Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 159. Ratu Rubah Giok


__ADS_3

Namun yang membuat Shen Long sedikit heran, dimana Rubah Giok yang dia temui menggunakan Ilusi dengan wujud wanita lain selain Ming Yue Liang, Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.


Dari semua Ilusi mereka juga menggunakan wujud Xiao Ai Qing, Jun Mei Yin, Zhang Yuxing, Guang Yunyi dan Hu Meiyin.


Bahkan wujud Guang Louzhy juga tidak luput dari ilusi yang Rubah Giok gunakan.


Melihat hal itu, Guang Louzhy membulatkan mata membayangkan jika tubuhnya diperlukan seperti itu oleh Shen Long yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri.


" Empat puluh sembilan." Gumam Shen Long yang sambil menghitung jumlah buruannya dengan senyuman jahat karena bisa membunuh Rubah Giok tanpa harus bertarung, dimana hanya menggunakan otaknya meskipun sedikit jijik.


Di kedalaman Hutan dimana tempat Shen Long berada, terlihat sosok Rubah Giok yang memiliki ukuran dua kali lipat dari Rubah Giok yang lain.


Tidak hanya dari segi ukuran, Rubah Giok itu juga memiliki tingkat Kultivasi setara dengan Pendekar Bumi tingkat 3 sambil menatap ke arah tertentu.


" Kenapa perasaanku tidak enak? Apa yang terjadi pada bawahanku?" Ucap sosok tersebut yang tidak lain adalah Ratu Rubah Giok. " Tapi jika mereka merasa terancam, kenapa tidak memberikan tanda?"


Sesaat Ratu Rubah Giok memejamkan matanya untuk memeriksa keadaan sekitar, namun tidak menemukan apapun.


" Mungkin ini hanya perasaanku." Ratu Rubah Giok menghela nafas berat, menepis kembali pikirannya lalu kembali Berkultivasi.


Di tempat lain Shen Long yang tidak melewati kesempatan tersebut, terus memburu dan membunuh Rubah Giok dengan cara yang sama.


Hampir setiap sarang Rubah Giok yang dia temui, banyak sekali bangkai para Kultivator dimana ada yang sudah dalam bentuk tulang belulang sampai ada yang tubuhnya mengering.


Dari penilaian Shen Long, mayat para Kultivator tersebut ada yang baru saja terbunuh beberapa hari yang lalu hingga sudah mati puluhan tahun yang lalu.


" Sayangnya aku tidak bisa mengambil Cincin penyimpanan mereka karena sudah rusak." Gumam Shen Long sambil menatap mayat yang berserakan.


" Sebaiknya aku memurnikan energi Kehidupan yang aku kumpulkan." Shen Long mengambil tempat duduk bersila untuk bermeditasi.


Di sisi lain Guang Louzhy juga menyerap energi kehidupan yang disalurkan Shen Long kepadanya.


Tentu Guang Louzhy sangat senang karena energi kehidupan Giok Bulan membuatnya bisa menyentuh benda, walaupun masih belum memiliki tubuh kasar.


Satu hari Shen Long dalam posisi Berkultivasi, kini Guang Louzhy keluar dari tubuhnya dimana rohnya mulai memadat.

__ADS_1


" Ini sungguh luar biasa. Tidak lama lagi aku bisa mencari tubuh baru." Guang Louzhy terlihat kegirangan sambil melompat.


" Kakak, ingat usiamu." Shen Long menggelengkan kepala melihat tingkah kakaknya tersebut.


" Kamu aku sudah tua?" Guang Louzhy yang awalnya sangat senang, kini berubah kesal karena Shen Long menganggapnya sangat tua.


Tidak ingin berdebat dengan wanita itu, Shen Long langsung keluar dari goa untuk mencari keberadaan Rubah Giok yang lain.


" Huh." Guang Louzhy mendengus kesal, namun tetap mengikuti Shen Long dan kembali ke tubuhnya.


Perburuan kepada Rubah Giok terus berlanjut hingga Shen Long berhasil mengumpulkan 90 Inti Roh Rubah Giok.


Meskipun Inti Roh Rubah Giok tidak bisa digunakan lagi untuk menambah lingkaran Qi, namun Shen Long tetap mengumpulkannya karena dia pikir bahwa Inti Roh tersebut memiliki keunikan tersendiri.


Kini Shen Long telah berada di kedalaman Hutan dimana tempat tinggal Ratu Rubah Giok.


" Kakak... Apa kamu yakin disana tempat tinggal Ratu Rubah Giok?" Ucap Shen Long sambil menunjuk ke sebuah arah.


" Aku sangat yakin, karena aroma wangi disana jauh lebih kuat. Long'er, hati-hatilah! Ratu Rubah Giok tidak seperti yang lain." Guang Louzhy mengingatkan kepada Shen Long.


" Mmmm." Shen Long mengangguk lalu melangkahkan kakinya ke wilayah kekuasaan Ratu Rubah Giok.


Wuush!


" Ternyata kamu yang memiliki sepasang mata Iblis itu? Kamu telah membunuh semua bawahanku, maka terimalah kematian mu." Ratu Rubah Giok terlihat sangat marah, langsung melesat cepat ke arah Shen Long.


" Itu salah mereka sendiri, karena telah menipuku dengan Ilusi itu." Shen Long juga tidak tinggal diam, dengan Pedang Kesunyian di tangannya langsung mengayunkan pedangnya untuk menangkis terkaman Ratu Rubah Giok.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan keras dari Pedang Kesunyian dengan cakaran dari Ratu Rubah Giok yang diselimuti elemen Besi.


" Pengguna unsur elemen Besi?" Gumam Shen Long yang kini terlihat serius.


Ratu Rubah Giok yang sudah terlihat marah, terus menerkam ke arah Shen Long yang membuat Shen Long terdesak.

__ADS_1


" Ternyata Ratu Rubah Giok ini sangat kuat." Gumam Shen Long yang terus mengayunkan pedangnya untuk menangkis dan menyerang Ratu Rubah Giok hingga tercipta percikan api kecil.


" Sungguh mata yang spesial. Pantas saja kamu bisa membaca gerakanku. Tapi sayangnya perbedaan tingkat Kultivasi kita jauh ibarat langit dan bumi." Ratu Rubah Giok menggertakkan gigi berusaha untuk mencabik-cabik tubuh Shen Long.


Shen Long juga tidak ingin kalah, berusaha sekuat tenaga untuk membalas terkaman Ratu Rubah Giok.


" Long'er... Hati-hati!" Guang Louzhy yang terlihat gelisah karena Ratu Rubah Giok terus menerjang dan menerkam Shen Long.


Craaash!


Sebuah cakaran dari Ratu Rubah Giok berhasil menembus pertahanan Shen Long, yang membuatnya mengalami luka sayatan di dadanya.


" Uhuuk." Shen Long memuntahkan darah segar karena efek serangan tersebut seakan meremukkan tulangnya.


" Aku tidak akan membunuhmu dengan cara yang mudah. Tapi aku akan menyiksamu hingga berkali-kali." Ratu Rubah Giok memperlihatkan giginya yang runcing, sambil menatap ke arah Shen Long.


" Aku tidak boleh mati disini. Aku harus mencari cara untuk menghadapi Ratu Rubah Giok ini." Shen Long bergumam sambil membentuk kuda-kuda dengan Pedang Kesunyian yang dia pegang dengan kedua tangannya ke arah depan.


Wuush!


Ratu Rubah Giok kembali berlari dan menerkam Shen Long dengan kecepatan tinggi.


" Langkah Naga Angin."


Shen Long bergerak menyamping, lalu mengayunkan pedangnya ke atas untuk menebas tubuh Ratu Rubah Giok yang sedang berada di atasnya.


Merasakan adanya bahaya dari bawahnya, Ratu Rubah Giok menciptakan Qi untuk melindungi tubuhnya.


Melihat hal itu, Shen Long juga tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, lalu mengeluarkan Qi dalam jumlah besar hingga menyelimuti Pedang Kesunyian dengan elemen angin untuk mempertajam pedangnya.


Craaash!


Sebuah tebasan dari Pedang Kesunyian mampu melukai Ratu Rubah Giok.


Aaarrrggghhhh!

__ADS_1


Ratu Rubah Giok terlihat marah, tidak menyangka jika pedang yang ada di tangan Shen Long mampu melukai tubuhnya.


Kini tatapan Ratu Rubah Giok menjadi serius karena Pedang Kesunyian yang ada di tangan Shen Long tidak sesederhana yang dipikirkan.


__ADS_2