
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk kasih Like Koment dan Rate 🌟 5 ]
*******
( Wilayah Sekte Bunga Sakura )
Terlihat dua sosok wanita yang sedang berjalan menuju hutan Sekte untuk berlatih. Tiga sosok tersebut tidak lain adalah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
Hutan sekte adalah hutan yang diperuntukkan bagi murid Sekte Bunga Sakura untuk berlatih ataupun berburu Hewan Roh.
Tanpa mereka sadari ada sosok wanita yang lain sedang mengintai mereka dengan jarak tertentu agar tidak diketahui.
" Aku tidak menyangka jika kita bisa menerobos Pendekar Bumi tingkat 1 secepat ini." Ucap Cang Li Yuan sambil melangkahkan kakinya.
" Ya... Semoga saja suami kita lebih cepat untuk menerobos juga." Yan Rou Lie memasang wajah sedih karena sudah lama tidak bertemu dengan suaminya.
" Aroma bunga Sakura itu sangat menyebalkan. Aroma keringat suami kita jadi hilang." Cang Li Yuan sedikit kesal karena seluruh wilayah Sekte Bunga Sakura dipengaruhi oleh taman bunga Sakura juga berbagai macam jenis bunga yang lain yang membuat penciumannya terganggu saat mencium aroma keringat bekas pakaian Shen Long.
" Semoga saja suami kita cepat mengunjungi kita disini. Aku sangat merindukannya." Yan Rou Lie membayangkan hari-hari yang indah saat berada di samping suaminya.
Begitupun dengan Cang Li Yuan, karena bekas pakaian Shen Long sudah lama dipajang, aroma keringat suaminya mulai menghilang yang membuatnya menjadi gelisah karena tidak ada aroma keringat sebagai pengantar tidurnya.
Sementara di tempat lain, terlihat wanita cantik bertubuh ramping dan tinggi dengan rambut panjang lurus terurai, selalu memperhatikan dan mendengar percakapan kedua wanita itu.
Dengan kulit putih bersih seperti salju dan bibir sensual berwarna merah delima terkadang terbuka dan tertutup saat mendengar percakapan dari Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
Dibalik kecantikan dari Xiao Ai Qing, wanita itu menatap ke arah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie penuh dengan kebencian.
" Jadi mereka memiliki suami yang sama? Lihat saja, aku akan membalas dendam kepada kalian jauh lebih menyakitkan dari yang kalian lakukan padaku sebelumnya." Xiao Ai Qing mengepal kedua tangannya dibalik semak-semak tempat persembunyiannya sambil menunggu waktu yang tepat untuk membalaskan dendamnya.
__ADS_1
Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang tidak menyadari bahwa ada orang yang mengawasi mereka, kini terus berjalan menuju hutan sekte untuk berlatih.
" Kenapa Tetua Agung dan Guang Yunyi belum kesini?" Yan Rou Lie merasa heran karena orang yang mereka tunggu belum muncul.
" Ada baiknya mereka belum muncul. Saudari Rou Lie, bagaimana menurutmu dengan tawaran yang diberikan Matriak Sekte Bunga Sakura? Kamu tau sendiri bahwa hanya kita berdua yang layak menjadi kandidat penerus Sekte Bunga Sakura." Tanya Cang Li Yuan yang mengalihkan topik pembicaraan mereka.
" Ya... Meskipun kita bisa menerobos dengan cepat saat masuk ke Kuil Bunga Sakura, namun resikonya sangat besar." Yan Rou Lie menggelengkan kepala karena saat mewarisi kekuatan dari Kuil Bunga Sakura, maka mereka akan bersikap dingin dan tidak mengenal suami mereka sendiri.
Meskipun saat masuk ke dalam Kuil Bunga Sakura bisa meningkatkan Kultivasi mereka hingga puluhan kali lipat, namun hati dan pikiran mereka hanya untuk Sekte Bunga Sakura.
" Aku juga berpikir begitu. Sekalipun kita akan mengingat bahwa kita adalah reinkarnasi Dewi Phoenix dan Dewi Pedang Musim Semi, tapi aku tidak ingin melupakan suamiku." Cang Li Yuan terlihat sedih karena dia tidak ingin melupakan masa indah bersama Shen Long.
Sebelumnya Matriak Sekte Bunga Sakura juga memberitahukan kepada Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie bahwa saat memasuki Kuil Bunga Sakura, maka mereka harus menghilangkan perasaan mereka sendiri.
Dengan demikian Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie bisa dengan cepat meningkatkan Kultivasi juga mengingat masa lalu mereka yang sebagian reinkarnator.
Jika mereka berhasil mendapatkan kekuatan dari Kuil Bunga Sakura, maka salah satu dari mereka akan menjadi Matriak ataupun Tetua Agung Sekte Bunga Sakura berikutnya.
Bahkan Matriak dan Tetua Agung Sekte Bunga Sakura yang sekarang hanya mengganti untuk sementara, karena mereka juga tidak mampu memasuki Kuil Bunga Sakura.
Wuush!
Saat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie hanyut dalam pikiran mereka, kini terlihat sosok yang keluar dari persembunyian langsung berdiri di hadapan mereka.
" Apa kabar teman lamaku?" Xiao Ai Qing tersenyum lebar sambil menatap ke arah kedua wanita itu.
" Siapa kamu?" Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie langsung meningkatkan kewaspadaan karena sosok yang berada di depan mereka jauh lebih kuat.
" Oh.... Sepertinya kalian kehilangan ingatan. Tidak hanya itu, sekarang kalian terlihat sangat lemah. Tapi aku akan memberitahukan sedikit informasi kepada kalian." Xiao Ai Qing menatap mereka bergantian.
__ADS_1
" Dewi Phoenix dan Dewi Pedang Musim Semi. Pada kehidupan sebelumnya kalian telah membunuh kekasihku yang berasal dari Klan Shen juga aku sendiri. Tapi di kehidupan yang sekarang, posisi kita terbalik." Ucap Xiao Ai Qing seraya memainkan pedangnya untuk menyerang kedua wanita itu.
Melihat hal itu, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga tidak tinggal diam, langsung mengeluarkan pedangnya lalu mengayunkan pedangnya untuk menyerang balik kepada Xiao Ai Qing.
Traaang! Traaang! Traaang!
Benturan pedang dari kedua belah pihak menciptakan api kecil.
" Oh... Ternyata dugaanku benar. Kedua pedang itu adalah saksi bisu kekejian kalian berdua." Xiao Ai Qing dengan amarah yang memuncak, langsung menambah kekuatanya untuk menyerang kedua wanita tersebut.
" Apa kamu berasal dari Klan Xiao?" Tanya Cang Li Yuan yang teringat perkataan dari kekek Guang Chen dan Guang Yunyi.
Tentu Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie merasa khawatir karena sosok yang menjadi lawan mereka dapat dipastikan sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 7.
" Tepat sekali. Terimalah pembalasan dariku." Bersamaan dengan ucapannya, Xiao Ai Qing mengayunkan pedangnya lebih cepat lagi.
Craaash! Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang tidak mampu mengimbangi kecepatan pedang dari Xiao Ai Qing harus menerima luka sayatan di bagian perut mereka.
Perbedaan tingkat Kultivasi yang terlalu jauh, tentu saja Xiao Ai Qing dengan mudah mengalahkan mereka.
Namun Xiao Ai Qing tidak ingin membunuh mereka begitu saja, karena dia ingin membuat kedua wanita itu menderita seumur hidup.
Hanya dalam hitungan detik Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie dipenuhi dengan luka sayatan di sekujur tubuh mereka, dimana Xiao Ai Qing seakan ingin menyiksa mereka.
__ADS_1
Tidak hanya itu, Xiao Ai Qing juga melukai kedua wajah wanita itu hingga tidak berbentuk lagi.