Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Cincin Ruang tingkat Surgawi


__ADS_3

Di sisi lain Yan Rou Lie terlihat senang saat melihat Jun Mei Yin dengan ketus menatap ke arah Shen Long, sehingga terlintas di pikirannya untuk kembali melancarkan rencananya.


" Yah... Saudari Mei Yin, sepertinya kita memiliki saingan yang sangat berat." Yan Rou Lyn sambil berjalan mendekati Jun Mei Yin. " Aku yakin Pelayan itu bukan Pelayan biasa. Mungkin saja dia adalah pemilik dari Assosiasi Menara Obat, atau paling tidak Putri dari Pemilik Assosiasi Menara Obat. Dengan kata lain, Long'gege akan lebih tertarik kepada gadis itu yang banyak kelebihan." Ucap Yan Rou Lie.


Mendengar apa yang dikatakan Yan Rou Lie, Lin Kun dan yang lain sependapat bahwa gadis yang memberikan Cincin Ruang kepada Shen Long memiliki latar belakang yang kuat.


" Aku tidak akan membiarkan siapapun yang mendekati Long'gege." Jun Mei Yin tetap pada pendiriannya seakan tidak rela jika Shen Long akan jatuh ke tangan gadis yang lain.


" Apa kamu yakin? Sepertinya gadis itu memiliki Kultivasi lebih tinggi dari kita." Yan Rou Lie sengaja memprovokasi.


Sesaat Jun Mei Yin terdiam sambil menundukkan kepala, karena apa yang dikatakan Yan Rou Lie memang benar.


' Lihat saja nanti, aku akan menjadi yang terkuat. Aku tidak akan membiarkan siapapun yang mendekati Long'gege, karena hanya aku yang akan menjadi Istrinya.' Jun Mei Yin membatin.


Sambil menggelengkan kepala, Jin Song kembali melangkahkan kakinya melanjutkan perjalanan ke Sekte Pedang Suci.


Setelah berjalan selama setengah hari, kini mereka telah sampai di depan Sekte Pedang Suci tanpa mengalami kendala apapun.


Jin Song pun membawa kelompoknya mendekati pintu gerbang, lalu mendekati salah satu penjaga.


" Penjaga, kami dari Sekte Seribu Pedang datang kesini untuk memenuhi undangan." Jin Song mengeluarkan lencana Sekte.


" Si... Silahkan masuk Senior, mari saya antar." Penjaga tersebut terlihat gugup lalu menuntun jalan kepada Jin Song dan yang lain.


Sedangkan salah satu penjaga yang lain langsung memberi hormat lalu meninggalkan tempat tersebut.


Melihat kejadian tersebut, Jin Song dan Lin Kun merasa heran. Namun tidak terlalu memikirkannya lalu berjalan mengikuti penjaga tersebut.


Penjaga itupun membawa rombongan Jin Song menuju ke sebuah tempat dimana terlihat sebuah bangunan cukup besar.


Saat berada di dalam perjalanan, kini terlihat satu sosok yang sedang buru-buru mendatangi rombongan Jin Song dan yang lain.

__ADS_1


" Salam Tetua Song, Guru Lin Kun... Sepertinya kalian telah melakukan perjalanan jauh." Ucap sosok tersebut menyapa ramah kepada mereka.


" Salam Tetua Mu, maaf kami sedikit terlambat." Sambut Jin Song yang masih kenal dengan sosok tersebut yang bernama Cang Mu, merupakan salah satu Tetua tertinggi di Sekte Pedang Suci.


Begitupun Lin Kun dan kelima Murid, mereka langsung memberi hormat kepada Tetua Mu merupakan seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 3, setara dengan Patriak Yan Ran.


Namun ada hal yang membuat Jin Song dan Lin Kun merasa heran, mengapa pengurus Sekte Pedang Suci begitu ramah terhadap mereka.


" Oh... Silahkan Tetua Song, Guru Lin seperti kalian membawa Murid yang berbakat." Cang Mu merasakan tingkat Kultivasi mereka sudah mencapai Pendekar Kaisar, namun dia tidak bisa merasakan tingkat Kultivasi milik Shen Long.


Begitupun dengan penjaga yang mengantar mereka sebelumnya, dia langsung pamit untuk kembali bertugas.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kediaman sebagai tempat peristirahatan mereka dimana semua telah disediakan oleh Sekte Pedang Suci.


" Silahkan kalian beristirahat disini, nanti ada beberapa Pelayan yang akan mengantarkan makanan untuk kalian." Ucap Cang Mu.


" Tidak perlu repot-repot Tetua Mu. Malah kami merasa tidak enak dengan keramahan dari Sekte Pedang Suci." Ucap Jin Song yang menurutnya pelayan tersebut terlalu berlebihan, bahkan Tetua tertinggi yang menjamu mereka.


" Tidak masalah Tetua Song. Kalau begitu aku pamit dulu, ada beberapa hal yang aku kerjakan." Cang Mu memakup kedua tangannya lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Gege... Kamu pilih kamar yang mana?" Tanya Jun Mei Yin sambil memeluk tangan Shen Long.


" Aku akan mengambil kamar yang paling ujung." Ucap Shen Long seraya berjalan ke kamar tersebut.


" Aku akan tinggal di sampingnya." Ucap Jun Mei Yin sambil menjulurkan lidahnya kepada Yan Rou Lie, merasa dia sudah maju selangkah dari gadis tersebut untuk mendapatkan hati Shen Long.


" Cciiihhhh." Yan Rou Lyn mendengus dingin lalu mengambil sebuah kamar barisan keempat dari ujung.


Di sisi lain Jun Yun mengambil kamar nomor tiga, Jin He mengambil kamar nomor lima, Lin Kun mengambil kamar nomor enam dan Jin Song mengambil kamar nomor tujuh.


Setelah semua telah menempati kamar masing-masing, Lin Kun kembali keluar untuk menemui Shen Long.

__ADS_1


" Guru." Shen Long dengan buru-buru berlari kecil memberi hormat kepada Lin Kun saat Gurunya sudah berdiri di depan pintu.


" Long'er... Aku datang kesini untuk memberikan sesuatu yang kamu tinggalkan saat aku menemukanmu pingsan di dalam Hutan." Ucap Lin Kun sambil memeriksa keadaan sekitar.


" Apa itu Guru?" Shen Long merasa heran.


" Long'er... Ini adalah Bunga Yin yang aku temukan di dekat buntalan kain milikmu sebelumnya. Berhubung kamu memiliki Cincin Ruang tingkat Surgawi, maka jauh lebih aman. Cepat masukkan ke dalam Cincin milikmu." Lin Kun mengeluarkan bunga Yin dengan buru-buru memberikan beberapa Shen Long.


Melihat tingkah Gurunya seperti ketakutan, Shen Long langsung mengambil bunga Yin tersebut lalu memasukkan ke Cincin miliknya meskipun sedikit heran.


" Long'er... Apa kamu tau kelebihan Cincin Ruang tingkat Surgawi dari yang lain?" Lin Kun terlihat serius sambil menatap ke arah Shen Long.


" Belum Guru. Yang murid tau hanya meneteskan darah saja ke batu pertama yang ada di cincin ini." Shen Long sambil memperlihatkan Cincin yang dia pakai.


" Long'er... Asal kamu tau, Cincin Ruang tingkat Surgawi merupakan harta yang sangat langka yang bisa disetarakan dengan Pusaka Langit. Haaahh... Aku tidak menyangka kamu memiliki keberuntungan seperti itu." Lin Kun menghela napas panjang tersenyum pahit.


Selama hidupnya, Lin Kun mencari keberuntungan untuk memiliki Cincin Ruang tingkat Surgawi, namun sama sekali tidak menemukannya.


Tapi seorang Pemuda tepat di depannya sekarang, begitu mudah mendapatkan Pusaka langit yang diidamkan oleh para Kultivator.


Meskipun itu sangat tidak masuk akal, bagaimana seorang gadis memberikannya begitu saja kepada Shen Long.


" Sekarang aku ajarkan sebuah teknik untuk menyembunyikan Cincin Ruang tingkat Surgawi yang ada padamu." Lin Kun mengajarkan kepada Shen Long tentang sebuah mantra untuk menyembunyikan Cincin Ruang tersebut.


Mantra tersebut cukup mudah untuk dipahami, sehingga Shen Long langsung bisa menguasainya.


Setelah menghafal mantra tersebut, Shen Long kembali mengambil setetes darahnya lalu merapalkan mantra yang diajarkan Lin Kun, kemudian meneteskan darah tersebut ke Cincin Ruang miliknya.


Seketika Cincin Ruang miliknya seakan menghilang dari jarinya, namun Shen Long dapat merasakan bahwa Cincin tersebut masih ada di jarinya.


Lin Kun mengajarkan teknik tersebut dengan buru-buru kepada Shen Long, karena keberadaan Cincin Ruang tingkat Surgawi merupakan incaran para Kultivator tingkat tinggi.

__ADS_1


" Aku pernah mendengar bahwa Cincin Ruang tingkat Surgawi bisa menyimpan makhluk hidup di dalamnya. Dan semakin banyak lingkaran Qi yang kamu miliki, maka Cincin Ruang milikmu semakin luas." Ucap Lin Kun.


Shen Long pun menggunakan spiritual miliknya untuk memeriksa Cincin miliknya yang kini ditumbuhi rumput hijau, satu Pil pengumpul Qi dan barang perbekalannya.


__ADS_2