
Melihat tingkah Jun Mei Yin, Shen Long hanya menghela napas tidak menyangka jika gadis tersebut begitu menikmati status barunya sebagai seorang ibu.
" Yin'er, lebih baik kita tinggalkan tempat ini! Kita harus mencari yang lainnya." Shen Long ingin cepat mencari keberadaan rekannya yang lain.
" Long'gege, aku tinggal disini untuk sementara. Setelah kamu sudah menemukan yang lain, kalian bisa kesini!" Jun Mei Yin beralasan, karena dia ingin berlatih di tempat itu.
" Baiklah, aku akan mencari mereka! Tapi kamu jangan keluar dari goa ini." Menurut Shen Long, tempat itu cukup aman, sehingga dia tidak terlalu khawatir dengan keadaan Jun Mei Yin.
" Mmmm." Jun Mei Yin mengangguk secara diam-diam membuka pintu Dunia kecil tersebut di mulut goa.
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung keluar dari goa tersebut, dimana Jun Mei Yin masih berdiam diri karena ingin menyerap kekuatan dari pemilik Dunia kecil sebelumnya.
" Anakku, kenapa kamu masih belum menetas? Apa membutuhkan waktu lama? Aku tidak sabar ingin melihatmu." Jun Mei Yin sambil menatap telur di pangkuannya.
" Untuk menetas, saya membutuhkan energi alam yang sangat besar. Tapi ibu tenang saja, meskipun dalam bentuk telur dengan kekuatanku sekarang, aku bisa melindungi ibu dari hewan rendahan di bawah kaki gunung ini." Ucap Shen Yin dengan lantang.
Mendengar ucapan tersebut Jun Mei Yin membulatkan mata lalu mengukur tingkat Kultivasi dari telur tersebut, namun dia tidak berhasil.
" Jika ibu menaruh aku di mahkota dewa itu, maka aku tidak bisa terlihat oleh siapapun. Dengan begitu, aku akan menemani perjalanan ibu." Shen Yin dapat merasakan ada sebuah mahkota di kepala ibunya.
" Baiklah, ibu akan menyimpan mu di mahkota ini." Jun Mei Yin tidak ingin terlalu lama di tempat itu, agar cepat menyerap kekuatan yang ada pada tubuhnya.
Wanita itu pun menaruh telur tersebut di atas mahkota dewa miliknya dimana sesaat telur itu menghilang diikuti mahkota.
Tanpa menunggu lama Jun Mei Yin langung mengambil posisi duduk bersila untuk menyerap kekuatan tersebut sebelum memindahkan Dunia kecil itu di dalam mahkotanya.
*******
Di sisi lain Shen Long yang sudah keluar dari Dunia kecil, kini langsung berlari untuk mencari keberadaan rekannya.
Setelah melakukan perjalanan cukup jauh, kini Shen Long melihat empat sosok yang sedang membawa dua sosok wanita di punggung mereka.
" Lie'er." Shen Long yang bisa melihat jelas salah satu sosok yang mereka bawa adalah rekannya dengan cepat menghadang keempat pemuda tersebut.
Melihat Shen Long yang sudah berada di depan mereka, keempat pemuda tersebut sontak kaget sambil memeriksa keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada orang lain selain pemuda itu.
" Lepaskan mereka!" Shen Long dengan nada mengancam langsung mengeluarkan pedangnya.
" Melepaskan kedua gadis ini? Hahaha... Mimpi." Keempat pemuda itu tertawa lepas karena mereka sangat yakin bisa mengalahkan Shen Long yang hanya sendirian.
__ADS_1
" Bunuh pemuda itu, agar tidak ada yang menjadi saksi." Sosok pemuda yang sedang membopong Yan Rou Lie memberi perintah kepada rekannya.
" Tenang saja saudara! Masalah kecil seperti ini menjadi urusan kami berdua." Kedua pemuda yang lain langsung maju ke depan untuk menghadapi Shen Long.
" Cyaaat."
Kedua pemuda itu langsung melakukan serangan tebasan ke arah Shen Long.
Traaang!
Dentingan pertemuan pedang dari kedua belah pihak menimbulkan percikan api.
Craaash!
" Aaarrrggghhhh." Salah satu pemuda itu mendapatkan luka sayatan cukup dalam pada bagian perutnya
Craaash!
" Aaarrrggghhhh." Pemuda yang kedua juga terkena tebasan pedang dari Shen Long mengenai paha kirinya.
" Apa? Bagaimana mungkin?" Kedua pemuda yang masih membopong kedua wanita itu langsung membaringkan tubuh mereka untuk membantu rekannya yang sudah terluka.
Sedangkan kedua pemuda yang sedang melawan Shen Long, kini berusaha untuk mundur ke belakang sambil menunggu bantuan kedua rekan mereka.
Kini suara dentingan pertemuan pedang dari kedua belah pihak kembali menggema di udara hingga menimbulkan percikan api.
" Pemuda ini benar-benar kuat." Salah satu pemuda itu merasa khawatir karena Shen Long mampu mengimbangi kekuatan mereka.
Di sela pertarungannya, Shen Long sambil melirik kedua wanita yang sedang berbaring masih belum menandakan sudah sadar, hingga Shen Long merasa sedikit khawatir.
" Apa yang mereka lakukan kepada kedua gadis itu? Sepertinya aku harus mempercepat pertarungan ini." Shen Long bergumam sambil melancarkan serangannya.
Wuush!
Shen Long langsung melepaskan Aura Naga Ilahi, hingga membuat pertahanan keempat pemuda itu menjadi tidak seimbang.
" Aura apa ini?" Kenapa begitu kuat?" Keempat pemuda itu merasa khawatir karena telah memilih lawan yang salah.
Karena tekanan dari Aura Naga Ilahi yang Shen Long lepaskan, keempat pemuda itu menjadi seakan tidak berdaya.
__ADS_1
Craaash..!
Gluduk...!
Salah satu dari pihak lawan telah kehilangan kepala membuat ketiga rekannya menjadi panik.
Craaash...!
Kepala dari pemuda yang kedua juga telah lepas dari tubuhnya.
" Sialan... Seberapa kuat pemuda ini?" Kedua pemuda yang tersisa semakin panik dan berniat untuk meninggalkan tempat tersebut.
Craaash...!
Craaash...!
Sebuah kesalahan fatal ketika kedua pemuda itu ingin melarikan diri, kini harus kehilangan kepalanya.
" Haaahh, semoga saja ada sesuatu yang berharga pada mereka." Shen Long memeriksa keempat mayat tersebut dimana hanya mendapatkan beberapa koin perunggu.
Karena Shen Long sudah memiliki Cincin penyimpanan, tanpa ragu dia langsung mengambil keempat Pedang tersebut lalu menyimpan di Cincin miliknya.
Setelah semua selesai, Shen Long langsung mengangkat tubuh Yan Rou Lie tanpa memperdulikan kondisi gadis bercadar tersebut, lalu meninggalkan wanita itu.
Namun saat Shen Long sudah berjalan sekitar 20 meter, dia langsung menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah gadis bercadar itu.
" Benar-benar merepotkan!" Shen Long menggerutu, tidak enak hati meninggalkan wanita itu tergeletak sendirian lalu ikut membawanya.
Shen Long pun bergegas dari tempat tersebut mencari tempat yang aman untuk memeriksa keadaan kedua wanita itu.
Setelah berjalan cukup jauh, Shen Long menemukan sebuah goa dimana dia langsung masuk ke tempat itu sambil meningkatkan kewaspadaan.
Saat merasa cukup aman, Shen Long menyandarkan tubuh kedua wanita itu di balik dinding goa lalu memeriksa kondisi mereka.
" Apa yang harus aku lakukan?" Shen Long begitu khawatir karena dia tidak memiliki apapun untuk memulihkan kedua wanita itu kecuali hanya menunggu sampai mereka sadar kembali.
Dengan terpaksa Shen Long harus menyalurkan Qi miliknya untuk membantu memulihkan kondisi Yan Rou Lie.
Merasa tidak tega, Shen Long juga membantu memulihkan kondisi Cang Li Yuan yang lukanya tidak kalah parah dari Yan Rou Lie.
__ADS_1
" Ternyata gadis ini sangat cantik. Pantas saja dia selalu menggunakan cadar." Shen Long tertegun saat melihat wajah dari sosok gadis yang memakai cadar itu, lalu menyalurkan Qi miliknya.
Setelah menyalurkan Qi miliknya, Shen Long menyandarkan tubuhnya di balik dinding goa sambil menunggu kedua gadis tersebut sadar kembali.