Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 268. Efek Raga Karma Naga Surgawi


__ADS_3

Melihat Shen Long yang terus membunuh rekannya hanya dalam satu kali tebasan, para wanita itu terlihat panik karena telah berhadapan dengan orang yang salah.


" Lari!" Beberapa wanita memberi isyarat kepada rekannya.


" Kalian sudah datang kesini, maka tidak ada yang bisa selamat." Shen Long yang terus memburu dan membunuh kelompok tersebut untuk membantu Guang Yunyi yang berhadapan dengan enam wanita sekaligus.


Setelah berhasil membunuh keempat wanita itu, Shen Long juga membantu Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang kini tubuh mereka berdua dipenuhi luka sayatan.


Saat keempat wanita itu telah terbunuh, Shen Long kembali mengejar beberapa sosok yang ingin melarikan diri.


" Kau... Kamu telah berani membunuh sesama murid Kelas Berlian." Ucap beberapa sosok wanita yang dikejar oleh Shen Long.


" Aku sudah bosan mendengar kata itu, setelah mereka dalam keadaan tidak baik." Shen Long terus membunuh mereka tanpa belas kasihan.


Tidak lama kemudian 30 sosok wanita itu tidak ada satupun yang tersisa, dimana Shen Long langsung mengambil sesuatu yang berharga di tubuh mereka.


" Hmmm... Ternyata seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Petapa memiliki Sumberdaya lebih banyak lagi." Gumam Shen Long, sambil mengumpulkan mayat tersebut agar dimasukkan ke dunia kecil milik Jun Mei Yin.


" Sayang sekali point kontribusi mereka tidak bisa diambil." Shen Long yang memeriksa Lencana mereka, memiliki point kontribusi lebih banyak darinya.


Sesaat Shen Long berpikir bahwa untuk membunuh mereka, tidak terlalu menguntungkan.


Dengan kata lain, Shen Long harus melakukan sesuatu jika berhadapan dengan sekelompok orang yang ingin membunuhnya.


Sesaat Guang Yunyi memapah kedua wanita itu, dimana Jun Mei Yin harus menarik para mayat tersebut ke dunia kecil miliknya.


" Kalian terlalu memaksa diri." Ucap Shen Long, sambil menatap kedua wanita itu.


" Kami tidak ingin membiarkan siapapun yang ingin melukai Long'gege." Jun Mei Yin dengan sekuat tenaga menarik mayat tersebut, lalu meminta kepada Guang Yunyi untuk membawa mereka ke kamar Shen Long.


Mendengar ucapan tersebut, Guang Yunyi merasa ragu lalu menoleh ke arah Shen Long.


" Bawa saja ke kamarku." Ucap Shen Long.


" Baik tuan muda." Ucap Guang Yunyi, lalu membawa kedua wanita itu ke kamar Shen Long.

__ADS_1


Saat berada di tempat kamar Shen Long, Guang Yunyi membaringkan tubuh kedua wanita itu di tempat tidur, lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Terimakasih Yunyi." Ucap Shen Long.


" Ini sudah menjadi tugasku tuan muda." Ucap Guang Yunyi, lalu melanjutkan langkahnya.


Saat Guang Yunyi sudah pergi, Shen Long menatap kedua wanita itu sambil menghela nafas berat.


" Kalian terlalu memaksa diri. Untuk kedepannya kalian fokus Berkultivasi saja." Shen Long merasa tidak enak, lalu menyalurkan Qi miliknya untuk memulihkan kondisi kedua wanita itu.


Saat merasa sudah baikan, Shen Long meminta kepada mereka untuk menggantikan pakaiannya karena sudah banyak mengalami robekan.


Sementara itu Shen Long membersihkan diri, karena pakaian yang melekat di tubuhnya sudah bersimbah darah.


Shen Long yang sudah keluar dari kamar mandi, kini menatap kedua wanita itu yang belum menggantikan pakaian mereka.


" Long'gege... Sepertinya kami butuh bantuanmu! Kondisi kami masih melemah, meskipun pendarahan kami sudah dihentikan." Xiao Ai Qing yang terlihat malu-malu, karena tidak mampu menggerakkan tubuhnya.


" Long'gege.... Maafkan kami telah merepotkanmu." Jun Mei Yin yang terlihat pasrah, tidak keberatan jika Shen Long membuka pakaiannya.


" Haaah... Baiklah." Shen Long berjalan mendekati kedua wanita itu, lalu menyandarkan tubuh mereka.


Sesaat Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin menggunakan tenaga yang tersisa untuk mengeluarkan pakaian yang ada di Cincin Ruang mereka.


Satu-persatu Shen Long melepaskan pakaian kedua wanita itu, lalu mengganti pakaian yang baru.


Saat sudah menggantikan pakaian mereka, Shen Long kembali membaringkan tubuh kedua wanita itu, dimana Shen Long dapat merasakan jantung kedua wanita itu berdetak kencang.


" Kalian istirahat saja. Aku akan istirahat di kamar yang lain." Ucap Shen Long, lalu melangkahkan kakinya keluar dari kamar tersebut.


" Long'gege... Apa kami tidak bisa tidur denganmu?" Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin memasang wajah memelas, karena Shen Long ingin meninggalkan mereka.


Melihat tingkah kedua wanita itu, Shen Long kembali berjalan mendekati mereka, lalu membaringkan tubuhnya di tengah kedua wanita itu.


" Terimakasih Long'gege" Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin terlihat senang lalu menggenggam erat tangan Shen Long.

__ADS_1


Dengan sekuat tenaga, kedua wanita itu memerengkan tubuhnya, lalu menyandarkan kepala mereka di dada bidang Shen Long sebagai bantal mereka.


" Dalam kondisi seperti ini, kalian masih bersikap manja." Shen Long merangkul kedua wanita itu hingga keduanya dengan mudah memeluk tubuh Shen Long.


Saat kedua wanita itu sudah memejamkan mata, terlintas di pikiran Shen Long, mengingat saat Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie saat bersamanya.


" Tidak menyangka setelah mereka pergi, kedua wanita ini bisa menggantikan posisi mereka. Aku tidak tau apakah hal ini akan baik untukku." Shen Long membatin sambil menatap wajah kedua wanita itu.


Meskipun dalam kondisi tertidur, wajah Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin terlihat sangat cantik, sehingga Shen Long mencium kening kedua wanita itu.


Terlihat sebuah senyuman dari wajah kedua wanita itu, saat Shen Long mencium kening mereka yang sudah terbawa mimpi.


*******


Pada keesokan pagi, Shen Long yang sudah terbangun, kini melihat kedua wanita itu masih terlelap di dekapannya.


Melihat hal itu, Shen Long hanya bersikap pasrah sambil menunggu keduanya terbangun.


Setelah beberapa saat Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin terbangun dari tidurnya, merasakan tubuhnya mulai membaik.


Sesaat Jun Mei Yin melirik ke wajah Shen Long yang terlihat dalam kondisi mata terpejam.


Saat itu juga Jun Mei Yin tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, lalu mencium bibir Shen Long dengan mata terpejam.


Saat bibir keduanya saling bertemu, Shen Long merasakan seluruh tubuhnya yang terasa pegal-pegal, kini secara perlahan mulai membaik.


' Jadi begini fungsi dari pemilik Raga Karma Naga Surgawi.' Pikir Shen Long, yang menyadari bahwa Jun Mei Yin telah menciumnya.


Shen Long yang masih memejamkan mata, kini seakan membiarkan apa yang dilakukan Jun Mei Yin, karena secara perlahan Qi miliknya mulai terisi.


" Cciiihhhh... Mengambil kesempatan." Xiao Ai Qing yang melihat kejadian itu, langsung menggeser Jun Mei Yin karena tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk mencium Shen Long.


Saat bibir Shen Long dan Xiao Ai Qing bertemu, Jun Mei Yin terlihat kesal karena kesenangannya terganggu.


Di sisi lain Shen Long terus memejamkan mata, meskipun sensasi yang ditimbulkan sangat berbeda, dimana bibir Xiao Ai Qing tidak bisa memulihkan Qi miliknya seperti milik Jun Mei Yin.

__ADS_1


__ADS_2