
Serigala Petir mengakui kehebatan sosok manusia yang ada di depannya sekarang, jika saja itu terjadi pada Kultivator yang lain, dapat dipastikan mereka akan mati hanya dengan satu kali serangan.
Shen Long yang sudah bangkit berdiri, kini merapatkan giginya sambil menarik napas dalam-dalam.
" Tarian Seribu Naga Pedang."
Wuush!
Bersamaan dengan Serigala Petir menerkam tubuhnya, Shen Long mengayunkan pedangnya dengan menggunakan teknik yang dia miliki.
Traaang! Traaang! Traaang!
Benturan antara Pedang Kesunyian dan kulit Serigala Petir membuat percikan api, hingga menciptakan gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.
Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Sebuah cakaran bersarang di tubuh Shen Long, hingga membuatnya terpental ke belakang.
Ggooooaaarr!
Craaash! Craaash! Craaash!
Serigala Petir langsung menerkam dan mengoyak tubuh Shen Long dengan ganas, membuat Shen Long lemah tidak berdaya.
Bahkan Zirah Naga Emas yang diciptakan Shen Long kini tidak berbentuk lagi, hingga sepasang sayap juga langsung putus saat terkena cakar Serigala Petir.
Shen Long yang kini hanya bisa menerima serangan dari Serigala Petir, kini berusaha berpikir keras untuk menghadapi situasi tersebut.
" Tidak, aku tidak boleh mati disini." Shen Long yang menyilangkan kedua tangannya dalam posisi tubuh terlentang dimana Serigala Petir mulai memakan beberapa bagian tubuhnya.
Dug... Dug... Dug... Dug!
Jantung Shen Long berdetak kencang saat mengalami masa kritis, dimana dia tidak mampu lagi menggerakkan tubuhnya.
Saat itu juga Pedang Kesunyian mengeluarkan uap hitam pekat yang terus mengisi lautan Qi miliknya yang ketiga.
Buussshh!
Tekanan energi yang sangat kuat keluar dari tubuh Shen Long, hingga secara perlahan Qi miliknya terisi penuh.
Tap!
Pedang Kesunyian yang tergeletak di tanah, kini langsung berpindah tempat ke tangan Shen Long.
Serigala Petir yang tengah menikmati hidangan dari tubuh Shen Long, kini terpental puluhan meter akibat tekanan energi dari tubuh Shen Long.
Gggrrrrrrr!
Serigala Petir mengambil sikap waspada, karena kekuatan dari Shen Long meningkat pesat.
Dalam keadaan setengah sadar, kini mata Shen Long bercahaya sambil menatap ke arah Serigala Petir.
__ADS_1
" Kesunyian Malam."
Dung!
Seketika wilayah sekitar menjadi gelap, diikuti terpaan angin yang masuk ke dalam tubuh Shen Long.
Buussshh!
Tekanan Aura Naga Ilahi keluar dari tubuh Shen Long, membuat Serigala Petir tersungkur.
Akibat tekanan Aura Naga Ilahi dan teknik yang digunakan Shen Long, kini tubuh Serigala Petir hanya bisa berdiri mematung, karena teknik tersebut membuat tubuhnya seakan terkunci.
Bahkan pandangan Serigala Petir menjadi kabur, karena kegelapan yang tercipta membuatnya tidak bisa melihat apapun di sekitarnya.
" Kesunyian Mencekam."
Slaaash! Slaaash! Slaaash!
Bersamaan dengan ucapannya, Shen Long melesat cepat ke arah Serigala Petir dengan kecepatan tinggi menebas beberapa bagian tubuh Serigala Petir.
Aaauuuu!
Serigala Petir melolong kesakitan karena seluruh tubuhnya terkena luka sayatan.
Slaaash!
Sebuah tebasan Pedang Kesunyian memotong leher Serigala Petir dengan sempurna.
Bersamaan dengan terpotongnya leher Serigala Petir, Shen Long juga jatuh terkapar tidak sadarkan diri.
Saat itu juga wilayah sekitar yang awalnya gelap, kini kembali berubah menjadi cerah dimana tubuh Shen Long tergeletak di dekat mayat Serigala Petir.
Jleeep!
Pedang Kesunyian yang ada di tangan Shen Long, kini kembali ke dalam tubuhnya.
*******
( Sekte Bunga Sakura )
Setelah kepergian Shen Long, kini Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menangis sejadinya sambil berpelukan.
Tatapan mata kedua wanita itu terlihat kosong, berusaha untuk tetap tegar.
Butuh waktu yang cukup lama, akhirnya Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie mulai menenangkan diri sambil menyeka air matanya.
Tok! Tok! Tok!
Terdengar suara ketukan pintu dari luar kediaman mereka berdua.
" Siapa?" Tanya Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sambil mengelap air bening yang keluar dari matanya.
" Nona, ini aku." Guang Yunyi yang berada di luar kediaman mereka.
__ADS_1
" Silahkan masuk!" Ucap Yan Rou Lie langsung bergegas dari tempat duduknya.
Kreek!
Sebuah pintu terbuka, dimana Guang Yunyi langsung masuk ke dalam kedamaian Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
" Ada apa Guang Yunyi?" Tanya Yan Rou Lie yang kini berusaha untuk bersikap tenang.
" Ini ada titipan dari tuan muda." Guang Yunyi memberikan sebuah Cincin Ruang yang diberikan Shen Long sebelumnya.
" Mmmm." Yan Rou Lie mengambil Cincin tersebut lalu memasukkan ke Cincin miliknya tanpa mengetahui apa isinya.
" Nona....."
" Sudahlah, kami baik-baik saja." Sebelum Guang Yunyi melanjutkan ucapannya, langsung dihentikan oleh Cang Li Yuan.
" Sekarang kamu boleh pergi untuk berlatih. Kami berdua juga ingin melakukan latihan tertutup." Yan Rou Lie dengan cepat mengambil tindakan, karena mereka mengetahui bahwa Guang Yunyi akan lebih lama di tempat mereka.
" Ba... Baik nona." Guang Yunyi terlihat gugup, lalu meninggalkan tempat itu.
Meskipun sangat banyak pertanyaan di benaknya tentang perubahan sikap Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
Saat Guang Yunyi telah pergi, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung keluar dari kediaman mereka menuju ke kediaman Matriak Sekte Bunga Sakura.
*******
Di sebuah ruangan rahasia, terlihat tiga sosok wanita yang sedang menatap ke arah sebuah Kuil Bunga Sakura.
" Apa kalian sudah siap?" Tanya sosok wanita paruh baya, namun masih terlihat lebih muda dari usia sebenarnya.
Wanita itu tidak lain adalah Matriak Sekte Bunga Sakura yang sedang membawa Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie menuju ke Kuil Bunga Sakura.
" Kami sudah siap Matriak." Jawab Cang Li Yuan yang sudah membulatkan tekad untuk lebih kuat lagi.
" Baiklah, semoga kalian berhasil. Kelangsungan Sekte Bunga Sakura berada di tangan kalian."
" Menurut para pendahuluku, di dalam Kuil Bunga Sakura terdapat Formasi Ruang Waktu yang artinya sehari disini, kalian sudah menghabiskan waktu selama satu tahun. Disana juga memiliki energi alam yang sangat padat dan berlimpah."
" Selain itu, masih banyak lagi rahasia yang tersimpan disana." Matriak Sekte Bunga Sakura menjelaskan kepada mereka tentang apa saja yang ada di dalam Kuil Bunga Sakura.
" Jika saja aku adalah orang yang terpilih, mungkin dari dulu aku sudah memasukinya. Hanya saja Kuil Bunga Sakura selalu menolak keberadaanku." Matriak Sekte Bunga Sakura tersenyum pahit karena dia sendiri tidak mampu mewarisi kekuatan dari Kuil Bunga Sakura.
" Matriak, tolong jangan ceritakan hal ini kepada Guang Yunyi." Yan Rou Lie tertunduk lesu, namun harus menyingkirkan perasaannya agar bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat.
" Tentu saja. Kuil Bunga Sakura hanya seorang yang memiliki jabatan Matriak saja yang mengetahuinya. Selain itu hanya kalian berdua saja yang mengetahuinya." Ucap Matriak Sekte Bunga Sakura.
" Sekarang masuklah ke dalam Kuil itu! Semoga kalian berhasil." Matriak memberi perintah.
Dengan sebuah anggukan kecil, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie melangkahkan kakinya untuk memasuki Kuil Bunga Sakura.
Buussshh!
Saat masuk ke dalam pintu Kuil Bunga Sakura, kini Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie disambut dengan pemandangan yang memanjakan mata.
__ADS_1