
Di tempat lain dimana Bian Fu memasang wajah serius saat melihat sinar cahaya yang berasal dari tubuh Shen Long.
Bian Fu memberi isyarat kepada bawahannya untuk menghentikan frekuensi getaran suara kepada Shen Long.
" Apa yang terjadi? Apakah sudah selesai?" Shen Long merasa heran karena ratusan kelelawar menghentikan aksinya.
" Tidak! Sepertinya kamu memiliki teknik bawaan yang berasal dari Raga Kera Naga Iblis. Sepertinya kamu pernah menggunakan teknik itu saat berada pada situasi yang sangat berbahaya." Jawab Bian Fu, karena Shen Long masih belum menyadari potensi bawaan yang dia miliki.
Dengan kata lain Shen Long menggunakan teknik tersebut tanpa dia sadari, ketika berada diantara hidup dan mati.
" Apa kamu ingin membangkitkan teknik bawaan itu?" Tanya Bian Fu.
" Jika bisa dibangkitkan, maka aku akan melakukannya, meskipun apapun yang terjadi." Jawab Shen Long, meskipun dia juga belum mengetahuinya.
" Untuk membangkitkan teknik itu, minimal kamu harus mencapai Pendekar Kaisar tingkat 1. Itupun resikonya sangat besar." Bian Fu mengingatkan kepada Shen Long untuk mempertimbangkan kondisi tubuhnya.
Namun Shen Long menyanggupi resiko yang dia ambil, meskipun harus mengalami penyiksaan.
Bian Fu mengangguk pelan, lalu meminta kepada beberapa bawahannya untuk mengambil semua benda dari dalam goa.
" Selain membutuhkan Sumberdaya untuk meningkatkan Kultivasimu hingga mencapai Pendekar Kaisar tingkat 1, kamu juga membutuhkan Pil Inti Emas yang tidak sedikit." Bian Fu mengatakan bahwa teknik bawaan yang dimiliki Shen Long adalah sejenis teknik pemusnahan massal.
Jika ingin dibangkitkan, tentu membutuhkan Sumberdaya yang sangat besar agar bisa digunakan dalam keadaan sadar.
" Apakah ini belum cukup?" Tanya Shen Long, sambil mengeluarkan tumpukan Pil Inti Emas yang dia miliki.
Tidak hanya itu saja, Shen Long juga mengeluarkan semua Batu Roh dan Batu Spiritual yang dia miliki.
" Kamu juga sangat kaya. Sekarang kamu tingkatkan Kultivasi terlebih dulu, sebelum melanjutkan latihanmu. Kamu tidak perlu takut untuk mengeluarkan teknik Naga Pelahap itu, jadi lakukan saja agar bisa menerobos dengan cepat." Ucap Bian Fu, lalu meninggalkan Shen Long seorang diri.
Tanpa membuang waktu, Shen Long memejamkan matanya, lalu menyatukan kedua telapak tangan untuk menciptakan teknik Naga Pelahap.
__ADS_1
Dalam waktu kurang dari dua jam, Shen Long berhasil menerobos Pendekar Kaisar tingkat 1, dimana Bian Fu kembali menemuinya bersama bawahannya.
Bian Fu meminta kepada bawahannya untuk menaruh benda yang mereka ambil dari dalam goa, juga menaruh semua Pil Inti Emas, Batu Roh dan Batu Spiritual ke dalam kolam kecil tempat Shen Long berendam.
" Sekarang kita lanjutkan lagi. Untuk pelatihanmu sekarang lebih berat 10 kali lipat dari sebelumnya. Begitupun dengan waktu pelatihanmu, sehari disini sama dengan sebulan di dalam kolam kecil itu." Ucap Bian Fu agar Shen Long menyiapkan diri.
Dengan kata lain Shen Long akan melakukan pelatihan selama lebih dari tiga tahun tanpa henti dengan penyiksaan 10 kali lipat.
Shen Long mengangguk pelan, meskipun hatinya ingin menangis karena hanya dalam satu hari, dia kembali jatuh miskin.
Saat Shen Long sudah memejamkan matanya, ratusan kelelawar kembali mengeluarkan frekuensi getaran suara ke arah Shen Long jauh lebih kuat dari sebelumnya, membuat Shen Long menjerit keras.
Air yang berada di kolam kecil itu juga seakan mendidih, membuat Shen Long merapatkan giginya.
Bahkan Bian Fu juga ikut membantu bawahannya untuk mengeluarkan frekuensi getaran suara ke arah Shen Long.
*******
Kini seluruh murid mendapatkan pelatihan yang lebih keras dari sebelumnya, agar bisa membangkitkan darah Dewa Naga yang berada di dalam tubuh mereka.
Hal itu tidak terkecuali bagi Long Chieyu dan Long Qianxue yang juga ikut pelatihan dari Long Yuanzhi dan Long Zhenhua di Lembah Kabut.
Dengan Pil Inti Emas yang diberikan Shen Long sebelumnya, mereka juga tidak ingin ketinggalan dari Shen Long.
Begitupun dengan Long Wujin, juga harus berlatih siang dan malam agar bisa mengejar ketertinggalannya dari Shen Long.
Perbedaan antara garis darah Klan Long dan Klan Gui juga semakin terlihat jelas, karena pelatihan yang diajarkan oleh para Tetua dikhususkan untuk anggota Klan Long, sehingga Klan Gui tidak mampu mengimbangi pelatihan tersebut.
Hal itu membuat para Tetua yang berasal dari Klan Gui terlihat cemas, karena pelatihan tersebut tidak cocok untuk mereka.
Tidak hanya murid Perguruan Naga Kabut, murid Perguruan Naga Tunggal dan Perguruan Naga Biru juga mengikuti pelatihan yang sama, membuat para Tetua yang berasal dari Klan Gui merasa heran.
__ADS_1
" Ini tidak bisa dibiarkan. Jika seperti ini terus, maka generasi muda Klan Gui akan tertinggal jauh dari generasi muda Klan Long." Gumam Tetua Agung yang mulai terlihat cemas.
" Tidak ada cara lain, kita harus menggunakan teknik Dewa Kura-kura dan Pil Jiwa Abadi itu untuk perkembangan generasi muda kita." Tetua Kedua memberi usul.
Para Tetua yang lain juga mengangguk setuju, karena mereka mulai curiga bahwa anggota Klan Long sudah memiliki rencana lain.
Tetua Agung meminta kepada beberapa Tetua untuk memata-matai pergerakan anggota Klan Long, karena mereka sangat yakin bahwa para Tetua Klan Long telah menyembunyikan sesuatu.
" Bagaimana dengan anggota Klan Gui yang berada di daratan murni emas? Apa mereka akan turun untuk membantu kita?" Tanya Tetua Naga Hitam.
" Mereka hanya memantau dari kejauhan. Jika anggota Klan Long yang berada di daratan murni emas turun, maka mereka akan bertindak." Jawab Tetua Agung.
Meskipun anggota Klan Gui juga masih ada di daratan murni emas, namun mereka tidak akan membantu jika tidak memberikan kompensasi.
Dengan kata lain, anggota Klan Gui yang berada di daratan murni perak harus memberikan harta yang tidak sedikit agar anggota Klan Gui yang berada di daratan murni emas datang untuk membantu mereka.
*******
Di tempat lain para Tetua Klan Long juga mulai mengumpulkan informasi dari berbagai kota tempat tinggal anggota cabang Klan Long.
Mereka juga sudah menemukan beberapa anggota Klan Gui yang menyusup di Klan Long yang tidak terendus selama ini.
Termasuk anggota Klan Long yang berada di kota Daifang, dimana mereka juga sudah menemukan bahwa cucu Tetua Cakar Naga, yaitu Long Qianxue bukan murni dari keluarga Klan Long.
" Bagaimana menurut kalian tentang Long Qianxue?" Tanya Tetua Pertama.
" Tetua Cakar Naga juga mengakui bahwa dia adalah anggota Klan Gui. Namun dia tidak ikut campur masalah ini." Salah satu Tetua menjelaskan apa yang dia dapatkan dari Tetua Cakar Naga.
" Tetua Cakar Naga juga bersiap untuk membantu Klan Long dengan mengorbankan nyawanya asalkan cucunya tetap dianggap sebagai anggota Klan Long." Tetua itu melanjutkan ucapannya.
Dengan kata lain Long Qianxue memiliki darah campuran Klan Long dan Klan Gui, karena ibunya murni dari keluarga Klan Long.
__ADS_1