Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 284. Kematian Zhu Bai


__ADS_3

Begitupun dengan Jun Mei Yin, langsung mengeluarkan Qi dalam jumlah besar, lalu menciptakan bayangan Naga bersayap dan berwarna putih.


Kedua wanita itupun menggabungkan teknik yang mereka miliki untuk bertahan dan menyerang Zhu Bai.


Di sisi lain Shen Long juga mengendalikan Naga Emas ciptaannya, lalu melesat ke arah Zhu Bai.


Bboooom!


Benturan serangan dari Zhu Bai mengenai pelindung yang diciptakan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Kraaack!


Aarrgggh!


Dalam waktu bersamaan, Naga Emas langsung melahap tubuh Zhu Bai, hingga membuatnya patah tulang.


Melihat kejadian tersebut para penonton merasa ngeri, karena Zhu Bai mati dalam kondisi menggenaskan.


" Gluug." Para penonton menelan ludah, berkeringat dingin karena sesuatu yang langka terjadi di depan mata mereka.


Di sisi lain, Tetua yang bertugas yang berusaha untuk menyelamatkan kedua wanita itu, kini bernafas lega karena tidak terjadi apapun pada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin.


Tetua itupun melesat ke arah kedua Istri Zhu Bai yang kini dalam kondisi menggenaskan, dimana tubuh mereka tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan.


" Ternyata dia mengambil energi kehidupan istrinya sendiri untuk memulihkan diri dan menambah kekuatanya." Tetua tersebut menggelengkan kepala, karena Zhu Bai telah membunuh Istrinya sendiri demi ambisinya.


Di sisi lain Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin kembali ke meja taruhan untuk mengambil semua taruhan mereka.


Sesaat Tetua pertama melesat ke atas arena, lalu menoleh ke arah Shen Long.


" Pemenangnya adalah Guang Louzhy." Ucap Tetua pertama dengan nada tinggi.


Bersamaan dengan ucapan Tetua pertama, kini terdengar suara sorak sorai para penonton yang mengakui kehebatan Shen Long.


Terlebih untuk para penonton yang bertaruh untuk Fraksi Gagak Emas, kini tersenyum puas karena point kontribusi mereka bertambah, meskipun tidak seperti sebelumnya.

__ADS_1


Para wanita yang sebelumnya mendukung Zhu Bai, kini memasang wajah masam karena banyak kehilangan harta.


Di sisi lain Shen Long yang mengendalikan Naga Emas, kini memuntahkan tubuh Zhu Bai dari mulut Naga Emas, seketika naga tersebut menghilang.


Kini para wanita yang mengagumi Zhu Bai, telah berbalik menjadi pengagum dadakan Shen Long.


" Mulai saat ini, para Tetua harus mendidik para murid dengan baik. Kalian sudah melihat sendiri banyak para jenius kita yang kehilangan nyawa."


" Itu semua karena beberapa dari Tetua tidak berhasil mendidik muridnya." Tetua pertama yang mendapatkan pesan dari tiga Master Akademi Pagoda Suci, kini menegaskan kembali aturan di Akademi Pagoda Suci.


Para Tetua dilarang keras untuk ikut campur urusan para murid. Jika ada perselisihan, maka mereka selesai sendiri.


Dengan kata lain Pendekar Suci tidak boleh bertindak untuk Pendekar Petapa, Pendekar Petapa tidak boleh mencampuri urusan Pendekar Langit, Pendekar Langit tidak boleh mencampuri urusan Pendekar Bumi dan seterusnya.


" Untuk murid yang kita kenal dengan nama Guang Louzhy, dia adalah Shen Long yang berasal dari Sekte Seribu Pedang." Tetua pertama kembali menyampaikan tentang jati diri Shen Long yang mereka kenal dengan nama Guang Louzhy.


Mendengar ucapan tersebut, Shen Long sedikit mengerutkan kening karena Tetua pertama menyampaikan hal itu di muka umum.


Namun karena sekarang Shen Long merasa sudah siap, tidak mempermasalahkan hal itu karena sudah mampu untuk melindungi diri.


Dari beberapa sosok yang berada di tempat itu juga pernah mendengar bahwa Sekte Seribu Pedang sudah rata dengan tanah.


" Shen Long... Klan kami akan akan siap menerimamu, asalkan kamu menjadi menantu Klan kami."


" Shen Long, menikahlah denganku! Kamu akan disambut baik oleh Klan kami."


Beberapa sosok yang berada di tempat itu menawarkan diri agar Shen Long menjadi salah satu anggota Klan mereka.


Tentu dengan kejeniusan Shen Long, maka Klan manapun akan menerima Shen Long sebagai anggota Klan mereka.


Di sisi lain Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin memasang wajah masam karena para wanita mulai mengincar kekasih mereka.


" Shen Long... Mulai sekarang kamu tidak perlu menyembunyikan jati dirimu. Akademi Pagoda Suci akan menjamin keselamatanmu selama disini." Ucap Tetua pertama, sambil menatap ke arah Shen Long.


" Terimakasih Tetua." Ucap Shen Long, seraya memberi hormat.

__ADS_1


" Mmmm... Sekarang kamu boleh memilih, apakah kamu akan menjadi Tetua untuk mendidik murid Kelas Perunggu, Kelas Perak atau Kelas Emas." Tetua pertama menawarkan kepada Shen Long.


Tentu pihak Akademi Pagoda Suci membutuhkan sosok yang jenius untuk mendidik murid mereka, agar bisa cepat berkembang.


" Terimakasih Tetua. Tapi aku masih belum siap." Shen Long menolak secara halus atas tawaran tersebut, karena dia juga ingin fokus berlatih.


Mendengar ucapan tersebut, Tetua pertama tidak bisa memaksa, karena seorang murid yang masih mencapai Pendekar Petapa masih dikatakan sebagai murid.


Jika sudah mencapai Pendekar Suci, maka sosok tersebut harus memberikan kontribusi kepada Akademi Pagoda Suci.


Setelah itu Shen Long langsung berpamitan untuk kembali ke kediamannya bersama Xiao Ai Qing, Jun Mei Yin dan Guang Yunyi.


Begitupun dengan anggota Fraksi Gagak Emas, mereka juga meninggalkan tempat tersebut kembali ke tempat masing-masing.


" Long'gege... Dengan point kontribusi sebanyak ini, apa kita langsung menukarnya dengan Sumberdaya?" Tanya Jun Mei Yin.


" Ya... Dengan semua Sumberdaya yang kita kumpulkan, kita bisa mencapai Pendekar Suci tingkat 1. Tapi kita harus menikmati dari setiap tahapnya." Shen Long tidak ingin terburu-buru untuk meningkatkan Kultivasi.


Karena pada saat menerobos, setiap Kultivator harus melatih kemampuan baru mereka, agar Fondasinya semakin kuat.


Tentu Shen Long akan kembali mempelajari isi dari Kitab Seribu Pedang, dan Kitab Pedang Suci dan Kitab Naga Langit juga harus ditingkatkan, sesuai dengan tingkat Kultivasi.


Terlebih untuk Shen Long yang sering melakukan penerobosan hingga beberapa tingkat, tentu dia harus mempelajari ketiga Kitab tersebut sesuai dengan tingkat Kultivasinya sekarang.


" Baiklah, kalau begitu kita langsung pergi ke Assosiasi Menara Obat." Ucap Xiao Ai Qing.


Keempatnya pun langsung berjalan menuju ke Assosiasi Menara Obat yang kebetulan bekerjasama Akademi Pagoda Suci.


Saat berada di Assosiasi Menara Obat, Shen Long langsung mengeluarkan Lencana miliknya yang diikuti ketiga wanita itu untuk membeli Sumberdaya.


" Sebanyak ini?" Tetua yang bertugas sedikit mengerutkan kening sambil menatap ke arah keempat Lencana tersebut.


" Benar Tetua. Karena setelah ini kami akan melakukan latihan tertutup." Ucap Shen Long.


Sesaat Tetua tersebut menarik napas dalam-dalam, karena jumlah point kontribusi dan koin yang diberikan keempat sosok tersebut membuat Assosiasi Menara Obat kehabisan stok.

__ADS_1


Sesaat Tetua yang bertugas membaca kertas yang diberikan keempat sosok tersebut yang merupakan jenis Sumberdaya yang mereka inginkan.


__ADS_2