
Di sisi lain Gui Duanjun yang baru keluar dari kediamannya, kini melesat ke berbagai arah untuk mencari mangsanya, namun semua murid Perguruan Naga Kabut sudah tidak ada di tempat itu.
" Kemana mereka? Kenapa Perguruan Naga Kabut ini tidak ada siapapun?" Gumam Gui Duanjun, lalu melesat ke arah Perguruan Naga Tunggal.
Namun sekali lagi Gui Duanjun tidak menemukan apapun, sehingga dia memutuskan untuk pergi ke Perguruan Naga Biru, dimana dia juga tidak menemukan siapapun.
" Sialan... Ternyata mereka sudah menyembunyikan para murid itu." Gui Duanjun terlihat geram, lalu melesat ke arah Perguruan Naga Hitam.
Di Perguruan Naga Hitam, Gui Duanjun melampiaskan nafsunya, dengan beberapa murid wanita tanpa memperdulikan mereka satu Klan.
Tetua Naga Hitam dan para Tetua yang lain merapatkan giginya, karena mereka juga tidak berani bertindak kepada Gui Duanjun.
Setelah merasa puas, Gui Duanjun kembali ke Lembah Naga untuk menjalankan misi, meskipun hanya memiliki niat terselubung.
" Tetua, antar aku ke tempat menjalankan misi." Gui Duanjun yang memiliki rencana lain, kini langsung meminta kepada para Tetua yang bertugas untuk mengaktifkan portal teleportasi.
" Ba... Baik." Jawab para Tetua dengan tangan gemetar, lalu mengaktifkan portal teleportasi.
Gui Duanjun memang tidak berniat untuk menjalankan misi. Justru Gui Duanjun ingin menjalin kerjasama dengan Ouyang Ning untuk melawan Long Yuanzhi dan Long Zhenhua.
" Aku harus bergerak cepat dari yang lain. Dengan begitu aku bisa mencicipi keindahan tubuh Long Chieyu dan Long Qianxue, bahkan kedua Tetua itu." Gui Duanjun tersenyum lebar, lalu melesat ke berbagai arah untuk mencari keberadaan anggota organisasi Jubah Hitam.
Kebetulan markas besar organisasi Jubah Hitam berada di wilayah barat Kerajaan Xing, sehingga Gui Duanjun yang ditugaskan untuk pergi ke wilayah barat, dengan mudah menemukan anggota organisasi Jubah Hitam.
Sedangkan Perguruan Naga Tunggal yang ditugaskan di bagian utara wilayah Kerajaan Xing, dengan terpaksa harus bergerak cepat ke arah barat Kerajaan Xing, dengan menempuh perjalanan selama berhari-hari dengan kecepatan penuh.
" Junior... Apa kamu yakin bahwa organisasi Jubah Hitam bermarkas di bagian barat?" Tanya Long Wufang, karena Shen Long terus membawa mereka menuju bagian barat.
" Itu hanya prediksiku saja. Tapi kemungkinan besar, mereka ada disana." Jawab Shen Long, sambil terbang dengan menggunakan pedang miliknya.
" Apa sebaiknya kita beristirahat sejenak? Para murid yang lain sepertinya sudah kelelahan." Ucap Long Wufang, sambil menoleh ke arah para murid yang tertinggal jauh dari mereka berdua.
Tentu kemampuan mereka berdua tidak bisa dibandingkan dengan murid inti Perguruan Naga Tunggal yang lain, sehingga mereka sudah kelelahan karena sudah menempuh perjalanan selama tiga hari tanpa henti.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long menoleh ke arah para murid yang lain yang terlihat sudah kelelahan, bahkan ada beberapa murid terlihat sudah pucat.
__ADS_1
" Baiklah, kita akan beristirahat sejenak." Shen Long tidak bisa memaksa keadaan, karena desa yang mereka tuju sangatlah jauh dari tempat mereka semula.
Kini para murid bernafas lega karena pandangan mereka mulai berkunang-kunang,. karena terlalu memaksa tenaganya.
Apalagi mereka tidak memiliki kemampuan untuk terbang dengan menggunakan senjata, sehingga mereka hanya bisa berlari dengan melompat ke arah pepohonan.
*******
Di sebuah goa, terlihat pangeran ke-23 melarikan diri, karena kondisinya benar-benar tidak kuat untuk melayani keinginan Ouyang Ning.
" Haaah, dasar pria loyo." Ouyang Ning mendengus dingin karena, pangeran ke-23 sudah menyerah.
" Maafkan aku nona! Hari ini aku ada tugas untuk mengantar istriku yang baru saja bersalin." Pangeran ke-23 beralasan, karena sekuat apapun tenaganya, tidak mampu mengimbangi Ouyang Ning.
Kini beberapa anggota organisasi Jubah Hitam saling berpandangan sambil menelan ludah kasar karena harapan mereka kepada pangeran ke-23 tidak sesuai harapan.
Tidak lama kemudian, terlihat beberapa anggota organisasi Jubah Hitam datang dengan membawa sosok pemuda dengan kondisi tangan terikat.
" Salam Yang Mulia Ratu, kami menemukan pemuda ini sedang menyusup ke wilayah kita." Ucap salah satu anggota organisasi Jubah Hitam, sambil membawa sosok pemuda yang mereka sekap.
" Pemuda ini memiliki kekuatan jiwa yang sangat kuat." Ouyang Ning membatin sambil menatap ke arah Gui Duanjun.
Ouyang Ning dapat memperkirakan bahwa sosok pemuda itu bisa dengan mudah mengalahkan bawahannya jika dia menginginkannya.
Dengan kata lain, pemuda itu memiliki niat terselubung, sehingga dia tidak ingin melakukan perlawanan.
" Siapa kamu sebenarnya? Dan apa tujuanmu kesini?" Tanya Ouyang Ning.
Buussshh!
Gui Duanjun melepaskan ikatan di tangannya, membuat semua anggota organisasi Jubah Hitam langsung meningkatkan kewaspadaan.
Ouyang Ning langsung memberi isyarat agar semua bawahannya tidak melakukan tindakan.
" Aku membutuhkan bantuanmu untuk melumpuhkan dua Tetua dari Klan Long." Tanpa basa-basi, Gui Duanjun langsung mengutarakan tujuannya untuk menjalin kerjasama dengan Ouyang Ning.
__ADS_1
Gui Duanjun meminta kepada Ouyang Ning untuk melumpuhkan Long Yuanzhi dan Long Zhenhua, untuk memuaskan nafsunya.
Sedangkan untuk Long Chieyu dan Long Qianxue, bukanlah halangan bagi Gui Duanjun, karena dengan kemampuannya sendiri, dia bisa menaklukkan kedua wanita itu.
" Kamu begitu bernafsu. Apa tenagamu cukup kuat?" Ouyang Ning tersenyum lebar, karena Gui Duanjun lebih bisa dipercaya dari pangeran ke-23.
" Kamu buktikan saja sendiri!" Ucap Gui Duanjun, sambil merangkul pinggang Ouyang Ning.
" Baiklah n aku akan membantumu jika kamu mampu memuaskanku." Ucap Ouyang Ning, sambil mengalungkan kedua tangannya di leher Gui Duanjun.
Gui Duanjun yang tidak bisa menahan diri, langsung menggendong Ouyang Ning lalu membawanya ke dalam goa.
*******
Di tempat lain Shen Long dan rombongan yang sudah berada di sebuah desa yang mereka tuju, kini berbaur dengan para warga untuk menunggu kedatangan anggota organisasi Jubah Hitam.
Tidak lama kemudian terlihat beberapa sosok yang menggunakan pakaian serba hitam berdiri di depan pintu gerbang desa.
" Ada perampok!" Teriak beberapa warga yang melihat kedatangan kelompok berjubah hitam sambil berlarian ke berbagai arah.
Di sisi lain semua murid Perguruan Naga Tunggal yang berbaur dengan warga, kini memilih untuk diam, karena mereka ingin mengetahui keberadaan markas organisasi Jubah Hitam.
" Tangkap mereka hidup-hidup!" Ucap salah satu sosok, sambil memberi isyarat kepada bawahannya.
" Baik ketua." Jawab anggota organisasi Jubah Hitam, lalu melesat ke berbagai arah untuk menyekap para warga.
Di sisi lain, semua murid Perguruan Naga Tunggal saling memberi isyarat kepada satu sama lain untuk melakukan perlawanan.
" Tidak ada pilihan lain, kita harus membunuh mereka untuk mengurangi jumlah mereka." Shen Long langsung maju ke depan untuk menyambut kedatangan anggota organisasi Jubah Hitam.
Begitupun dengan Long Wufang dan para murid yang lain, langsung melesat ke arah Shen Long agar sama-sama menghadapi anggota organisasi Jubah Hitam.
*******
Jika ada yang mengatakan bahwa karya ini seperti sinetron, saya kembali menegaskan bahwa Jika tidak ada Konflik, maka tidak ada reaksi atau tindakan.
__ADS_1
Setiap karya tulis, pasti ada hubungannya dengan konflik sosial. 🙏🙏🙏