
Di sebuah bangunan yang cukup besar, terlihat satu sosok Kultivator yang mencapai Pendekar Bumi tingkat 2 sedang mengumpulkan harta milik anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam.
" Sialan... Kenapa murid Akademi Pagoda Suci bisa mengetahui tempat ini. Meskipun aku sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 2, tapi jumlah mereka terlalu banyak." Sosok tersebut adalah Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam yang ditugaskan di tempat itu.
Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam terlihat sedang buru-buru mengambil semua Sumberdaya dan berencana untuk meninggalkan tempat tersebut sebelum ada yang mengetahuinya.
Setelah selesai mengumpulkan harta benda, Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam langsung bergegas meninggalkan ruangan tersebut dan mencari arah lain untuk kabur.
" Ternyata kamu disini? Kebetulan kami sedang mencarimu." Terdengar suara dari arah samping, dimana terlihat empat sosok yang sedang berjalan mendekati Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam.
" Sialan." Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam menggerutu dalam hati karena keempat sosok tersebut sangat sulit jika melawannya secara bersamaan.
Meskipun satu sosok sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 1 dan tiga lainnya sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 9, namun tidak mudah untuk mengalahkan mereka sekaligus.
Tap! Tap! Tap!
Shen Long berjalan dari arah lain, sambil menatap beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Kini tatapan Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam semakin jelek, karena dapat dipastikan dia akan mati dengan mudah.
Di sisi lain keempat Kultivator dari Klan Yang juga tidak rela jika harus berbagi Sumberdaya kepada Shen Long.
" Kita tidak boleh bertindak gegabah. Lebih baik kita meminta bantuan kepada Guang Louzhy untuk membunuh Patriak itu. Setelah itu kita akan membunuhnya." Bisik pemimpin kelompok Klan Yang kepada rekannya.
Dengan sebuah anggukan kecil, ketiga Kultivator tersebut hanya menurut, karena dengan demikian pihak mereka tidak mengalami kerugian besar.
" Saudara Louzhy, kita harus bekerjasama untuk membunuh Patriak itu! Setelah itu kita akan membagikan Sumberdaya secara adil." Kultivator yang berasal dari Klan Yang, menatap ke arah Shen Long.
Mendengar perkataan tersebut, Shen Long sedikit mengerutkan kening karena dia tidak mudah untuk percaya dengan ucapan dari anggota Klan Yang.
Dengan segala pertimbangan, Shen Long memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi jika bergabung bersama kelompok Klan Yang.
" Bagaimana denganmu? Apa kamu mau membantuku untuk membunuh keempat orang itu?" Tanya Shen Long sambil menunjuk ke arah keempat anggota Klan Yang.
" Sialan... Apa yang kamu fikirkan? Apa kamu ingin memihak kepada musuh?" Pemimpin kelompok Klan Yang terlihat geram karena Shen Long tidak bisa diajak bekerjasama.
Di sisi lain Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam terlihat kebingungan karena anggota murid Akademi Pagoda Suci di depannya seperti ada permusuhan.
" Ya... Aku yakin kalian pasti akan membunuhku setelah itu. Lagi pula kita memiliki urusan yang belum terselesaikan." Ucap Shen Long sambil mengeluarkan Pedang Kesunyian.
Di sisi lain wajah Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam terlihat cerah, karena dapat bantuan dari Shen Long.
Tentu setelah membunuh keempat sosok tersebut, Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam berpikir akan lebih mudah untuk mengalahkan Shen Long.
__ADS_1
" Baiklah, aku akan membantumu." Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam tersenyum lebar lalu mengeluarkan pedang miliknya.
" Kerjasama yang baik." Gumam Shen Long langsung melesat ke arah kedua Kultivator yang mencapai Pendekar Alam tingkat 9.
" Bajingan, aku akan membunuhmu." Kedua Kultivator dari Klan Yang terlihat geram karena Shen Long lebih memilih untuk membantu pihak lawan.
Begitupun dengan kedua Kultivator yang lain, langsung melesat ke arah Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam untuk mengalahkannya secepat mungkin.
Namun sosok yang mereka lawan adalah Kultivator yang mencapai Pendekar Bumi tingkat 2, sehingga kedua anggota Klan Yang harus saling bekerjasama untuk menjatuhkan pihak lawan.
Di sisi lain Shen Long yang juga sedang melakukan pertarungan, kini terlihat seimbang karena sosok yang dia lawan memiliki kemampuan khusus.
Traaang! Traaang! Traaang!
Benturan pedang dari kedua belah pihak membuat percikan api kecil hingga tercipta gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.
" Tebasan Pedang Api."
Kedua sosok tersebut mengumpulkan Qi di pedang miliknya, hingga terlihat kobaran api menyelimuti pedang mereka.
Wuush! Wuush!
Kedua sosok melompat ke arah Shen Long, lalu menciptakan serangan tebasan, hingga kobaran api sebelumnya melesat ke arah Shen Long.
" Langkah Naga Angin."
Shen Long melesat ke sebuah arah untuk menghindari serangan dari pihak lawan.
Blaaar!
Serangan dari kedua sosok tersebut bersarang di tanah lapang, dimana Shen Long sudah menghilang.
" Apa? Secepat itu?" Kedua sosok membulatkan mata karena serangan yang mereka lepaskan bisa membunuh Kultivator yang mencapai Pendekar Bumi tingkat 1.
Namun kali ini di depan mereka, dimana Shen Long dengan mudah menghindari arah serangan.
" Menarik... Sepertinya aku harus berhati-hati ketika berhadapan dengan pemuda itu." Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam melirik ke arah Shen Long yang terlihat sangat mudah mengalahkan pihak lawan.
" Jangan sampai meremehkan lawanmu." Pemimpin kelompok Klan Yang melihat pihak lawan sedang lengah, langsung menciptakan serangan terkuat mereka.
" Tebasan Pedang Api."
Kedua Kultivator dari Klan Yang memadatkan unsur elemen Api di pedang mereka, lalu melepaskan kepada pihak lawan.
__ADS_1
Craaash! Craaash!
Aaarrrggghhhh!
Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam yang tidak sempat menghindar dari serangan tersebut, kini mendapatkan luka sayatan yang cukup serius di bagian dadanya.
" Bocah bajingan." Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam terlihat marah, langsung memasang kuda-kuda.
" Tebasan Bulan Sabit."
Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam melepaskan unsur elemen Api yang membentuk pedang sabit, melesat ke arah kedua sosok tersebut.
Craaash! Craaash!
Kedua anggota Klan Yang tidak sempat menghindar, kini terkena luka sayatan yang cukup dalam.
" Uhuuk." Kedua anggota Klan Yang memuntahkan segumpal darah, dimana pandangan mereka menjadi gelap.
" Tusukan Kalajengking Hitam."
Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut langsung melesat dan membunuh kedua sosok tersebut.
Jleeep! Jleeep!
Kedua sosok tersebut langsung mati seketika tanpa mengeluarkan suara.
Di sisi lain Shen Long yang terlihat seperti sedang kelelahan, langsung meminta bantuan kepada sosok tersebut.
Wuush!
Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam melesat cepat ke arah pihak lawan Shen Long dengan menggunakan serangan tebasan.
Slaaash! Slaaash!
Leher kedua sosok tersebut terpotong dengan sempurna, dimana Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam memutar bola matanya untuk menyerang ke arah Shen Long.
Shen Long yang menyadari hal itu, juga tidak tinggal diam karena dia juga menunggu kesempatan tersebut.
Traaang!
Shen Long menangkis tebasan tersebut, lalu membalas dengan serangan tusukan.
Jleeep!
__ADS_1
Sebuah tusukan bersarang di bagian dada Patriak cabang Sekte Kalajengking Hitam yang kini mengalir darah dari mulutnya.