
Di sebuah bangunan Fraksi Naga Merah, terlihat beberapa sosok yang sedang melakukan perbincangan mengenai kejadian di gunung Kunlun.
" Mereka semua memang tidak berguna. Bagaimana mereka bisa dihasut oleh seorang Pendekar Langit tingkat 9." Ucap Ketua Fraksi Naga Merah yang bernama Zhu Bai sambil menatap ke arah beberapa sosok yang berada di tempat itu.
Zhu Bai memang tidak peduli dengan anggotanya yang menjalankan misi. Namun akibat kecerobohan anggotanya, maka status Fraksi Naga Merah akan tercoreng.
Zhu Bai adalah seorang Kultivator yang sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 8 yang dirumorkan bisa membunuh seorang Kultivator yang mencapai Pendekar Petapa tingkat 9 dalam satu kali pukulan.
Kekuatan serangan dari Zhu Bai sangat mematikan, dimana gerakannya tidak bisa terbaca oleh seorang Kultivator yang setara dengannya.
Tidak hanya itu saja, Zhu Bai dikagumi oleh para wanita karena posisinya sebagai Ketua Fraksi Naga Merah dan berada di urusan nomor satu di murid Kelas Berlian.
" Ketua... Bagaimana kalau kita mengirim seorang anggota yang sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 4 untuk membunuh orang yang ketua maksud." Ucap salah satu sosok yang sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 9, sambil menundukkan kepala.
Meskipun beberapa sosok yang berada di tempat itu ada yang sudah mencapai Pendekar Petapa tingkat 9, namun tidak ada yang berani menyinggung Zhu Bai.
" Apa kamu bilang? Mereka saja yang terlalu lemah. Itu akan merusak reputasi Fraksi Naga Merah saja." Zhu Bai menatap tajam ke arah sosok tersebut, karena menurutnya itu adalah penghinaan.
" Ketua... Bagaimana kalau kita meminta kepada anggota Fraksi Naga Merah regu Ke-5? Aku yakin mereka akan membantu." Salah satu sosok memberi usul, karena regu Ke-5 merupakan banyak beranggotakan wanita yang memiliki royalitas tinggi.
Tentu regu Ke-5 melakukan apapun yang Zhu Bai perintahkan, karena mereka sangat mendambakan pria tersebut.
" Aku setuju! Aku yakin ragu Ke-5 akan menjalankan tugas ini dengan baik, karena ketua sendiri sudah mengetahui keinginan mereka." Ucap sosok yang lain.
Mendengar ucapan tersebut, Zhu Bai sedikit mengerutkan kening, karena regu Ke-5 sangat dominan dari regu yang lain, meskipun tidak terlalu kuat.
__ADS_1
Meskipun beranggotakan para wanita, regu Ke-5 sangat ganas dalam menjalankan tugas, bahkan mereka tidak segan membunuh beberapa murid Kelas Berlian yang lain di ruang lingkup Akademi Pagoda Suci itu sendiri.
Tentu pihak Akademi Pagoda Suci tidak ingin menindak tegas mereka, karena Fraksi Naga Merah regu Ke-5 banyak memberikan kontribusi.
" Baiklah! Katakan kepada regu Ke-5 untuk membunuh seorang pemuda yang bernama Guang Louzhy. Aku dengar pemuda itu bergabung dengan Fraksi Gagak Emas." Ucap Zhu Bai.
" Apa? Fraksi Gagak Emas? Bukankah itu Fraksi yang paling lemah?" Beberapa sosok yang berada di tempat itu merasa tidak percaya jika anggota Fraksi Gagak Emas memiliki nyali yang tinggi, karena telah berani mengusik anggota Fraksi Naga Merah.
" Katakan saja kepada regu Ke-5! Bagi siapa yang membawa kepala pemuda itu, aku akan menjadikan dia kekasihku. Dengan demikian, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mereka." Zhu Bai tersenyum lebar, karena anggota Fraksi Naga Merah regu Ke-5 akan berebut untuk mengambil kepala Shen Long.
" Baik ketua. Kalau begitu aku pamit dulu." Salah satu sosok menundukkan kepala, lalu meninggalkan tempat tersebut.
*******
Di sisi lain Shen Long yang sudah berada di Akademi Pagoda Suci, kini langsung melaporkan kepada Tetua yang bertugas agar Guang Louzhy bisa tinggal di Akademi Pagoda Suci.
" Senior Louzhy... Jika ada keperluan lain, jangan sungkan-sungkan datang kesini." Tetua tersenyum lebar karena banyak mendapatkan koin, lalu memberikan empat Lencana yang memiliki motif yang berada dari Lencana milik Shen Long sebelumnya.
Shen Long langsung mengambil Lencana tersebut, lalu mendekati Lencana miliknya sebelumnya, agar jumlah point berpindah ke Lencana yang baru.
" Karena kamu sudah mencapai Pendekar Petapa, sudah saatnya kamu mengetahui wilayah ini." Ucap Tetua tersebut, lalu menjelaskan tentang fungsi Lencana milik Shen Long.
Di dalam Lencana, terdapat gambaran peta seluruh daratan Sangay dimana Shen Long bisa menggunakan Lencana tersebut untuk berpindah tempat sesuka hatinya.
Namun Lencana itu juga memiliki jeda waktu agar bisa digunakan kembali dan masih memiliki kelemahan yang lain dan belum tentu bisa menyelamatkan diri saat bertemu dengan seorang Kultivator yang kuat.
__ADS_1
Semakin jauh tempat yang ingin dituju, maka semakin banyak Qi yang dikeluarkan juga membutuhkan waktu agar ruang kosong terbuka.
" Karena sekarang Akademi Pagoda Suci sudah bekerjasama dengan Assosiasi Menara Obat, maka kamu bisa menggunakan point kontribusi itu untuk membeli Sumberdaya di Balai Sumberdaya, selain Pil." Tetua tersebut sudah mengetahui bahwa Shen Long tidak pernah ke Balai Sumberdaya, karena hanya menyediakan berbagai Pil.
Tentu Shen Long sebelumnya hanya membeli Kitab Akupunktur dan jarum akupunktur serta bahan keperluan sehari-hari dan hanya membeli Pil pengumpul Qi.
" Terimakasih Tetua. Kalau begitu, kami pamit dulu." Shen Long menundukkan kepala, lalu membawa Guang Yunyi menuju ke kediamannya.
Saat berada di rumah kediamannya, Shen Long memperkenalkan Guang Yunyi kepada Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin, begitupun sebaliknya.
" Salam nona Qing, nona Mei Yin... Mohon maaf atas kejadian sebelumnya." Guang Yunyi begitu patuh kepada kedua wanita itu, karena Shen Long mengatakan bahwa Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin calon istrinya.
" Tidak masalah saudari Yunyi. Kamu tidak perlu memanggilku seperti itu. Cukup memanggilku dengan nama Mei Yin saja." Jun Mei Yin menyapa ramah kepada Guang Yunyi.
Meskipun begitu patuh, Guang Yunyi tetap bersikap hati-hati kepada Jun Mei Yin, karena dia pernah mendengar bahwa wanita yang bernama Jun Mei Yin pernah ingin membunuh Shen Long saat menjadi Naga Emas.
" Saudari Yunyi, kamu cukup memanggilku dengan sebutan saudari Qing saja." Ucap Xiao Ai Qing.
" Sepertinya kalian juga sudah naik tingkat." Ucap Shen Long, sambil menatap ke arah kedua wanita itu karena sudah menerobos Pendekar Petapa tingkat 1.
" Ini semua berkat Sumberdaya yang kita dapatkan dari sumur roh." Ucap Jun Mei Yin sambil menatap ke arah Shen Long dengan lembut.
Jika tidak ada Guang Yunyi di tempat itu, dapat dipastikan Xiao Ai Qing dan Jun Mei Yin sudah memeluk Shen Long karena cukup lama ditinggalkan oleh pemuda itu.
" Baiklah, kalian boleh berbincang disini. Ada sesuatu yang aku kerjakan." Ucap Shen Long, lalu memberikan sebuah Cincin Ruang kepada Jun Mei Yin agar mereka lebih cepat lagi untuk meningkatkan Kultivasi.
__ADS_1
Setelah itu Shen Long kembali ke kamarnya, karena ingin membaca Kitab Seribu Raga yang diberikan Biksu kecil sebelumnya.