
Bahkan setiap ayunan kedua tangan Banteng Emas yang berjalan seperti manusia, mampu membuat pepohonan hancur berkeping-keping.
" Kekuatannya sangat mengerikan." Gumam Shen Long sambil menatap ke arah Banteng Emas yang sedang mengamuk dari kejauhan.
" Ya... Banteng Emas sedang menggunakan teknik mengamuk. Sangat berbahaya jika mendekatinya. Beruntung kamu sudah membutakan matanya. Jika tidak, gabungan kekuatan kita berdua saja yang mampu menahannya."
" Tapi itu tetap saja sangat beresiko tinggi. Tapi setelah mode mengamuk selesai, kekuatannya akan menurun drastis." Guang Louzhy mengingatkan kepada Shen Long agar tidak mendekati Banteng Emas.
Guang Louzhy tidak menyangka bahwa Banteng Emas yang Shen Long lawan memiliki intisari darah sebanyak sepuluh tetes.
Jika saja Shen Long telat sedikit, maka tubuhnya akan remuk hanya dalam satu kali pukulan.
Setelah menunggu waktu yang cukup lama, kini kondisi Banteng Emas mulai melemah, namun kerusakan yang ditimbulkan oleh amukannya membuat pepohonan di sekitar menjadi tanah gersang.
" Gluug." Lei Fan dan rekannya yang menyaksikan dari kejauhan, menelan ludah kasar.
Merasa beruntung karena Shen Long membutakan mata Banteng Emas yang merupakan titik kelemahannya.
" Manusia, kemarilah hadapi aku!" Banteng Emas dengan napas terputus-putus mengutuk keras karena Shen Long membutakan kedua matanya.
Dengan kedua matanya yang telah dibutakan, maka kepekaan dan spiritual Banteng Emas tidak berfungsi dengan baik, sehingga dia tidak bisa mendeteksi keberadaan Shen Long.
Wuush!
Shen Long kembali melesat ke arah Banteng Emas, saat kondisi pihak lawannya sudah melemah.
Craaash!
Dengan mengeluarkan Qi dalam jumlah besar di Pedang Kesunyian, Shen Long berhasil menebas kaki Banteng Emas hingga terputus.
Craaash!
Tebasan yang kedua kalinya mampu memotong kaki Banteng Emas yang kedua.
__ADS_1
Bboooom!
Tubuh raksasa Banteng Emas terjatuh ke tanah, hingga membentuk kawah kecil.
" Shen Long, gunakan kekuatan spiritual milikmu untuk mengambil intisari darahnya." Guang Louzhy mengirim pesan jiwa kepada Shen Long.
Wuush! Tap!
Shen Long yang sudah berdiri di atas jasad Banteng Emas, kini membuat luka sayatan di bagian kepala belakang Banteng Emas, lalu meletakkan tangannya.
Sesaat keluar sepuluh tetes darah berwarna keemasan, yang merupakan intisari darah Banteng Emas.
Tanpa membuang waktu, Shen Long langsung memasukkan sepuluh tetes darah tersebut ke dalam botol giok, lalu menyimpannya ke Cincin Ruang miliknya.
" Shen Long... Kamu sangat mengagumkan. Aku tidak menyangka bahwa kamu bisa mengalahkan Banteng Emas ini, sedangkan kakekku dulu tidak mampu mengalahkannya." Lei Fan menggelengkan kepala karena begitu sulit untuk dipercaya jika Shen Long mampu membunuh Banteng Emas, meskipun menggunakan cara yang berbeda.
" Daging Banteng Emas ini bisa membantu meningkatkan kekuatan fisik. Shen Long, apa kamu mau memberikan mayat ini untukku?" Tanya Niu Meily yang mengetahui fungsi Banteng Emas.
" Kamu ambil saja! Aku hanya ingin mengambil Inti Rohnya saja." Ucap Shen Long, lalu membelah kepala Banteng Emas hingga keluar bola kristal berwarna keemasan seukuran kepalan tangan.
Namun Shen Long juga ingin mengambil Inti Roh dari Banteng Emas.
" Itu wajar saja, karena aku yang membunuhnya." Ucap Shen Long, lalu memasukkan Inti Roh Banteng Emas ke Cincin miliknya.
" Tidak masalah. Daging Banteng Emas ini sudah cukup. Jika kalian ingin menikmati hidangan daging Banteng Emas, datanglah ke Fraksi Gagak Emas." Ucap Niu Meily yang menyimpan mayat tersebut, meminta kepada Lei Fan dan rekannya untuk mengambil bagiannya.
" Baiklah senior. Aku juga penasaran bagaimana caramu mengolah daging ini." Lei Fan juga terlihat penasaran dengan khasiat daging Banteng Emas.
Tanpa membuang waktu, Shen Long dan rombongannya langsung mengambil Sumberdaya yang berada di rawa tersebut, hingga tidak ada yang tersisa.
" Terimakasih atas bantuan kalian semua. Aku tidak menyangka bahwa kita bisa mendapatkan Sumberdaya sebanyak ini." Lei Fan terlihat senang karena berkat bantuan Shen Long, dia bisa mengambil Sumberdaya yang pernah tertinggal oleh kakeknya.
Bahkan berkat kabut hitam, dia juga meningkat pesat.
__ADS_1
" Seharusnya kami yang berterimakasih. Sebagai salah satu pengurus Fraksi Gagak Emas, aku akan merekrut kalian setelah menjadi murid Kelas Berlian." Ucap Niu Meily sambil menatap ke arah Lei Fan dan rekannya.
" Terimakasih atas tawaran senior. Dengan adanya Sumberdaya ini, tidak lama lagi rekanku akan menyusul." Lei Fan merasa jika bergabung dengan Fraksi Gagak Emas sangat menjanjikan, karena bisa diandalkan untuk bekerjasama.
Karena tidak ada lagi yang dicari, satu-persatu mereka kembali ke Akademi Pagoda Suci, dimana Lei Fan harus melaporkan bahwa misi mereka telah berhasil.
Tentu saja misi tersebut hanya melaporkan apa saja yang ada di hutan kabut hitam, untuk membuka wilayah baru bagi Kekaisaran Wei.
Shen Long yang sudah berada di kediamannya, kini langsung menuju ke kamarnya.
" Shen Long... Aku sarankan agar kamu menggunakan tetesan darah Banteng Emas saat berada di daratan Tibet saja."
" Yang kamu butuhkan adalah Batu Spiritual untuk memurnikan kembali darah itu." Guang Louzhy mengingatkan kepada Shen Long, karena tidak lama lagi mereka akan pergi dari daratan Sangay.
" Kakak... Bagaimana menurutmu jika aku memberikan tetesan darah Banteng Emas ini kepada istriku? Dengan kemampuanku sekarang, hanya tinggal meningkatkan Kultivasi." Shen Long tidak ingin kedua Istrinya berada dalam bahaya, terlebih mereka seorang wanita.
Jika kedua Istrinya tidak memiliki kekuatan besar, tidak menutup kemungkinan para Kultivator yang berada di daratan Tibet akan mengincar mereka.
" Terserah kamu saja! Ucapanmu ada benarnya, dimana seorang wanita sangat rentan dengan penindasan, jika tidak memiliki kekuatan." Guang Louzhy menyetujui hal tersebut karena dirinya sendiri seorang wanita.
Tidak lama kemudian, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin muncul di kamar Shen Long, karena baru saja keluar dari dunia kecil.
Melihat suami mereka sudah pulang, kedua wanita itu langsung berlari ke arah Shen Long dan memeluk erat suaminya.
" Selamat. Ternyata kalian sudah menerobos Pendekar Suci tingkat 4." Ucap Shen Long, sambil menatap kedua istrinya.
" Itu semua berkat Sumberdaya yang kamu berikan." Jun Mei Yin tidak menyangka bahwa mereka lebih cepat untuk meningkatkan Kultivasi karena dengan Sumberdaya yang memadai.
Sesaat Shen Long mengeluarkan Inti Roh Banteng Emas, lalu memberikan kepada Xiao Ai Qing, karena menurutnya itu sangat cocok untuk meningkatkan kualitas fisiknya.
Dengan demikian garis darah Raga Serigala Surgawi bisa ditingkatkan lagi, karena Raga Serigala Surgawi lebih lemah dibandingkan dengan Raga Karma Naga Surgawi.
" Suamiku, apa Inti Roh ini untukku?" Tanya Xiao Ai Qing sambil menatap ke arah Inti Roh yang berada di tangannya.
__ADS_1
Xiao Ai Qing dapat merasakan bahwa aura dari Inti Roh tersebut seakan mengintimidasi garis darahnya.