
Kini suasana menjadi hening, karena para Tetua Klan Long sudah merasa terlanjur tidak percaya lagi dengan anggota Klan Gui.
Namun mengingat bahwa Long Qianxue adalah Istri dari Shen Long, sehingga sangat sulit bagi mereka untuk mengambil keputusan.
" Bagaimanapun gadis itu adalah Istri Yutian. Aku akan menjamin bahwa Tetua Cakar Naga masih bisa dipercaya." Jawab Tetua Naga Kabut, karena saat masih muda, dia sudah mengenal dekat dengan Tetua Cakar Naga.
" Baiklah, untuk masalah gadis itu, aku percayakan kepadamu. Jika dia terlihat mencurigakan, maka bunuh saja." Tetua Pertama mempercayakan Long Qianxue kepada Tetua Naga Kabut.
Tetua Pertama juga meminta kepada beberapa Tetua yang lain untuk membuka hutan yang berada di tengah-tengah Perguruan Naga Kabut dan Perguruan Naga Biru sebagai tempat pelatihan semua murid.
Dengan kata lain, murid Perguruan Naga Hitam dan Perguruan Naga Merah juga bisa berlatih di tempat itu untuk mengasah kemampuan para murid, mengingat Lembah Kabut yang berada di tempat tersebut sangat cocok untuk para murid agar bisa berlatih secara mandiri.
" Tetua... Bukankah itu sangat berbahaya bagi generasi muda kita?" Tanya salah satu Tetua.
" Kita harus mengambil sisi baiknya saja. Dengan demikian, generasi muda kita bisa menekan anggota muda Klan Gui."
" Dengan demikian generasi muda Klan Long bisa membangkitkan darah Dewa Naga, agar tidak mengalami kebuntuan seperti yang kita alami." Tetua Naga Kabut memiliki alasan tersendiri.
Jika generasi muda Klan Long hanya bergantung pada Sumberdaya tanpa pelatihan yang keras, maka darah naga yang berada di tubuh mereka tidak akan pernah berkembang.
Tetua yang lain juga mengangguk setuju, karena mereka sangat yakin bahwa generasi muda Klan Long sudah mendominasi dari generasi muda Klan Gui.
Namun ada beberapa sosok yang tidak masuk perhitungan mereka, yaitu dua murid suci Klan Gui dan beberapa murid yang diberikan perlakuan khusus.
Sedangkan untuk Long Duanjun yang merupakan sebagai inang jiwa naga kabut, inang jiwa naga hitam dan inang jiwa naga merah, para Tetua harus membiarkannya terlebih dulu agar bisa mengangkat wilayah Klan Long.
*******
( Sekte Seribu Pedang )
__ADS_1
Terlihat tiga sosok wanita yang sedang berbincang di sebuah bangunan yang berada di Gunung Putih.
Tiga sosok wanita itu tidak lain adalah Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie yang kini sudah mencapai Pendekar Kaisar tingkat 1.
Dengan bakat yang mereka miliki dan dengan bantuan jatah Sumberdaya dari Sekte dan Sumberdaya yang diberikan oleh Shen Long melalui naga laut, ketiga wanita itu bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat.
Sudah banyak anggota Sekte Seribu Pedang yang berusaha mendekati mereka, namun selalu ditolak mentah-mentah oleh ketiganya.
Tetua Pedang Putih, Tentu Pedang Merah dan Tetua Pedang Biru selalu memberikan perlakuan khusus kepada Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie, sehingga mereka bisa mendapatkan Sumberdaya yang berlimpah.
Bahkan dengan Sumberdaya yang diberikan oleh Shen Long, mereka tidak khawatir dengan kebutuhan perkembangan mereka, sehingga ketiganya hanya fokus untuk berlatih siang dan malam.
" Aku sangat merindukan suami kita. Tapi dengan tingkat Kultivasi kita sekarang, kita masih belum siap untuk keluar dari Sekte." Ucap Xiao Aiqing, yang kini tertunduk lesu.
" Aku sangat merindukan aroma keringat suami kita." Cang Liyuan memasang wajah masam karena dialah yang paling tidak tenang diantara mereka.
" Aku mendapatkan firasat buruk bahwa suami kita memiliki Istri yang lain." Cang Liyuan mengepal kedua tangannya.
" Jika itu terjadi, kita harus membunuhnya." Yan Roulie juga tidak mau kalah.
" Aku juga setuju. Siapapun yang berani merebut suami kita, maka dia harus melangkahi mayat kita terlebih dulu." Xiao Aiqing yang juga sudah terpengaruh dengan sifat dari Cang Liyuan dan Yan Roulie, juga langsung bangkit berdiri.
Sesaat ketiganya terdiam sejenak, karena sejak pertama mereka masuk ke Sekte Seribu Pedang, ketiganya tidak pernah bertemu dengan Jun Meiyin.
Tentu Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie sangat cemas karena mereka mulai curiga bahwa Tetua Pedang Ungu melakukan hal yang buruk kepada Jun Meiyin.
" Kita harus berlatih lebih keras lagi untuk meningkatkan Kultivasi. Jika kita sudah mampu, maka kita harus pergi ke Gunung Ungu untuk mencari Jun Meiyin." Xiao Aiqing tidak akan tinggal diam, jika terjadi sesuatu pada Jun Meiyin.
Ketiganya merasa bersalah jika mereka tidak berhasil menemukan Jun Meiyin, karena mereka berpikir bahwa Shen Long akan mempertanyakan hal itu.
__ADS_1
" Tapi dengan pelatihan kita seperti ini, sangat mustahil untuk meningkatkan Kultivasi dengan cepat." Yan Roulie menggelengkan kepala karena bagaimanapun mereka tidak akan mampu mengimbangi kekuatan Tetua Pedang Ungu yang sudah berusia lebih dari seratus tahun.
Kini ketiga wanita itu kembali terdiam, karena dengan pelatihan biasa, mereka tidak akan mampu meningkatkan Kultivasi dengan cepat.
" Lalu bagaimana menurut kalian?" Tanya Cang Liyuan.
" Hanya ada satu cara, yaitu kita harus memasuki goa seribu pedang. Aku pernah mendengar dari Tetua Pedang Putih, bahwa jika berlatih di tempat itu selama satu hari, maka setara dengan pelatihan selama satu tahun." Ucap Yan Roulie.
" Tapi tempat itu sangat berbahaya. Energi alam di tempat itu sangat kuat, sehingga bisa merusak meridian kita." Xiao Aiqing tidak ingin mengambil resiko, karena goa seribu pedang tidak mudah untuk ditaklukkan.
Bahkan para Tetua Sekte Seribu Pedang juga tidak berani terlalu lama beranda di goa seribu pedang, meskipun sangat membantu perkembangan mereka.
Goa seribu pedang terletak dibawah Sekte Seribu Pedang itu sendiri, yang memiliki kedalaman lebih dari satu kilometer.
Menurut keterangan dari para Tetua Sekte, seorang jenius sekalipun hanya mampu bertahan di kedalaman 500 meter.
Jika ada yang mampu mencapai kedalaman satu kilometer, maka mereka akan menemukan sesuatu yang sangat berharga untuk perkembangan seni pedang, mulai dari mencapai tahap niat pedang hingga mencapai jiwa pedang.
" Bukankah kita memiliki raga spesial? Aku yakin kita mampu melampaui para jenius yang lain." Ucap Yan Roulie.
" Benar... Apalagi dengan bantuan ketiga Hewan Kontrak kita, aku yakin kita bisa mencapai kedalaman satu kilometer." Cang Liyuan ikut menimpal.
Ketiganya mengangguk setuju, karena bagaimanapun mereka harus berjuang keras agar bisa berkumpul bersama suami mereka.
" Baiklah, kalau begitu kita harus membawa bekal sebanyak mungkin, agar kita bisa lebih lama di goa seribu pedang." Xiao Aiqing membulatkan tekad.
Tanpa membuang waktu, Xiao Aiqing, Cang Liyuan dan Yan Roulie keluar dari bangunan tersebut, menuju ke kediaman masing-masing untuk mempersiapkan apa yang mereka butuhkan.
Setelah menyiapkan segalanya, ketiganya langsung meminta izin kepada gurunya masing-masing untuk melakukan latihan tertutup di goa seribu pedang.
__ADS_1