Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Keluar dari Hutan Neraka


__ADS_3

Ming Yue Liang juga memberikan arahan kepada Shen Long untuk menyempurnakan teknik perubahan wujud Naga.


Di sela latihan mereka, Shen Long menyempatkan diri untuk bertanya kepada Guang Louzhy mengenai alam jiwa miliknya yang tidak bisa digunakan lagi.


Guang Louzhy juga mengatakan bahwa alam jiwa milik Shen kembali tertutup, dan bisa terbuka kembali saat sudah mencapai Pendekar Langit tingkat 1.


" Haaahh... Benar-benar merepotkan. Lalu bagaimana dengan Pedang Kesunyian? Mengapa aku tidak bisa mengambilnya lagi?" Shen Long kembali bertanya.


" Pedang Kesunyian telah menyatu dalam tubuhmu. Mungkin suatu saat Pedang Kesunyian akan kembali lagi." Jawab Guang Louzhy.


Guang Louzhy juga menceritakan bahwa saat Shen Long menyerap kekuatan aneh dan memiliki kekuatan besar, tubuhnya terhisap ke dalam lobang hitam yang membuatnya tidak mengetahui apa yang terjadi.


" Long'er, aku baru bisa keluar dari lobang hitam itu saat kamu melakukan Kultivasi Ganda kepada gadis itu?" Ucap Guang Louzhy sambil menunjuk ke arah Ming Yue Liang yang cukup jauh dari mereka.


" Jadi, kakak melihatnya?" Tanya Shen Long sambil membulatkan mata.


" Ya... Aku melihat kalian berdua begitu menikmati Kultivasi Ganda itu. Itulah kenapa aku tidak ingin mengganggu kalian berdua." Jawab Guang Louzhy dengan santai, tanpa merasa bersalah sedikitpun.


" Sudahlah, kamu jangan berfikir yang aneh-aneh. Sekarang aku hanya berwujud roh, jadi anggap saja aku tidak ada. Tapi kamu harus berjanji untuk membantuku mencari tubuh baru untukku." Ucap Guang Louzhy lalu masuk kembali ke tubuh Shen Long.


Guang Louzhy tidak bisa terlalu lama beranda di luar, karena rohnya bisa menghilang. Dengan kata lain, Guang Louzhy hanya bisa bertahan hidup ketika berada di tubuh Shen Long.


" Long'gege, panggang ayam hutan sudah masak. Ayo kita makan bersama." Ucap Ming Yue Liang sambil mengangkat dua ayam panggang di tangannya.


" Mmmm." Shen Long mengangguk lalu berjalan mendekati Ming Yue Liang.


Saat Shen Long sudah berada di dekatnya, Ming Yue Liang memberikan ayam panggang kepada Shen Long sambil menyandarkan kepalanya di bahu Shen Long.


" Long'gege, hari ini adalah hari terakhir kita bersama. Besok pagi aku akan kembali ke tempat asalku." Ucap Ming Yue Liang dengan nada sedih.


" Jika saja aku memiliki banyak batu dimensi, aku akan sering-sering mengunjungimu. Namun batu dimensi sangat langka." Ming Yue Liang sambil menggigit ayam panggang miliknya.


" Setelah aku merasa cukup kuat dan sudah menyelesaikan urusanku, aku akan mencarimu." Ucap Shen Long sambil sambil mengusap lengan gadis tersebut.

__ADS_1


" Setelah ini, apa kamu menemui dua kekasihmu itu?" Tanya Ming Yue Liang, meskipun hatinya begitu cemburu.


" Wilayah Kekaisaran Wei sangat luas, aku juga tidak tau harus mencari mereka kemana.Yang jelas aku harus mengikuti kemana arah kakiku melangkah." Shen Long tersenyum pahit karena tidak pernah melakukan petualangan.


Karena itulah Shen Long hanya bisa mengetahui letak Sekte Seribu Pedang yang sudah hancur, letak Sekte Pedang Suci dan Ibukota Kerajaan Qing.


Selebihnya Shen Long tidak mengetahui sedikitpun.


" Aku juga tidak bisa membantumu. Tapi ayahku mengatakan bahwa semakin banyak kakimu melangkah, maka pengetahuan juga akan bertambah banyak." Ming Yue Liang teringat apa yang dikatakan ayahnya.


" Kamu benar... Masih banyak tempat yang harus aku jelajahi." Shen Long membulatkan tekad untuk mengumpulkan Sumberdaya demi perkembangannya sebelum mencari keberadaan Yan Rou Lie yang mungkin tinggal bersama pamannya.


Selesai makan, Shen Long dan Ming Yue Liang Berkultivasi sejenak lalu kembali beristirahat.


*******


Pada keesokan pagi, Shen Long telah terbangun sambil menatap ke arah Ming Yue Liang yang masih berbaring di atas batu besar yang terlihat kelelahan karena melakukan Kultivasi Ganda yang cukup lama dari biasanya.


" Liang'er... Hari sudah pagi." Ucap Shen Long sambil memakai kembali pakaiannya.


" Hooaamm." Ming Yue Liang yang terbangun sambil merentangkan kedua tangannya dengan wajah memerah karena anggota tubuhnya diperlihatkan kepada Shen Long.


Meskipun sudah sering melihat anggota tubuh antara kedua insan, namun Ming Yue Liang masih saja tersipu malu dengan pemandangan tersebut.


Dengan cepat Ming Yue Liang memasang kembali pakaiannya lalu bergegas menuju ke arah Shen Long.


" Long'gege... Waktunya kita akan berpisah." Ming Yue Liang yang masih tertunduk lesu sambil menatap ke arah Shen Long.


" Ya... Aku tidak bisa menghalangimu. Tunggulah sampai aku mendatangi kediamanmu." Ucap Shen Long.


" Aku akan menanti kedatanganmu." Ming Yue Liang langsung memeluk erat Shen Long hingga sesaat kedua bibir mereka bertemu.


Adegan tersebut berlangsung cukup lama, hingga Ming Yue Liang mengakhiri adegan tersebut lalu menjauhkan diri dari Shen Long.

__ADS_1


" Selamat tinggal Long'gege. Aku akan selalu menunggumu." Bersamaan dengan ucapannya, Ming Yue Liang menghancurkan batu dimensi yang ada di tangannya.


Seketika keluar asap putih mengelilingi tubuhnya hingga secara perlahan mulai menipis dan Ming Yue Liang sudah berpindah tempat.


" Haaahh... Kenapa hidupku dikelilingi wanita secantik kalian." Shen Long bergumam sambil berjalan keluar dari goa.


Shen Long tidak menyangka bahwa niatnya menjadi seorang Biksu, namun dihadapkan dengan situasi seperti itu.


Untuk Cang Li Yuan dan Yan Rou Lie sendiri, dia telah menodai kesucian kedua gadis itu meskipun dalam pengaruh serbuk merah muda.


Sedangkan untuk Ming Yue Liang, Shen Long terpaksa melakukannya karena demi mendapatkan wujud manusia.


Kini harapan Shen Long menjadi seorang Biksu sangat jauh, karena dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.


" Semoga saja teknik Tinju Naga Penghancur masih bisa digunakan." Shen Long tersenyum pahit karena teknik tersebut hanya bisa digunakan oleh seseorang yang masih murni.


Tentu Shen Long dapat merasakan bahwa teknik Tinju Naga Penghancur mulai memudar seiring saat dia melepaskan energi 'Yang' miliknya.


Bahkan saat berburu Hewan Roh, kekuatan serangan Tinju Naga Penghancur semakin berkurang secara signifikan.


" Aku harus mencari cara untuk bisa menggunakannya lagi." Shen Long bergumam sambil memeriksa keadaan sekitar agar bisa keluar dari hutan tanpa kendala apapun.


Meskipun saat menggunakan mata Iblis, Shen Long harus memfokuskan Qi pada kelopak matanya, namun itu cukup membantu perjalanannya agar terhindar dari bahaya.


Tidak lama kemudian Shen Long telah berhasil keluar dari Hutan Neraka, lalu mengambil jalan setapak untuk mencari permukiman warga.


" Hmmm... Akhirnya kita keluar dari hutan mengerikan itu." Guang Louzhy tiba-tiba keluar dari tubuh Shen Long sambil melayang di udara.


Guang Louzhy melihat jelas begitu kuat Hewan Roh yang berada di hutan tersebut.


Karena itulah Guang Louzhy hanya memperhatikan dari tubuh Shen Long, karena dia sendiri merasa takut terhadap Hewan Roh.


Itu semua karena tingkat Kultivasinya setara dengan Shen Long, karena dia hanya bisa mendapatkan asupan dari inangnya.

__ADS_1


__ADS_2