
Kini Tetua Naga Kabut dan para Tetua yang lain terdiam sejenak. Meskipun mereka sangat setuju jika Long Yutian diberikan julukan Guru Suci, namun yang berhak untuk menyetujuinya adalah Patriak Klan Long atau Tetua Agung.
Dengan kata lain para Tetua harus menunggu Patriak Klan Long keluar dari Latihan tertutup, karena mereka tidak mungkin mengatakan hal itu kepada Tetua Agung.
" Aku minta kepada kalian untuk mengabarkan kepada para Tetua yang berada di Lembah Naga secara diam-diam."
" Kita harus melakukan rapat tertutup di Perguruan Naga Tunggal, karena disanalah semua anggota Klan Long yang memiliki garis darah murni." Tetua Naga Kabut meminta kepada beberapa Tetua untuk menyampaikan kepada Tetua yang tinggal di Lembah Naga.
" Baik Tetua. Kami akan menjalankan tugas ini dengan baik." Jawab beberapa Tetua.
Tetua Naga Kabut dan para Tetua yang lain harus menghabiskan harta mereka untuk membeli bola kristal yang bisa mendeteksi kemurnian darah Klan Long.
Tentu mereka meminta bantuan kepada pihak Istana Kerajaan Xing untuk membeli bola kristal yang hanya dijual di daratan murni emas.
*******
Di tempat lain, Shen Long yang sudah berada di Perguruan Naga Tunggal, kini langsung masuk ke kediamannya.
" Untung saja wanita monster itu sedang tidak ada disini." Gumam Shen Long, lalu mengambil posisi duduk bersila untuk menambah wawasan tentang teknik yang dia miliki.
Tidak lama kemudian, Shen Long membuka mata, karena mendengar suara dari arah luar rumahnya.
" Sialan... Wanita monster itu sudah kembali." Shen Long menggerutu dalam hati.
Meskipun demikian, Shen Long tidak berani mengabaikan Long Zhenhua, karena bagaimanapun dia telah merenggut kesucian wanita itu.
" Semoga saja wanita itu tidak terlambat menyerap energi 'Yang' milikku. Jika tidak, maka akan menjadi benih." Shen Long menggelengkan kepala, karena dengan kekuatan Long Zhenhua, wanita itu melepaskan energi 'Yang' yang sangat banyak.
Di sisi lain, Long Zhenhua mengepal kedua tangannya, karena sudah tidak sabar ingin menghajar Shen Long.
Terlebih sekarang Long Zhenhua sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 1, sehingga dia dengan mudah memberi pelajaran kepada Shen Long.
" Kenapa bocah itu belum keluar?" Gumam Long Zhenhua sambil menunggu kedatangan Shen Long.
Tidak lama kemudian, Shen Long keluar dari rumahnya, dimana Long Zhenhua langsung melesat ke arah Shen Long.
__ADS_1
Tap!
Long Zhenhua menangkap kedua tangan Shen Long, lalu melemparnya ke arah halaman depan rumah.
Baaang! Baaang! Baaang!
Tanpa berkata apapun, Long Zhenhua meluapkan kekesalannya dengan memukul Shen Long hingga babak belur.
Hanya dalam hitungan detik, wajah Shen Long dipenuhi luka lebam, dimana sekujur tubuhnya seakan remuk.
" Guru, apa salahku?" Tanya Shen Long, sambil memegang wajahnya.
" Kamu masih belum tau apa salahmu?" Long Zhenhua menatap tajam ke arah Shen Long.
Long Zhenhua sangat puas karena sudah menghajar Shen Long hingga babak belur, untuk meluapkan kekesalannya.
Di sisi lain Shen Long berusaha untuk merangkak, lalu mengambil posisi duduk bersila untuk memulihkan diri.
" Jika saja kamu bukan calon Istriku, aku akan meninggalkan perguruan ini." Pikir Shen Long, sambil memulihkan diri, tanpa memperdulikan keberadaan Long Zhenhua.
Namun secara diam-diam Shen Long memeriksa energi 'Yang' yang berada di tubuh Long Zhenhua, hingga membuatnya terkejut.
Setelah memulihkan diri, Shen Long kembali bangkit berdiri lalu berjalan mendekati Long Zhenhua.
" Selamat... Guru sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 1." Shen Long mengepal kedua tangannya.
Shen Long tidak ingin menceritakan bahwa di dalam perut Long Zhenhua ada janin. Meskipun Shen Long belum siap memiliki seorang anak, namun dia berpikir semuanya tidak kebetulan.
" Dari mana bocah ini bisa mengukur tingkat Kultivasiku?" Pikir Long Zhenhua, sambil menatap ke arah Shen Long penuh selidik.
" Guru, aku akan mengembalikan Pil Inti Emas yang kamu berikan sebelumnya." Shen Long memberikan satu kantong berisi Pil Inti Emas kepada Long Zhenhua.
Long Zhenhua langsung merampas kantong tersebut, sambil menatap ke arah Shen Long dengan tatapan dingin.
" Jika guru membutuhkan bantuan, aku siap memberikan bantuan kapan saja guru butuhkan." Shen Long tidak ingin bayi yang berada di kandungan Long Zhenhua mengalami goncangan, karena bagaimanapun calon bayi itu adalah anaknya.
__ADS_1
Tanpa menanggapi perkataan Shen Long, Long Zhenhua kembali menarik kerah baju Shen Long, lalu membawanya ke sebuah tempat.
Tidak lama lagi mereka sudah berada di puncak gunung yang masih berada di wilayah kekuasaan Klan Long.
" Guru, tempat apa ini?" Tanya Shen Long.
" Di depan sana ada goa kelelawar. Disana ada ratu kelelawar yang bisa meningkatkan jiwamu." Ucap Long Zhenhua, lalu membawa Shen Long untuk memasuki goa kelelawar.
Long Zhenhua mengatakan bahwa ratu kelelawar adalah temannya, sehingga tidak membahayakan Shen Long.
Saat keduanya memasuki goa kelelawar, kini mereka disambut oleh sosok kelelawar yang memiliki ukuran seperti manusia.
" Apa kabar saudariku?" Tanya sosok yang memiliki wujud mirip dengan manusia.
Dari wajah, bentuk tubuh, kedua tangan dan kakinya mirip dengan wanita dewasa. Namun yang membedakan adalah kedua kuping, taring, sepasang sayap di punggungnya dan sekujur tubuhnya ditutupi bulu-bulu lebat.
" Seperti yang kamu lihat sekarang." Jawab Long Zhenhua sambil merentangkan kedua tangannya.
Ratu kelelawar tersenyum lebar, karena Long Zhenhua sudah banyak peningkatan sejak terakhir kali mereka bertemu.
" Bian Fu, aku membutuhkan bantuanmu untuk meningkatkan jiwa bocah ini." Ucap Long Zhenhua, sambil menunjuk ke arah Shen Long.
" Tidak menyangka, kamu memiliki seorang murid hingga sampai ke tahap ini. Kamu tenang saja, untuk mengingatkan kekuatan jiwa seorang Kultivator adalah pekerjaanku." Jawab Bian Fu, sambil menatap ke arah Shen Long.
Long Zhenhua mengangguk pelan, lalu meminta kepada Shen Long agar duduk di sebuah kolam kecil yang berada di depan mereka.
" Sekarang kamu harus berlatih di tempat ini selama satu bulan. Aku akan kembali kesini satu bulan lagi." Ucap Long Zhenhua.
" Baik guru. Guru juga harus menjaga kesehatan." Jawab Shen Long, lalu memejamkan mata, saat berada di dalam kolam.
Tanpa berkata apapun, Long Zhenhua keluar dari goa kelelawar, tanpa memperdulikan perkataan dari Shen Long.
Bian Fu tersenyum lebar, karena dia sudah mengenal sifat Long Zhenhua yang sangat pendendam.
" Sepertinya kamu menyukai gurumu sendiri. Calon bayi yang berada di kandungannya memiliki aura yang sama sepertimu." Meskipun Bian Fu mengetahui siapa Shen Long dan bayi yang berada di kandungan Long Zhenhua, namun dia tidak ingin menceritakan kepada Long Zhenhua.
__ADS_1
Bian Fu memanggil semua bawahannya, lalu meminta kepada mereka agar mengeluarkan frekuensi getaran suara kepada Shen Long.
Frekuensi getaran suara yang berasal dari para kelelawar mengandung ilusi, sehingga Shen Long harus bertahan.