Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 205. Pendekar Naga


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


Shen Long yang sudah berdiri di depan Niu Meily yang sedang terluka, merasa tidak enak karena satu luka sayatan dari bahu sampai perutnya membuat pakaian wanita itu mendapatkan robekan.


Jika saja Niu Meily tidak menggunakan Qi untuk menahan pakaiannya, maka pakaiannya akan terbuka lebar.


" Maafkan aku senior. Seharusnya aku bisa mengendalikan diri." Shen Long merasa tidak enak, karena perbuatannya hampir membuat Niu Meily merasa malu jika pakaian miliknya terlepas.


" Tidak masalah saudara Long. Seharusnya aku yang meminta maaf, karena telah membuka masa lalumu." Niu Meily menundukkan kepala sebagai rasa hormat, sambil memegang robekan pakaiannya agar tidak terbuka.


Jika saja Niu Meily tidak melihat masa lalu Shen Long, mungkin dia akan marah dan membunuh pemuda itu.


Namun karena melihat kemalangan demi kemalangan yang Shen Long alami, sehingga dia tidak memiliki niat untuk bertarung lagi yang membuat hatinya ikut bersedih.


" Terimakasih senior." Shen Long menundukkan kepala, langsung mengeluarkan sebuah kain lalu memberikan kepada Niu Meily untuk menutupi robekan pakaiannya.


Melihat hal itu, Niu Meily terlihat senang dan memasangkan kain tersebut pada tubuhnya dengan perasaan yang asing di hatinya.


" Uuuhh... Pemuda itu romantis sekali." Terdengar suara dari kursi penonton yang berasal dari pengagum dadakan Shen Long.


Mendengar ucapan dari beberapa penonton, Niu Meily membulatkan mata karena keberadaan mereka berdua telah menjadi bahan perhatian orang banyak.


Namun bagi Shen Long sama sekali tidak memperdulikan ucapan tersebut, karena dia masih belum mengerti kenapa Niu Meily bisa mengetahui namanya.


" Senior... Bagaimana kamu mengetahui namaku?" Shen Long merasa heran karena sosok tersebut banyak mengetahui tentang dirinya.

__ADS_1


Meskipun Shen Long mengetahui bahwa Niu Meily tidak memiliki niat jahat kepadanya, namun Shen Long tetap saja bersikap waspada terhadap Niu Meily karena menurutnya wanita itu sangat misterius.


" Kamu tidak perlu mengetahui hal itu. Tapi kamu tenang saja, aku tidak akan membocorkan rahasiamu." Ucap Niu Meily yang hanya mengirimkan transmisi suara hanya kepada Shen Long.


Meskipun Tetua yang menolong mereka sebelumnya mendengar ucapan tersebut, namun dia tidak terlalu peduli lalu meninggalkan tempat tersebut dan meminta kepada Tetua yang bertugas untuk melanjutkan tugasnya.


" Aku sarankan agar kamu menyelesaikan masalahmu, agar tidak mengganggu pikiranmu. Oh ya, namaku Niu Meily. Panggil saja saudari Meily. Setelah ini aku akan mendaftar menjadi murid Kelas Berlian. Aku harap kita bisa bertemu lagi di kediaman murid Kelas Berlian." Ucap Niu Meily lalu meninggalkan arena, menuju ruang medis dimana pihak medis sudah menunggunya di pinggir arena.


" Oh ya... Kamu harus berhati-hati kepada Bing Ziyun atau Pendekar Dewi Es. Dia tidak akan pernah puas jika belum menghajarmu sampai terluka parah." Niu Meily menghentikan langkahnya untuk mengingatkan Shen Long, lalu melanjutkan langkahnya.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long hanya mengangguk kecil sambil menatap punggung Niu Meily yang berjalan bersama pihak medis.


Niu Meily berpikir sudah saatnya menjadi murid Kelas Berlian dan membuka Kultivasinya karena selama ini dia tekan dengan menggunakan Artefak khusus.


Saat kepergian Niu Meily, Tetua yang bertugas langsung berjalan mendekati Shen Long dengan membawa sebuah lembaran kertas.


Dalam waktu yang bersamaan, terdengar suara sorak sorai dari kursi penonton yang memuji dan mengelu-elukan nama Guang Louzhy yaitu nama samaran Shen Long sendiri.


Para Tetua yang hadir di tempat itu juga seakan tidak percaya jika Shen Long yang merupakan penantang baru telah berhasil menduduki posisi pertama sebagai Kultivator bergelar.


" Mulai hari ini, kami pihak Akademi Pagoda Suci akan memberi julukan Pendekar Naga kepada junior Louzhy. Mari kita berikan apresiasi kepada sang Pendekar Naga yang berhasil menduduki posisi pertama." Ucap Tetua yang bertugas diikuti suara tepuk tangan dari kursi penonton.


Bahkan Hu Meiyin yang duduk di samping Yang Yuan langsung bangkit berdiri untuk memberikan tepuk tangan.


Melihat Hu Meiyin yang memiliki tatapan tertarik kepada Shen Long, Yang Yuan memasang wajah jelek karena kekasihnya sama sekali tidak peduli padanya.


" Sialan kamu Guang Louzhy... Meskipun kamu sudah berhasil meraih posisi pertama, tapi kamu tidak bisa menahan banyaknya anggota Sekte Naga Langit dan Klan Yang." Yang Yuan mengepal kedua tangannya sambil menatap tajam ke arah Shen Long dengan tatapan membunuh yang sangat kuat.

__ADS_1


Sedangkan di sisi lain Shen Long juga memiliki pemikiran yang sama, dimana dia harus membersihkan anggota Sekte Naga Langit yang berada di Akademi Pagoda Suci.


" Jika aku tidak bisa memukul kepala musuhku, maka aku harus menyingkirkan ekor- ekornya terlebih dulu." Shen Long berencana untuk membunuh anggota Sekte Naga Langit dan Klan Yang mulai dari yang terlemah.


Sesaat tatapan Shen Long tertuju pada semua kursi penonton yang menyorakinya.


" Kyaa... Dia menatapku... Pendekar Naga menatapku." Para penonton wanita yang mengagumi Shen Long langsung berbunga-bunga saat tatapan Shen Long tertuju pada mereka.


Mendengar ucapan dari beberapa sosok wanita di sekeliling mereka, para penonton pria memasang wajah jelek karena mereka sudah memiliki saingan berat.


" Karena Pendekar Naga sudah menduduki posisi pertama, maka dia akan memiliki akses untuk masuk ke Balai Sumberdaya yang berada di lantai sembilan." Ucap Tetua yang bertugas sambil menatap ke arah Shen Long, lalu memberikan sebuah lembaran kertas kepadanya.


Tetua itu juga menjelaskan kepada Shen Long tentang akses-akses yang bisa dia dapatkan mulai dari memiliki bangunan yang berada di dekat Balai pendaftaran sebagai tempat untuk ruang kerjanya hingga sampai mendapatkan Sumberdaya tiap bulan.


Dengan kata lain Shen Long bisa membuka layanan untuk mendapatkan point kontribusi dari murid Kelas Emas yang lain dengan kemampuan yang dia miliki.


" Layanan yang dimaksud adalah membantu murid Kelas Emas untuk menjalankan misi, mengajarkan teknik, dan menjual beberapa Sumberdaya atau yang lainnya."


" Namun Pendekar Naga bisa menolak jika jasa yang ditawarkan tidak sesuai dengan jumlah point kontribusi." Ucap Tetua tersebut sambil menatap ke arah penonton.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long terlihat senang karena dia juga ingin mempelajari teknik Akupunktur untuk mencari pemilik Racun Api.


" Baiklah, aku akan membuka layanan tentang Akupunktur. Bagi pemilik Racun Api, bisa mendatangiku di tempat kerjaku." Shen Long tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk mengumpulkan Racun Api sebanyak mungkin.


Mendengar ucapan tersebut, para Tetua saling berpandangan tidak menyangka bahwa Shen Long memiliki keahlian dalam akupunktur.


Meskipun demikian para Tetua sedikit tidak percaya, tapi mereka tidak bisa melarang Shen Long untuk membuka layanan tersebut karena sudah menjadi haknya.

__ADS_1


__ADS_2