Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 353. Anggota Muda Klan Long


__ADS_3

Meskipun ada beberapa anggota muda Klan Long yang mampu bertahan bahkan mengalahkan kelompok berpakaian hitam.


Namun bagi yang memiliki Kultivasi masih rendah, mereka banyak yang mengalami luka berat bahkan ada yang mati.


" Saudara... Cepat panggil para Tetua. Biar kami yang menghadapi mereka." Ucap salah satu anggota muda Klan Long, sambil menoleh ke arah salah satu rekannya.


Melihat anggota muda Klan Long banyak yang terbunuh, salah satu sosok yang merupakan cucu dari salah satu Tetua Klan Long, kini langsung mengambil sebuah tabung dari buntalan kain miliknya.


" Bunuh pemuda itu!" Teriak salah satu kelompok berpakaian hitam, sambil menunjuk ke arah pemuda yang mengeluarkan tabung.


Tentu kelompok berpakaian hitam mengetahui fungsi tabung tersebut, yaitu untuk memanggil bala bantuan.


Dengan sebuah anggukan beberapa kelompok berpakaian hitam melesat ke arah pemuda Klan Long untuk membunuhnya.


" Halangi mereka!" Salah satu anggota Klan Long langsung menghadang kelompok yang ingin merebut tabung dari salah satu rekannya.


Wuush! Wuush! Wuush!


Beberapa anggota muda Klan Long, langsung melesat ke arah kelompok berpakaian hitam untuk menghalangi mereka.


Pemuda yang memegang tabung tersebut dengan buru-buru menyala tabung tersebut, lalu mengangkatnya.


Blaaar!


Sebuah bola api melesat ke arah langit dengan kecepatan tinggi.


Bboooom!


Ledakan yang sangat kuat membuat percikan api menyebar ke berbagai di atas udara.


" Gawat! Para Tetua itu akan mengetahui keberadaan kita." Kelompok berpakaian hitam mendapatkan firasat buruk, karena mereka bukan tandingan para Tetua.


" Cepat tinggalkan tempat ini!" Teriak salah satu kelompok berpakaian hitam.


Tanpa membuang waktu, kelompok berpakaian hitam itupun langsung meninggalkan tempat tersebut secepat mungkin.


*******

__ADS_1


Di pinggir hutan dimana para Tetua yang mendengar ledakan tersebut, sontak kaget karena salah satu anggota muda Klan Long meminta bantuan.


" Apa yang terjadi? Mengapa mereka menggunakan tabung itu?" Salah satu Tetua mengerutkan kening, karena nilai dari tabung tersebut sangatlah mahal.


Jika tidak dalam keadaan mendesak, tabung bala bantuan dilarang keras untuk digunakan.


" Mungkin saja para junior sedang mendapatkan masalah besar. Lebih baik kita memeriksanya." Ucap salah satu Tetua, karena jika tabung bala bantuan dibunyikan, maka ada sesuatu yang serius.


Dengan sebuah anggukan, para Tetua itupun melesat ke arah hutan dimana tempat dibunyikan tabung bala bantuan.


*******


Di sisi lain Shen Long dan Long Chieyu yang juga mendengar suara ledakan, kini menghentikan langkah sejenak untuk mencari arah sumber suara.


" Mereka di arah sana." Ucap Long Chieyu, sambil menunjuk ke sebuah arah.


Dengan anggukan kecil, Shen Long langsung melesat ke arah yang ditunjukkan dimana Long Chieyu juga mengikutinya.


Namun saat di tengah perjalanan, puluhan bayangan hitam melesat dengan kecepatan tinggi, tanpa memperdulikan Shen Long dan Long Chieyu yang berpapasan dengan mereka.


" Sangat disayangkan jika mereka pergi begitu saja." Gumam Shen Long, langsung melesat ke arah beberapa bayangan yang tidak peduli dengan kehadiran mereka.


Beberapa sosok yang tidak sempat menghindar, kini terkena imbas tebasan dari Shen Long.


Sesaat kelompok tersebut berhenti, namun memilih untuk menghindar, karena Shen Long seperti menikmati pembunuhan tersebut.


Terlebih di tempat itu adalah Long Chieyu yang sudah mencapai Pendekar Fana tingkat 7, sehingga kelompok berpakaian hitam hanya menggerutu karena beberapa rekan mereka mati di tangan Shen Long.


" Cepat tinggalkan tempat ini." Salah satu kelompok berpakaian hitam merasa percuma jika berhenti untuk melawan.


Jika mereka bertarung kembali, maka para Tetua Klan Long bisa mengejar dan membunuh mereka semua.


Long Chieyu yang melihat kakak iparnya seperti hewan buas yang tidak akan membiarkan mangsanya meloloskan diri, kini hanya menggelengkan kepala karena Long Yutian telah memperlihatkan sisi lain dari dirinya.


Meskipun masih banyak yang berhasil melarikan diri, Shen Long tersenyum puas karena bisa menambah hasil jarahannya juga mengumpulkan Aura Pembunuh.


" Masih belum mampu untuk meningkatkan kemampuanku." Meskipun Shen Long sudah mengumpulkan banyak harta, namun jumlahnya tidak sebanyak yang dia inginkan.

__ADS_1


Di sisi lain Long Chieyu sama sekali tidak peduli dengan harta yang dijarah Shen Long, karena sebagai putri seorang Patriak, dia tidak pernah kekurangan harta.


Setelah itu Shen Long dan Long Chieyu kembali melanjutkan perjalanan, hingga mereka sudah sampai di tempat rombongan anggota muda Klan Long.


Dalam waktu bersamaan, para Tetua juga sampai di tempat itu yang kini disambut dengan pemandangan yang membuat mereka sangat marah.


" Siapa yang melakukannya?" Tanya salah satu Tetua sambil menatap ke arah tumpukan mayat anggota muda Klan Long.


" Tetua, kami tidak tau siapa mereka. Namun kami berhasil membunuh delapan orang dari mereka." Salah satu anggota muda Klan Long menunjuk ke arah mayat kelompok berpakaian hitam.


Para Tetua itupun mendekati mayat tersebut lalu memeriksanya, namun tidak berhasil menemukan identitas mereka.


" Cepat periksa seluruh hutan ini!" Salah satu Tetua memberi perintah kepada beberapa Tetua yang lain.


Tanpa membuang waktu, para Tetua itupun melesat ke arah yang ditunjukkan oleh anggota muda Klan Long.


Di sisi lain Long Chieyu terlihat pucat karena hampir setengah dari anggota muda Klan Long yang ikut berpartisipasi dalam perburuan harus kehilangan nyawa.


" Kamu lihat sendiri bagaimana mereka membunuh anggota keluarga Klan Long? Jika kamu masih memiliki keraguan dalam bertarung, maka berapa banyak lagi generasi muda harus kehilangan nyawa." Bisik Shen Long kepada Long Chieyu, karena dia berpikir bahwa itu adalah kesempatan memberi pembelajaran kepadanya.


Tanpa menjawab apapun, Long Chieyu hanya mengepal kedua tangannya, merasa menyesal karena tidak membunuh kelompok berpakaian hitam sebelumnya sebanyak mungkin.


Karena tidak memungkinkan bagi anggota muda Klan Long untuk melanjutkan perburuan, Tetua yang berada di tempat itu langsung meminta kepada mereka untuk kembali ke kediaman Klan Long.


Sementara para Tetua yang lain terus melakukan penelusuran di seluruh hutan tersebut, meskipun pulang tidak membawa hasil.


Meskipun sempat terjadi insiden penyerangan terhadap anggota muda Klan Long, kompetisi tetap berlanjut, dimana para Tetua tetap menghitung jumlah Inti Roh dari hasil buruan anggota muda.


" Adik ipar, aku serahkan semuanya untukmu." Shen Long tidak ingin terlalu lama beranda di tempat itu, karena dia ingin menyembunyikan Aura Pembunuh yang dia miliki, agar tidak menimbulkan kecurigaan.


Terlebih Shen Long tidak terdaftar sebagai peserta kompetisi, sehingga dia hanya bisa mengambil harga dari Inti Roh saja.


Tentu Long Yaohan tidak mendaftar nama Long Yutian, karena dia menganggap bahwa menantunya masih kesulitan untuk berlatih.


" Mmmm." Long Chieyu mengambil buntalan kain tempat Shen Long menaruh Inti Roh.


Secara diam-diam, Shen Long menjauhkan diri dari kerumunan, meskipun aksinya diketahui oleh Long Yaohan.

__ADS_1


Long Yaohan yang sudah mengetahui kemampuan Long Yutian atau Shen Long, juga ingin memberikan tempat kepada Shen Long agar bisa ikut berkompetisi.


__ADS_2