
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Di bagian dasar sumur roh tersebut, Shen Long mulai melangkahkan kakinya menuju ke sebuah lorong yang sangat gelap.
Begitupun dengan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin, dimana mereka berdua juga melangkahkan kakinya mengikuti jejak kaki Shen Long.
Baru saja sekitar 10 meter dari mulut lorong, kini Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin disambut dengan pemandangan yang mengerikan.
Hampir setiap jalan yang mereka lewati, kini dipenuhi dengan tumpukan mayat para Kultivator yang mencoba mencari keberuntungan.
Aroma menyengat tidak lepas dari penciuman mereka bertiga, yang membuat Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin mual.
" Tetap berkonsentrasi dan ikuti langkahku." Shen Long mengingatkan kepada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin karena konsentrasi mereka hampir buyar karena tidak kuat mencium bau bangkai para Kultivator.
Tanpa menjawab apapun, Xiao Ai Qing menutup hidungnya dengan menggunakan kain.
Bahkan Jun Mei Yin yang sudah menggunakan penutup wajah, juga harus menambah kain yang lain agar aroma menyengat tersebut berkurang menusuk hidungnya.
Begitupun dengan Shen Long, dimana dia juga mengeluarkan sebuah kain untuk menutup hidungnya.
Setelah cukup lama menyusuri lorong tersebut, kini di depan mereka terdapat sumur yang lain dan sebuah batu memanjang yang membentuk pintu dengan ukiran yang kuno.
" Apa kita langsung masuk ke dalam sumur itu lagi?" Tanya Xiao Ai Qing, sambil menunjuk ke arah sumur di depan mereka.
" Itu terlalu berbahaya. Lebih baik kita masuk ke pintu batu itu saja." Ucap Jun Mei Yin, sambil menunjuk ke arah pintu batu.
Untuk kali ini, Shen Long setuju dengan apa yang dikatakan Jun Mei Yin, karena untuk sumur roh selanjutnya akan sangat berbahaya jika diteruskan.
Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung masuk ke dalam pintu batu tersebut hingga mereka disambut dengan pemandangan yang memanjakan mata.
" Indah sekali." Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin terpana saat melihat sebuah Istana yang begitu megah di depan mereka.
Sambil meningkatkan kewaspadaan, Shen Long mulai melangkahkan kakinya menuju ke arah Istana tersebut.
Sesaat kemudian Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin telah berada di dalam Istana yang terbuat dari bahan Kristal.
Gggrrrrrrr!
Terdengar suara dari arah pintu Istana, dimana terlihat seekor Serigala yang merupakan Hewan Roh tingkat 9.
__ADS_1
Serigala tersebut memiliki tingkat Kultivasi setara dengan Pendekar Langit tingkat 9, membuat ketiganya berkeringat dingin.
" Long'gege, cepat pergi dari sini! Biar aku yang menahan Serigala ini." Jun Mei Yin mengeluarkan pedangnya, untuk menghadapi Serigala tersebut.
" Yin'er... Serigala itu sangat kuat lebih baik kita lari dari sini." Shen Long yang ingin berlari, kini menghentikan langkahnya karena Jun Mei Yin sudah berdiri untuk menghadang Serigala tersebut.
" Percuma saja! Jika kita lari, Serigala ini dengan mudah mengejar kita. Long'gege... Anggap saja ini sebagai permintaan maafku. Cepat pergi!" Jun Mei Yin meminta kepada Shen Long agar cepat melarikan diri.
' Wanita ini... Apa yang terjadi pada mereka berdua? Kenapa wanita ini ingin mengorbankan diri untuk melindungi Long'gege?' Xiao Ai Qing membatin sambil menatap ke arah Jun Mei Yin.
Jelas-jelas mereka tidak akan mampu melawan Serigala yang setara dengan Pendekar Langit tingkat 9.
Ggooooaaarr!
Serigala tersebut meraung keras langsung melompat ke arah Shen Long yang menurutnya paling lemah.
Melihat arah serangan menuju ke arah Shen Long, Jun Mei Yin dengan sigap menghadang Serigala tersebut sambil mengayunkan pedangnya untuk menangkis terkaman Serigala.
Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Dengan satu kali cakaran, Serigala tersebut membuat luka di lengan Jun Mei Yin.
" Long'gege, cepat pergi!" Jun Mei Yin mendorong tubuh Shen Long agar menjauhi Serigala tersebut.
Ggooooaaarr!
Serigala tersebut kembali melompat ke arah Shen Long, dimana Jun Mei Yin mengorbankan dirinya sebagai tameng untuk menyelamatkan Shen Long.
Traaang!
Xiao Ai Qing yang melihat Jun Mei Yin membiarkan tubuhnya sebagai tameng, kini langsung melesat ke arah Serigala sambil mengayunkan pedangnya.
" Saudari Mei Yin... Aku tidak mengenalmu sebelumnya, tapi kita berdua harus bekerjasama untuk mengalahkan Serigala ini." Ucap Xiao Ai Qing sambil menatap ke arah Jun Mei Yin.
Tentu Xiao Ai Qing tidak ingin Jun Mei Yin bertindak bodoh dengan mengorbankan dirinya, sebagai umpan.
" Mmmm." Jun Mei Yin mengangguk, lalu melesat ke arah Serigala untuk membantu Xiao Ai Qing.
Mendapatkan perlawanan dari kedua wanita itu, Serigala tersebut terlihat marah karena Jun Mei Yin selalu menghalanginya saat ingin melesat ke arah Shen Long.
__ADS_1
Di sisi lain Shen Long juga tidak tinggal diam, dimana dia mencari cara untuk mengalahkan Serigala tersebut.
Apalagi saat Shen Long melihat Jun Mei Yin yang selalu menjadikan tubuhnya sebagai tameng, saat Serigala ingin melompat ke arah Shen Long.
" Aku tidak bisa berdiam diri seperti ini." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah pertarungan.
Sesaat dia teringat akan Pedang Taring Serigala yang ada pada Cincin miliknya, sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing yang memiliki unsur bawaan elemen Api.
" Aku harus membantu mereka." Shen Long memasang wajah jelek karena dirinya sekarang sedang dilindungi oleh dua wanita.
Sambil mencari celah, Shen Long menyalurkan Qi pada Pedang Kesunyian untuk membantu Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.
" Tebasan Naga Penghancur"
Ggooooaaarr!
Bersamaan dengan Tebasan Naga Penghancur, Shen Long gabungkan dengan Tinju Naga Penghancur, menyerang ke arah Serigala.
Bboooom!
Sebuah serangan elemen angin keemasan diikuti bayangan Naga Emas serangan dari Shen Long bersarang tubuh Serigala,. hingga membuatnya mundur beberapa langkah ke belakang.
" Kakak, bantu kami!" Ucap Shen Long, langsung mengeluarkan Ratu Rubah Giok.
Rrraawr!
Ratu Rubah Giok yang sudah mengerti, kini langsung melesat cepat ke arah Serigala.
" Nona Qing, tangkap ini!" Shen Long melemparkan Pedang Taring Serigala ke arah Xiao Ai Qing.
Buussshh!
Bersamaan dengan Xiao Ai Qing menangkap Pedang Taring Serigala, tubuhnya bergetar hebat diikuti angin kencang dimana tubuh Xiao Ai Qing melayang di udara.
Kraang! Kraang! Kraang!
Pedang Taring Serigala seakan pecah dan menempel di lengan Xiao Ai Qing, hingga menutupi seluruh tubuhnya hingga tercipta sebuah Zirah berwarna silver.
Tidak hanya itu saja, sebuah aura berwarna putih keluar dari Pedang Taring Serigala, masuk ke dalam Pedang Giok di tangan Xiao Ai Qing.
Di sisi lain, Jun Mei Yin dan Ratu Rubah Giok tengah sibuk melawan Serigala yang kini terlihat khawatir karena Xiao Ai Qing telah diselimuti aura yang sangat kuat.
__ADS_1
Shen Long yang melihat tubuh Xiao Ai Qing yang dilindungi sebuah baju Zirah, kini sangat kagum dengan penampilan tersebut.