
Pada keesokan pagi, Shen Long bangun lebih awal, lalu meninggalkan goa tersebut dimana Guang Louzhy masih tertidur pulas.
Di sisi lain Long Yuanzhi yang berbaring di samping Guang Louzhy juga Gui Shuyue, hanya melihat dari tempatnya berbaring, namun tidak masih enggan menyapa Shen Long.
Shen Long yang keluar dari dalam goa, kini melesat ke sebuah arah untuk mencari tempat untuk mandi.
Beberapa saat kemudian Guang Louzhy terbangun, sambil menoleh ke arah Shen Long yang sudah tidak ada lagi.
" Kemana dia?" Gumam Guang Louzhy, sambil memperhatikan sekelilingnya.
" Tadi pagi dia sudah bangun. Mungkin dia sedang berlatih." Jawab Long Yuanzhi yang sudah duduk, diikuti Gui Shuyue yang juga terbangun.
Kini ketiga wanita itu menatap ke arah murid yang lain yang masih hanyut di alam mimpi.
" Katakan kepada suamimu, kalau aku akan berangkat ke Klan." Long Yuanzhi tidak ingin terlalu lama, karena dia juga ingin melaporkan bahwa Ouyang Ning sudah terbunuh.
" Guru, aku ikut denganmu." Guang Louzhy juga ingin kembali ke kediaman keluarga Klan Long.
Meskipun Guang Louzhy ingin sekali menjelajahi wilayah Kerajaan Xing, namun dia harus mencari tempat untuk latihan tertutup.
Mendengar ucapan tersebut, Long Yuanzhi mengangguk setuju, lalu meminta kepada Gui Shuyue atau Long Fengxia agar mengatakan kepada Shen Long.
" Fengxia, katakan kepada Yutian bahwa kami akan berangkat." Ucap Long Yuanzhi, sambil menoleh ke arah Gui Shuyue yang duduk di sampingnya.
" Baik guru, nanti aku akan menyampaikan kepada kakak seperguruan." Jawab Gui Shuyue, yang kini terlihat senang karena kesempatan untuk mendekati Shen Long terbuka lebar.
Tanpa menaruh curiga sedikitpun, Long Yuanzhi dan Guang Louzhy keluar dari dalam goa, lalu melesat ke arah kediaman keluarga Klan Long.
" Akhirnya." Gui Shuyue bernafas lega, lalu menoleh ke arah tempat tidur Guang Louzhy sebelumnya.
Sambil menoleh ke arah murid yang lain, mengambil sehelai rambut Long Chieyu yang tertinggal di tempat tidurnya.
" Dengan begini, aku bisa menyamar menjadi Long Chieyu." Gumam Gui Shuyue, lalu mencari tempat yang aman untuk merubah wajahnya.
__ADS_1
Setelah berada di tempat yang cukup aman, lalu meneteskan darahnya pada rambut Long Chieyu yang dia ambil sebelumnya.
" Guru mengatakan bahwa teknik penyamaran ini tidak bisa diketahui oleh siapapun, kecuali seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci." Gumam Gui Duanjun, karena bisa menyamarkan aura, dan tingkat Kultivasi seperti Long Chieyu.
Meskipun Gui Shuyue hanya mencapai Pendekar Raja tingkat 8, namun dia seperti Long Chieyu yang sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 2, meskipun kemampuannya tidak bertambah.
Tanpa membuang waktu, Gui Shuyue memejamkan mata untuk memulai proses perubahan wujudnya.
Di sisi lain Shen Long yang baru saja selesai membersihkan diri, kini kembali ke dalam goa, dimana para murid yang masih tertidur pulas, karena sebelumnya mereka banyak mengeluarkan tenaga.
Tidak lama kemudian, Gui Duanjun juga muncul di tempat itu dengan penampilan barunya.
" Istriku, dimana Tetua dan Long Fengxia?" Tanya Shen Long yang tidak menaruh curiga sedikitpun kepada Gui Shuyue.
" Suamiku, Tetua Yuanzhi dan Long Fengxia sudah kembali ke kediaman Klan Long." Jawab Gui Shuyue, berusaha untuk tetap tenang.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long mengangguk kecil, lalu kembali keluar dari dalam goa.
Melihat kepergian Shen Long, Gui Shuyue menghela nafas panjang lalu berjalan sambil menggandeng tangan Shen Long.
" Haaah... Sepertinya kami kesiangan." Long Wufang merasa tidak enak, karena Shen Long sudah menunggu mereka.
" Tidak masalah, sekarang kita lanjutkan perjalanan. Untuk Tetua Yuanzhi dan Long Fengxia, mereka sudah kembali ke kediaman Klan." Shen Long tidak mempermasalahkan hal itu, lalu membawa mereka meninggalkan tempat tersebut.
*******
( Kediaman Klan Long )
Patriak dan para Tetua yang baru saja keluar dari latihan tertutup, kini terlihat senang karena kemampuan mereka meningkat pesat.
Namun kebahagiaan mereka hanya sebentar, karena para Tetua yang masih muda menjelaskan bahwa Gui Duanjun telah membuat kekacauan.
" Duanjun benar-benar merepotkan." Patriak Klan Long mengepalkan kedua tangannya berusaha menahan amarah.
__ADS_1
Terlebih untuk Tetua Naga Kabut yang mendengar cucunya telah diperkosa oleh Gui Duanjun dan masih belum ditemukan keberadaannya, meskipun beberapa Tetua sudah mencari ke berbagai tempat di wilayah Klan Long.
" Duanjun adalah anggota Klan Gui. Semuanya tergantung Patriak." Ucap Tetua Ketiga yang baru saja muncul.
Mendengar ucapan tersebut, Patriak dan para Tetua yang lain terdiam sejenak, karena semuanya terlalu kaku untuk mengambil keputusan.
" Aku tidak bisa menahan lagi, Gui Duanjun harus mati. Tapi...." Patriak Klan Long berpikir sejenak, karena dia tidak ingin mementingkan kepentingan pribadi.
Jika dia membunuh Gui Duanjun, maka akan ada pro-kontra sesama anggota Klan Long sendiri.
Begitupun dengan Tetua Naga Kabut, meskipun dia ingin membunuh Gui Duanjun dengan tangannya sendiri, namun dia merasa tidak enak jika keputusannya justru membuat para Tetua Klan Long pro-kontra.
" Patriak, aku mohon pamit untuk mencari keberadaan cucuku." Tetua Naga Kabut sudah tidak sabar ingin mencari cucunya.
" Baiklah Tetua... Biarkan kami yang mengurus anggota Klan Gui." Ucap Patriak Klan Long.
Tanpa membuang waktu, Tetua Naga Kabut langsung bergegas menuju Perguruan Naga Kabut untuk mencari Long Muxiang.
" Sekarang kita kumpulkan semua anggota Klan Long, hari ini juga kita akan membunuh semua anggota Klan Gui yang tinggal di Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam." Patriak Klan Long memberi perintah.
" Baik Patriak." Jawab para Tetua serempak, lalu meninggalkan tempat tersebut.
Begitupun dengan Patriak Klan Long, kini langsung pergi ke tempat Tetua Agung yang sedang melakukan latihan tertutup.
Sebelum pergi ke Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam, beberapa Tetua Klan Long memiliki tugas masing-masing untuk membunuh anggota Klan Gui yang berada di Lembah Naga.
Kebetulan Patriak Klan Long, langsung berhadapan dengan Tetua Agung, Tetua Pertama langsung berhadapan dengan Tetua Kedua dan Tetua Ketiga membereskan para Tetua Klan Gui yang lain bersama para Tetua Klan Long yang lain.
Tidak membutuhkan waktu lama, semua anggota Klan Gui yang tinggal di Lembah Naga berhasil dibunuh oleh anggota Klan Long.
Terlebih tingkat Kultivasi para Tetua senior Klan Long jauh lebih tinggi dari Tetua senior Klan Gui, sehingga mereka bisa dikalahkan dengan mudah.
Anggota Klan Long yang sudah lama menyimpan amarah, tidak peduli tua atau muda, semua anggota Klan Gui berhasil dimusnahkan.
__ADS_1
Setelah membersihkan anggota Klan Gui yang tinggal di Lembah Naga, Patriak Klan Long dan para Tetua kembali berkumpul di tempat yang sudah ditentukan, lalu berangkat ke Perguruan Naga Merah dan Perguruan Naga Hitam.
Mendapatkan serangan dadakan dari anggota Klan Long, anggota Klan Gui sama sekali tidak berkutik, karena tingkat Kultivasi mereka paling tinggi hanya mencapai Pendekar Kaisar tingkat 8.