
" Apa aku boleh ikut?" Tanya salah satu gadis lainnya, yang diam-diam menyukai Shen Long.
Sebelum Shen Long memberi jawaban, Long Chieyu dan Long Qianxue mengeluarkan aura Intimidasi kepada gadis itu, membuatnya harus mundur beberapa langkah ke belakang.
Bahkan satu gadis yang lain yang juga ikut bersama rombongan Shen Long, langsung mengurungkan niatnya saat melihat rekannya mundur ke belakang.
" Apa semua wanita memiliki sifat seperti ini?" Pikir Shen Long, saat melihat reaksi dari kedua gadis itu.
Shen Long menggerutu dalam hati, karena dengan wajahnya kembali seperti semula, justru membuatnya merasa tidak tenang.
" Hei, kalian berdua ikut denganku!" Long Duanjun menggertakkan giginya, berusaha menahan diri. Meminta kepada Long Chieyu dan Long Qianxue untuk bersamanya.
" Kamu pergi saja sendiri." Long Qianxue langsung membuang muka, lalu menggandeng tangan Shen Long dan membawanya menjauhi tempat itu.
Melihat kejadian tersebut, Long Chieyu menggembungkan pipinya lalu menggenggam tangan Shen Long, hingga mereka berjalan menuju ke arah hutan yang berada di depan.
" Jangan salahkan aku jika nantinya kalian mati." Long Duanjun terlihat kesal, lalu meminta kepada yang lain untuk bersamanya.
Sementara di tempat lain, Shen Long melirik ke arah kedua wanita yang menggandeng tangannya, lalu melepaskan tangan kedua wanita itu.
" Aku masih bisa berjalan sendiri." Shen Long tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena kedua wanita itu semakin menempel dengannya.
" Kamu adalah calon suamiku, lalu apa yang salah?" Long Qianxue memanyunkan bibirnya, karena Shen Long masih bersikap dingin.
Shen Long ingin mengatakan sesuatu, namun ada yang mengganjal di tenggorokannya, sehingga dia memilih untuk melanjutkan perjalanan.
Kali ini Shen Long merasa berada di situasi yang sulit, karena dia tidak mungkin menceritakan bahwa dia sudah menikah.
Apalagi dengan wajahnya yang sekarang, tentu sangat baginya untuk pergi dari Klan Long jika dia sudah merasa sudah cukup kuat.
Terlebih setelah pertandingan sebelumnya, Shen Long terus bermimpi bertemu dengan Long Yutian yang asli.
Meskipun tidak mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh Long Yutian, namun sosok yang berada di mimpinya seakan ingin mengatakan sesuatu.
Saat berada di tengah perjalanan, kini ketiganya berpapasan dengan rombongan dari Perguruan Naga Tunggal.
" Tuan muda, bukankah kedua wanita itu berasal dari kota Daifang?" Tanya salah satu pemuda sambil menunjuk ke arah Long Chieyu dan Long Qianxue.
__ADS_1
" Benar... Tidak menyangka dunia begitu sempit. Kedua wanita itu sangat cantik." Yang lain ikut menimpal.
Sesaat sosok yang dipanggil sebagai tuan muda langsung menoleh ke arah Long Chieyu dan Long Qianxue yang sedang berjalan mendekati rombongan mereka.
" Kedua wanita ini lebih cantik dari murid di perguruan kita. Aku bisa menjadikan salah satu dari mereka sebagai Istriku yang ke sembilan." Pikir sosok yang dipanggil sebagai tuan muda, begitu terpesona dengan kecantikan kedua wanita itu.
Bahkan sosok pemuda itu berpikir jika keduanya mau menjadi Istrinya, maka delapan Istrinya yang lain seakan tidak berarti.
Pemuda itupun membawa rombongan menuju ke arah Shen Long yang sedang berjalan ke sebuah arah.
Di sisi lain Shen Long yang sudah menyadari kedatangan kelompok tersebut, kini masih terlihat santai. Secara diam-diam mengambil Kayu Spirit, jika 50 murid dari Perguruan Naga Tunggal berani melakukan hal yang buruk kepada mereka.
" Hei nona manis, kenapa kalian hanya ada tiga orang? Apa kalian terpisah dari rombongan?" Tanya pemuda itu, sambil memperhatikan keadaan sekitar, karena takut jika rombongan Shen Long juga berada di tempat itu.
" Apa peduli mu?" Tanya Long Qianxue dengan ketus, seakan tidak ingin ada orang lain bernama mereka.
" Jaga mulutmu nona! Kamu tau dengan siapa kamu bicara?" Salah satu pemuda terlihat kesal karena mereka tidak disambut dengan baik.
Pemuda yang dipanggil tuan muda mengangkat tangannya, memberi isyarat agar rekannya tidak bertindak terlalu jauh.
" Nona, tempat ini terlalu berbahaya. Bagaimana kalau kalian berdua ikut bersama rombongan kami?" Tanya pemuda itu, tanpa memperdulikan keberadaan Shen Long.
Di sisi lain Shen Long tengah berpikir, kenapa sesama Klan Long sendiri masih banyak yang ingin melakukan sesuatu yang buruk terhadap anggota Klannya sendiri.
' Sifat manusia memang sangat rumit. Hampir setiap Klan masih ada yang memiliki pemikiran sempit.' Pikir Shen Long, sambil menatap ke arah mereka.
" Gege, lebih baik kita lanjutkan perjalanan." Long Qianxue sama sekali tidak memperdulikan tawaran mereka, langsung membawa Shen Long menjauhi tempat itu.
Sedangkan beberapa wanita yang berada di rombongan tersebut, kini terlihat tertarik dengan penampilan Shen Long yang di mata mereka, pemuda itu sangat tampan.
" Jika niat baikku tidak diinginkan, maka jangan salahkan aku jika bertindak kasar." Pemuda itu sangat geram karena baru pertama kali dia dipermalukan seperti itu.
" Saudara jangan salah! Aku sudah memiliki suami. Kebetulan pemuda yang bersamaku adalah suamiku." Long Qianxue menoleh ke arah pemuda itu, lalu melanjutkan langkahnya.
" Aku juga calon istrinya." Long Chieyu tidak mau kalah, juga mengatakan bahwa dirinya sudah memiliki calon suami.
Kini wajah pemuda itu memerah padam, karena tidak menyangka kedua gadis cantik itu memiliki suami yang sama, meskipun hanya mencapai Pendekar Raja tingkat 1.
__ADS_1
" Aku akan memberikan 200 Batu Roh jika kalian berhasil membunuh pemuda itu." Ucap pemuda yang dipanggil tuan muda.
Mendengar tawaran yang begitu menggiurkan, para pemuda yang bersamanya langsung melesat ke arah Shen Long dengan niat membunuh yang kuat.
Bahkan para gadis yang mengagumi Shen Long, kini juga tergiur dengan tawaran tersebut lalu melesat ke arah Shen Long.
Wuush!
Sebelum 49 sosok tersebut mendekati mereka, Shen Long langsung melemparkan dua Array Tujuh Naga sekaligus ke arah mereka.
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Ggooooaaarr!
Array Tujuh Naga mengurung 49 sosok tersebut, membuat mereka terlihat pucat saat melihat empat belas naga yang mengelilingi mereka.
Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!
Semua yang berada di dalam Array Tujuh Naga menjerit kesakitan, bayangan empat belas naga menyerang mereka dengan liar.
" Apa-apaan ini? Kenapa diantara mereka memiliki Array sekuat ini?"
Semua yang berada di dalam Array Tujuh Naga bergidik ngeri karena, tubuh mereka berkali-kali terkena kibasan ekor dari bayangan tujuh naga.
Bahkan pemuda yang dipanggil tuan muda juga terlihat pucat karena, tidak menyangka bahwa mereka telah memilih lawan yang salah.
Tentu Shen Long harus menggunakan dua Array Tujuh Naga untuk melawan rombongan tersebut, karena jika melakukan pertarungan fisik, maka mereka akan kalah dalam jumlah.
Wuush!
Shen Long melesat ke arah pemuda itu, sambil mengayunkan tangannya.
Baaang!
Sebuah pukulan keras bersarang pada tubuh pemuda itu, membuatnya menyemburkan darah segar dari mulutnya.
__ADS_1