
Kini para peserta turnamen mulai maju ke atas arena, dimana Shen Long membawa rekannya berdiri di paling pojok.
Kini beberapa mata peserta turnamen telah tertuju pada Shen Long dan kelompoknya, dimana mereka ingin menyingkirkan murid Sekte Seribu Pedang terlebih dulu sebelum melawan yang lain.
Bahkan Cang Li Yuan juga ingin membuat perhitungan kepada pemuda botak yang sama sekali tidak menghormatinya saat berada di Hutan dimensi.
Namun setelah melihat beberapa sosok yang juga ingin menyerang murid Sekte Seribu Pedang terlebih dulu, maka Cang Li tidak ingin harga dirinya turun karena mengeroyok murid dari sekte kecil.
Disisi lain tiga murid Sekte Harimau Putih tidak ingin berhadapan dengan murid Sekte Seribu Pedang karena sudah diberi peringatan oleh Tetua mereka.
" Ini kesempatan yang bagus. Aku tidak ingin ada kotoran berada di atas arena ini." Salah satu murid dari Sekte Bambu kuning merasa jijik dengan adanya murid Sekte Seribu Pedang ditengah mereka.
Meskipun merasa jijik, mereka sangat tertarik dengan penampilan Yan Rou Lie dan Jun Mei Yin.
Jika saja kedua gadis itu berasal dari Sekte yang lain, mereka tidak tega untuk melawannya.
Sebuah kemunafikan telah menyatu dalam tubuh manusia hingga sampai ke tulangnya, dimana seorang yang tidak memiliki latar belakang yang kuat akan direndahkan. Sedangkan bagi yang memiliki kekuatan maupun kekuasaan akan selalu dipuji dan disanjung.
Meskipun ada beberapa orang yang tidak seperti itu, namun bisa dihitung dengan jari.
Shen Long dan rekannya yang melihat tatapan tersebut tertuju ke arah mereka, hanya bisa diam.
" Saudara Yun, Saudara He, Lie'er, Yin'er... Kalian harus berhati-hati! Mereka ingin berbuat buruk kepada kita." Shen Long memperingatkan kepada mereka, lalu mundur beberapa langkah untuk memeriksa alam jiwanya.
Shen Long begitu terkejut saat melihat Pedang Kesunyian kini telah berubah menjadi berwarna keemasan di bagian gagang.
Begitupun dengan bilah pedang Kesunyian juga berwarna keemasan, meskipun tidak secerah bagian gagang pedang.
Tanpa menunggu lama, Shen Long mengambil Pedang Kesunyian lalu kembali maju kedepan.
Kini banyak tatapan mata tertuju pada Pedang yang berada di tangan Shen Long yang terlihat begitu indah meskipun tidak memancarkan aura apapun.
" Pedang yang sangat bagus, aku ingin memilikinya." Beberapa sosok terlihat serakah melihat Pedang Kesunyian.
" Yang benar saja. Itu hanya pedang biasa, tidak memiliki keunikan apapun. Pedang itu hanya pantas dijadikan pajangan." Ucap yang lain sambil berasumsi.
Namun untuk Shen Long sendiri, dia merasa yakin bahwa Pedang Kesunyian memiliki kualitas yang bagus, meskipun dia sendiri belum mengetahuinya.
__ADS_1
Sesaat kemudian Shen Long merasakan bahwa Pedang Kesunyian seakan menyerap Qi miliknya, membuat dia sedikit menaikkan alisnya.
' Pedang Kesunyian ini benar-benar bagus.' Shen Long tersenyum lebar dimana dia mengetahui bahwa setiap senjata yang memiliki kualitas terbaik, pasti akan menyedot Qi penggunanya.
Meskipun tidak memancarkan aura, Shen Long memperkirakan Pedang Kesunyian adalah senjata tingkat Langit bahkan lebih.
" Dengarkan instruksi dariku, semuanya persiapkan diri." Cang Mu kembali bersuara sambil menatap para peserta.
Seketika di atas arena masing-masing mengeluarkan senjata miliknya, dimana ada yang memakai tombak, tongkat dan terlebih untuk murid Sekte Harimau Putih, dimana mereka menggunakan sarung tangan yang memiliki cakar yang sangat tajam seperti pisau.
" MULAI!!!" Teriak Cang Mu, seketika para peserta saling menyerang satu sama lain.
Kini Giliran Shen Long dan kelompoknya yang mendapatkan lawan begitu banyak, seakan menatap mereka seperti mangsa yang empuk.
" Wuush."
Shen Long melepaskan Aura Naga Ilahi membuat peserta yang menyerang mereka seperti kehilangan tenaga.
Para penonton yang menyaksikan kejadian itu menganggap bahwa murid mereka seakan bermain-main dengan murid Sekte Seribu Pedang, karena mereka tidak mengetahui kejadian yang sebenarnya.
" Lumpuhkan mereka!"
Traaang!
Bunyi dentingan pertemuan pedang dari kedua belah pihak kini menggema di udara.
Shen Long yang mendapatkan lawan sebanyak tujuh orang, kini dengan liar mengarahkan Pedang Kesunyian untuk mengimbangi kecepatan mereka.
Jika saja Aura Naga Ilahi diarahkan kepada lawannya sendiri, maka akan lebih mudah untuk Shen Long mengalahkan mereka.
Namun karena untuk membantu rekannya yang lain, maka efek Aura Naga Ilahi hanya menimbulkan sedikit penekanan.
Shen Long yang terus melancarkan serangan Pedangnya, kini mampu menghipnotis penonton sehingga banyak yang merasa kagum dengan seni Pedang yang dimainkan Shen Long.
" Aku tidak menyangka bahwa murid Sekte Seribu Pedang memiliki sosok yang jenius." Tetua Sekte Gunung Persik mengakui kehebatan Shen Long.
" Benar Tetua... Ternyata masih ada berlian di dalam lumpur. Seandainya Pemuda itu tinggal di Sekte besar, maka perkembangannya semakin cepat." Sosok wanita yang merupakan Tetua dari Sekte Bunga Sakura juga mengakui kehebatan Shen Long.
__ADS_1
Sementara Tetua Sekte Bambu Kuning tersenyum pahit saat melihat ketiga muridnya seperti orang yang bermalas-malasan saat menghadapi Shen Long.
" Berhenti bermain-mainnya! Apa kalian menganggap remeh lawan kalian?" Teriak Tetua Sekte Bambu Kuning mengingatkan kepada muridnya agar lebih serius lagi.
Begitupun dengan beberapa sosok yang sedang mengawasi jalannya pertandingan tersebut, mereka mengutuk keras tindakan dari murid mereka yang seperti tidak ingin bertarung.
Sebenarnya para peserta yang berhadapan dengan murid Sekte Seribu Pedang sudah melakukan serangan terbaik mereka.
Hanya saja ada sesuatu yang aneh menimpa mereka, sehingga gerakan mereka seakan melambat.
" Hmmm... Sepertinya Pemuda itu sangat unik. Aku harap Hao'er bisa menjadi rivalnya, agar mereka lebih cepat berkembang." Tetua Sekte Harimau Putih tersenyum lebar sambil mengusap dagunya menatap ke arah Shen Long.
Di atas arena, Shen Long tidak ingin terlalu lama karena Pedang Kesunyian terus menyedot Qi miliknya sehingga dia memutuskan untuk menyelesaikan pertarungannya dengan cepat.
Craaash!
" Aaarrrggghhhh." Satu dari lawannya berhasil dilumpuhkan dimana dia mendapatkan luka sayatan pada bagian dadanya.
Buuug!
Shen Long menendang bokong pemuda tersebut hingga membuatnya tersungkur keluar dari arena yang kebetulan tempat mereka di pinggir arena.
Buuug!
Shen Long kembali melakukan tendangan keras hingga salah satu dari mereka tersungkur ke belakang.
" Kalian pikir bisa mengalahkanku dengan mudah?" Shen Long menatap kelima lawannya membuat mereka menjadi panik.
Traaang!
Shen Long langsung menambah kekuatanya dengan melakukan gerakan yang lebih kuat dari sebelumnya, membuat kelima pemuda tersebut mundur ke belakang.
Namun Shen Long tidak memberi jeda sedikitpun kepada mereka, dimana dia terus maju untuk melancarkan serangannya.
Craaash! Craaash! Craaash!
Kelima pemuda tersebut mendapat beberapa luka sayatan di sekujur tubuhnya, membuat mereka semakin kewalahan.
__ADS_1
Meskipun kelima pemuda tersebut sudah mengelilingi Shen Long, namun tetap saja tidak membuahkan hasil.
Sebuah kesalahan dari mereka dimana mereka menganggap Shen Long yang paling lemah.