya dan sepasang sayap kelelawar di bagian punggung membuat Shen Long merasa ngeri berkeringat dingin.


__ADS_2