
Terlebih gara-gara Gui Duanjun, Long Yuanzhi harus kehilangan adiknya Long Zhenhua dan beberapa murid Perguruan Naga Kabut, termasuk Long Qianxue.
Kini semua murid saling berdiskusi satu sama lain, mengenai apa yang harus mereka katakan kepada para Tetua jika mengetahui bahwa Shen Long telah membunuh Gui Duanjun.
" Bagaimana menurut kalian semua?" Tanya salah satu murid kepada rekannya.
" Yutian telah banyak membantu kita. Aku akan tetap mendukungnya."
" Aku juga. Jika Yutian mendapatkan hukuman, aku akan ikut bersamanya."
" Aku juga menanggung hukuman itu."
Satu-persatu para murid mengeluarkan pendapat masing-masing untuk mendukung Shen Long.
Jika Shen Long mendapatkan hukuman, maka semua murid bersiap untuk ikut bersama Shen Long menjalani hukuman.
" Jika kalian mengambil keputusan seperti itu, aku juga siap menanggung hukuman." Melihat kesungguhan hati para murid lainnya, Long Wufang juga ikut membantu.
Hanya satu sosok yang tidak berkata apapun, yaitu Gui Shuyue yang baru saja mengetahui bahwa Gui Duanjun adalah satu Klan dengannya.
Meskipun Gui Shuyue sangat geram karena Shen Long telah membunuh Gui Duanjun, namun situasinya sama sekali tidak menguntungkan.
Terlebih Gui Shuyue mengemban misi untuk merekrut Shen Long dan menjadikan pemuda itu sebagai pasangan Kultivasi Ganda yang cocok, sehingga Gui Shuyue hanya bisa mengikuti keinginan para murid yang lain.
" Kalian tidak perlu, biar aku sendiri yang menanggung hukumannya." Long Yuanzhi yang merasa kehilangan atas kematian adiknya, kini mendukung penuh apa yang dilakukan Shen Long.
Di sisi lain Shen Long yang sudah menarik jiwa naga kabut, kini langsung berjalan menuju para murid yang lain untuk mengatur rencana selanjutnya.
" Suamiku, apa kamu baik-baik saja?" Guang Louzhy yang terlihat khawatir, kini langsung memeriksa keadaan Shen Long.
Guang Louzhy bernafas lega, karena Shen Long hanya mengalami luka ringan, meskipun sudah menggunakan Zirah Kura-kura.
" Sialan... Kenapa wanita ini masih hidup?" Gui Shuyue mengumpat dalam hati karena Long Chieyu selamat dari kematian.
Jika Long Chieyu masih hidup, maka Gui Shuyue akan kesulitan untuk mendekati Shen Long untuk menjalankan rencananya.
" Tetua... Apakah kita akan kembali ke Klan sekarang?" Tanya salah satu murid kepada Long Yuanzhi.
" Ya... Karena tugas kita sudah selesai, lebih baik kita kembali ke Klan." Jawab Long Yuanzhi.
" Kalian boleh kembali terlebih dulu! Aku ingin menikmati pemandangan di wilayah Kerajaan Xing ini." Shen Long tidak ingin pulang terlebih dulu sebelum menemukan pemilik inang jiwa naga yang lain.
Shen Long merasa yakin jika jiwa naga hitam dan inang jiwa naga merah masih hidup, maka dia tidak akan pernah tenang.
__ADS_1
" Kami juga ingin melihat wilayah Kerajaan Xing ini."
Semua murid juga ingin bersama dengan Shen Long, karena mereka berpikir jika Shen Long pulang, maka mereka bisa membela Shen Long.
Mendengar ucapan tersebut, Long Yuanzhi terdiam sejenak sambil melirik ke arah Shen Long yang seperti sedang merencanakan sesuatu.
" Baiklah, untuk malam ini kita akan mencari tempat untuk beristirahat. Aku yakin di sekitar tempat ini ada markas organisasi Jubah Hitam." Long Yuanzhi mengambil keputusan untuk bersama dengan murid untuk bermalam, sebelum kembali ke kediaman keluarga Klan Long.
Satu-persatu para murid mengangguk setuju, lalu menyebar untuk mencari keberadaan markas organisasi Jubah Hitam.
Setelah melakukan perjalanan cukup jauh, kini salah satu murid berhasil menemukan sebuah goa tempat kediaman anggota organisasi Jubah Hitam sebelumnya.
Long Yuanzhi meminta kepada semua murid untuk mengambil sesuatu yang berharga di goa itu meskipun tidak banyak.
" Kalian bagi rata hasil jarahan kalian." Long Yuanzhi memberi perintah kepada para murid agar membagi hasil jarahan sama rata.
" Baik Tetua." Jawab mereka serempak, lalu mengumpulkan semua harta dari mayat anggota organisasi Jubah Hitam dan harta yang mereka temukan di goa.
Bahkan Long Yuanzhi juga memberikan harta dari Cincin yang dia ambil dari Ouyang Ning kepada para murid.
Begitupun dengan Shen Long, Cincin Ruang yang dia ambil dari Gui Duanjun juga hanya mengambil beberapa Sumberdaya yang cocok untuknya saja.
Sedangkan beberapa harta yang lain, Shen Long berikan kepada murid yang lain, karena mereka juga sudah banyak membantunya.
" Kalian tidak perlu khawatir. Gunakan saja untuk perkembangan kalian." Kali ini Shen Long tidak ingin serakah.
Karena bagaimana pun dan sekuat apapun Shen Long, tentu membutuhkan orang lain untuk mendukungnya.
Terlebih Shen Long mengingat pesan dari Long Zhenhua. Jika semua anggota Klan Long lebih kuat, maka kejadian sebelumnya tidak akan pernah terjadi.
Mendengar ucapan tersebut, semua murid sangat senang karena semakin banyak harta yang mereka miliki, maka perkembangan mereka semakin cepat.
" Yutian, apa rencanamu selanjutnya? Aku pikir kamu memiliki rencana lain." Long Yuanzhi yang sedang duduk di samping Guang Louzhy, mulai mengeluarkan suara.
Shen Long terdiam sejenak, karena dia sendiri ingin mengambil alih kedua inang jiwa naga yang lain untuk menyempurnakan teknik pembelah raga.
" Aku ingin mencari keberuntungan di berbagai tempat untuk meningkatkan Kultivasi." Shen Long masih menyembunyikan tujuannya, meskipun semua murid sudah mempercayai dirinya.
" Kalau begitu, kita akan melakukan perjalanan bersama-sama untuk mencari keberuntungan. Bagaimana dengan kalian?" Tanya salah satu murid.
" Aku setuju." Jawab mereka serempak.
Mendengar ucapan tersebut, Shen Long mengangguk setuju, karena semakin banyak murid yang percaya kepadanya, maka jalannya akan semakin terbuka lebar.
__ADS_1
" Maafkan aku tidak bisa ikut bersama kalian. Masih ada beberapa hal yang harus aku kerjakan."
" Ingatlah, kejayaan Klan Long bergantung kepada kalian. Jadi saatnya kita memberikan kontribusi untuk perkembangan Klan kita." Long Yuanzhi memberi pesan kepada mereka.
" Baik Tetua."
" Baik Guru."
Semua murid terlihat antusias untuk memberikan yang terbaik untuk Klan Long agar bisa meningkatkan kekuatan anggota Klan Long.
*******
Di tempat pertarungan sebelumnya, kini angin bertiup kencang mengelilingi jasad Ouyang Ning.
Beberapa saat, terlihat jiwa Ouyang Ning keluar dari tubuhnya yang sudah terpotong beberapa bagian.
Jiwa Ouyang Ning menatap ke sebuah arah dengan penuh kebencian, karena Shen Long memotong tubuhnya hingga beberapa bagian.
" Klan Long... Suatu saat aku akan membalaskan dendam kepada kalian." Jiwa Ouyang Ning yang diselimuti uap hitam, kini menatap ke arah jasadnya sendiri.
Terlebih untuk Shen Long yang menusuk mulutnya, sehingga membuat Ouyang Ning tidak bisa bangkit dengan sempurna yang tentu membutuhkan raga baru untuk ditempati.
" Seni Terlarang, Pelahap Jiwa."
Wuush!
Ouyang Ning melahap semua jiwa yang mati di medan pertarungan sebelumnya, hingga kemampuannya semakin meningkat.
Meskipun demikian, Ouyang Ning hanya berbentuk roh sehingga dia harus mencari raga baru agar bisa hidup kembali dan bisa meningkatkan Kultivasi.
*******
Laporan pembaca tanggal 18 - 24 September 2023. ( Mingguan )
Akumulasi karya dibaca : 127.882 terbaca.
Total Like : 68.752
Total Komentar : 1.249
Pembaca aktif : Lao Xing
Pembaca terbanyak : Daniel Zoromi
__ADS_1