Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 157. Misi Pertama


__ADS_3

Shen Long yang sudah berada di lantai dasar Balai Sumberdaya, kini langsung mengeluarkan kedua benda di meja Tetua tersebut.


" Hmmm." Tetua tersebut menatap ke arah Shen Long dari atas sampai bawah. " Apa kamu yakin?" tanya Tetua tersebut karena belajar akupunktur bukanlah pekerjaan yang mudah.


Bahkan banyak orang yang mendalami teknik akupunktur yang mengalami kegagalan, karena membutuhkan konsentrasi dan pemahaman yang lebih tinggi.


" Belajar teknik akupunktur harus dipelajari dari sejak kecil. Apa kamu yakin menghabiskan waktumu untuk mempelajari ini?" Tetua tersebut mengulang pertanyaannya, karena sangat disayangkan jika Shen Long menghabiskan waktunya hanya untuk belajar teknik akupunktur.


" Sangat yakin Tetua." Shen Long yang tidak punya pilihan lain, karena Racun Api hanya ada pada tubuh seorang Kultivator wanita yang mengalami penyumbatan meridian.


Jika tidak menggunakan jarum akupunktur, maka harus menyerapnya dengan cara berhubungan intim.


Tentu Shen Long tidak ingin mengambil cara seperti itu karena sama saja dia seperti penjahat wanita.


" Baiklah, jika itu keputusanmu. Totalnya 1.750.000 point." Ucap Tetua tersebut, tidak memperdulikan lagi tentang perkembangan pemuda itu.


Dengan sebuah anggukan, Shen Long memberikan Plakat miliknya meskipun harga kedua benda tersebut sangat mahal dan mampu membeli beberapa Sumberdaya, namun Shen Long akan tetap membelinya demi membangun akar spiritual miliknya yang ketiga.


Setelah melakukan pembayaran, Shen Long keluar dari tempat tersebut menuju ke kediamannya tanpa mengalami kendala apapun.


Beruntung beberapa Kultivator sebelumnya tidak mengikuti Shen Long, karena Shen Long sama sekali tidak memperdulikan mereka.


Saat berada di kediamannya, Shen Long tidak membuang waktu langsung mempelajari Kitab Akupunktur.


" Pantas saja Tetua itu mengingatkanku." Shen Long bergumam sambil membaca Kitab tersebut dimana harus memahami 132 titik yang berada di tubuh manusia.


Jika salah sedikit, maka akan berakibat fatal. Karena itu Shen Long harus mengingatnya sedetail mungkin.


*******


Pada keesokan pagi, Shen Long bergegas menuju ke tempat Tetua yang bertugas untuk mengantar murid untuk menjalankan misi.


" Apa kamu yang bernama Guang Louzhy?" Tanya Tetua tersebut saat melihat kedatangan Shen Long.

__ADS_1


Tentu Tetua tersebut mengetahui sosok pemuda tersebut karena menggunakan pakaian murid Kelas Perunggu, namun menjalankan misi milik murid Kelas Emas.


" Benar Tetua." Jawab Shen Long dengan singkat.


" Baiklah, berdirilah di lingkaran itu! Aku akan mengantarmu ke tempat misi. Jika kamu ingin kembali, maka alirkan Qi ke Plakat milikmu." Meskipun Tetua tersebut tidak yakin bahwa Shen Long akan selamat, namun tugasnya hanya untuk mengantar para murid yang akan menjalankan misi.


" Baik Tetua." Shen Long mengangguk lalu masuk ke dalam lingkaran teleportasi, dimana Tetua tersebut melakukan gerakan tertentu menggunakan sebuah lencana.


Wuush!


Shen Long langsung menghilang dari pandangan, dimana langsung berpindah tempat ke sebuah pinggir hutan.


" Teknik apa yang mereka gunakan? Apakah mereka menggunakan semacam Artefak?" Shen Long bergumam sambil memperhatikan wilayah sekitar.


Shen Long merasa tertarik dengan teknik yang digunakan oleh Tetua Akademi Pagoda Suci, namun dia berfikir bahwa untuk mempelajari Formasi harus memiliki kemampuan khusus.


" Haaahh... Abaikan masalah Formasi. Untuk mempelajari semua Kitab Naga Langit, Kitab Seribu Pedang dan Kitab Akupunktur saja belum tuntas." Shen Long menyingkirkan pikirannya untuk mempelajari tentang Formasi, karena masih banyak hal yang dia pelajari dari Kitab yang dia miliki.


Tanpa menunggu lama, Shen Long langsung masuk ke dalam hutan yang dia sendiri tidak mengetahui letaknya dengan jelas.


Setelah berjalan sudah jauh dari pinggir Hutan, Shen Long merasakan ada sesuatu yang mendekatinya.


Wuush!


Terlihat sebuah bayangan putih menuju ke arah Shen Long, dimana sosok tersebut memiliki aura dan wajah yang sama dengan sosok yang Shen Long kenal.


" Liang'er... Kenapa kamu ada disini?" Tanya Shen Long yang merasa heran dengan kemunculan wanita itu.


" Long'gege... Aku sangat merindukanmu." Ming Yue Liang berlari kecil ke arah Shen Long.


Melihat Ming Yue Liang yang berlari ke arahnya, Shen Long juga berjalan mendekati wanita tersebut.


Brruuk!

__ADS_1


Ming Yue Liang langsung merangkul tubuh Shen Long dengan erat, dimana Shen Long juga membalas pelukan wanita itu.


" Long'gege... Aku sangat merindukanmu." Ming Yue Liang yang terlihat manja langsung meminta kepada Shen Long untuk menggendongnya.


" Liang'er... Kenapa kamu bisa ada disini?" Shen Long mengulang kembali pertanyaannya sambil menggendong wanita tersebut dimana aroma wangi yang khas dari seorang wanita yang mampu membangkitkan gairah Shen Long.


" Kamu terlalu lama mencariku. Itulah sebabnya aku mencarimu. Kebetulan tempatku tidak jauh dari sini." Jawab Ming Yue Liang sambil menunjuk ke sebuah arah.


" Benarkah? Apa orang tuamu ada bersamamu?" Tanya Shen Long sambil berjalan menuju ke arah yang ditunjukkan dengan menggendong wanita tersebut.


" Mereka tidak ada disini. Aku disini sedang melakukan latihan tertutup." Ming Yue Liang dengan manja sambil mencium bibir Shen Long beberapa kali.


" Liang'er... Kamu sekarang terlihat agresif." Shen Long menggelengkan kepala sambil melanjutkan langkahnya.


" Apa itu salah jika aku melakukannya kepada orang yang aku cintai?" Ucap Ming Yue Liang sambil menggoda Shen Long dengan aroma wangi dari tubuhnya.


Dengan sebuah senyuman, Shen Long terus berjalan dimana Ming Yue Liang terus berada di dekapannya dengan manja.


Tidak lama kemudian mereka telah sampai di sebuah bangunan kecil yang terlihat sangat indah dimana dikelilingi taman bunga dengan aroma wangi yang memanjakan hidung.


Ming Yue Liang langsung membawa Shen Long masuk ke dalam kediamannya dimana aroma wangi yang berada di ruangan tersebut semakin kuat membuat Shen Long tidak mampu menahan hasratnya.


" Long'gege, bawa aku kesana!" Ming Yue Liang memberi isyarat kepada Shen Long untuk membawa ke kamarnya.


Dengan sebuah anggukan kecil, Shen berjalan menuju ke kamar tersebut, dimana dia langsung membaringkan tubuh Ming Yue Liang di atas tempat tidur.


Saat Ming Yue Liang sudah terbaring di tempat tidur, wanita itupun tersenyum sambil menarik tangan Shen Long hingga menindih tubuhnya.


" Long'gege... Aku mencintaimu." Ucap Ming Yue Liang sambil mengecup bibir Shen Long, lalu secara perlahan melepaskan pakaian pemuda tersebut.


" Liang'er... Aku datang kesini untuk menjalankan misi untuk mencari keberadaan Rubah Giok. Apa kamu tidak pernah bertemu dengan Rubah Giok?" Tanya Shen Long yang sudah teringat akan tujuannya.


" Aku tau tempat mereka. Mereka tinggal cukup jauh dari tempat ini. Aku akan mengantarmu kesana, tapi sebelumnya...." Ming Yue Liang menghentikan ucapannya, lalu memejamkan mata seakan memberi isyarat kepada Shen Long.

__ADS_1


Melihat hal itu, Shen Long secara perlahan melepaskan pakaian Ming Yue Liang hingga memperlihatkan bagian tubuh yang sangat indah dimana gunung kembar seakan berdiri dengan kokoh.


__ADS_2