Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 537. Kembali Ke Daifang


__ADS_3

Mendapatkan permintaan dari Tetua Cakar Naga, Long Yaohan mengangguk setuju, karena bagaimanapun keluarga dari Tetua Cakar Naga tidak pernah berhubungan dengan anggota Klan Gui.


" Baiklah! Aku akan membawa mereka bersamaku." Ucap Long Yaohan.


Mendengar ucapan tersebut, Tetua Cakar Naga terlihat senang, karena Klan Gui masih memiliki tempat di kediaman Klan Long.


" Sepertinya aku tidak perlu lagi menyembunyikan identitas kami. Patriak... Izinkan Gui Hua belajar kepada Guru Suci."


" Biar bagaimanapun, Gui Hua adalah adik dari Qianxue." Tetua Cakar Naga berpikir jika Gui Hua belajar kepada Shen Long, maka dia bisa memiliki masa depan yang cerah.


Sedangkan untuk anggota Klan Gui yang merupakan keturunan Tetua Cakar Naga yang hanya tersisa empat orang, dia serahkan kepada Long Yaohan untuk membimbing mereka.


Tetua Cakar Naga berharap agar keturunannya bisa memperbaiki kesalahan anggota Klan Gui pada masa lalu, tanpa memiliki dendam sedikitpun.


" Baik Tetua... Aku akan berjanji untuk menjaga mereka." Jawab Long Yaohan.


Tetua Cakar Naga mengangguk kecil, lalu kembali ke kediamannya untuk mengabarkan kepada anak dan cucunya agar bisa ikut bersama anggota Klan Long.


Sementara di tempat lain, Shen Long yang berada di kediamannya, kini sangat menyayangkan jika bangunan yang terlihat luas harus ditinggal.


Namun Guang Louzhy menjelaskan bahwa kediaman cabang Klan Long akan dijual kepada walikota Daifang, meskipun harganya tidak terlalu mahal.


" Beberapa hari lagi, pihak walikota akan datang kesini, dan membayar langsung kepada Long Yaohan." Guang Louzhy menjelaskan tentang apa yang sudah dia rencanakan.


Karena itulah Guang Louzhy harus pergi ke kota Daifang terlebih dulu, untuk mengurus kepergian mereka.


Sedangkan untuk Tetua Cakar Naga, yang tidak ingin pergi ke daratan murni emas, dia tetap tinggal di dekat Tambang Batu Roh, meskipun nantinya akan dikelola oleh walikota Daifang.


Namun Tambang Batu Roh akan berbagi hasil kepada anggota Klan Long, dimana Tetua Cakar Naga yang mengurusnya, agar bisa dikirim ke kediaman keluarga Klan Long.


" Baiklah... Biarkan saja ayah yang mengatur semuanya." Jawab Shen Long, sambil duduk di kursi.


" Suamiku... Bagaimana kalau kita menikmati pemandangan di puncak gunung di belakang kediaman Klan Long? Sebelum kita berangkat?" Bisik Guang Louzhy, sambil bersandar di bahu Shen Long.

__ADS_1


Puncak gunung yang dimaksud adalah tempat Long Chieyu pernah melakukan latihan tertutup.


" Baiklah, kita akan pergi kesana!" Shen Long tidak keberatan, karena dia sendiri ingin mencari tempat yang tenang.


" Dasar tidak berperasaan." Wu Yunjiang mendengus dingin, karena kedua sosok di depannya selalu menunjukkan kemesraan mereka.


" Kakak tinggal disini saja untuk sementara waktu. Aku dan Istriku ingin menikmati pemandangan di puncak gunung." Shen Long tidak merespon tanggapan Wu Yunjiang, langsung membawa Guang Louzhy menuju ke puncak gunung di belakang kediaman Klan Long.


Melihat kepergian keduanya, Wu Yunjiang membuka tutup mulutnya lebar-lebar, karena Shen Long tidak peduli padanya.


Namun sebenarnya Shen Long tidak berpikir demikian, karena bagaimanapun Wu Yunjiang adalah kakak sepupunya.


" Kakak boleh mempelajari Kitab ini, sambil menunggu kedatangan kami." Saat Shen Long berada di depan pintu, langsung menoleh ke arah Wu Yunjiang, lalu meletakkan Kitab Seribu Raga di atas lantai.


Tanpa menunggu jawaban, Shen Long langsung membawa Guang Louzhy ke arah puncak gunung, sedangkan Wu Yunjiang mengambil Kitab yang diberikan Shen Long.


" Dari mana dia mendapatkan Kitab ini?" Gumam Wu Yunjiang, sambil memeriksa Kitab di tangannya.


Saat melihat isi dari Kitab di tangannya, Wu Yunjiang terlihat bersemangat untuk mempelajarinya, lalu mengambil tempat untuk berlatih.


*******


" Perasaanku tidak enak jika meninggalkan ketiga wanita itu di Gunung Suci." Ucap Guang Louzhy, sambil berbaring di pangkuan Shen Long.


" Semoga saja mereka tidak menimbulkan masalah." Ucap Shen Long, sambil mengusap rambut Guang Louzhy.


Shen Long bernafas lega, karena raga Jun Meiyin dikendalikan oleh Guang Louzhy, sehingga tidak memiliki sifat seperti Tiga Feniks Pedang.


Jika semuanya memiliki sifat yang sama, maka setiap hari Shen Long akan merasa pusing.


Sambil menikmati matahari terbenam, Guang Louzhy bercerita untuk mengingat kembali saat pertama kali dia bertemu dengan Shen Long.


Mulai dari saat Guang Louzhy terkurung di Pedang Seribu Bintang, memiliki raga Ratu Rubah Giok, Hewan Kontrak Naga Emas hingga menyatu ke tubuh Jun Meiyin.

__ADS_1


" Mungkin saja kita ditakdirkan untuk bersama, meskipun banyak rintangan yang kita hadapi." Ucap Guang Louzhy, sambil menggenggam erat tangan suaminya.


" Aku juga pernah berpikir bahwa kamu selamanya menjadi kakakku. Namun sekarang sudah berbeda." Shen Long tersenyum lembut, sambil menatap wajah Guang Louzhy.


Melihat tatapan mata Shen Long yang begitu indah, Guang Louzhy langsung memposisikan tubuhnya di pangkuan Shen Long, saat matahari sudah terbenam.


Sebuah ciuman lembut dari Guang Louzhy, bersarang pada bibir Shen Long, seakan menghiasi malam itu.


Malam yang begitu indah, puncak gunung seakan menjadi saksi bisu benih cinta antara Shen Long dan Istrinya.


Sesekali Jun Meiyin dan Long Chieyu mengendalikan tubuh mereka, agar bisa mendapatkan kebahagiaan dari suaminya secara langsung.


Namun pada saat melepas benih-benih cinta mereka, Jun Meiyin menggunakan raga Long Qianxue, sedangkan Long Chieyu menggunakan raga aslinya sendiri, meskipun raga yang dimiliki Jun Meiyin sebelumnya sangat dominan.


*******


( Kediaman Klan Long )


Waktu terus berjalan, anggota Klan Long sudah banyak mengalami perubahan besar dalam segi Kultivasi.


Tentu itu tidak lepas dari peran Tetua Ketiga yang banyak mengetahui berbagai tempat di wilayah Kerajaan Xing.


Begitupun dengan anggota Klan Wu yang sudah berada di kediaman Klan Long, mereka ditempatkan di Perguruan Naga Merah.


Long Yuanzhi juga terus berada di makam Long Zhenhua, untuk membangkitkan jiwa adiknya dengan membunyikan kecapi di tangannya, meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama.


Long Yuanzhi berharap agar adiknya bisa membantunya untuk menekan jiwa dewi Feniks Kecapi yang mulai mengendalikan pikirannya.


Sedangkan Long Fengxia dibebaskan dari perjanjian yang menjadikan dirinya sebagai pelayan, atas bantuan Patriak, karena Tiga Feniks Pedang tidak henti memerintahkan berbagai hal, yang menghambat Kultivasinya.


Namun selama Long Fengxia menjadi pelayan, Tiga Feniks Pedang tidak henti bertindak semena-mena, membuat Long Fengxia tidak memiliki waktu untuk mengembangkan diri karena setiap hari selalu kelelahan.


Tiga Feniks Pedang juga membebaskan Long Fengxia, karena tujuan mereka hanyalah agar tidak ada wanita lain yang dekat dengan suami mereka.

__ADS_1


Bahkan Long Yuanzhi juga hampir tidak diizinkan untuk pergi ke Gunung Suci, jika bukan karena Long Yuanzhi menemui makam Long Zhenhua.


Long Fengxia bernafas lega, karena bisa terbebas dari Tiga Feniks Pedang yang membuatnya seperti berada di neraka.


__ADS_2