
Apalagi mereka merasakan bahwa tingkat Kultivasi Shen Long hanya mencapai Pendekar Langit tingkat 1, tentu mereka berpikir sangat mudah untuk mengalahkan Shen Long.
" Sungguh sial nasibmu. Aku yakin saat kalian melarikan diri dari kami, kamu mendapatkan kemalangan hingga tingkat Kultivasimu turun menjadi Pendekar Langit tingkat 1." Qing Yubei tertawa dengan lantang sambil mengejek Shen Long.
" Bocah... Berlututlah dan cium kaki pangeran, maka kami akan memberikan pengampunan untukmu dengan membunuhmu tanpa rasa sakit." Ucap salah satu pengawal dengan nada tinggi sambil melirik beberapa sosok yang berdatangan.
" Ya... Aku yakin ibumu sangat menyesal telah melahirkan mu. Atau kamu dilahirkan di rumah bordil." Qing Yubei terlihat senang karena merasa puas menghina Shen Long di depan orang banyak yang berada di tempat itu.
Shen Long yang awalnya tidak peduli dengan hinaan mereka, kini amarahnya memuncak karena telah berani menyinggung ibunya.
Tanpa berkata apapun, Shen Long langsung mengeluarkan pedangnya lalu melesat ke arah Qing Yubei sambil mengayunkan pedangnya.
Slaaash!
Qing Yubei yang tidak sempat menghindar, kini tubuhnya langsung terbelah menjadi dua bagian.
Bahkan mahkota yang ada di kepalanya juga langsung terpotong dengan sempurna, membuat pengawal pribadinya menelan ludah kasar.
" Kau... Kau... Apa yang kamu lakukan? Kamu telah berani membunuh seorang pangeran Kerajaan Qing." Ucap pengawal pribadi Qing Yubei dengan tangan gemetar.
Tanpa menjawab apapun, Shen Long melesat cepat ke arah sepuluh sosok tersebut tanpa memperdulikan status mereka.
Melihat Shen Long yang tidak mengindahkan ucap mereka, sepuluh pengawal dengan buru-buru mengeluarkan pedangnya untuk menangkis tebasan dari Shen Long.
Traaang! Craaash!
Pedang yang dimiliki pengawal tersebut langsung terpotong hingga leher mereka juga terputus.
Tidak hanya itu saja, Shen Long juga membunuh sembilan pengawal Qing Yubei yang lainnya tanpa memperdulikan beberapa Kultivator yang berada di tempat itu.
Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang awalnya ingin membantu Shen Long, kini hanya berdiri mematung karena tidak menyangka bahwa Shen Long dengan mudah mengalahkan seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 9.
" Apa ada yang melihatnya?" Tanya Shen Long kepada beberapa sosok yang berada di tempat tersebut.
" Tidak tuan pendekar, kami tidak melihatnya." Semua yang berada di tempat itu dengan buru-buru menjawab pertanyaan Shen Long.
__ADS_1
Tentu mereka berpikir dua kali jika mengatakan kejadian tersebut kepada pihak Istana Kerajaan Qing, karena dapat dipastikan nyawa mereka melayang.
Jika saja mereka melaporkan kejadian tersebut, maka pihak Istana Kerajaan Qing tidak akan percaya bahwa seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Langit tingkat 1 bisa membunuh Pendekar Langit tingkat 9.
" Terimakasih atas bantuannya." Ucap Shen Long, lalu mengambil Cincin Ruang milik Qing Yubei.
Sesaat Shen Long tersenyum pahit karena harta yang dimiliki Qing Yubei tidak sesuai dengan statusnya.
" Ayo kita pergi dari sini." Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang masih berdiri mematung lalu berjalan menuju pintu dimensi.
Mendengar perkataan dari Shen Long, kedua wanita itu tersadar dari lamunan mereka lalu berjalan mengikuti Shen Long.
" Kalian harus ingat wajah dari pemuda itu! Jangan sampai berurusan dengannya." Beberapa sosok mengingatkan kepada rekannya agar tidak mati sia-sia.
Mendengar ucapan tersebut, semua mengangguk setuju lalu menoleh ke arah mayat Qing Yubei dan bawahannya.
" Sebaiknya kita kubur mayat mereka, sebelum orang lain mengetahuinya." Salah satu sosok berinisiatif untuk mengubur jasad Qing Yubei dan bawahannya agar mereka tidak terkena imbas masalah.
Dengan sebuah anggukan, beberapa sosok langsung membawa mayat tersebut menuju ke tempat yang aman.
Sedangkan beberapa sosok harus mengawasi keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada yang datang ke tempat tersebut.
Di sisi lain Shen Long, Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang sudah berada di dasar sumur roh yang ketiga, kini merasa merinding saat baru memasuki lorong tersebut.
Sesaat Jun Mei Yin dapat merasakan bahwa di dalam lorong tersebut dilindungi Ilusi yang sangat kuat.
" Kenapa Mata Dewa milikku tidak berfungsi?" Gumam Shen Long, karena matanya hanya melihat lorong yang gelap.
" Untuk kali ini percayakan padaku." Jun Mei Yin memberi isyarat kepada Shen Long dan Xiao Ai Qing untuk mengikutinya.
Melihat Jun Mei Yin yang terlihat serius, Shen Long dan Xiao Ai Qing hanya mengangguk lalu berjalan mengikuti Jun Mei Yin.
Aaarrrggghhhh!
Aaarrrggghhhh!
__ADS_1
Terdengar suara teriakan dan rintihan dari sekeliling mereka, saat melewati lorong tersebut.
" Tutup mata kalian! Jangan sampai membuka mata, sebelum aku memintanya." Ucap Jun Mei Yin sambil memegang tangan Shen Long dan Xiao Ai Qing.
Kali ini Shen Long dan Xiao Ai Qing hanya menuruti apa yang dikatakan Jun Mei Yin, meskipun masih belum memahami situasi tersebut.
" Jangan sampai membuka mata jika ada yang memanggil kalian. Jika tidak, maka saat itu juga tubuh kita akan mengering." Jun Mei kembali mengingatkan kepada Shen Long dan Xiao Ai Qing.
Jun Mei Yin yang pernah mewarisi kemampuan pemilik Dunia kecil yang berada di hutan dimensi, tentu mengetahui jenis Ilusi tersebut karena di dalam ingatan gurunya, Ilusi tersebut mampu membunuh seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Pendekar Suci hanya dalam hitungan detik.
"Long'er, kemarilah nak! Ini aku ayahmu."
" Long'er kemarilah nak Ibumu sangat merindukanmu."
Terdengar suara di sekeliling Shen Long, dimana dia dapat merasakan pemilik suara itu sangat dekat dengannya.
Bahkan hembusan angin hingga sentuhan lembut dari pemilik suara tersebut sangat jelas.
" Ayah, Ibu." Gumam Shen Long, namun dia tidak berani membuka matanya.
" Saudara Long, mereka bukan ayah dan ibumu." Jun Mei Yin yang mendengar ucapan dari Shen Long, dengan buru-buru mengingatkannya.
Sesaat Shen Long tersadar, hingga dia mulai mengabaikan pemilik suara tersebut yang terus memanggilnya.
" Long'gege, aku sangat merindukanmu. Bukalah matamu! Apa kamu tidak ingin melihat wajahku?" Suara yang terus memanggil Shen Long, mirip dengan suara Ming Yue Liang.
" Suamiku... Aku selalu merindukanmu."
" Suamiku... Lihatlah sejenak wajahku!"
Bukan hanya suara dari Ming Yue Liang, tetapi Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie juga terus memanggil Shen Long dan meminta agar membuka matanya.
Di sisi lain Jun Mei Yin terus memegang tangan Shen Long dan Xiao Ai Qing, sambil berjalan dengan mata terpejam dimana hanya menggunakan kekuatan spiritual untuk melewati lorong tersebut.
" Tidak! Kamu bukan kekasihku." Xiao Ai Qing berteriak histeris saat mendengar suara sosok dari masa lalunya.
__ADS_1
Meskipun mata terpejam, tanpa terasa air mata Xiao Ai Qing menetes, karena suara dari kekasihnya di masa lalu terus memanggilnya.
Karena terlalu larut dalam kesedihan, tanpa sengaja tangan Xiao Ai Qing terlepas dari tangan Jun Mei Yin.