
Pada akhirnya Wei Yanqi memutuskan untuk Akademi Pagoda Suci tetap beroperasi, namun harus memberikan kompensasi kepada anggota Sekte maupun Klan yang merasa dirugikan.
Untuk itu Wei Yanqi juga meminta kepada Jun Lixing menjadi Tetua di Akademi Pagoda Suci dan memberi kekuasaan agar menindak tegas para Tetua dan murid yang menyalahi aturan.
" Junior.... Dimana anggota kalian yang lain?" Tanya Jun Lixing, sambil menatap ke arah Wuya Jinwu.
" Salam senior... Salah satu dari rekan kami sedang terluka akibat menerima hukuman cambuk api. Kemungkinan besar dia bisa pulih dalam waktu satu tahun kedepan." Wuya Jinwu berkata jujur, memanfaatkan situasi tersebut karena dia sudah tidak tahan dengan perbuatan Fraksi 50 besar yang lain.
Mendengar ucapan tersebut, beberapa Tetua Akademi Pagoda Suci berfikir bahwa Shen Long telah dijebak oleh Tetua Fraksi 50 besar agar tidak membocorkan kejadian pada saat berada di gunung Kunlun.
Meskipun sangat marah, namun beberapa Tetua tidak ingin menceritakan kejadian tersebut, karena menyangkut aib Akademi Pagoda Suci.
Di sisi lain Jun Lixing terlihat marah karena, dia berfikir bahwa Shen Long tidak bisa hadir, karena sedang terluka berat.
" Karena sekarang aku diberikan kekuasaan untuk menindak para Tetua yang tidak bekerja sebagaimana mestinya, maka aku meminta kepada 50 Tetua Fraksi agar memberikan Cincin Ruang yang mereka miliki sebagai kompensasi." Ucap Jun Lixing, sambil menatap ke arah para Tetua tersebut.
Mendengar ucapan tersebut, 50 Tetua Fraksi memasang wajah jelek, karena itu sama saja dengan perampokan.
Jumlah harta dan Sumberdaya yang mereka kumpulkan selama bertahun-tahun, kini seakan tidak terima jika berpindah tangan dalam waktu singkat.
Para Tetua yang yang lain juga mengangguk setuju, karena mereka menganggap bahwa 50 Tetua Fraksi terlalu mencampuri urusan para murid Kelas Berlian.
" Apa kalian tidak mendengarnya? Atau kalian akan aku berikan hukuman seumur hidup?" Wei Yanqi juga mengikuti keinginan wanita bertopi tudung yang tidak ingin namanya diketahui oleh siapapun, kecuali pihak Istana Kekaisaran Wei.
Mendengar ucapan tersebut, satu-persatu 50 Tetua Fraksi melepaskan Cincin Ruang mereka, lalu memberikan kepada Jun Lixing.
" Berikan Cincin ini kepada rekan kalian yang sedang terluka itu." Jun Lixing yang sudah menerima cincin tersebut, langsung memberikan kepada Wuya Jinwu.
__ADS_1
" Terimakasih senior. Nanti kami akan memberikan cincin ini kepada Guang Louzhy." Wuya Jinwu yang menerima cincin tersebut langsung memasukkan ke Cincin miliknya.
Setelah memberikan penghargaan kepada kelompok yang menjalankan misi dan memberi hukuman kepada 50 Tetua Fraksi, Kaisar Wei Yanqi membubarkan mereka agar bisa kembali ke kediaman masing-masing.
Di sisi lain Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie yang menganggap bahwa Shen Long lah yang terluka berat, kini hanya bisa berharap agar pemuda itu cepat sembuh.
Tentu kedua wanita itu berpikir bahwa Shen Long lah yang mereka maksud, karena hanya dia seorang diri yang membantu anggota Sekte Bunga Sakura saat terjadi penyerangan.
" Sekarang kita berpisah disini! Kami akan kembali ke Sekte Pedang Suci." Saat berada di tengah perjalanan, Cang Li Yuan memberikan sebuah Cincin kepada Ying Shui.
" Saudari Yuan, apa kalian yakin dengan keputusan ini?" Tanya Ying Shui yang terlihat bersedih karena mereka kehilangan sosok yang jenius.
" Ya... Katakan kepada Tetua Agung, bahwa kami tidak lagi mengambil jatah Sumberdaya untuk murid yang lain." Ucap Cang Li Yuan yang sama sekali tidak memperdulikan Sekte Bunga Sakura.
" Kalian tidak perlu khawatir. Di dalam cincin itu, kami tidak mengambil sedikitpun. Kalian boleh periksa sendiri." Ucap Yan Rou Lie.
Tentu kedua wanita itu sudah mempertimbangkan semuanya, karena mereka juga memiliki bunga Yin yang masih belum digunakan.
Jika Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie mengonsumsi kelopak bunga Yin, maka mereka tidak lama lagi akan mencapai Pendekar Suci.
" Setelah kita sudah mencapai Pendekar Suci tingkat 1, kita harus pergi ke Hutan Kuno untuk mengetahui apa saja yang ada disana." Ucap Yan Rou Lie saat mereka sudah jauh dari rombongan anggota Sekte Bunga Sakura.
" Ya... Sekte Pedang Suci hanya tempat kita untuk berlindung untuk sementara waktu." Ucap Cang Li Yuan.
*******
Sejak kejadian di Ibukota Kekaisaran Wei, 50 Tetua Fraksi semakin tidak menyukai Shen Long, karena mereka sudah banyak mengalami kerugian.
__ADS_1
Namun para Tetua tidak berani bertindak terang-terangan, karena Jun Lixing selalu memantau pergerakan mereka.
Terlebih saat mendengar Sumberdaya milik Akademi Pagoda Suci telah raib dari gunung belakang Akademi Pagoda Suci, membuat 50 Tetua Fraksi tidak bisa Berkultivasi dalam waktu yang sangat lama.
Para petugas keamanan semuanya dikerahkan untuk memeriksa semua murid karena mereka berpikir bahwa yang melakukan pencurian tersebut berasal dari orang dalam.
Hanya satu rumah yang mereka tidak periksa, yaitu tempat kediaman Shen Long itu sendiri, karena mereka berpikir bahwa Shen Long masih belum pulih.
Hal yang paling memalukan, dimana 20 murid Kelas Berlian yang berasal dari Fraksi 50 besar, semuanya tanpa menggunakan pakaian saat petugas yang berjaga di gunung belakang Akademi Pagoda Suci mendatangi mereka.
Tentu para petugas yang berjaga merasa heran karena, sampai keesokan harinya murid yang bertugas untuk mengambil Sumberdaya belum juga muncul.
Petugas keamanan yang sangat marah karena Sumberdaya yang mereka nantikan selama bertahun-tahun, kini habis tanpa sisa.
" Cepat katakan! Siapa yang melakukannya? Aku yakin hanya diantara kalian saja yang mencuri Sumberdaya itu." Tetua yang merupakan tangan kanan tiga Master Akademi Pagoda Suci menatap tajam ke arah para murid Kelas Berlian yang bertugas untuk mengambil Sumberdaya.
Tetua pertama sama sekali tidak memperdulikan beberapa sosok yang sedang diintegrasikan dalam kondisi tanpa menggunakan pakaian.
" Jika tidak ada yang mau mengaku, maka kalian semua akan diberikan hukuman cambuk api sebanyak seratus kali." Tetua pertama yang sangat marah, memberi perintah kepada pihak keamanan untuk memberikan hukuman kepada anggota Fraksi 50 besar.
Para Tetua dan murid Kelas Berlian yang baru saja pulang dari Ibukota Kekaisaran Wei, kini disambut dengan pemandangan yang sangat mengerikan.
" Tetua pertama... Aku yakin kejadian ini ada hubungannya dengan salah satu Tetua Fraksi 50 besar itu." Ucap Tetua Kehakiman sambil menunjuk ke arah beberapa Tetua yang baru saja muncul.
Mendengar ucapan tersebut, 50 Tetua Fraksi memasang wajah jelek karena kemalangan sudah terjadi dua kali pada hari yang sama terhadap mereka.
Saat berada di Ibukota Kekaisaran Wei, mereka semua sudah kehilangan harta dan Sumberdaya. Dan sekarang mereka mendapatkan tuduhan yang sama sekali tidak mereka ketahui.
__ADS_1
Dari 50 Tetua Fraksi, kini saling curiga satu sama lain, karena mereka berpikir bahwa ada orang yang memanfaatkan situasi tersebut demi keuntungan pribadi.