
Shen Long yang sudah mengetahui letak kasar dari cabang Sekte Kalajengking Hitam, langsung membawa rombongannya masuk ke dalam Hutan.
" Saudara Louzhy, apa kamu yakin dengan jalan yang kita ambil ini?" Tanya Zhang Lee yang sedikit heran karena Shen Long terlihat kebingungan dalam menuntun jalan.
" Ya... Aku sangat yakin." Jawab Shen Long yang sedang menggunakan mata Iblis untuk menghindari banyaknya Formasi jebakan.
Hal itulah yang membuat Shen Long terkadang harus berjalan memutar dan kadang belok ke kiri atau kanan.
" Kenapa tidak melewati jalan pintas saja." Salah satu Kultivator yang merasa tidak percaya dengan apa yang dikatakan Shen Long, langsung mengambil arah lain.
Melihat tingkah Kultivator tersebut, Shen Long hanya menggelengkan kepala sambil melanjutkan langkahnya.
Jleeep! Jleeep! Jleeep!
Aaarrrggghhhh!
Teriak Kultivator tersebut yang baru saja beberapa langkah mengambil jalur lain, langsung terkena jebakan anak panah bersarang di tubuhnya.
" Saudara." Kultivator yang lain sontak kaget, lalu mengambil rekan mereka yang terkena Formasi jebakan dengan penuh kehati-hatian.
Setelah rekan mereka sudah berada di tempat yang aman, Kultivator yang lain langsung membantu rekannya untuk mencabut anak panah tersebut.
" Pulihkan dirimu terlebih dulu." Zhang Lee memberikan Pil untuk memulihkan tenaga Kultivator tersebut.
" Terimakasih tuan muda." Kultivator tersebut mengambil Pil tersebut lalu memasukkan ke mulutnya.
Kini mata Zhang Lee, Zhang Yuxing dan anggota Klan Zhang tertuju pada Shen Long yang bisa mengetahui adanya Formasi jebakan tersebut, dimana mereka tidak melihat apapun selain pepohonan dan semak belukar.
" Saudara Louzhy, sepertinya kamu memiliki kemampuan khusus." Zhang Lee semakin tertarik dengan Shen Long yang bisa melihat sesuatu yang tidak bisa mereka lihat.
" Mungkin hanya kebetulan." Ucap Zhang Yuxing dengan ketus.
Mendengar perkataan dari Zhang Yuxing, Shen Long sama sekali tidak marah. Bahkan dia sangat senang jika wanita itu bersikap dingin kepadanya.
__ADS_1
" Ya... Itu hanya kebetulan." Shen Long mengangguk sambil menatap rekan mereka yang terluka.
Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini Kultivator yang sebelumnya terluka sudah pulih kembali lalu menatap ke arah Shen Long.
" Saudara Louzhy. Mohon maaf sebelumnya karena aku telah meragukan mu." Kultivator tersebut mengepal kedua tangannya sebagai sikap hormat.
" Tidak masalah saudara. Sekarang kita lanjutkan kembali perjalanan kita." Shen Long mengangguk lalu berjalan untuk menuntun jalan kepada mereka.
Setelah menempuh perjalanan selama seharian, kini Shen Long beserta rombongan telah sampai di markas cabang Sekte Kalajengking Hitam yang terlemah di wilayah tersebut.
" Saudara Louzhy, sepertinya kita tidak bisa melakukan pertarungan jika hari sudah gelap. Akan terlalu berbahaya, karena kita berada di kandang musuh." Ucap Zhang Lee yang kini pandangannya semakin terbatas.
" Tapi aku merasa akan lebih mudah untuk mengalahkan mereka saat tengah malam." Shen Long berspekulasi bahwa melakukan serangan saat gelap merupakan suatu keuntungan bagi pihak mereka.
Tentu dengan mata Iblis miliknya, Shen Long bisa membunuh pihak musuh dengan mudah.
Mendengar ucapan tersebut, Zhang Lee hanya mengikuti arahan Shen Long. Entah kali ini Zhang Le, Zhang Yuxing dan anggota Klan Zhang lebih memilih untuk percaya dengan apa yang dikatakan Shen Long.
" Baiklah, kami mengikuti arahan mu." Zhang Lee mengangguk setuju lalu mengambil tempat untuk menunggu waktu tengah malam.
Di sisi lain Shen Long langsung mengambil posisi Berkultivasi untuk mempelajari dan menggabungkan Kitab Naga Langit dan Kitab Seribu Pedang.
" Hanya ada dua Kitab yang belum aku pelajari." Shen Long menatap ke arah dua Kitab yang hanya terdapat lembaran kosong.
Meskipun Shen Long sudah meneteskan darahnya pada kedua Kitab tersebut, namun tidak ada respon sedikitpun.
Tengah malam telah tiba, Shen Long menghentikan latihannya lalu membawa rombongan mendekati cabang Sekte Kalajengking Hitam dalam posisi mengendap.
" Saudara Louzhy, sepertinya dua Kultivator yang berjaga di pintu gerbang sudah mencapai Pendekar Alam tingkat 6." Ucap Zhang Lee sambil memperhatikan pintu gerbang dari tempat yang gelap.
" Ya... Biar aku yang membunuh mereka." Shen Long berjalan mendekati pintu gerbang dengan posisi mengendap dibalik kegelapan malam.
Beruntung kedua Kultivator tersebut hanya fokus menghadap ke depan, sehingga Shen Long bisa berjalan dengan hati-hati melewati arah samping.
__ADS_1
" Langkah Naga Angin."
Slaaash! Slaaash!
Shen Long bergerak cepat langsung menebas leher kedua sosok tersebut hingga mati tanpa mengeluarkan suara.
Sesaat Shen Long menatap ke sebuah arah, dimana terlihat beberapa Kultivator yang sedang tertidur pulas.
Tentu anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam tidak merasa khawatir karena sekte mereka berada di tempat tersembunyi dan dikelilingi banyak jebakan.
" Cukup membantu." Shen Long tersenyum lebar lalu menebas leher para Kultivator yang sedang tertidur tersebut tanpa mengeluarkan suara.
Setelah itu Shen Long memberikan sebuah kode kepada Zhang Lee dan yang lain agar bisa bergerak menyelinap ke dalam cabang Sekte Kalajengking Hitam.
Tidak lupa Shen Long mengarahkan Plakat miliknya pada mayat yang berhasil dia bunuh juga mengambil sesuatu yang berharga di balik pakaian mereka.
" Sebaiknya kita bagi menjadi tiga kelompok. Aku akan berjalan ke bagian tengah, sedangkan dua kelompok yang lain mengambil jalur kiri dan kanan." Shen Long membagikan tugas kepada mereka agar lebih cepat.
Sedangkan Shen Long ingin bergerak sendiri, agar lebih bebas melakukan serangan secara diam-diam.
" Saudara Louzhy, Zhang Yuxing bersamamu. Saudari Yuxing, kamu bantu saudara Louzhy. Sedangkan kami akan membagi tugas." Zhang Lee membagikan kelompok mereka, lalu meminta kepada Zhang Yuxing untuk menemani Shen Long karena dia sudah mencapai Pendekar Bumi tingkat 3.
Tentu Zhang Lee sangat menginginkan gadis itu bisa dekat dengan Shen Long, agar mereka bisa akrab.
Meskipun ingin menolak, Zhang Yuxing hanya mengangguk kecil, karena itu adalah perintah dari tuan muda Klan Zhang.
" Baiklah, lebih baik kita lakukan sekarang! Bila perlu jangan sampai menimbulkan keributan." Shen Long bergegas dari tempat tersebut, meskipun tidak terlalu menginginkan Zhang Yuxing untuk mengikutinya.
Begitupun dengan dua kelompok yang lain, mereka juga melakukan tugas mereka dengan menyelinap ke berbagai tempat.
Di sisi lain Shen Long dan Zhang Yuxing juga dengan sigap membunuh beberapa Kultivator yang sedang berpatroli di beberapa tempat.
" Saudara Louzhy, apa kita tidak masuk ke dalam bangunan itu saja?" Ucap Zhang Yuxing dengan nada pelan sambil menunjuk ke sebuah bangunan tempat kediaman anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam.
__ADS_1
" Nanti saja! Kita harus membunuh anggota yang sedang berjaga. Mereka terlalu banyak, jika kita masuk kedalam maka akan menimbulkan keributan." Ucap Shen Long dengan nada pelan sambil mengamankan mayat yang mereka bunuh agar tidak diketahui anggota yang sedang berpatroli.
Beruntung anggota cabang Sekte Kalajengking Hitam tidak ada yang mencapai Pendekar Langit, jika tidak maka mereka akan ketahuan.