
Tentu semua tuduhan tertuju pada Fraksi 50 besar, karena hanya merekalah yang lebih banyak mengambil peran dalam segala hal.
Namun Fraksi 50 besar seakan saling menutupi kesalahan Fraksi yang lain, agar tidak melaporkan apa yang mereka lakukan juga.
" Tetua pertama." Salah satu Tetua yang lain langsung menceritakan tentang situasi saat berada di ibukota Kekaisaran Wei.
Jika sesama anggota Akademi Pagoda Suci sendiri saling bersinggungan, maka tidak menutup kemungkinan, Akademi Pagoda Suci akan mendapatkan sangksi yang lebih berat lagi.
" Lancang sekali mereka. Apa mereka pikir bahwa Akademi Pagoda Suci takut terhadap Kekaisaran Wei?" Tetua pertama semakin marah, karena pihak Istana Kekaisaran Wei sudah tidak merasa takut kepada Akademi Pagoda Suci.
" Tetua pertama. Pihak Istana Kekaisaran Wei, tidak sesederhana yang kita pikirkan." Tetua tersebut membisikkan sesuatu kepada Tetua pertama, dimana sekarang pihak Istana sudah banyak yang mencapai Pendekar Suci.
Tentu itu terjadi karena Istana Kekaisaran Wei menjalin kerjasama dengan Assosiasi Menara Obat, karena menemukan sebuah tambang emas.
Mendengar ucapan tersebut, Tetua pertama memasang wajah jelek. Jika tidak menunjukkan kepedulian mereka terhadap Kekaisaran Wei, maka Akademi Pagoda Suci semakin kurang diminati dan berdampak buruk jika pihak Istana tidak memberikan bantuan lagi.
" Tetua pertama. Kita harus melakukan sesuatu agar bisa mengembalikan kepercayaan dari pihak Istana Kekaisaran Wei." Tetua yang lain memberi usul.
Sesaat Tetua pertama terdiam sejenak, karena tanpa menunjukkan loyalitas, maka Akademi Pagoda Suci tidak mendapatkan perhatian dari Istana Kekaisaran Wei.
Ditambah lagi dengan hilangnya Sumberdaya, maka kelangsungan anggota Akademi Pagoda Suci dipertaruhkan dan tidak akan berkembang jika tanpa Sumberdaya.
" Baiklah... Untuk semua murid Kelas Berlian dan Tetua yang pembimbing Fraksi akan diberikan tugas untuk menghancurkan Sekte Kalajengking Hitam."
" Dengan demikian pihak Istana Kekaisaran Wei akan kembali memberikan dukungan kepada Akademi Pagoda Suci."
" Tapi sebelumnya semua anggota Fraksi 50 besar tetap akan mendapatkan hukuman cambuk api sebanyak sepuluh kali."
Meskipun Tetua pertama masih terlihat marah kepada anggota Fraksi 50 besar, namun situasi Akademi Pagoda Suci dalam keadaan tidak baik. Dengan terpaksa Tetua pertama meringankan hukuman mereka agar bisa menjalankan tugas.
__ADS_1
" Tetua pertama... Bukankah itu sama saja dengan ingin membunuh para murid?" Tetua Fraksi Naga Merah merasa keberatan jika juniornya mendapatkan hukuman seperti itu.
" Oh... Ternyata muridmu sangat lemah. Bukankah sebelumnya kalian menggunakan cara licik kepada Guang Louzhy dengan hukuman cambuk api sebanyak seribu kali?"
" Tidak disangka tidak bisa bertahan hanya dengan hukuman cambuk api sebanyak sepuluh kali."
Tetua yang lain mengejek anggota Fraksi Naga Merah, karena mereka keberatan dengan hukuman cambuk api hanya dengan 10 kali.
Mendengar ucapan tersebut, semua anggota Fraksi 50 besar seperti sedang diremehkan, membuat wajah mereka memerah padam.
Terlebih untuk anggota Fraksi 50 besar yang pakaian mereka dilucuti, kini merasa malu sampai ke ubun-ubun mereka. Apalagi dengan murid wanita, tentu tubuh mereka tidak layak dipertontonkan.
Namun karena Tetua Pertama dan Tetua Kehakiman begitu marah, sehingga tidak memperdulikan penampilan mereka.
" Tetua Kehakiman, cambuk mereka sesuai dengan yang aku perintahkan." Tetua pertama langsung memberi perintah.
Namun setelah mendapatkan hukuman cambuk api, bukannya jera. Anggota Fraksi 50 besar saling menuduh Fraksi lainnya yang mencuri Sumberdaya.
Untuk menghentikan ketegangan antar murid Kelas Berlian Akademi Pagoda Suci, beberapa Tetua mengusulkan agar setiap anggota Fraksi melakukan pertarungan di arena di setiap Fraksi untuk menyelesaikan masalah tersebut.
" Biarkan saja mereka saling bertarung satu sama lain. Lebih baik kita fokuskan untuk meningkatkan Kultivasi." Ucap Wuya Jinwu, sambil menatap ke arah beberapa sosok yang terlihat dalam kondisi menggenaskan saat menerima hukuman cambuk api.
" Ya... Ternyata mereka benar-benar keras kepala. Aku yakin mereka akan berbaring di tempat tidur selama satu bulan." Niu Meily memperkirakan bahwa anggota Fraksi 50 besar akan pulih paling cepat satu bulan.
" Kalau begitu, lebih baik kita menemui Guang Louzhy untuk memberikan dua Cincin ini." Wuya Jinwu membawa anggota Fraksi Gagak Emas menuju ke kediaman Shen Long.
Tidak lama kemudian, Wuya Jinwu dan anggotanya sudah berada di depan rumah kediaman Shen Long, dimana hanya disambut oleh Guang Yunyi.
Guang Yunyi yang menyambut kedatangan anggota Fraksi Gagak Emas, kini bernafas lega karena suara erangan dari Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin baru saja tidak terdengar lagi.
__ADS_1
" Aku tidak menyangka tuan muda dan kedua istrinya berhubungan dalam waktu yang sangat lama." Pikir Guang Yunyi, dimana suara erangan kedua wanita itu berhenti pada saat sore hari.
Guang Yunyi pun menatap ke arah anggota Fraksi Gagak Emas secara bergantian dengan perasaan cemas, takut jika suara erangan kedua wanita itu terdengar kembali.
" Saudari Yunyi... Bagaimana keadaan saudara Louzhy?" Tanya Wuya Jinwu.
" Seperti yang kalian lihat sebelumnya. Tuan muda membutuhkan waktu agar bisa pulih kembali." Guang Yunyi tidak ingin menceritakan bahwa Shen Long sudah pulih, karena Jun Mei Yin telah berpesan kepadanya.
" Saudari Yunyi, apa boleh kami melihat keadaan saudara Louzhy?" Tanya Niu Meily.
" Mohon maaf semuanya. Kedua Istri tuan muda melarang siapapun yang melihat kondisi tuan muda. Saya tidak berani melanggar perintah mereka." Guang Yunyi terlihat cemas, takut jika Shen Long dan kedua wanitanya sedang kelelahan setelah berhubungan badan dalam waktu yang sangat lama.
" Baiklah. Itu artinya kedua wanitanya sangat mengkhawatirkan keadaan saudara Louzhy. Kalau begitu, berikan Cincin ini kepada saudara Louzhy." Wuya Jinwu memberikan dua buah Cincin yang berisi Sumberdaya dari 50 Tetua Fraksi dan beberapa botol Air Suci YIN-YANG dari Kekaisaran Wei.
Tentu semua anggota Fraksi Gagak Emas tidak keberatan jika jatah Air Suci YIN-YANG, semuanya diberikan kepada Shen Long, mengingat pemuda itu sudah memberikan sesuatu yang berharga kepada mereka.
" Terimakasih ketua. Nanti aku akan memberikan kepada tuan muda." Guang Yunyi mengambil kedua cincin tersebut.
" Baiklah, kalau begitu kami pamit dulu." Wuya Jinwu mengepal kedua tangannya, lalu meninggalkan tempat tersebut bersama anggotanya.
*******
Di kamar Shen Long, dimana Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin yang baru saja menyelesaikan penyerapan khasiat darah hewan buas, kini beristirahat sejenak sambil menyeka keringatnya yang bercucuran.
Kedua wanita itu tidak menyadari bahwa Shen Long sudah berada di tempat itu, yang terus memperhatikan proses penyerapan mereka.
" Long'gege, kami telah berhasil untuk proses penyerapan yang pertama." Ucap Jun Mei Yin sambil berjalan mendekati Shen Long.
Kedua wanita itu sangat senang karena Kitab Seribu Raga membuat kekuatan mereka semakin meningkat.
__ADS_1