
Pada akhirnya Shen Long menyetujui hal tersebut karena tidak ingin terjadi sesuatu pada kedua istrinya.
" Istriku... Tinggallah di Sekte Bunga Sakura! Berlatihlah dengan giat, karena kita tidak tau apa yang terjadi di masa depan." Shen Long merasa bahwa keputusan tersebut yang terbaik untuk mereka.
" Tapi suamiku... Aku ingin terus bersamamu." Yan Rou Lie masih tidak ingin berpisah dengan Shen Long.
" Istriku... Ini semua demi kebaikan kita. Suatu saat aku akan mengunjungi kalian setelah aku merasa cukup kuat." Shen Long mencoba untuk menghibur kedua Istrinya dengan sebuah harapan.
" Suamiku... Kamu harus berjanji untuk mengunjungi kami." Cang Li Yuan mempertegas janji suaminya, meskipun dia juga tidak ingin berpisah dengan Shen Long.
Namun karena Sekte aliran Hitam sangat berbahaya, bahkan untuk dua Kerajaan dan Kekaisaran Wei saja tidak berani mengambil tindakan, itu artinya Sekte Kalajengking Hitam tidak bisa dianggap remeh.
" Untuk Sekte Bunga Sakura tidak memperbolehkan seorang pria untuk memasuki wilayah ini. Tapi itu pengecualian untukmu." Tetua Agung Sekte Bunga Sakura dengan cepat mengambil tindakan agar kedua wanita itu ingin bergabung menjadi Murid Sekte Bunga Sakura.
Tentu hal itu adalah kesempatan emas untuk merekrut Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, karena dia sangat yakin bahwa jika dia mengusir Shen Long dari wilayah tersebut maka kedua wanita itu tidak akan mau bergabung bahkan menganggap mereka sebagai musuh.
" Terimakasih Tetua Agung." Shen Long memberi hormat, lalu membagikan harta mereka kepada kedua istrinya, kecuali Sumberdaya, karena Shen Long juga membutuhkannya.
" Saudara Long, saudari Li Yuan, saudari Rou Lie... Kalian sangat hebat bisa mencapai Pendekar Alam tingkat 9 dalam waktu singkat. Sedangkan aku hanya mencapai Pendekar Alam tingkat 1." Ying Shui tertunduk malu karena di Sekte Bunga Sakura dia dianggap paling jenius untuk seusianya.
Sedangkan sekarang di depan matanya ada lima sosok yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 9.
Bahkan Tetua Agung sendiri seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat, karena ketiga wanita itu bisa mencapai Pendekar Alam tingkat 9.
" Tetua Agung... Jika tidak keberatan, aku juga akan menitipkan temanku ini." Ucap Shen Long sambil menunjuk ke arah Guang Yunyi.
" Tidak masalah... Kalau begitu kami pergi dulu. Aku harap agar kalian cepat pergi dari wilayah ini sebelum ada yang mengetahuinya." Ucap Tetua Agung, lalu membawa keempat wanita tersebut ke sebuah arah.
Saat mereka sudah pergi, Shen Long menghela nafas panjang lalu menoleh ke arah keempat mayat tersebut.
" Guang Chen... Kita periksa mayat ini." Shen Long bergegas untuk mengambil sesuatu yang berharga di tubuh keempat mayat tersebut.
Saat memeriksa mayat Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 5, Shen Long membulatkan mata saat menemukan sebuah lencana milik sosok tersebut.
__ADS_1
" Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam?" Gumam Shen Long sambil menatap lencana tersebut.
" Tuan muda... Menurut perkiraanku, keempat orang ini baru saja ditugaskan untuk menuju cabang Sekte Kalajengking Hitam. Sepertinya yang ini adalah lencana Tetua cabang Sekte Kalajengking Hitam ke 24. Itu artinya mereka banyak memiliki cabang." Guang Chen berspekulasi tentang apa yang mereka temukan dari keempat mayat tersebut.
" Aku juga berpikir begitu. Lebih baik kita cepat pergi dari sini, sebelum ada yang datang." Shen Long bergegas meninggalkan tempat tersebut diikuti Guang Chen.
Saat merasa berada di tempat yang aman, Shen Long mencari tempat untuk memulihkan diri sekaligus beristirahat mengingat hari sudah mulai gelap.
Di sebuah pinggiran hutan, Shen Long memeriksa wilayah sekitar goa yang ada di depan mereka dengan mata Iblis miliknya.
" Bagaimana tuan? Apa goa itu tidak berbahaya?" Tanya Guang Chen yang berjalan di belakang.
" Sepertinya Goa itu tempat persinggahan para Kultivator yang lain juga." Shen Long bernafas lega karena goa yang ingin mereka tempati tidak berpenghuni.
Tanpa menunggu lama, Shen Long dan Guang Chen memasuki goa tersebut, dimana terlihat ada bekas api unggun yang telah ditinggalkan beberapa hari yang lalu.
Namun saat berada di kedalaman goa, Shen Long menemukan beberapa ukiran di balik dinding goa yang dilindungi sebuah Formasi.
Mendengar perkataan dari Shen Long, Guang Chen menoleh ke arah yang ditunjukkan, namun tidak menemukan apapun kecuali dinding yang terlihat rata.
" Beruntung mata ini bisa melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain." Shen Long memeriksa ukiran tersebut dengan teliti.
Sesaat Shen Long tersenyum lebar karena ukiran tersebut berhubungan dengan penyempurnaan teknik yang pernah diberikan Wang Xianyu dan saudarinya saat berada di Gunung Salju.
Dengan kata lain, Shen Long tidak perlu lagi mencari darah Kera Salju untuk menggunakan teknik tersebut.
" Jika digabungkan dengan Kitab Naga Langit, sepertinya sangat cocok." Gumam Shen Long, lalu mengambil tempat untuk duduk bermeditasi.
Melihat hal itu, Guang Chen hanya menggelengkan kepala, lalu membuka Kitab yang diberikan kakeknya.
Satu minggu telah berlalu, Shen Long tidak kunjung membuka mata yang membuat Guang Chen sedikit heran.
" Ada apa dengan tuan muda? Kenapa dia masih belum membuka mata." Gumam Guang Chen sambil mempelajari Kitab yang dia miliki.
__ADS_1
Di alam kesadaran Shen Long, dia sedang mempelajari teknik penyerap jiwa dan teknik penyerap raga yang dia gabungkan dengan teknik Naga Langit.
Meskipun ketiga teknik tersebut tidak bisa digunakan untuk bertarung, namun bisa digunakan untuk mempercepat Kultivasi selama sumberdaya masih tersedia.
Dengan kata lain Shen Long bisa menyerap khasiat Sumberdaya berkali-kali lipat tanpa mengalami goncangan ataupun khawatir jika tubuhnya meledak.
Sesaat Shen Long membuka mata dengan sebuah senyuman puas dari wajahnya.
" Teknik Naga Pelahap."
Tap!
Shen Long menyatukan kedua telapak tangannya.
Wuush!
Muncul bayangan Naga Emas keluar dari punggungnya dengan ukuran sekitar lima meter.
" Itu?" Guang Chen sontak kaget sambil menatap ke arah bayangan Naga Emas yang berada di atas Shen Long.
" Itu hanya bentuk perubahan unsur elemen angin yang aku miliki. Suatu saat aku akan mengembangkannya lagi." Shen Long mengeluarkan semua Sumberdaya yang dia miliki, lalu kembali menutup mata.
Kraaack!
Bayangan Naga Emas melahap semua Sumberdaya yang ada di depan Shen Long, lalu menyalurkan khasiat Sumberdaya tersebut ke dalam dantian milik Shen Long.
" Sebanyak itu?" Guang Chen berkeringat dingin membayangkan jika dia menyerap seperempat dari Sumberdaya yang dimiliki Shen Long, dapat dipastikan tubuhnya akan meledak.
Di sisi lain Shen Long terus menyerap khasiat Sumberdaya tersebut tanpa mengalami gangguan apapun.
Bboooom!
Dalam waktu satu hari, Shen Long menerobos Pendekar Bumi tingkat 1, membuat Guang Chen tidak bisa berkata apa-apa lagi.
__ADS_1