Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 549. Rumput Spirit


__ADS_3

Shen Long yang sudah bangkit berdiri, kini menatap ke arah ular bersayap yang terbang di udara, sambil mengangkat pedangnya.


Di sisi lain, ular bersayap sudah banyak mengeluarkan darah, akibat tebasan pedang dari Shen Long.


Kyeeeek!


Buussshh!


Ular bersayap mengepakkan sayapnya, hingga tercipta angin puyuh yang diselimuti elemen petir, mengarah kepada Shen Long.


Melihat angin puyuh yang mengarah kepadanya, Shen Long dengan buru-buru menyeimbangkan tubuhnya, lalu merentangkan tangannya.


" Seni Naga Emas, Bayangan Naga."


Ggooooaaarr!


Sosok bayangan Naga Emas keluar dari tubuh Shen Long, melesat cepat ke arah angin puyuh yang diciptakan ular bersayap.


Bboooom!


Benturan keras serangan dari kedua belah pihak, hingga angin puyuh langsung menghilang, diikuti bayangan Naga Emas kembali melesat ke arah ular bersayap.


Kyeeeek!


Ular bersayap yang melihat serangannya berhasil dipatahkan, dengan buru-buru terbang ke sebuah arah untuk menghindari arah serangan.


Bboooom!


Ular bersayap yang tidak sempat menghindar, kini tubuhnya terpental puluhan meter hingga tergeletak di tanah.


Zzzrrrttt! Zzzrrrttt! Zzzrrrttt!


Tubuh ular bersayap diselimuti elemen petir, membuat tubuhnya seperti ditusuk-tusuk jarum panas, meskipun dia juga memiliki unsur petir.


" Haaah... Tidak menyangka ular bersayap ini sangat kuat." Ucap Shen Long dengan nafas memburu, lalu melesat ke arah ular bersayap yang tergeletak di tanah.


Craaakk!


Tanpa membuang waktu, Shen Long menebas kepala ular bersayap, hingga terpisah dari tubuhnya.

__ADS_1


Saat ular bersayap sudah mati, Shen Long mengambil Inti Rohnya, lalu memasukkan ke dalam Cincin miliknya.


Sesaat Shen Long menoleh ke arah danau yang terlihat sangat dalam. Shen Long berpikir bahwa di dasar danau ada sesuatu yang berharga.


Tanpa membuang waktu, Shen Long langsung terjun ke danau, untuk mencari sesuatu yang berada di dasar danau.


Namun semakin Shen Long menyelam ke tempat yang paling dalam, energi yang berada di tempat itu seakan menekannya, bahkan seluruh tubuhnya terasa dingin, akibat hawa yang berasal dari dasar danau.


Meskipun demikian, Shen Long sama sekali tidak menyerah, meskipun danau tersebut sangat dalam dan membuatnya hampir kehabisan nafas.


Setelah menyelam cukup lama, kini tatapan mata Shen Long tertuju pada hamparan Rumput Spirit yang merupakan salah satu Sumberdaya yang sangat berharga.


' Rumput Spirit ini berusia seratus bahkan ada yang berusia 10.000 tahun keatas.' Pikir Shen Long, sambil mencabut beberapa Rumput Spirit.


Namun karena danau tersebut memiliki energi yang sangat kuat, Shen Long hanya mampu mengambil tiga Rumput Spirit, lalu kembali ke permukaan air.


" Haaah Haaah Haaah." Shen Long yang sudah duduk di pinggir danau, kini mengatur napasnya yang sudah terputus-putus karena hampir kehabisan nafas.


Setelah nafasnya mulai teratur, Shen Long kembali menyelam ke dasar danau untuk mengambil kembali Rumput Spirit.


Waktu terus berjalan, Shen Long hanya berusaha keras agar bisa mengambil Rumput Spirit meskipun setiap satu kali menyelam, hanya bisa mendapatkan tiga Rumput Spirit.


" Jika saja Cincin Ruang tingkat Surgawi ini bisa menghisap Rumput Spirit di dasar danau ini, aku tidak perlu membutuhkan waktu selama ini." Shen Long tersenyum pahit karena tekanan energi yang berada di dasar danau membuatnya harus mengambil satu-persatu Rumput Spirit.


Sesaat Shen Long memeriksa Rumput Spirit yang dia simpan di Cincin miliknya, lalu mencari tempat untuk Berkultivasi.


Saat berada di tempat yang cukup aman, Shen Long mengambil posisi duduk bersila, lalu mengeluarkan tumpukan Rumput Spirit yang dia panen sebelumnya.


" Jika Rumput Spirit ini digunakan oleh anggota Sekte Naga Langit, satu Rumput Spirit ini saja bisa membuat mereka naik satu tingkat." Shen Long menghela nafas berat, karena akar spiritual Immortal miliknya merupakan pemborosan untuk menggunakan Rumput Spirit.


Rumput Spirit merupakan Sumberdaya yang sangat cocok untuk para Kultivator yang sudah berusia tua, sehingga mereka bisa menyerapnya hingga berkali-kali.


Sedangkan untuk Kultivator muda, hanya bisa menyerap Rumput Spirit satu hingga tiga kali saja karena jiwanya masih belum mampu menampung energi dari Rumput Spirit.


Berbeda dengan Shen Long yang memiliki fisik yang kuat, sehingga dia bisa menyerap ratusan Rumput Spirit sekaligus.


" Sebaiknya aku harus meningkatkan Kultivasi lagi." Gumam Shen Long, lalu menciptakan bayangan naga untuk melahap tumpukan Rumput Spirit di depannya.


Buussshh!

__ADS_1


Energi yang sangat kuat mengelilingi tubuh Shen Long, membuat tubuhnya terangkat ke udara.


Bboooom!


Setelah memakan waktu selama tiga jam, Shen Long berhasil menerobos Pendekar Alam tingkat dua.


" Sepertinya aku tidak boleh serakah. Untuk ratusan Rumput Spirit ini hanya bisa membantuku naik satu tingkat." Shen Long tersenyum pahit.


Sangat menyayangkan jika dia mengambil semua Rumput Spirit, maka dia hanya bisa naik beberapa tingkat saja.


Namun jika Rumput Spirit digunakan oleh para senior anggota Sekte Naga Langit, maka tingkat Kultivasi mereka bisa meningkat dengan cepat.


Terlebih sebelumnya Shen Long sudah menyerap ratusan Rumput Spirit, sehingga semakin banyak dia menyerapnya maka khasiatnya semakin berkurang.


" Sebaiknya aku mencari Sumberdaya yang lain saja." Shen Long tidak ingin Rumput Spirit terbuang percuma, lebih memilih untuk memberikan kepada anggota Sekte, terlebih untuk para senior.


Tanpa membuang waktu, Shen Long kembali melanjutkan perjalanan, meskipun masih malam.


Shen Long tidak khawatir jika ada orang lain datang ke pinggir danau, karena keberadaan Rumput Spirit sulit diketahui.


Bahkan Shen Long sendiri tidak tau jika danau itu menyimpan Rumput Spirit, jika tidak bertemu dan bertarung dengan ular bersayap sebelumnya.


*******


Pada keesokan harinya, Gui Hua yang mendapatkan sesuatu yang berharga, kini langsung berlari untuk menjauhi beberapa sosok yang mengejarnya.


" Serahkan Ginseng Darah itu kepada kami." Teriak salah satu sosok yang ikut mengejar Gui Hua.


" Tidak! Sumberdaya ini milikku. Aku sudah mengambilnya dengan bersusah payah." Gui Hua yang tidak rela jika benda yang dia miliki, jatuh ke tangan orang lain.


Meskipun sekarang Gui Hua sudah mencapai Pendekar Alam tingkat tiga berkat Sumberdaya yang dia dapatkan sebelumnya, namun untuk melawan para murid dari Sekte lain dalam jumlah banyak, bukanlah perkara mudah.


Terlebih Gui Hua naik tiga tingkat sekaligus, sehingga dia membutuhkan waktu untuk menyeimbangkan teknik yang dia miliki sesuai tingkat Kultivasi.


Wuush! Tap!


Salah satu sosok langsung berdiri di depan Gui Hua untuk menghadangnya, membuat gadis itu terperanjat hingga mundur beberapa langkah ke belakang.


" Mau kemana nona manis... Serahkan Ginseng Darah itu, maka aku akan memberikan kenikmatan yang bisa membuatmu ketagihan." Ucap salah satu sosok, sambil menjilati bibirnya seraya menatap ke arah gadis cantik di depannya.

__ADS_1


Melihat sosok yang berdiri di depannya, Gui Hua berkeringat dingin, karena dia tidak bisa melawan mereka sekaligus.


__ADS_2