Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 163. Dendam Lama


__ADS_3

Setelah itu Shen Long memasangkan pakaian yang digunakan murid Akademi Pagoda Suci kepada Guang Louzhy.


Butuh waktu yang cukup lama, akhirnya Guang Louzhy mulai mampu bergerak lalu berjalan mendekati Shen Long.


" Long'er, terimakasih." Guang Louzhy yang berada di dekat Shen Long sambil menatap adiknya yang terlihat kebingungan.


" Kakak... Bagaimana caraku menjelaskan kepada para Tetua Akademi Pagoda Suci dengan kehadiranmu?" Shen Long tidak mungkin membawa Guang Louzhy dengan wujudnya sekarang.


" Long'er, kamu tenang saja. Sekarang aku bisa berubah wujud menjadi Rubah Giok dan bisa tinggal di Cincin Ruang milikmu." Ucap Guang Louzhy, lalu berubah wujud menjadi Rubah Giok yang kini sudah berukuran sekitar satu meter.


" Kalau begitu, kita tidak perlu khawatir lagi." Shen Long mendekati cincin miliknya pada Guang Louzhy.


Saat tubuh Rubah Giok tersentuh dengan Cincin Ruang milik Shen Long, Guang Louzhy langsung tersedot ke dalam Cincin, dimana Shen Long langsung berjalan meninggalkan tempat tersebut.


" Lu Quan... Awas saja nanti." Shen Long yang sudah keluar dari rumahnya, masih menyimpan dendam kepada Lu Quan yang menabur bunga di halaman depan kediamannya.


Tidak lama kemudian, Shen Long sudah berada di tempat pendaftaran dimana dia akan dibawa ke tempat murid Kelas Perak.


" Bagaimana kabarmu junior Louzhy? Aku harap kamu tidak merusak kediamanmu, karena kamu akan dikenakan denda." Ucap Lu Quan dengan tenang, tanpa merasa bersalah sedikitpun.


" Kamu tenang saja senior, kamu pasti mengetahui kehebatan Ratu Rubah Giok? Untuk para Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Langit, pasti akan tau efek ilusi itu." Shen Long dengan nada santai sambil menatap ke arah Lu Quan.


" Kamu jangan berani macam-macam. Aku adalah seniormu." Lu Quan terlihat gugup karena dia tidak yakin bisa mematahkan ilusi dari Rubah Giok.


" Kalau begitu, aku minta bantuanmu untuk ke tempat kediamanku yang baru. Sekaligus membayar ganti rugi kerusakan di kediamanku sebelumnya." Shen Long tersenyum lebar karena rencana untuk membalaskan dendam kepada Lu Quan berjalan dengan lancar.


Mendengar permintaan dari Shen Long, Lu Quan memasang wajah masam karena tidak ingin berurusan dengan Rubah Giok.


Jika saja Lu Quan mengetahui bahwa Rubah Giok yang berada di tangan Shen Long sekarang tidak bisa menciptakan ilusi, mungkin saja Lu Quan akan mencabik-cabik tubuh pemuda itu.

__ADS_1


" Baiklah, aku akan mengantarmu." Lu Quan menghela nafas berat lalu bangkit berdiri dan meminta kepada Tetua yang lain untuk menggantinya.


Tentu para Tetua Akademi Pagoda Suci tidak berani bertindak lebih jauh, karena tiga Master Akademi Pagoda Suci telah memberi pesan agar tidak berurusan dengan Shen Long.


Namun tidak ada yang mengetahui kenapa tiga Master Akademi Pagoda Suci memiliki ketakutan tersendiri untuk berurusan dengan nama Guang Louzhy yang dimana hanya tiga Master Akademi Pagoda Suci saja yang mengetahui nama Shen Long.


Sedangkan untuk para Tetua hanya mengetahui bahwa surat rekomendasi tinta emas adalah sesuatu yang khusus untuk Master Akademi Pagoda Suci.


Karena itu adalah perintah, maka para Tetua Akademi Pagoda Suci hanya menurut saja, meskipun banyak pertanyaan di benak mereka.


Meskipun demikian, para Tetua Akademi harus bersikap seperti biasa, agar tidak terjadi kecurigaan dari murid Akademi Pagoda Suci yang lain.


" Mmmm.... Sekarang tunjukkan jalan untukku." Shen Long memberi isyarat kepada Lu Quan untuk menuntun jalan.


Meskipun terlihat marah, Lu Quan berusaha bersikap ramah, lalu membawa Shen Long menuju ke wilayah murid Kelas Perak.


Setelah melakukan perjalanan cukup lama, kini Shen Long telah berada di tempat murid Kelas Perak yang rata-rata mencapai Pendekar Alam.


Banyak tanggapan miring terhadap Lu Quan, dimana para murid Kelas Perak menganggap bahwa Shen Long memiliki hubungan khusus dengan Lu Quan.


' Sialan... Ternyata pemuda ini memang sengaja menjatuhkan harga diriku.' Lu Quan menggerutu dalam hati sambil menatap ke arah Shen Long yang terlihat santai.


" Oh... Tetua Lu Quan... Bukankah kamu mengatakan bahwa kamu ingin mencari misi yang cocok untukku. Kalau begitu, apa yang ditunggu lagi." Shen Long terlihat senang karena bisa memberi pelajaran kepada Lu Quan.


" Wah... Ternyata Tetua Lu Quan yang menawarkan diri untuk membantu murid itu. Pemuda itu sangat beruntung." Bisik beberapa Kultivator yang berada di tempat itu.


Kini wajah Lu Quan semakin jelek, sambil berjalan mendekati meja misi sesuai permintaan Shen Long.


" Ternyata pemuda ini benar-benar menuntut balas karena sebelumnya aku memberikan bunga belasungkawa di depan rumahnya." Lu Quan bergumam lalu melirik ke arah lembaran kertas misi yang terpasang di papan pengumuman.

__ADS_1


Di sisi lain Shen Long tertuju pada beberapa sosok yang sedang berada di tempat itu, dimana mereka tidak lain adalah Yang Yuan, Hu Meiyin dan beberapa anggota Sekte Naga Langit.


'' Kebetulan sekali.'' Gumam Shen Long yang tidak sadar mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat.


" Hei, ada apa denganmu?" Tanya Lu Quan yang menyadari niat membunuh Shen Long yang bocor sambil menatap ke sebuah arah.


" Tidak ada." Jawab Shen Long dengan singkat, lalu menarik kembali niat membunuhnya.


Kini Shen Long tidak lagi bersemangat, karena masih memikirkan cara agar bisa membunuh anggota Sekte Naga Langit yang dia ketahui sekarang bergabung dengan Klan Yang.


Itu artinya Klan Yang banyak sekali berada di Akademi Pagoda Suci dari berbagai Kelas.


Karena tidak fokus, Shen Long tidak terlalu mendengar apa yang dikatakan Tetua bagian misi dan Tetua Lu Quan.


Bahkan saat Lu Quan mengantarnya ke kediaman yang baru, Shen Long lebih memilih untuk diam.


" Aku sudah mengantarmu, sekarang aku pergi dulu." Ucap Lu Quan sambil melangkahkan kakinya.


" Terimakasih Tetua." Shen Long memberi hormat, tidak lagi memiliki niat untuk mengerjai Lu Quan.


Mendengar perkataan dari Shen Long, Lu Quan menghentikan langkahnya lalu menoleh ke arah pemuda tersebut.


" Sejak kapan kamu bersikap ramah padaku? " Tanya Lu Quan sambil mengerutkan kening.


" Satu lagi, Anggota Klan Yang sangat banyak disini. Aku harap kamu tidak melakukan hal yang merugikan." Lu Quan mengingatkan kepada Shen Long, karena dia mengetahui bahwa sebelumnya Shen Long seperti ada dendam pribadi kepada Yang Yuan.


Setelah mengingatkan kepada Shen Long, Lu Quan langsung melanjutkan langkahnya meninggalkan tempat tersebut.


Di sisi lain, Shen Long langsung membuka pintu rumahnya dengan Plakat miliknya yang memiliki banyak fungsi.

__ADS_1


Saat berada di dalam rumah, Shen Long mengeluarkan Guang Louzhy agar rubah tersebut bisa Berkultivasi.


Sedangkan Shen Long yang melihat misi yang diberikan oleh Lu Quan adalah menghancurkan Sekte Kalajengking Hitam.


__ADS_2