
Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap Klan, Kerajaan bahkan Kekaisaran bisa mengambil wanita yang dia sukai, meskipun sudah memiliki suami.
Kejadian seperti itu bisa terjadi jika orang tersebut tidak memiliki status yang kuat dan Tuan Muda yang mengambil Istri orang lain harus memberikan setengah dari hartanya kepada suami wanita yang mereka inginkan.
Itulah yang terjadi di dunia Kultivator, hanya kekuasaan dan kekuatan yang harus berbicara.
Karena itulah Shen Long berlatih lebih keras agar bisa melindungi kedua Istrinya yang merupakan magnet bagi kaum pria, dan tidak akan membiarkan siapapun yang berani menyentuh istrinya.
" Baiklah, aku akan berbicara kepada Patriak Klan Hao dan Tetua Hao Tian. Dan kamu, tidak akan mendapatkan Sumberdaya apapun dari kami lagi." Hao Zhiggy memasang wajah masam karena setengah dari harta mereka harus berpindah tangan karena ambisi cucunya.
Tentu saja untuk mengembalikan setengah harta mereka, harus membutuhkan waktu selama lebih dari sepuluh tahun.
" Terimakasih kakek." Hao Zhu tersenyum puas, meskipun harus mengorbankan setengah harta mereka.
" Ayah." Hao Cai terlihat kesal karena ayahnya belum mengambil tindakan.
" Baiklah, aku akan mengajukan lamaran kepada Patriak Hao Xiong." Hao Cao memasang wajah gelap karena harta yang dia kumpulkan selama bertahun-tahun tidak lama lagi akan berpindah tangan.
" Terimakasih ayah." Hao Cai terlihat senang, tanpa memperdulikan harta benda mereka.
Setelah perundingan begitu alot telah diselesaikan, kedua Tetua langsung bergegas dari tempat tersebut menuju kediaman Patriak Hao Xiong untuk mengajukan lamaran.
Di sisi lain Hao Zhu dan Hao Cai tersenyum puas karena tidak lama lagi mereka akan mendapatkan pujaan hati mereka.
*******
( Kediaman Patriak Hao Xiong )
Pada malam hari kini terlihat beberapa sosok yang sedang melakukan perundingan mengenai pengajuan lamaran.
__ADS_1
Di ruangan tersebut terdapat Hao Xiong, Hao Tian, Hao Zhiggy, Hao Cao serta para Tetua yang lain.
" Tetua Zhiggy, Tetua Cao... Sekarang sampaikan tujuan kalian!" Hao Xiong membuka suara, meskipun dia sudah mengetahui tujuan kedua Tetua tersebut, namun dia tidak ingin ikut campur.
" Terimakasih Patriak. Kita semua sudah mengetahui aturan Klan Hao, bahkan aturan dari setiap Klan. Begitu juga Klan Hao, tidak membolehkan orang luar tinggal di Klan kita." Ucap Hao Cao lalu menoleh ke arah Hao Zhiggy.
" Kita semua sudah mengetahui bahwa Tetua Tian membawa tiga orang tinggal di Klan Hao. Jika ketiga orang itu ingin tinggal di Klan Hao, maka mereka harus mematuhi aturan Klan Hao. Itu artinya mereka harus menikah dengan anggota Klan Hao." Ucap Hao Zhiggy.
" Tetua, apa maksudmu? Shen Long adalah keponakanku dan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie adalah Istrinya." Hao Tian terlihat geram karena sudah mengetahui tujuan dari kedua Tetua tersebut.
Hal yang dikhawatirkan Hao Tian kini telah terjadi. Jika Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie keluar dari persembunyian mereka, maka akan menjadi magnet bagi kaum pria.
" Tetua Tian, tenangkan dirimu! Kita ingin mendengar apa yang dikatakan Tetua Zhiggy dan Tetua Cao hingga sampai akhir." Meskipun Hao Xiong sudah faham tujuan mereka, namun mengapa kedua Tetua tersebut begitu antusias untuk melamar istri Shen Long.
Sedangkan mereka semua tidak pernah bertemu langsung dengan Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie.
Para petinggi Klan Hao hanya mengetahui bahwa Hao Tian membawa tiga orang bersamanya saja, karena Hao Tian melaporkannya sebagai syarat agar tidak menimbulkan kecurigaan.
" Yang pertama demi menjaga keamanan Klan Hao agar keberadaan mereka tidak menimbulkan kecurigaan anggota Klan Hao." Hao Zhiggy menjelaskan tujuan mereka dengan tenang, karena aturan Klan Hao sudah mutlak.
Mendengar ucapan tersebut, Hao Tian memasang wajah gelap karena dia tidak bisa menyangkal aturan yang berlaku sudah turun-temurun.
" Benar Patriak... Ini semua demi kebaikan Klan Hao. Sedangkan untuk Shen Long disamping dia mendapatkan setengah dari harta kami, kami sudah sepakat untuk mengangkatnya menjadi anggota Klan Hao dan layak mendapatkan Sumberdaya seperti anggota yang lain." Hao Cao ikut menimpal, karena dia juga masih menghormati Hao Tian.
Jika itu terjadi pada orang lain, mereka sudah pasti akan mengusir Shen Long setelah mendapatkan setengah harta mereka.
Tentu setelah diusir, mereka akan merebut kembali harta tersebut ketika berada di luar kediaman Klan Hao.
" Aku tidak setuju." Jawab Hao Tian dengan tegas.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, para Tetua yang lain saling berpandangan, karena menurut mereka Hao Tian sudah melanggar aturan Klan Hao.
Kini Hao Xiong juga tengah berpikir keras untuk menyelesaikan masalah tersebut, karena dia mengetahui sifat Hao Tian yang keras kepala.
Tentu Hao Xiong tidak ingin Hao Tian dan keluarganya keluar dari Klan Hao, yang tentu mereka akan mendapatkan kerugian besar.
Ditambah lagi dengan kedua putranya yang berbakat, sudah dipastikan mereka akan kembali ke Klan Yu yang merupakan asal Klan Istrinya.
" Begini saja, bagaimana kalau kita adakan latih tanding kepada mereka?" Salah satu Tetua yang paling sepuh diantara mereka, namun masih berada di bawah tingkat Kultivasi Hao Tian.
" Apa? Itu sama saja menyerahkan Klan Hao kepada orang luar." Gumam beberapa Tetua yang lain, karena maksud dari latih tanding, tidak seperti latih tanding biasa.
Jika latih tanding dimenangkan oleh anggota Klan Hao, maka Shen Long akan keluar dari Klan Hao tanpa mendapatkan apapun.
Namun Jika Klan Hao yang kalah, maka mereka harus memberikan tiga permintaan dari Shen Long.
" Tetua Tian, keponakanmu sudah mencapai tingkat berapa?" Tanya Hao Xiong yang kini terlihat serius.
Karena tidak ada pilihan lain, dengan terpaksa Hao Xiong harus mengikuti aturan Klan Hao yang sudah tidak pernah dilakukan selama seratus tahun.
" Keponakanku hanya mencapai Pendekar Alam tingkat 1." Jawab Hao Tian dengan memasang wajah memerah padam.
Meskipun Shen Long berbakat, namun untuk mengalahkan dua orang yang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 5 sekaligus, bukanlah perkara mudah.
Mendengar perkataan dari Hao Tian, Patriak dan para Tetua yang lain bernafas lega karena dapat dipastikan bahwa Shen Long bisa dikalahkan dengan mudah, walaupun dengan satu orang.
" Baiklah, aku putuskan untuk melakukan latih tanding satu minggu dari sekarang." Hao Xiong bernafas lega karena kehormatan Klan Hao bisa diselamatkan.
" Sekarang kalian boleh bubar! Kita akan bertemu saat latih tanding itu tiba." Hao Xiong mengakhiri pertemuan tersebut.
__ADS_1
Kini satu-persatu para Tetua meninggalkan ruangan, kembali ke kediaman masing-masing.
Sedangkan Hao Tian sendiri merasa cemas, karena dihadapkan dengan situasi yang sulit.