Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 213. Tuduhan


__ADS_3

[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]


*******


Begitupun dengan anggota Sekte Naga Langit yang lain, mereka juga tidak dalam keadaan baik-baik dimana tangan dan kaki mereka terpotong dengan sempurna.


Yang Yuan dan anggotanya hanya menggerutu dalam hati karena sosok yang di depan mereka sangat kejam.


" Saudara Louzhy, bunuh saja aku sekarang juga. Arggh..." Bersamaan dengan ucapan Yang Yuan, Shen Long kembali memotong jarinya.


Anggota kelompok Klan Yang yang menyaksikan kekejian Shen Long, ingin sekali bunuh diri, namun tidak mampu.


" Sebagai sesama murid Akademi Pagoda Suci, kamu terlalu kejam." Salah satu anggota Sekte Naga Langit berkeringat dingin, sambil menatap ke arah Shen Long.


" Kejam? Bukankah dulu kalian pernah menyiksa seorang pemuda yang bernama Shen Long? Asal kalian tau bahwa akulah pemuda itu. Aku masih mengingat jelas bagaimana kalian menjadikanku sebagai mainan tempat berlatih." Ucap Shen Long sambil menatap ke arah mereka secara bergantian tanpa memasang ekspresi apapun.


Mendengar ucapan tersebut semua terdiam saling berpandangan, Jika pemuda yang di depan mereka benar-benar Shen Long, maka mereka hanya menyesali perbuatan mereka karena saat itu mereka tidak membunuh Shen Long.


Arggh!


Saat semua jari tangan Yang Yuan sudah terpotong, Kini Shen Long kembali memotong pergelangan tangannya.


" Saudara Long, saudara Long.... Kami melakukan itu karena kami juga disuruh oleh Patriak Yang Gang dan para Tetua." Semua anggota Sekte Naga Langit yang berada di tempat itu dengan buru-buru bersuara dan berharap agar Shen Long lebih cepat untuk membunuh mereka, karena sudah tidak sanggup lagi menahan rasa sakit.


Mendengar ucapan tersebut, Yang Yuan hanya menggerutu karena bawahannya sendiri sudah memojokkan dirinya.


Anggota Klan Yang yang terkena imbas dari kemarahan Shen Long juga menggerutu dalam hati. Jika saja mereka bisa bangkit berdiri, mereka sendiri yang ingin mencabik-cabik tubuh Yang Yuan.


Arggh!


Saat Yang Yuan berhenti berteriak, Shen Long kembali memotong kedua lutut kaki pemuda tersebut.

__ADS_1


Begitupun saat Yang Yuan pingsan, Shen Long kembali membangunkannya sehingga Yang Yuan benar-benar memohon kepada Shen Long agar cepat membunuhnya.


" Tidak semudah itu untuk membunuh kalian. Dulu kalian menyiksaku tanpa belas kasihan. Selain mendapatkan perlakuan semena-mena setiap hari, aku juga memakan dedaunan dan buah-buahan demi bertahan hidup." Ketika Shen Long mengingat kejadian itu,.dia ingin sekali memakan Yang Yuan dan anggota Sekte Naga Langit hidup-hidup.


Setelah puas menyiksa mereka, Shen Long mengambil semua harta di tangan kelompok Klan Yang, lalu menoleh ke arah Ratu Rubah Giok.


" Kakak... Kamu boleh menyerap Kultivasi mereka untuk menambah kekuatanmu." Ucap Shen Long.


Seakan mengerti apa yang dikatakan Shen Long, Ratu Rubah Giok mengangguk lalu berjalan mendekati salah satu kelompok Klan Yang.


Sesaat, aura berwarna putih keluar dari sosok tersebut lalu masuk ke dalam mulut Ratu Rubah Giok.


Kejadian tersebut tidak kalah jauh mengerikan daripada apa yang dilakukan Shen Long sebelumnya, dimana saat Ratu Rubah Giok menyerap Kultivasi korbannya, tubuh sang korban langsung mengering.


Satu-persatu Ratu Rubah Giok menyerap Kultivasi mereka, hingga yang terakhir adalah Yang Yuan.


Buussshh!


Saat Ratu Rubah Giok berhasil menyerap semuanya, kini tubuhnya secara perlahan mulai membesar hingga seukuran dua meter.


Auuuu!


Ratu Rubah Giok yang memiliki bentuk bulan sabit di keningnya, melolong panjang sambil menatap ke arah Shen Long dengan mata berkaca-kaca.


Merasa tidak ada lagi yang dicari, karena semua harta berada di Cincin Ruang milik Yang Yuan, Shen Long langsung memasukkan Ratu Rubah Giok ke Cincin miliknya lalu kembali ke Akademi Pagoda Suci.


Satu jam setelah kepergian Shen Long, kini terlihat dua sosok yang mencapai Pendekar Langit tingkat 5 sedang memeriksa keadaan cabang Sekte Kalajengking Hitam.


" Sialan, kita terlambat." Ucap salah satu dari sambil mengepal kedua tangannya dengan niat membunuh yang sangat kuat.


Kedua sosok tersebut adalah utusan dari Sekte utama Kalajengking Hitam yang mendapatkan tugas untuk memberikan bantuan kepada cabang Sekte Kalajengking Hitam.

__ADS_1


" Aku tidak tau kenapa Patriak menempatkan anggota yang masih mencapai Pendekar Bumi di 50 cabang Sekte. Padahal di Sekte utama Kalajengking Hitam banyak yang sudah mencapai Pendekar Langit, bahkan Pendekar Suci." Ucap sosok yang lain.


" Itu wajar saja karena 50 cabang Sekte hanya ditugaskan untuk merekrut anggota baru. Hanya saja siapa yang membocorkan rahasia jika disini ada peninggalan kuno, Pedang Taring Serigala?" Sosok tersebut merasa heran karena rahasia Pedang Taring Serigala bisa diketahui pihak luar.


" Anggota Klan Yang ini sangat merepotkan. Tapi kenapa ada beberapa dari mereka mati dengan kondisi menggenaskan? Siapa yang melakukannya?" Kedua sosok tersebut tertuju pada mayat Yang Yuan dan anggotanya.


Sesaat dua sosok yang lain muncul di tempat tersebut sambil memasang wajah jelek.


" Saudara, apa yang terjadi?" Salah satu dari mereka merasa heran.


" Sepertinya ada orang yang sudah memasuki goa itu. Aku yakin orang itu ahli Formasi, karena dia bisa mengambil Pedang Taring Serigala itu dengan mudah." Ucap salah satu yang baru kembali dari goa di belakang Sekte.


Sesaat suasana menjadi hening dimana mereka hanyut dalam pikiran masing-masing, lalu menoleh ke arah mayat yang mengering.


Keempat sosok tersebut menelan ludah karena mayat yang di depan mereka semuanya tidak utuh.


" Apa mungkin ada orang luar selain anggota Klan Yang dari Akademi Pagoda Suci yang memiliki kemampuan khusus untuk menyerap Kultivasi korbannya?" Keempat sosok tersebut saling berpandangan.


Setelah beberapa saat, keempat sosok meninggalkan tempat tersebut untuk melaporkan hal itu kepada Patriak utama Sekte Kalajengking Hitam.


*******


( Akademi Pagoda Suci )


Shen Long yang sudah berada di kediamannya, kini tersenyum lebar karena harta yang dimiliki Yang Yuan cukup banyak ditambah lagi dengan kelompoknya juga anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam.


Namun kesenangan Shen Long hanya sesaat, karena diluar rumahnya kini terdengar suara yang memanggilnya dengan nada tinggi.


Dengan wajah sedikit kesal, Shen Long beranjak dari tempat duduk lalu berjalan keluar kamar.


" Ada apa? Aku baru saja selesai menjalankan misi. Apa kalian tidak memiliki sopan santun?" Shen Long terlihat kesal sambil menatap ke arah ketiga sosok wanita paruh baya di depan rumahnya.

__ADS_1


" Kami dari petugas Keamanan yang diperintah oleh Tetua Kehakiman untuk menangkapmu karena telah berani melakukan perkosaan terhadap murid Kelas Emas." Ucap wanita paruh baya sambil memberi isyarat kepada kedua rakannya.


Sebelum Shen Long memahami situasi tersebut, kini kedua tangannya langsung diikat dengan tali yang memiliki kekuatan khusus.


__ADS_2