Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 134. Kegelisahan Hao Xiong


__ADS_3

Mendengar suara pelan tersebut, beberapa gadis yang lain langsung membulatkan mata dengan rahang terbuka.


" Saudari... mengapa kamu menginginkan pemuda itu kalah? Bukankah pemuda itu sangat berbakat, meskipun Kultivasinya masih rendah." Tanya beberapa gadis yang lain.


" Fikir saja sendiri! Jika pemuda itu kalah, aku dengan senang hati bisa menggantikan posisi kedua istrinya." Ucap gadis tersebut sambil menunjuk ke arah Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


" Benar juga. Aku juga ingin menggantikan posisi istri keduanya." Gadis yang lain ikut menimpal.


Mendengar percakapan tersebut, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie memasang wajah memerah padam lalu berdiri sambil mengeluarkan Pedang mereka.


" Yuan'er, Lie'er." Yu Yangmi menggelengkan kepala, memberi isyarat kepada mereka agar bisa menahan diri.


" Sekali lagi kamu membicarakan suamiku, aku tidak segan merobek mulutmu." Cang Li Yuan dengan nada mengancam sambil mengarahkan pedangnya kepada gadis tersebut.


" Cciiihhhh." Gadis tersebut membuang muka.


Meskipun kedua wanita itu sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 7, namun sama sekali tidak merasa takut karena kedua wanita itu berada di kandang Klan Hao.


" Saudari Li Yuan, saudari Rou Lie... Sudahlah, lebih baik kita fokus melihat pertandingan." Ucap kekasih dari Hao Mingzi memberi isyarat agar mereka berdua duduk kembali.


Kedua wanita itu merasa bersalah karena ulah mereka yang membawa Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie akan berakibat seperti itu.


Tanpa menjawab apapun Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie kembali duduk, lalu menatap ke arah pertandingan.


Di sisi lain Shen Long terus memainkan Pedang Kesunyian, dimana pertukaran serangan itupun semakin cepat.


" Sialan, pemuda ini benar-benar merepotkan." Hao Zhu bergumam sambil melakukan serangan kepada Shen Long.


Namun Hao Zhu dan Hao Cai merasa yakin bisa mengalahkan Shen Long, karena dari segi Kultivasi mereka.


Sambil memberi isyarat satu sama lain, mereka ingin melakukan teknik berikutnya.


Traaang!


Hao Zhu dan Hao Cai sengaja membenturkan pedang mereka, lalu mendorong tubuhnya ke arah belakang.


" Gelombang Api."


Kedua tuan muda mengayunkan pedangnya hingga keluar bola api mengarah kepada Shen Long dengan kecepatan tinggi.


" Sialan." Shen Long menatap arah serangan berusaha untuk menghindar.


Melihat serangan tersebut, Hao Tian bangkit berdiri karena serangan kedua tuan muda sangatlah berbahaya.


Para penonton yang menyaksikan kejadian tersebut, merasa bahwa energi dari unsur api tersebut bisa membuat seseorang Kultivator tingkat Alam bisa mati seketika.


" Langkah Naga Angin."

__ADS_1


Shen Long menghindar ke arah tertentu, karena serangan tersebut sangat kuat.


Blaaar...!


Serangan dari kedua tuan muda bertumpu pada lantai arena, menciptakan getaran gempa kecil.


" Apa? Bagaimana mungkin?" Hao Zhu dan Hao Cai merasa tidak percaya jika serangan mereka bisa dihindari.


" Tebasan Naga Penghancur."


Shen Long mengayunkan pedangnya hingga menciptakan gelombang angin berwarna keemasan membentuk pedang sabit.


Hao Zhu dan Hao Cai yang melirik ke arah sumber serangan langsung membulatkan mata karena masih belum memahami situasi sebelumnya.


" Pelindung Api."


Hao Zhu dan Hao Cai menyilangkan kedua tangannya untuk menciptakan pelindung agar tidak terkena serangan.


Bboooom!


Pertemuan antara serangan dari Shen Long membentur pelindung yang diciptakan oleh pihak lawan, menciptakan gelombang kejut.


Kraaack!


Pelindung tersebut mengalami retakan, hingga Hao Zhu dan Hao Cai melompat ke belakang.


" Bajingan." Hao Zhu dan Hao Cai merasa tidak terima karena merasa dipermainkan oleh seseorang Kultivator yang dibawah mereka, lalu melesat ke arah Shen Long dengan kecepatan tinggi.


Traaang! Traaang! Traaang!


" Jika seperti ini terus, aku bisa kalah." Shen Long bergumam sambil memikirkan cara untuk menghadapi kedua tuan muda tersebut di sela pertarungannya.


Meskipun memiliki fisik dan serangan yang sangat kuat, namun tetap saja Shen Long merasa kewalahan karena pihak lawan memiliki tingkat Kultivasi lebih tinggi darinya.


" Bagaimana saudara Long? Sebentar lagi Lie'er akan menjadi Istriku." Hao Zhu tersenyum lebar sambil melancarkan serangannya.


" Bukan kamu saja, tapi aku juga tidak sabar ingin memiliki Yuan'er seutuhnya." Hao Cai tertawa lepas sambil melancarkan serangannya.


Mendengar perkataan tersebut, Shen Long tidak bisa menahan diri lagi, langsung mendorong tubuhnya ke belakang.


" Tarian Seribu Naga Pedang."


Shen Long mengeluarkan Qi dalam jumlah besar langsung mengayunkan pedangnya ke arah kedua tuan muda.


Traaang! Traaang! Traaang!


Kecepatan serangan pedang dari Shen Long meningkat pesat membuat kedua tuan muda semakin terdesak.

__ADS_1


" Teknik ini?" Hao Xiong dan para Tetua terlihat serius saat menyaksikan permainan Pedang yang dilakukan oleh Shen Long.


" Pemuda ini sangat berbahaya jika dibiarkan berkembang di masa depan." Hao Zhiggy mengepal kedua tangannya.


Bahkan Hao Tian sendiri yang pernah mengajarkan kepada Shen Long, kini terlihat serius karena teknik yang dimiliki Shen Long tidak seperti yang dia ajarkan.


Bahkan jauh lebih kuat dan lebih sempurna lagi dari yang ada di Kitab Naga Langit.


Craaash!


Shen Long berhasil melukai bagian perut Hao Zhu dengan luka yang cukup dalam.


Aaarrrggghhhh!


Hao Zhu meringis kesakitan, sambil menatap ke arah Shen Long penuh kebencian.


Tentu hal itu dimanfaatkan oleh Shen Long, karena konsentrasi dari pihak lawan menjadi buyar.


Craaash!


Aaarrrggghhhh!


Sebuah tebasan pedang dari Shen Long mengenai bagian paha Hao Cai, membuatnya berteriak kesakitan.


Hal itu membuat Hao Xiong dan para Tetua bertanya-tanya, pedang jenis apa yang dimiliki Shen Long yang membuat Hao Zhu dan Hao Cai kesakitan.


Tentu mereka menganggap bahwa Pedang tersebut bukan pedang biasa, karena pada umumnya beberapa luka sayatan di tubuh para Kultivator masih bisa ditahan.


" Kalian telah berani memandang rendah Istriku, maka terimalah akibatnya." Shen Long terus memainkan Pedang Kesunyian, membuat kedua tuan muda semakin mundur ke belakang karena terdesak.


Kini pandangan Hao Zhu dan Hao Cai menjadi gelap karena luka sayatan yang mereka alami semakin bertambah banyak.


" Aku Men..."


Craaash!


Aaarrrggghhhh!


Sebelum Hao Cai mengucapkan kata 'Menyerah', Shen Long mengayunkan pedangnya hingga membuat luka sayatan di wajah tuan muda tersebut, hingga membuatnya berteriak keras.


Craaash! Craaash! Craaash!


Shen Long kembali membuat luka sayatan di wajah Hao Zhu dan Hao Cai hingga membentuk huruf ' X ' di wajah mereka.


Melihat kejadian itu, Hao Zhiggy dan Hao Cao memasang wajah memerah padam karena dapat dipastikan bahwa kedua tuan muda tersebut akan mengalami kebutaan.


" Patriak." Kedua Tetua tersebut seakan memberi Isyarat agar pertarungan tersebut dihentikan.

__ADS_1


Di sisi lain Hao Xiong jauh lebih marah karena keinginan kedua tuan muda akan menjatuhkan harga diri Klan Hao.


Dengan kata lain jika Shen Long meminta kepada seluruh anggota Klan Hao agar tunduk kepadanya, maka mereka tidak bisa mengelak.


__ADS_2