Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Kemunculan Shen Yin


__ADS_3

Meskipun sedikit tidak percaya jika sosok yang di depan mereka adalah Yan Rou Lie, namun pada kenyataannya gadis itu dalam keadaan baik-baik saja.


" Jika begitu, dimana Long'gege? apa dia juga masih hidup?" Tanya Jun Mei Yin dengan penuh perasaan.


Mendengar pertanyaan dari Jun Mei Yin, Yan Rou Lie sedikit menaikkan alisnya. Bagaimana ekspresi gadis itu langsung berubah ketika nama Shen Long disebutkan.


" Saudari Rou Lie, apakah saudara Long masih hidup?" Jun Yun juga tidak sabar ingin mendengar keterangan dari Yan Rou Lie.


" Itulah kenapa aku datang kesini. Ada hal yang ingin aku sampaikan kepada kalian berdua." Ucap Yan Rou Lie.


" Baiklah, mari kita masuk ke dalam!" Jun Yun membawa mereka masuk ke dalam Sekte Pedang Suci.


Penjaga gerbang yang melihat kedatangan sosok yang mereka kenal, tanpa menunggu lama langsung membuka pintu gerbang.


" Salam Tuan Putri." Penjaga gerbang memberi hormat sambil melirik ke arah wanita berpakaian serba hitam.


" Mmmm." Jun Mei Yin mengangguk lalu membawa mereka ke kediamannya.


" Saudara... Wanita itu terlihat mencurigakan. Apa kita tidak melaporkan hal ini kepada Matriak?" Salah satu penjaga terlihat khawatir akan keselamatan Jun Mei Yin yang tidak lama lagi menjadi selir pangeran keempat.


Tentu mereka sangat khawatir, jika ada orang yang berniat untuk membunuh calon menantu Raja Qing Ziliong.


Namun mereka tidak mengetahui bahwa ada sepuluh sosok yang ditugaskan oleh pihak Istana Kerajaan Qing untuk menjaga Jun Mei Yin yang tidak terlihat oleh siapapun kecuali orang yang berada di atas Kultivasi mereka, karena memiliki kemampuan khusus untuk bersembunyi dibalik bayang-bayang.


" Ya, aku pikir juga begitu." Ucap yang lain langsung menuju ke suatu tempat.


Tidak lama kemudian Jun Mei Yin telah sampai di kediamannya yang terlihat sangat megah.


Tentu itu semua karena Jun Mei Yin akan menjadi menantu Kerajaan Qing.


" Hmmm." Yan Rou Lie menyipitkan matanya karena merasa ada beberapa sosok yang mulai berdatangan mengelilingi tempat tersebut.


' Apa yang terjadi? Mengapa mereka seperti menaruh curiga kepada saudari Rou Lie.' Jun Mei Yin merasa heran karena terdapat puluhan anggota Sekte Pedang Suci sedang mengawasi mereka.


Begitupun dengan Jun Yun, dia juga dapat merasakan kehadiran beberapa sosok yang mengawasi mereka.


" Saudari Rou Lie, mari kita masuk ke dalam." Ucap Jun Mei Yin yang berusaha untuk tetap tenang, meskipun sedikit curiga dengan Yan Rou Lie karena ada beberapa sosok yang mengawasi.

__ADS_1


" Tidak! Kita bicara disini saja." Jawab Yan Rou Lie yang tidak senang dengan sambutan yang tidak ramah tersebut.


" Baiklah, kita bicara disini saja." Jun Mei Yin menghela nafas panjang lalu membawa Yan Rou Lie duduk di sebuah kursi yang berada di bawah pohon rindang yang tidak jauh dari tempat tersebut.


Sedangkan Jun Yun hanya berdiam diri di tempat semula, karena ingin memastikan apa tujuan dari beberapa sosok yang mengawasi mereka.


" Saudari Rou Lie, Apa yang ingin kamu bicarakan?" Tanya Jun Mei Yin yang sudah duduk di kursi.


Kini Yan Rou Lie merasa ragu untuk menyampaikan tujuannya karena dia khawatir dengan Shen Long.


Namun karena Jun Mei Yin terus mendesaknya, dengan terpaksa Yan Rou Lie menyampaikan tujuannya dan berharap agar Jun Mei Yin bisa mengambil keputusan yang tepat.


" Aku ingin kamu membantuku untuk menyembuhkan Long'gege." Yan Rou Lie dengan sedikit menghela nafas sambil mengeluarkan sosok Naga Emas dari Cincin miliknya.


Kini Jun Mei Yin membulatkan mata saat melihat kemunculan sosok Naga Emas tersebut.


Begitupun dengan Jun Yun dan beberapa sosok yang mengawasi tempat tersebut, mereka juga sangat kaget dengan Naga Emas yang sangat langka bisa berada di tempat itu.


" Apa kamu bilang? Dia adalah Long'gege?" Jun Mei Yin menatap tajam ke arah Yan Rou Lie, lalu menoleh ke arah Naga Emas.


Namun Naga Emas tidak mengucapkan sepatah kata pun yang membuat Yan Rou Lie merasa heran.


Tentu Shen Long merasakan beberapa sosok yang berada di sekitar mereka dengan niat penuh keserakahan.


' Yin'er, Naga Emas adalah Hewan Ilahi yang sangat langka dan kuat. Jika kamu memilikinya, maka di masa depan kamu tidak terkalahkan.' Jun Lixing mengirim pesan jiwa melewati giok di kalung Jun Mei Yin.


Mendapatkan pesan jiwa tersebut, mata Jun Mei Yin tersirat keserakahan, karena dia juga ingin membalaskan dendam atas kematian Shen Long.


" Pengawal, Tangkap Naga Emas ini! Aku ingin menjadikannya sebagai tunggangan ku." Jun Mei Yin memberi isyarat kepada beberapa sosok yang berada di tempat itu.


Wuush! Wuush! Wuush!


Dalam hitungan detik para Kultivator bermunculan mengelilingi mereka, dimana mereka semua rata-rata sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 2 keatas.


" Panah!" Teriak salah satu sosok memberi instruksi kepada yang lain.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!

__ADS_1


Kini Hujan panah yang mengandung Qi mengarah kepada Naga Emas, membuat Naga tersebut meraung kesakitan.


Ggooooaaarr!


Naga Emas meraung keras berusaha untuk menghindar dari hujan panah tersebut


" Long'gege." Teriak Yan Rou Lie sambil melompat untuk menghalau panah tersebut dengan pedangnya.


Namun seberapa keras Yan Rou Lie melindungi Naga Emas, dia tidak mampu menghalau ratusan panah yang menancap di tubuh Naga tersebut.


Bahkan dirinya sendiri tidak lepas dari panah tersebut yang membuatnya terluka parah.


" Ikat Naga Emas itu!" Jun Lixing turun dari udara sambil melepaskan Aura Intimidasi Pendekar Suci tingkat 6 membuat Yan Rou Lie dan Naga Emas seperti ditimpa beban yang sangat berat.


" Long'gege." Yan Rou Lie meneteskan air matanya merasa menyesal karena telah mengeluarkan Shen Long.


Kini tatapannya mengandung kebencian terhadap Jun Mei Yin.


Tanpa menunggu lama Jun Mei Yin langsung melesat ke arah kepala Naga Emas.


" Sekarang kamu punya dua pilihan. Kamu akan menjadi Hewan Kontrakku atau mati." Jun Mei Yin menatap tajam ke arah Naga Emas.


Tentu untuk mengikat kontrak dengan Hewan Ilahi tidak seperti Hewan Roh biasa.


Jika tidak mendapatkan persetujuan dari Naga Emas, maka ikatan kontrak jiwa tidak bisa berhasil.


Kini Cang Li Yuan yang baru saja muncul bersama dengan para Tetua dari Klan Cang juga menyaksikan kejadian tersebut.


Tentu perasaan Cang Li Yuan tidak asing dengan Naga Emas tersebut, sehingga membuatnya merasa khawatir.


" Baik... Jika itu yang kamu inginkan, maka aku akan membunuhmu." Jun Mei Yin mengeluarkan pedang miliknya.


Rrraawr!


Naga Emas meraung keras penuh kebencian terhadap gadis tersebut, dia tidak menyangka bahwa sosok yang dia kenal ingin membunuhnya tanpa mendengar keterangan dari Yan Rou Lie.


" Ayah." Kini tiba-tiba muncul sebuah telur dari atas mahkota dewa milik Jun Mei Yin, saat gadis tersebut ingin memotong leher Naga Emas.

__ADS_1


__ADS_2