
Kondisi Ling Yinchu juga tidak dalam keadaan baik-baik, dimana kedua tangan dan kakinya dipatahkan. Begitupun dengan seluruh tubuhnya juga banyak terkena luka sayatan, hingga mengalami pendarahan berat.
" Satu-persatu orang yang pernah menghinaku akan mendapatkan balasan yang setimpal." Gumam Shen Long, sambil menatap ke arah Ling Yinchu yang sedang ditandu.
Tentu Shen Long masih mengingat wajah sosok tersebut saat dia dihina waktu di Sekte Naga Langit.
Begitupun dengan Yang Goulang yang pernah tinggal di Sekte Naga Langit, dimana dia bersama keponakannya Yang Kiang dan Yang Yuan pernah memukulnya hingga tidak sadarkan diri selama tiga hari.
Beruntung pada saat itu Hao Tian menghentikan aksi mereka, sehingga Shen Long masih bisa bernafas.
" Kalian semua yang terlibat dalam hancurnya Sekte Seribu Pedang dan Wihara Cahaya Buddha, tunggu saja waktunya." Gumam Shen Long yang sudah mengetahui bahwa dibalik penyerangan terhadap Sekte Seribu Pedang adalah suruhan dari Sekte Naga Langit.
Begitupun dengan Wihara Cahaya Buddha adalah ulah dari Klan Hu, sehingga Shen Long juga menargetkan mereka.
" Guang Chen memang bisa diandalkan." Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah sosok yang menjadi lawan berikutnya.
Sosok tersebut adalah Jie Yaohu, putra Patriak Sekte Bambu Kuning dan menantu dari Patriak Klan Hu.
Namun Jie Yaohu juga tidak lepas dari tangan Shen Long, membuat sosok tersebut akan berbaring di tempat tidur selama satu tahun.
Kini tatapan para Tetua Akademi Pagoda Suci terlihat serius karena Shen Long sudah membuat marah Kerajaan Ling, Klan Yang, Klan Hu, Sekte Naga Langit dan Sekte Bambu Kuning.
" Master... Aku sudah membersihkan apa yang kamu inginkan. Kebetulan mereka juga targetku." Gumam Shen Long sambil menatap ke sebuah arah dimana terlihat tiga sosok pria sepuh bersama Guang Chen.
Shen Long tidak menyangka bahwa Guang Chen dididik secara langsung oleh tiga Master Akademi Pagoda Suci dimana meminta kepada Shen Long untuk membunuh beberapa murid yang berpotensi bisa membuat Akademi Pagoda Suci menyandang predikat buruk.
Setelah itu Guang Chen dan ketiga Master Akademi Pagoda Suci menghilang dari pandangan, seakan tidak memperdulikan apa yang terjadi.
Di sisi lain Jun Lixing berkeringat dingin karena Shen Long telah menyinggung kekuatan besar, dimana dia merasa yakin bahwa Shen Long akan menjadi incaran.
Namun untuk menebus kesalahannya, Jun Lixing akan melindungi Shen Long secara diam-diam, meskipun harus mengorbankan nyawa.
Tidak lama kemudian muncul sosok pria yang merupakan ketua Fraksi Naga Merah, yang baru saja menerobos Pendekar Petapa tingkat 9.
__ADS_1
" Zhu Bai."
" Zhu Bai."
" Zhu Bai."
Teriak histeris para murid wanita yang begitu tergila-gila kepada sosok tersebut, seakan menjadi rebutan para wanita.
Disamping sangat tampan, Zhu Bai juga dikenal sebagai seorang Kultivator yang bisa membunuh seorang Pendekar Petapa tingkat 9 dalam sekejap waktu dia masih mencapai Pendekar Petapa tingkat 8.
Apalagi sekarang Zhu Bai sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 9, tentu akan lebih mudah untuk mengalahkan Shen Long.
" Zhu Bai, lihatlah kesini!"
" Zhu Bai, aku akan bertaruh semua hartaku untukmu."
" Zhu Bai, aku ingin mengandung anak darimu."
" Zhu Bai, jadi selirmu aku juga mau."
Bahkan Lu Quan tidak lepas dari tatapannya kepada Zhu Bai yang dikenal jenius diantara para jenius lainnya.
Tentu bagi siapa saja yang memiliki kekuatan besar, pasti akan membuat kaum wanita begitu tergila-gila dengannya.
Di sisi lain Xiao Ai Qing, Jun Mei Yin dan Guang Yunyi kembali bersemangat karena dua kali pertarungan sebelumnya tidak ada yang bertaruh.
" Taruhan kita buka kembali. Aturannya tetap sama 1:10. Aku bertaruh semua hartaku untuk anggota Fraksi Gagak Emas." Guang Yunyi kembali menaruh tumpukan koin di atas meja.
" Kami juga bertaruh untuk suami kami." Ucap Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.
Kini para murid wanita berbondong-bondong ke meja taruhan dengan mempertaruhkan semua harta yang mereka miliki.
Pemandangan kali ini lebih dominan adalah murid wanita, yang bertaruh untuk Fraksi Naga Merah.
__ADS_1
" Otak mereka tidak beres." Para murid pria terlihat kesal karena terlalu mengidam-idamkan Zhu Bai yang jelas-jelas sudah memiliki dua Istri.
" Apa peduli kalian? Bilang saja kalau iri." Para murid wanita tidak terima jika dikatakan tidak beres.
Terlebih untuk anggota Fraksi Naga Merah, dimana mereka semua mempertaruhkan semua harta yang mereka miliki untuk ketua mereka.
" Kita lihat saja! Aku akan bertaruh untuk Fraksi Gagak Emas."
" Aku juga bertaruh untuk Fraksi Gagak Emas."
Satu-persatu murid pria mempertaruhkan sisa point kontribusi yang mereka miliki, meskipun tidak sebanyak sebelumnya.
Begitupun dengan Niu Meily, Gu An'an dan Bing Ziyun juga kembali memasang taruhan untuk Shen Long bersama anggota Fraksi Gagak Emas.
" Kalian berdua... Apa kalian tidak bertaruh untuk suami kalian?" Tanya Jun Mei Yin, sambil menatap ke arah kedua wanita yang merupakan Istri dari Zhu Bai.
" Oh... Jadi kalian berdua adalah Istri dari pemuda itu. Sepertinya tidak lama lagi kalian akan menjadi janda." Ucap salah satu dari kedua wanita itu, sambil melemparkan Cincin miliknya di atas meja taruhan.
" Kita lihat saja nanti! Siapa yang akan menjadi janda. Tapi sepertinya kalian sangat miskin." Ucap Xiao Ai Qing yang sambil memeriksa isi dari Cincin Ruang tersebut.
" Kau..." Kedua wanita itu terlihat geram, lalu salah satu dari mereka melemparkan Cincin miliknya.
" Apa kalian tidak memiliki point kontribusi?" Tanya Jun Mei Yin, saat melihat isi dari Cincin tersebut yang tidak memiliki Lencana.
" Aku harap kalian menghitungnya dengan baik." Kedua Istri Zhu Bai berjalan mendekati Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin, lalu menukarkan point kontribusi dengan koin emas.
Melihat jumlah point kontribusi kedua wanita itu, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin tersenyum lebar, lalu memberikan koin emas kepada mereka.
" Kami pertaruhkan semuanya." Ucap kedua wanita itu, lalu berjalan mendekati arena dimana Zhu Bai sedang berdiri.
Di sisi lain Shen Long juga memasang taruhan kepada Zhu Bai dengan semua harta yang dia miliki.
Zhu Bai yang merasa yakin bisa mengalahkan Shen Long dengan mudah, juga mempertaruhkan semua hartanya.
__ADS_1
" Junior... Aku harap kamu tidak mengecewakanku. Tapi sepertinya kamu tidak bisa membuatku sampai berkeringat." Zhu Bai yang penuh percaya diri menatap ke arah Shen Long dengan tatapan mengejek.
Sesaat Zhu Bai menoleh ke arah Tetua Fraksi Naga Merah, karena dia tidak ingin reputasinya buruk karena bertarung dengan Shen Long yang sudah banyak mengeluarkan tenaga pada saat bertarung sebelumnya.