Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 132. Perhitungan


__ADS_3

Pada keesokan pagi, Shen Long kembali seperti biasa, yaitu berlatih bersama Hao Tian.


Namun kali ini Hao Tian tidak langsung mengajar Shen Long, karena ada hal yang perlu dia sampaikan.


Shen Long yang mendengar keterangan dari pamannya, kini tidak lagi menghormati Klan Hao.


" Long'er, lebih baik kalian cepat meninggalkan tempat ini! Nanti paman akan membantumu." Hao Tian berniat untuk membantu Shen Long keluar dari Klan Hao.


" Tidak paman! Aku akan memberi perhitungan kepada kedua Tuan Muda itu." Shen Long mengepalkan kedua tangannya.


" Long'er, tapi mereka berdua sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 5." Hao Tian merasa ragu dengan keputusan tersebut.


" Paman tenang saja! Bagaimanapun caranya, aku akan memberi hukuman kepada mereka." Shen Long merasa bukan keputusan yang bijak jika menghindar dari masalah.


Apalagi hal itu menyangkut kehormatan kedua Istrinya. Sebagai seorang suami, Shen Long tidak akan membiarkan orang itu hidup tenang.


" Baiklah jika keputusanmu sudah bulat. Paman hanya ingin yang terbaik untukmu." Hao Tian menghela nafas berat.


" Paman, mulai hari ini aku akan berlatih sendiri. Terimakasih telah mengajarkanku selama ini." Shen Long tidak ingin selalu bergantung pada orang lain, karena suatu hal yang tidak bisa dia jelaskan lebih rinci.


Namun dalam hatinya berkata lain, dimana dia merasa akan lebih cepat berkembang jika melakukannya seorang diri.


" Baiklah, sebenarnya paman juga ingin kamu berlatih mandiri. Pelajarilah Kitab Naga Langit ini! Meskipun membutuhkan waktu sangat lama, namun paman yakin kamu akan melampaui batasan mu." Hao Tian memberikan sebuah Kitab yang terlihat sangat tua dan sangat tebal.


" Baik paman. Kalau begitu aku pamit dulu." Shen Long mengambil Kitab tersebut lalu kembali ke kediaman mereka.


Saat berada di kediaman mereka, Shen Long tidak menyiakan waktu dimana dia langsung mempelajari Kitab Naga Langit.


Dari lembaran demi lembaran, Shen Long melihat teknik yang ada di Kitab Naga Langit, hampir mirip dengan teknik yang diajarkan oleh Ming Yue Liang.


Namun ada sedikit perbedaan dimana Kitab Naga Langit mengajarkan cara bertarung jarak dekat, sedangkan teknik yang diajarkan Ming Yue Liang mengajarkan cara bertarung jarak jauh.

__ADS_1


Mengingat Shen Long memiliki Qi Sejati, maka dia bisa menggabungkan kedua teknik tersebut agar lebih sempurna.


" Hmmm... Teknik ini?" Shen Long membulatkan mata saat melihat bagian tengah Kitab Naga Langit hampir mirip dengan teknik Tinju Naga Penghancur.


Namun perbedaannya teknik yang ada di Kitab Naga Langit tidak sekuat Teknik Tinju Naga Penghancur.


" Baiklah, aku rasa sudah cukup. Aku akan menggabungkan semua pengetahuan yang aku miliki." Shen Long menutup kembali Kitab tersebut, lalu berjalan di tengah lapangan.


Namun kali ini Shen Long menggunakan pedang untuk berlatih dari setiap gerakan yang diajarkan dari Kitab Naga Langit.


Kalian Shen Long berpikir percuma memiliki banyak teknik yang tentu semakin mempersulit perkembangannya.


Oleh karena itu Shen Long lebih baik menggabungkan beberapa teknik yang hampir sama, meskipun itu bukan perkara mudah.


Di sisi lain Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang mendengar suara dari luar rumah, kini langsung keluar untuk memeriksanya.


" Haaahh... Aku kira siapa." Cang Li Yuan bernafas lega karena getaran dan ledakan tersebut berasal dari suami mereka yang sedang berlatih.


" Tapi itu sangat mustahil dan sangat berbahaya. Bahkan harus membutuhkan Qi berkali-kali lipat." Cang Li Yuan menggelengkan kepala karena cara yang diambil Shen Long sangatlah rumit.


" Kamu tenang saja! Suami kita adalah jenius diantara yang paling jenius. Jadi kita bisa belajar banyak darinya." Yan Rou Lie tersenyum lebar karena dia bisa memetik hasil dari teknik yang digabungkan Shen Long.


" Apa kamu yakin?" Cang Li Yuan merasa ragu.


" Kamu memang Istri yang tidak peka, pikiranmu hanya keringat suami kita. Seharusnya kamu sudah mengetahui bakat suami kita karena kamulah yang paling lama bersamanya saat berada di Akademi Pagoda Suci." Yan Rou Lie terlihat kesal karena tatapan Cang Li Yuan selalu tertuju pada keringat yang bercucuran dari Shen Long.


Mendengar perkataan dari Yan Rou Lie, Cang Li Yuan tersenyum canggung karena sejak awal dia hanya fokus pada keringat Shen Long.


" Baiklah, aku akan mengikuti arahan mu. Tapi yang kita butuhkan adalah Pil pengumpul Qi. Hanya saja koin milikku hanya sisa sedikit." Cang Li Yuan terlihat malu karena koin yang dia miliki hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan tidak mampu membeli Pil.


" Aku juga tidak memiliki cukup koin." Yan Rou Lie memasang wajah masam.

__ADS_1


Di sisi lain Shen Long yang melihat kejadian tersebut langsung menghentikan latihannya lalu berjalan mendekati kedua istrinya.


" Istriku, kenapa kalian terlihat murung?" Shen Long menatap ke arah mereka bergantian.


" Ah... Itu..." Yan Rou Lie terlihat gugup sambil memainkan jarinya.


" Kami ingin berkunjung ke tempat paman." Jawab Cang Li Yuan yang juga tidak kalah gugup.


Melihat tingkah kedua Istrinya, Shen Long hanya menggelengkan kepala. Meskipun dia tidak mengetahui keinginan istrinya, namun dia berfikir bahwa istrinya kekurangan koin untuk membeli Sumberdaya.


Karena itulah mereka akan pergi ke tempat Hao Tian untuk meminta Sumberdaya dari Yu Yangmi yang begitu peduli kepada mereka.


" Ambillah Cincin Ruang ini! didalamnya ada banyak Koin. Tapi kalian jangan habiskan, karena hanya itulah harta yang kita miliki." Shen Long memberikan semua Koin yang dia dapatkan dari Cincin milik Jin Song dan Lin Kun.


" Terimakasih suamiku. Nanti kami akan meminta kepada Kakak Hao Mingzi untuk membeli Pil untuk kita." Cang Li Yuan mengambil Cincin tersebut lalu membawa Yan Rou Lie meninggalkan tempat tersebut.


Melihat tingkah kedua Istrinya, Shen Long hanya menggelengkan kepala lalu kembali melanjutkan latihan.


*******


Hari demi hari terus berlalu, kini Shen Long, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie melakukan latihan bersama.


Shen Long tidak menyangka bahwa kedua istrinya telah menghabiskan koin yang dia berikan hanya untuk membeli Pil pengumpul Qi.


Namun Shen Long tidak memarahi mereka karena itu semua demi kebaikan mereka sendiri.


Kini Shen Long dan kedua istrinya telah mengalami perkembangan pesat karena dengan berlatih bersama, pemahaman mereka semakin meningkat.


Di tempat lain telah beredar berita tentang dua Tuan muda Klan Hao yang ingin mempersunting istri dari Shen Long.


Banyak sekali anggota Klan Hao yang mengutuk tindakan kedua pemuda tersebut, karena mengorbankan harta mereka demi mendapatkan istri orang lain.

__ADS_1


Namun Hao Zhu dan Hao Cai tidak memperdulikan tanggapan miring tersebut karena hal itu memang pantas untuk diperjuangkan.


__ADS_2