Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 302. Kemenangan Sekte Pedang Suci


__ADS_3

Melihat situasi sudah membaik, Shen Long dan kedua Istrinya memilih untuk kembali ke Akademi Pagoda Suci untuk memulihkan diri.


Tidak lama kemudian, anggota Sekte Pedang Suci berhasil melumpuhkan pihak musuh, dimana tidak ada satupun yang selamat.


Meskipun demikian anggota Sekte Pedang Suci juga mengalami kerugian besar, dimana beberapa anggotanya banyak yang terluka berat bahkan kehilangan nyawa.


Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang baru saja menyelesaikan pertarungan, kini langsung melesat ke arah pintu gerbang Sekte Pedang Suci untuk mencari seseorang.


" Aku yakin, raungan keras itu berasal dari suami kita." Ucap Cang Li Yuan yang buru-buru ke arah pintu gerbang Sekte, meskipun kondisinya tidak dalam keadaan baik-baik.


" Aku tau itu. Tapi lihat kondisi kita." Yan Rou Lie juga tidak kalah serius, dimana juga dalam keadaan tidak baik.


Namun karena keinginan kedua wanita itu untuk bertemu dengan Shen Long, luka dalam yang mereka alami seakan tidak berarti.


" Sepertinya tidak ada lagi yang bisa aku lakukan." Jun Lixing yang berada di kejauhan, kini langsung menghilang di balik kegelapan malam.


Sedangkan Hao Xiong dan beberapa Tetua dari Klan Hao, juga langsung menuju ke arah pintu gerbang Sekte Pedang Suci untuk memastikan keadaan Hao Tian.


" Kumpulkan semua mayat anggota kita! Kuburkan dengan layak. Sedangkan bagi yang terluka, pulihkan diri untuk sementara waktu." Salah satu Tetua dari Sekte Pedang Suci memberi perintah.


" Baik Tetua." Jawab mereka serempak, lalu membersihkan bekas pertarungan.


Di sisi lain Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang sudah berada di depan pintu gerbang, kini seakan mencari seseorang, namun tidak berhasil menemukannya.


" Sepertinya suami kita tidak ada disini." Yan Rou Lie tertunduk lesu, karena tidak menemukan Shen Long.


" Aku masih bisa merasakan aroma keringat suami kita di sekitar sini." Cang Li Yuan yang hidungnya kembang kempis menghirup udara, sambil memeriksa keadaan sekitar.


Sesaat tatapan kedua wanita itu tertuju pada sosok pria paruh baya yang sedang berjalan mendekati mereka.


" Paman Tian." Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie berlari kecil ke arah Hao Tian,. lalu menundukkan kepala.


" Paman, apa suami kami ada datang kesini?" Cang Li Yuan langsung melemparkan pertanyaan, saat Hao Tian ingin menyapa mereka.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan tersebut, Hao Tian membuka tutup mulutnya seakan ingin berbicara , namun tidak jadi.


" Apa yang terjadi pada mereka? Lalu siapa kedua wanita yang bersama dengan Shen Long sebelumnya?" Fikir Hao Tian yang belum mengetahui apa yang terjadi pada Shen Long dengan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


Begitu banyak pertanyaan di benak Hao Tian, tentang kedua wanita yang bersama dengan Shen Long sebelumnya yang dia fikir bahwa mereka adalah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie, karena juga menggunakan penutup wajah.


Sebelum Hao Tian bertanya lebih lanjut tentang hubungan mereka, kini Cang Mu berjalan mendekati Hao Tian.


" Terimakasih atas bantuan kalian semua. Aku secara pribadi mengundang kalian ke Sekte Pedang Suci." Cang Mu langsung mengeluarkan suara, saat Hao Tian sedang kebingungan.


Sesaat mata Hao Tian dan Cang Mu tertuju pada kedua wanita itu yang sedang mengalami luka dalam, meskipun dari luar masih dalam keadaan baik-baik.


" Sebaiknya kalian pulihkan diri terlebih dulu." Hao Tian merasa waktunya tidak tepat untuk bertanya kepada kedua wanita itu.


" Baik paman." Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie terlihat patuh, lalu meninggalkan tempat tersebut.


" Tolong bantu mereka." Cang Mu memberi perintah kepada salah satu Tetua wanita yang berada tidak jauh dari mereka.


Tentu Cang Mu mengetahui bahwa kedua wanita itu tidak bisa bertahan lebih lama, jika tidak cepat memberikan pertolongan.


Untuk mencari informasi tentang kedua wanita yang bersama dengan Shen Long, Hao Tian memilih untuk tinggal di Sekte Pedang Suci.


" Mari kita kedalam." Cang Mu membawa Hao Tian masuk ke Sekte Pedang Suci.


Sementara Hao Xiong dan beberapa Tetua memilih untuk kembali ke Klan Hao, karena masih banyak hal yang mereka kerjakan.


*******


Satu minggu setelah penyerangan terhadap Sekte Pedang Suci, kini berita itu telah menyebar ke berbagai Klan ataupun Sekte.


Bahkan kabar tersebut tidak lepas dari telinga pihak Istana Kerajaan Ling dan Kerajaan Qing.


Namun kejadian tersebut sengaja ditutup-tutupi oleh pihak Kerajaan Ling dan Kerajaan Qing karena mereka juga memiliki pemikiran lain kepada Shen Long sehingga kabar tersebut tidak sampai ke pihak Istana Kekaisaran Wei.

__ADS_1


Simpang siur tentang sosok Naga Emas yang membantu anggota Sekte Pedang Suci juga tidak lepas dari telinga kedua Kerajaan.


Bahkan dua sosok wanita yang berasal dari Sekte Pedang Suci yang banyak membunuh anggota Klan Yang juga menjadi perbincangan hangat di berbagai tempat.


Begitupun dengan dua sosok wanita yang memiliki Hewan Kontrak juga tidak lepas dari telinga beberapa Klan ataupun Sekte, namun mereka tidak mengetahui dari mana asal mereka.


*******


( Istana Kerajaan Ling )


Di sebuah ruangan Istana Kerajaan Ling, kini terlihat beberapa sosok yang sedang melakukan perbincangan mengenai kejadian penyerangan terhadap Sekte Pedang Suci.


Tentu pihak Istana Kerajaan Ling juga tidak ingin ketinggalan bagian untuk mencari tau siapa lima sosok heroik yang mampu membalikkan keadaan.


Meskipun masih banyak tokoh yang lebih kuat lagi, namun semuanya sudah tua. Sedangkan kelima sosok tersebut dikabarkan masih muda dan berbakat, sehingga akan menarik perhatian berbagai kelompok.


" Hua'er... Apa kamu yakin bahwa sosok Naga Emas itu adalah Shen Long?" Tanya Ling Minghao kepada putrinya.


" Aku sangat yakin ayah. Saat kami berada di Akademi Pagoda Suci, Shen Long bisa mengeluarkan seekor Naga Emas." Jawab Ling Yi Hua dengan mantap.


" Andai saja Shen Long berada di pihak kita, maka Kerajaan Ling akan semakin kuat." Ucap Perdana Menteri sambil mengusap jenggotnya.


Sesaat Ling Minghao terdiam sejenak sambil memikirkan cara untuk menghadapi situasi tersebut.


Meskipun Ling Minghao sangat marah karena Shen Long telah membunuh adiknya, namun dia juga tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk mengambil Shen Long agar berada di pihak mereka.


" Yang Mulia Raja... Bukankah dulu Shen Long adalah tunangan Yang Mulia Putri. Aku fikir kita belum terlambat." Perdana Menteri seakan memiliki secercah harapan untuk mengambil Shen Long kembali.


" Perdana Menteri, apa maksudnya?" Tanya Ling Minghao.


Tentu untuk membawa Shen Long ke Istana Kerajaan Ling, bukanlah perkara mudah karena mereka sudah memutuskan hubungan pertunangan sebelumnya.


Namun bagi Perdana Menteri yang sangat pandai dalam mengatur siasat, tentu dia memiliki rencana lain.

__ADS_1


Ling Minghao juga mengakui kecerdasan Perdana Menteri, sehingga dia sangat mempercayai pria sepuh tersebut dalam mengatur siasat.


__ADS_2