Bangkitnya Pendekar Naga

Bangkitnya Pendekar Naga
Ch 328. Bertemu Dengan Jun Yun


__ADS_3

Mendengar perkataan dari Shen Long, ketiga pria sepuh mulai mengerti mengapa pemuda itu sangat marah.


Tentu ketiga pria sepuh mengetahui bahwa Raja Qing Ziliong telah menangkap Patriak Cang Mu dan beberapa Tetua Sekte Pedang Suci atas tuduhan pemberontakan.


" Sekalipun kami mengetahui bahwa Patriak dan para Tetua Sekte Pedang Suci tidak bersalah, namun tidak seharusnya kalian melakukan pemberontakan terhadap Kerajaan Qing." Ucap salah satu pria sepuh, berniat untuk menyadarkan Shen Long agar tidak melakukan kesalahan.


" Oh... Jadi kalian sudah mengetahuinya? Bagus. Tiga pria tua bau tanah yang menganggap dirinya paling benar, juga menutup mata terhadap ketidakadilan yang diterima mereka." Ucap Shen Long, lalu mendorong tubuhnya ke belakang.


Buussshh!


Shen Long melepaskan Aura Naga Ilahi, lalu mengelilingi tubuhnya dengan elemen Petir Naga Surgawi.


Zzzrrrttt! Zzzrrrttt! Zzzrrrttt!


Shen Long yang kini sudah diselimuti Petir Naga Surgawi, kini menatap tajam ke arah ketiga pria sepuh.


" Gluug." Ketiga pria sepuh menelan ludah kasar.


Tidak menyangka bahwa sosok yang sedang berada di hadapan mereka memiliki teknik tingkat tinggi.


" Tarian Seribu Pedang Naga Suci."


Wuush!


Shen Long melesat cepat, sambil mengarahkan pedangnya kedepan, membuat ketiga pria sepuh memasang sikap waspada.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan pedang dari Shen Long membuat pedang dari ketiga pria sepuh langsung patah.


Slaaash!


Aarrgggh!


Saat memiliki celah, Shen Long langsung mengayunkan pedangnya dengan kekuatan penuh, membuat tangan kanan dari salah satu pria paruh terpotong dengan sempurna.


" Pemuda ini benar-benar dikuasai oleh Iblis." Gumam ketiga pria sepuh, sambil menghindari arah tusukan pedang dari Shen Long.


" Iblis? Baiklah, akan aku tunjukkan Iblis yang sebenarnya." Shen Long yang tidak tahan dengan ketiga pria sepuh yang terus bicara dengan kebenaran, kini langsung mengeluarkan Naga Emas.


Buussshh!

__ADS_1


Sosok Naga Emas keluar dari tubuh Shen Long, yang hampir memenuhi ruangan tersebut.


Kraaack!


Naga Emas langsung menelan salah satu pria sepuh hidup-hidup lalu mengejar kedua pria sepuh yang ingin melarikan diri.


Aarrgggh!


Zzzrrrttt! Zzzrrrttt! Zzzrrrttt!


Pria sepuh yang berada di dalam perut Naga Emas, kini berteriak keras karena disambar petir secara terus-menerus.


Wuush!


Sebuah bola petir keluar dari mulut Naga Emas, melesat cepat ke arah kedua pria sepuh.


Bboooom!


Ledakan yang sangat kuat, membuat kedua pria sepuh terpental ke dinding Istana hingga bergetar hebat.


Wuush!


Sesaat Naga Emas yang merupakan wujud dari Guang Louzhy itu sendiri, langsung melesat ke arah Shen Long, lalu melingkari tubuhnya seakan melilit tubuh Shen Long.


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Ketiga pria sepuh terus berteriak keras karena di dalam perut Naga Emas, tubuh mereka terus disambar Petir Naga Surgawi.


Siksaan demi siksaan yang mereka alami, membuat siapapun yang mendengarnya akan sangat memilukan.


Di sisi lain Shen Long yang sudah duduk bersila di tengah Naga Emas yang seakan melindunginya, kini terus menyerap energi dari ketiga pria sepuh.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini ketiga pria sepuh sudah kehilangan tingkat Kultivasi, dimana tubuh mereka kering seperti kulit membalut tulang, namun ketiga pria sepuh masih bisa bertahan hidup.


" Aku sudah menyerap energi mereka, tapi masih belum bisa menerobos." Gumam Shen Long, lalu bangkit berdiri sambil menatap ke arah ketiga pria sepuh yang sudah keluar dari mulut Naga Emas.


Di sisi lain Naga Emas yang sudah mengeluarkan ketiga pria sepuh, kini kembali mengecil lalu hinggap di bahu Shen Long.


" Apa kalian ingin merasakan lagi siksaan dari sosok Iblis?" Tanya Shen Long, sambil menatap ke arah ketiga pria sepuh dengan senyuman jahatnya.


Kini ketiga pria sepuh saling berpandangan, tidak berani berkata apapun karena tidak menutup kemungkinan bahwa Shen Long kembali menyiksa mereka.

__ADS_1


Sesaat ketiga pria sepuh melirik ke arah pedang yang tergeletak di lantai, memilih untuk mengakhiri hidup mereka.


Namun tatapan tersebut diketahui oleh Shen Long, sehingga dia kembali memotong kedua tangan dari ketiga pria sepuh, membuat mereka kembali berteriak kesakitan.


" Nikmatilah sisa hidup kalian." Ucap Shen Long, lalu meninggalkan ketiga pria sepuh yang kini tidak bisa bunuh diri, kecuali dengan cara saling melukai satu sama lain ataupun menjatuhkan diri ke jurang.


Tidak lama kemudian, terlihat dua sosok yang sedang membawa Patriak Cang Mu dan para Tetua yang kondisinya tidak dalam keadaan baik-baik.


Dua sosok itu tidak lain adalah Lan Nalan dan Jun Yun yang juga menyusup ke dalam Istana Kerajaan Qing.


" Saudara Yun." Shen Long sangat senang saat melihat kedatangan Jun Yun, karena mereka sudah lama tidak bertemu.


" Ah." Jun Yun yang tidak ingin keberadaannya diketahui, kini menoleh ke arah Lan Nalan.


Lan Nalan pun tersenyum, lalu mengangguk seakan memberi Isyarat agar Jun Yun tidak lagi menyembunyikan keberadaannya.


" Saudara Long... Aku minta maaf atas kejadian di Sekte Pedang Suci sebelumnya." Jun Yun merasa malu, karena akibat ambisi ibunya, Shen Long hampir terbunuh.


Jika saja Lan Nalan tidak memperlihatkan sketsa wajah Shen Long yang sekarang, maka Jun Yun tidak akan pernah mengenal sosok tersebut.


" Tidak masalah saudara Yun. Lagi pula, aku sudah melupakan kejadian itu." Shen Long tidak ingin Jun Yun terus menghindar, karena berkat pemuda itu dia bisa kuat seperti sekarang.


" Adik ipar." Terlihat sebuah senyuman dari wajah Jun Yun, lalu memeluk Shen Long, karena , dia menganggap pemuda itu seperti adiknya sendiri.


" Heem... Kita masih memiliki pekerjaan lain." Lan Nalan mengakhiri apa yang dilakukan kedua pria itu, karena Raja Qing Ziliong dan keluarganya masih hidup.


Shen Long pun melepaskan pelukannya, lalu menoleh ke arah Patriak Cang Mu dan para Tetua dan memberikan Pil pemulihan kepada mereka.


Disamping itu juga, ,Shen Long menyalurkan Qi miliknya untuk membantu proses penyembuhan Cang Mu dan para Tetua yang dibantu oleh Jun Yun dan Lan Nalan.


Setelah beberapa saat, kini kondisi mereka mulai membaik, dimana Cang Mu langsung mengucapkan terimakasih kepada ketiganya.


" Terimakasih anak muda." Cang Mu yang masih belum mengenal Shen Long, menganggap bahwa pemuda itu adalah teman dari Jun Yun dan Lan Nalan.


" Anak muda... Kalau boleh tau, siapa namamu?" Tanya salah satu Tetua , Sekte Pedang Suci.


Sambil menarik napas dalam-dalam, Shen Long mengatakan bahwa dirinya adalah Shen Long yang pernah ikut turnamen di Sekte Pedang Suci.


Mendengar keterangan dari Shen Long, Cang Mu dan para Tetua hampir tidak percaya. Namun karena Lan Nalan membenarkan perkataan dari Shen Long, kini mereka mengangguk mengerti.


Cang Mu juga sangat senang, karena Shen Long yang sekarang sudah banyak peningkatan, sehingga dia merasa yakin bahwa Cang Li Yuan akan lebih aman bersama dengan suaminya.

__ADS_1


__ADS_2