Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 186. Perubahan Mata Iblis


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk kasih Like Koment dan Rate 🌟 5 ]


*******


Namun pada saat Shen Long dan Guang Louzhy sama-sama menyisakan penutup bagian pusaka mereka, Shen Long langsung tersadar dengan apa yang dia lakukan.


" Kakak, ini tidak boleh terjadi." Shen Long berusaha mengendalikan diri menghentikan kegiatan mereka.


Di sisi lain Guang Louzhy yang mendapatkan asupan hangat dari tubuh Shen Long, tidak bisa menghentikan kegiatannya karena dengan begitu dia bisa mengusir hawa dingin pada tubuhnya.


" Long'er, lakukan saja! Kakak tidak tahan dengan hawa dingin ini." Guang Louzhy seakan memelas sambil menatap ke arah Shen Long yang berada di atasnya.


Sesaat Shen Long berfikir sambil menatap wajah Guang Louzhy yang begitu pucat, bahkan bibirnya yang mungil terlihat berwarna kebiruan karena hawa dingin di tubuhnya.


Saat melihat kondisi Guang Louzhy yang begitu menyedihkan, akhirnya Shen Long mengangguk sambil melanjutkan kegiatan mereka.


Shen Long memang mengakui bahwa keindahan tubuh Guang Louzhy tidak kalah dengan kedua Istrinya.


Untuk seorang pria yang berada di posisi itu, dapat dipastikan tidak akan mampu mengendalikan pikirannya.


Meskipun awalnya Guang Louzhy merasakan sakit saat pusakanya diterobos oleh benda pusaka milik Shen Long, namun berkat itu juga hawa dingin yang ada di tubuhnya sedikit berkurang.


" Long'er, terimakasih." Guang Louzhy tersenyum bahagia karena membutuhkan waktu yang cukup lama kini mereka sama-sama melakukan pelepasan Yin-Yang.


Bahkan Guang Louzhy mengalungkan kedua tangan dan kakinya untuk menahan Shen Long agar masih berada di atasnya.


" Kakak, maafkan aku. Aku tidak bisa menjadi adik yang baik." Shen Long merasa menyesal karena telah merenggut kesucian kakaknya sendiri.


" Adik bodoh. Justru kakak merasa tertolong dengan seperti ini. Aku tidak mau mati dalam keadaan tersiksa." Dibalik kebahagiaan dari wajah Guang Louzhy, masih menyimpan kesedihan yang mendalam.


Tentu itu terjadi karena Guang Louzhy merasakan hidupnya tidak lama lagi, sehingga paling tidak Guang Louzhy tidak mati dalam kondisi tubuh dingin yang menyiksanya.


' Long'er, aku ingin hidup lebih lama lagi bersamamu. Tapi sepertinya takdir akan memisahkan kita.' Guang Louzhy membatin, karena dia menyadari bahwa dia tidak bisa bertahan lebih lama.

__ADS_1


Namun Guang Louzhy tidak berputus asa, terus membangkitkan gairah Shen Long dan berharap agar energi 'Yang' milik Shen Long bisa membantunya untuk hidup.


' Meskipun semua sudah terlambat, aku tidak boleh menyerah.' Guang Louzhy bergerak dengan liar agar Shen Long melanjutkan kegiatannya.


Mendapatkan sentuhan dari Guang Louzhy, Shen Long kembali melanjutkan kegiatannya karena posisi pusaka mereka berdua masih menyatu, karena Guang Louzhy telah mengunci tubuh Shen Long dengan kedua tangan dan kakinya.


Pada malam itu juga Shen Long dan Guang Louzhy melakukan pelepasan Yin-Yang hingga berkali-kali, dimana tubuh Guang Louzhy yang awalnya sangat dingin berangsur-angsur pulih kembali.


Namun hal yang tidak diketahui Shen Long, adalah mata Iblis miliknya telah bermutasi menjadi sepasang mata berwarna keemasan.


Seharusnya Guang Louzhy yang menyadari perubahan dari sepasang mata milik Shen Long, namun karena dia selalu memejamkan mata begitu menikmati serangan Shen Long, jadi Guang Louzhy tidak menyadarinya.


Karena kedua insan itu sangat kelelahan, kini langsung terbaring lemas dimana sesaat Guang Louzhy menatap ke arah Shen Long yang sudah tertidur pulas.


" Selamat tinggal Long'er. Semoga di kehidupan selanjutnya kita akan bertemu lagi. Jika itu terjadi, aku ingin mengandung anak-anakmu." Guang Louzhy mencium kening Shen Long dengan penuh kebahagiaan.


Guang Louzhy tidak pernah menyesal jika keesokan paginya dia tidak bisa melihat matahari terbit lagi.


" Jika saja pada waktu itu kita sudah melakukannya, mungkin aku bisa bertahan hidup. Tapi sekarang semua sudah terlambat." Meskipun berkata demikian, Guang Louzhy sama sekali tidak menyesal.


*******


Pada keesokan pagi Shen Long yang sudah terbangun, kini dikejutkan dengan seekor Rubah Giok yang ikut tertidur pulas bersamanya.


" Kakak." Shen Long menatap ke arah Rubah Giok yang berbaring di sampingnya, namun tidak merasakan lagi aura dari Guang Louzhy.


Mendengar suara tersebut, Rubah Giok membuka mata lalu menoleh ke arah sumber suara.


Wuush!


Gggrrrrrrr!


Rubah Giok melompat dari atas tempat tidur memasang sikap waspada karena ada sosok manusia di depannya.

__ADS_1


" Kakak, ini aku Shen Long adikmu." Sambil berjongkok, Shen Long menatap ke arah Rubah Giok yang tidak ramah kepadanya.


Sesaat Rubah Giok memeriksa keadaan sekitar, lalu menoleh ke arah Shen Long yang menurutnya tidak membahayakan keselamatannya.


Di sisi lain Shen Long menganggap bahwa Rubah Giok tersebut adalah Guang Louzhy, meskipun auranya sangat berbeda.


" Apakah kakak kehilangan ingatan?" Gumam Shen Long sambil menatap ke arah Rubah Giok yang memiliki ukuran satu meter.


Berkali-kali Shen Long memanggil nama ' Guang Louzhy ', namun Rubah Giok yang lebih tepatnya Ratu Rubah Giok sama sekali tidak menggubris ucapannya.


" Rubah Kecil, aku tidak akan menyakitimu. Justru aku akan menolong mu." Ucap Shen Long sambil berjongkok di depan Rubah Giok.


Seakan mengerti apa yang dikatakan Shen Long, Rubah Giok berjalan secara perlahan mendekatinya.


Saat Rubah Giok berada di dekatnya, dengan penuh kehati-hatian Shen Long mengusap kepala Rubah Giok yang memiliki bulu lembut berwarna putih.


Merasakan sentuhan dari sosok manusia yang di depannya, Rubah Giok kini menjadi jinak, lalu membiarkan Shen Long mengusap kepalanya.


Butuh waktu yang cukup lama, kini Rubah Giok benar-benar sudah terbiasa dengan perlakuan tersebut hingga bertingkah seperti kucing rumahan.


" Kakak, apa kamu mau ini?" Tanya Shen Long sambil menunjukkan sebuah Pil di tangannya.


Melihat hal itu, Rubah Giok menggelengkan kepala karena dia adalah pemakan daging, tentu membutuhkan daging ataupun Inti Roh.


" Tidak masalah, nanti aku akan mencari daging untukmu. Tapi sekarang kita akan pergi dari sini ke tempat tinggal yang baru." Ucap Shen Long sambil mengarahkan tangan kanannya yang terdapat Cincin Ruang tingkat Surgawi.


Seakan mengerti apa yang dikatakan Shen Long, Rubah Giok menyentuh tangan Shen Long, hingga dalam hitungan detik Rubah Giok langsung masuk ke dalam Cincin Ruang milik Shen Long.


" Haaahh." Shen Long menghela nafas panjang, lalu melihat dirinya sendiri yang tidak menggunakan sehelai kain pun.


Menyadari hal itu, Shen Long langsung memakai pakaiannya, lalu menyimpan pakaian Guang Louzhy sebelumnya.


" Apa yang telah aku lakukan pada kakak? Kakak, aku berjanji akan mengembalikan wujudmu seperti semula. Juga mengembalikan ingatanmu." Shen Long bergegas keluar dari kamarnya lalu menuju ke Balai pendaftaran agar bisa menjadi murid Kelas Emas.

__ADS_1


Di tengah perjalanan, banyak pasang mata tertuju pada Shen Long yang kini telah memiliki sepasang mata berwarna keemasan.


__ADS_2